PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .
Unknown Affiliation

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENINGKATAN SELF EFFICACY GURU DAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI PELAKSANAAN LESSON STUDY I MADE ARDI BAYU SAPUTRA .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .; DR. NI MADE PUJANI, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kualitas pelaksanaan lesson study, (2) peningkatan self efficacy guru, dan (3) peningkatan kualitas pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan studi kasus. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru IPA SMP Negeri 4 Singaraja yang berjumlah 4 orang. Objek Penelitian ini adalah kualitas pelaksanaan lesson study, self efficacy guru, dan kualitas pembelajaran IPA. Data dikumpulkan dengan kuesioner, observasi, dan wawancara. Triangulasi dilakukan untuk keabsahan dan keajegan data. Hasil penelitian menunjukkan (1) kualitas pelaksanaan lesson study di SMP Negeri 4 Singaraja berkualifikasi sangat baik, (2) self efficacy guru IPA mengalami peningkatan dari sebelum lesson study dengan nilai rata-rata 65,26 yang berada pada kualifikasi cukup dan setelah lesson study dengan nilai rata-rata 85,15 yang berada pada kualifikasi sangat baik (nilai gain ternomalisasi 0,60), dan (3) kualitas pembelajaran IPA mengalami peningkatan dari sebelum lesson study dengan nilai rata-rata 57,55 yang berada pada kualifikasi cukup dan setelah lesson study dengan nilai rata-rata 82,55 yang berada pada kualifikasi baik (nilai gain ternomalisasi 0,58).Kata Kunci : Kualitas pembelajaran IPA, lesson study, self efficay guru. This study aimed to describing (1) the quality of implementation of lesson study, (2) teacher’s self efficacy, and (3) quality of science learning. This study used case study approach. The method of study was descriptive qualitative. The subject of this study was science teachers in SMP Negeri 4 Singaraja which four teachers. The object of this research was quality of lesson study, teachers self efficacy and the quality of science learning. The data were collected trought questioner, observation, and journal. Triangulation was done for truth and relevancy all of the data. The result of study indicated that: 1) The quality of lesson study which was done in SMP Negeri 4 Singaraja is categorized as excallent, 2) self efficacy of science teacher was increase with the average 65.26 which categorized enough before lesson study and 85.15 which categorized excallent after lesson study (normalized gain score 0,60), and 3) quality of science learning was increase with the average 57.55 which categorized enough before lesson study and 82.55 which categorized good after lesson study (normalized gain score 0,58).keyword : Quality of science learning, lesson study, teacher’s self efficacy
STUDI KOMPARASI PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BEBAS DAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DAN BERPIKIR KREATIF SISWA NI WAYAN SUPARMI .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .; DR. NI MADE PUJANI, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dua model pembelajaran inkuiri terhadap pemahaman konsep dan berpikir kreatif. Rancangan dalam Penelitian ini adalah pretes post-test control group design. Subjek penelitian adalah semua siswa kelas X SMK N 3 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik random selection. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan 25 item tes pemahaman konsep, sedangkan data berpikir kreatif siswa dikumpulkan dengan 24 item tes berpikir kreatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA. Berdasarkan hasil analisis data, bahwa (1) Terdapat perbedaan pemahaman konsep dan berpikir kreatif antara siswa yang diberikan model pembelajaran Inkuiri bebas dan inkuiri terbimbing (F = 16,694; p
PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI CASE BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA LUH PUTU EMITHA UPADIANTI .; PROF. DR. I B. PUTU ARNYANA, M.Si. .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi modul pembelajaran biologi berorientasi Case Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang meliputi, tahap penetapan (define), perancangan (design), pengembangan (develope), dan penyebaran (disseminate). Validasi modul dilakukan dengan uji validitas, uji kepraktisan, dan uji efektivitas. Uji validitas dilakukan melalui validasi ahli dan validasi empiris, uji kepraktisan dilakukan dengan pemberian angket respon guru dan siswa terhadap keterlaksanaan modul pembelajaran, dan uji efektivitas dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest terhadap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki validitas yang sangat tinggi dengan skor rata-rata 4,25. Modul yang dikembangkan memiliki kepraktisan yang sangat tinggi dengan skor rata-rata 4,21 dalam hal keterlaksanaan modul. Modul yang dikembangkan memenuhi syarat efektivitas untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dengan nilai rata-rata tes keterampilan berpikir kritis 85,92. Hasil uji t memperoleh nilai t hitung 22,567 > t tabel (1,868) yang menyatakan terjadi peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang signifikan antara sebelum penerapan modul dan setelah penerapan modul. Dengan demikian modul pembelajaran yang berorientasi Case Based Learning adalah valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Kata Kunci : modul pembelajaran, case based learning, keterampilan berpikir kritis This study aims to develop and validate the Case Based Learning module to