Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

MENGGAGAS PENERAPAN KODE ETIK AKUNTAN PUBLIK DALAM BUDAYA BUGIS Romy Nugraha
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2021 - Desember 2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2021.12.2.24

Abstract

Abstrak - Menggagas Penerapan Kode Etik Akuntan Publik dalam Budaya BugisTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan menggagas penerapan kode etik akuntan publik dengan berlandaskan nilai kehidupan manusia Bugis.Metode - Penelitian ini menggunakan metode analisis nilai budaya Bugis. Wawancara terhadap auditor dan pengamat budaya dilakukan untuk memperkuat analisis budaya.                                                     Temuan Utama - Penelitian ini menjelaskan bahwa perpaduan nilai kehidupan lempu, getteng, warani dan acca dapat memperkukuh auditor dalam memegang prinsip kode etik. Selain itu, nilai siri’ membuat auditor bersikap professional. Terdapat pula nilai reso’ yang berfungsi meningkatkan motivasi auditor dalam bekerja.Implikasi Teori dan Kebijakan – Nilai kehidupan manusia bugis akan menjunjung tinggi penerapan kode etik akuntan publik. Implikasinya kode etik akan dipandang sebagai tanggung jawab moral pribadi yang melekat sebagai jiwa dalam diri seorang akuntan publik.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini mengkaji penerapan kode etik melalui persepsi kebudayaan bugis. Abstract - Public Accountant Code of Ethics Implementation in Bugis CultureMain Purpose - This study aims to implement a code of ethics for public accountants based on Bugis culture.Methods - This study uses the method of analyzing Bugis cultural values. Interviews with auditors and cultural observers were conducted to strengthen the cultural analysis.Main Findings - This study explains that the combination of the values of “lempu,” “getting,” “warani,” and “acca” can strengthen auditors in adhering to the principles of the code of ethics. In addition, the “siri'” value makes the auditor behave professionally. There is also a “'reso'” value that increases the auditor's motivation at work.Theory and Practical Implications - The value of Bugis human life will uphold the code of ethics for public accountants. The implication is that the code of ethics will be seen as a personal moral responsibility inherent as the soul of a public accountant.Novelty - This study examines the application of the code of ethics through the perception of Bugis culture.
MENGGAGAS KODE ETIK AKUNTAN PUBLIK DALAM BINGKAI NILAI KEARIFAN LOKAL BUDAYA BUGIS Romy Nugraha Js; Syamsu Alam; Asriani Junaid
INVOICE : JURNAL ILMU AKUNTANSI Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.789 KB) | DOI: 10.26618/inv.v3i2.6043

Abstract

With knowledge, understanding, a better willingness to apply moral and ethical values adequately to reduce various ethical violations, it is necessary to have an in-depth study from various perspectives on the ineffectiveness of the application of accounting professional ethics in Indonesia. This study wants to provide a new perspective to initiate a code of ethics for public accountants with the perspective of local wisdom values for Bugis culture. This type of research is classified as a qualitative descriptive study using a Postmodern Ethnographic approach. This research data collection method from the results of interviews with informants using Spradley's ethnographic method. The results of this study indicate that the combination of the values of the life of lempu, getteng, warani and acca can strengthen auditors in holding tight to the principles of integrity, objectivity, competence and confidentiality in the code of ethics, which are wrapped in the values of siri 'life that make public accountants professional in carrying out their work and added work motivation with reso life values, all the values of life will be integrated into the soul in a public accountant. Keywords: Ethics; Code of Ethics; Bugis Cultural Local Wisdom Values.
Pengaruh Pelayanan Fiskus, Kesadaran Wajib Pajak, Pengetahuan Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Pajak Kabupaten Sidenreng Rappang Andi Sri Kumala Putri P; Ari Ayu; Romy Nugraha JS
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 1 No. 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v1i4.1410

Abstract

This study aims to examine the effect of deferred tax expense, ownership concentration and sales volatility on earnings persistence in property & real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2017-2021 period. The sample used is purposive sampling method, namely the method of selecting samples based on certain criteria. This type of research is quantitative using associative methods sourced from secondary data in the form of annual financial reports from the official website of the Indonesia Stock Exchange idx.co.id. The sample used is 10 property & real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017 to 2021. The analysis technique used is panel data regression analysis with the help of the Eviews 9 program. The results of this study indicate that the Deferred Tax Burden effect on Earning Persistence. Ownership concentration has no effect on Earning Persistence. Sales Volatility affects Earning Persistence. Deferred Tax Expenses, Concentration of Ownership and Sales Volatility affect Income Persistence.
Pelatihan dan Pendampingan Product Branding dan Digital Marketing pada UMKM Perkebunan Masyarakat Desa Cenrana Kabupaten Sidenreng Rappang Romy Nugraha; Usman Rahman; Suriadi Suriadi; Sukriwa Sukriwa; Sarina Basri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6963

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah memiliki peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara apalagi desa. UMKM merupakan penyumbang terbesar presentase di PDB Indonesia, UMKM juga membuka banyak lapangan kerja dan menurunkan angka kemiskinian dalam suatu wilayah. Maka dari itu UMKM sangat penting untuk diperhatikan. Di Desa Cenrana Kabupaten Sidenreng Rappang banyak pelaku UMKM yang bergerak di sektor agribisnis seperti produk madu hutan, jagung, kemiri dan durian. Di Desa Cenrana pengelolaan UMKM nya belum maksimal dikarenakan masyarakat menjual produknya melalui penjualan langsung hasil mereka atau dengan cara pemasaran tradisonal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM yang ada di Desa Cenrana untuk melakukan inovasi kepada produk perkebunan mereka, memaksimalkan potensi Jagung, Kemiri, durian dan madu hutan agar memiliki nilai yang lebih tinggi dengan cara melakukan pengembangan dan branding produk. Serta melakukan pelatihan digital marketing dengan tujuan memberikan dampak jangkauan pemasaran produk yang lebih luas. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skill baru masyarakat desa untuk membuat branding produk dan meningkatkan nilai produk mereka, serta pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produk melalui media sosial dan platform pasar digital lainnya. Dalam implementasinya penjualan UMKM masyarakat Desa Cenrana mengalami peningkatan.
Pelatihan dan Pendampingan Product Branding dan Digital Marketing pada UMKM Perkebunan Masyarakat Desa Cenrana Kabupaten Sidenreng Rappang Romy Nugraha; Usman Rahman; Suriadi Suriadi; Sukriwa Sukriwa; Sarina Basri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6963

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah memiliki peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara apalagi desa. UMKM merupakan penyumbang terbesar presentase di PDB Indonesia, UMKM juga membuka banyak lapangan kerja dan menurunkan angka kemiskinian dalam suatu wilayah. Maka dari itu UMKM sangat penting untuk diperhatikan. Di Desa Cenrana Kabupaten Sidenreng Rappang banyak pelaku UMKM yang bergerak di sektor agribisnis seperti produk madu hutan, jagung, kemiri dan durian. Di Desa Cenrana pengelolaan UMKM nya belum maksimal dikarenakan masyarakat menjual produknya melalui penjualan langsung hasil mereka atau dengan cara pemasaran tradisonal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM yang ada di Desa Cenrana untuk melakukan inovasi kepada produk perkebunan mereka, memaksimalkan potensi Jagung, Kemiri, durian dan madu hutan agar memiliki nilai yang lebih tinggi dengan cara melakukan pengembangan dan branding produk. Serta melakukan pelatihan digital marketing dengan tujuan memberikan dampak jangkauan pemasaran produk yang lebih luas. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skill baru masyarakat desa untuk membuat branding produk dan meningkatkan nilai produk mereka, serta pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produk melalui media sosial dan platform pasar digital lainnya. Dalam implementasinya penjualan UMKM masyarakat Desa Cenrana mengalami peningkatan.
Expectation gap antara akuntan publik dan pemakai jasa akuntan publik Romy Nugraha; Lisra Lisra; Suriadi Suriadi
Jurnal Proaksi Vol. 11 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jpk.v11i3.6174

Abstract

Pokok Masalah dalam penelitian ini adalah adanya fenomena expectation gap dalam lingkup profesi akuntan publik dengan pemakai jasa akuntan publik. Akuntan Publik yang diharapkan mampu memenuhi tuntutan masyarakat sebagai profesi yang dipercayai masyarakat untuk memberikan pernyataan kewajaran laporan keuangan perusahaan mengalami banyak kasus yang menjerat profesi akuntan publik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab terjadinya expectation gap antara akuntan publik dan pemakai jasa akuntan publik dan bagaimana expectation gap itu terjadi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode wawancara terhadap para informan. Proses analisis data mengikuti model interaktif, dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terjadinya expectation gap disebabkan oleh perbedaan pemahaman antara pengguna laporan keuangan dan auditor terkait pelaksanaan audit, interpretasi terhadap opini audit, serta pandangan auditor mengenai pengendalian internal dan keberlanjutan organisasi. Expectation Gap ini muncul akibat dari adanya beberapa akuntan publik yang kurang dalam mengimplementasikan professionalisme profesi akuntan publik, goyahnya independensi nya, integritas, dan juga kompetensinya.
Pengaruh Karakteristik Toko Dan Karakteristik Produk Terhadap Pembelian Impulsif Pada Toko Prima Wala Kabupaten Sidenreng Rappang Haeruddin, Hermi; JS, Romy Nugraha; Kurniawan, Suriadi Suriadi ,
YUME : Journal of Management Vol 8, No 1.1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i1.8341

Abstract

Pembelian impusif merupakan fenomena yang sering terjadi dalam dunia ritel, di mana konsumen melakukan pembelian secara tiba-tiba tanpa perencanaan sebelumnya. Perilaku ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk karakteristik toko dan karakteristik produk.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik toko dan karakteristik produk terhadap pembelian impulsive pada toko prima wala. Metode penelitian yang digunakan adalah kuatitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 72 responden yang merupakan konsumen Toko Prima Wala yang dipilih mengunakan metode rumus lemeshow tets. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (karakteristik toko dan kerakteristik produk) dan variabel dependen (pembelian impulsif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik toko memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif. Sedangkan karakteristik produk memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pembelian impulsif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa karakteristik toko memiliki peran penting dalam memengaruhi pembelian impulsif. Sementara karakteristik produk memiliki pengaruh secara tidak langsung karena Toko Prima Wala merupakan distributor.Kata kunci : karakteristik toko. karakteristi poduk, dan pembelian impulsif
Penguatan UMKM Gula Aren Desa Maddenra Melalui Product diversification dan digital marketing Romy Nugraha; Sumartan; Suriadi; Haswandi; Jumahida
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i1.4924

Abstract

UMKM Gula aren yang ada di desa maddenra memiliki potensi pertanian pohon aren yang melimpah dengan nilai ekonomis yang menjanjikan, tetapi dalam pengolahan produk gula aren yang selama ini dilakukan masyarakat masih menggunakan metode tradisional dengan hasil produk gula balok  dan memiliki jangkauan pemasaran hanya sebatas wilayah lokal, maka dari itu tim PkM memiliki tujuan untuk memberikan inovasi baru dalam proses produksi gula aren dengan mengadopsi teknologi produksi dan product diversification berupa produk baru gula semut, diversifikasi ini memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan nilai penjualan produk maupun menciptakan identitas produk yang kuat. Tujuan kegiatan ini juga meningkatkan penghasilan petani gula aren melalui teknik digital marketing yang lebih luas jangkuan pasar untuk produk-produk Kelompok Tani Hutan Cenreanging. Metode pelaksanaan dibagi menjadi beberapa tahapan antara lain tahapan sosialisasi program PkM melalui Focus Group Discussion (FGD), tahapan pelatihan, Penerapan teknologi dalam proses produksi akan memakai alat pengolahan gula semut menggunakan mesin, Pendampingan dan evaluasi secara berkala selama pelaksanaan program dan keberlanjutan Program. Dari hasil kegiatan PkM ini UMKM gula aren masyarakat desa maddenra mengalami peningkatan pengetahuan mengenai diversifikasi produk, keterampilan dalam memproduksi gula semut, memiliki branding produk dengan brand lokal sendiri, kemampuan untuk pemasaran secara digital, dan penjualan produk gula aren dan gula semutnya dari harga jual awal untuk gula merah kotak menjadi gula semut mencapai peningkatan 233,4%. Pendapatan petani meningkat dengan kualitas produk baru, brand baru dan pemasaran yang lebih luas.
BRI FINANCIAL PERFORMANCE ANALYSIS USING PROFITABILITY AND SOLVENCY RATIO POST COVID 2021-2023 Rika Amalia; Romy Nugraha; Ari Ayu
Journal Of Accounting And Finance Vol 1 No 1 (2024): Hal, 01-63
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the financial performance of PT. Bank Rakyat Indonesia after Covid whether it is healthy and analyzed using profitability and solvency ratios. The method used is quantitative descriptive and the data collection technique is documentation technique. The population used in this study is all financial reports of PT. Bank Rakyat Indonesia listed on the Indonesian Stock Exchange and the sampling technique used is the purposive sampling method. The results of the study show the financial performance of PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk for the period 2021-2023 based on the solvency ratio measured by the Capital Adequacy Ratio, the results of the analysis fluctuate because risk-weighted assets fluctuate and are not balanced by capital growth. Financial performance based on the results of the profitability ratio analysis measured by Return On Asset shows a very healthy condition because it is able to continue to increase assets, the results of the Return On Equity analysis in 2021 are less healthy but in 2022-2023 it has started to improve and based on the results of the Net Profit Margin analysis shows a very healthy condition because the company is able to increase net profit every year.
ANALISIS ROI DAN DAR DALAM MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA (Perusahaan SubSektor Kosmetik dan Keperluan Rumah Tangga yang Terdaftar Di BEI) Sri Nuryani Ilyas; Romy Nugraha JS; Dian Nirmasari
Journal Of Accounting And Finance Vol 1 No 2 (2025): Hal, 01-100
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Return on Investment (ROI) dan Debt to Asset Ratio (DAR) dalam mempresiksi pertumbuhan laba pada perusahaan sub sektor kosmetik dan keperluan rumah tangga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020-2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan di situs resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id terdiri dari 6 sampel penelitian anatara lain PT Mandom Indonesia Tbk (TCID), PT Kino Indonesia Tbk (KINO), PT Martina Berto Tbk (MBTO), PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya UNVR yang mampu mencapai 35% tetapi KINO, MBTO, MRAT, TCID, dan VICI belum mampu mencapai ROI yang stabil. Sedangkan TCID, VICI, MBTO dan MRAT memiliki DAR yang cukup stabil tetapi KINO dan UNVR menujukkan hasil yang berbeda yaitu memiliki hasil DAR yang tinggi. Perusahaan perlu mengelola aset investasi mereka secara lebih efektif untuk meningktkan ROI dan mencapai standar rata-rata industri. ROI yang tinggi dapat dinggap sebagi sinyal positif tentang kualitas perusahaan dan potensi pertumbuhan laba, sementara penurunan Perusahaan dengan DAR yang rendah memberikan sinyal positif kepada investor tentang manajemen keuangan yang baik dan stabilitas perusahaan. Kata kunci: Return On Investment, Debt to Assets Ratio, Pertumbuhan Laba