improve the critical thinking skills of high school students. The development model used 4-D model that includes, define, design,develope, and disseminate. Module validation is done by validity test, practicability test, and effectiveness test. Validity test is done through expert validation and empirical validation, practical test is done by giving teacher and student response questionnaire to the learning module implementation, and effectiveness test is done by giving pretest and posttest to students. The results showed that the module developed has a very high validity with an average score of 4.25. The modules developed have a very high practicality with an average score of 4.21 in terms of the implementation of the module. The developed module qualifies the effectiveness to improve critical thinking skills with an average value of the critical thinking skill test of 85.92. Result of t test get t value 22,567> t table (1,868) which states there is improvement of critical thinking skill of students which is significant between before application of module and after application of module. The conclusion, learning module that is oriented Case Based Learning is valid, practical, and effective to improve critical thinking skill of high school student. keyword : learning module, case based learning, critical thinking skill
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN KELAS DAN KUALITAS INTERAKSI KELAS MELALUI PELAKSANAAN LESSON STUDY I NENGAH GUNADA .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .; DR. NI MADE PUJANI, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: 1) kualitas pelaksanaan lesson study; 2) peningkatan kemampuan pengelolaan kelas guru IPA dan kualitas interaksi kelas. Subjek penelitian ini adalah 2 guru IPA dan satu buah kelas VIII di SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Objek penelitian adalah kemampuan pengelolaan kelas, kualitas interaksi kelas, dan kualitas lesson study. Jenis penelitian ini adalah case study dengan analisis deskriftif kualitatif. Kualitas lesson study, diperoleh melalui observasi plan, do, dan see. Kemampuan pengelolaan kelas (KPK) dan kualitas interaksi kelas (KIK) diperoleh dengan angket, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kualitas pelaksanaan lesson study sangat baik. 2) Terdapat peningkatan kemampuan pengelolaan kelas guru IPA dan kualitas interaksi kelas di SMP Negeri 6 Singaraja sebelum dan setelah lesson study. Kata Kunci : Interaksi Kelas, Lesson Study, Pengelolaan Kelas. The study aimed to describing: 1) quality of implementation lesson study; 2) improvement of science teacher classroom management ability and classroom interaction quality. The subject was two science teacher and one VIII Class at SMP Negeri 6 Singaraja on 2015/2016 academic years. The object was classroom management ability, classroom interaction quality, and quality of lesson study. The kind of study was case study by qualitative descriftive analized. Classroom management ability and classroom interaction quality was measured by observation, interview, and questioner. The result of study is: 1) the quality of lesson study is excellent. 2) There were improvement of science teacher classroom management ability and classroom interaction quality at SMP Negeri 6 Singaraja before and after lesson study.keyword : Clasroom Interaction, Lesson Study, Classroom Management
RAGAM MISKONSEPSI SISWA KELAS X SMAN 2 BANJAR TENTANG LISTRIK DINAMIS NI MADE SURIYASMINI .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .; DR. NI MADE PUJANI, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ragam miskonsepsi siswa kelas X SMAN 2 Banjar tentang materi listrik dinamis. Penelitian deskriptif ini melibatkan sampel sejumlah 142 siswa dari jumlah populasi 280 siswa. Data tentang ragam miskonsepsi siswa dikumpulkan dengan tes listrik dinamis pilihan ganda diperluas yang disertai dengan tingkat keyakinan responden terhadap jawabannya dengan indek reliabilitas r=0,651, yang dihitung dengan formula r11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam miskonsepsi-miskonsepsi fisika bersifat umum (common misconception) dapat terjadi pada siswa darimanapun asalnya, tes listrik dinamis yang disertai dengan tingkat keyakinan responden terhadap jawabannya dapat mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami siswa.Kata Kunci : miskonsepsi, listrik dinamis The purpose of this study is to describe the misconceptions of students of class X SMAN 2 Banjar about dynamic electrical materials. This descriptive research involves the sample. 142 students from a population of 280 students. Data on the variety of student misconception with higher choice accompanied by the respondent's belief on the answer with the reliability index r = 0.651, calculated by the formula r11. The results showed that misconceptions - common misconception of general physics (the common misconception) can occur in students from wherever they come from, dynamic electrical tests accompanied by the level of confidence of respondents to the answer can prevent errors.keyword : misconceptions, dynamic electrical
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Learning Cycle 5E Untuk Meningkatkan Ketrampilan Proses dan Pemahaman Konsep IPA Siswa NI KADEK PUJIASTUTI .; PROF. DR. I WAYAN SADIA, M.Pd .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan lembar kerja siswa berbasis learning cycle 5E dilakukan sebagai upaya mengatasi permasalahan khususnya media pembelajaran sebagai salah satu alat pembelajaran di sekolah. Media pembelajaran yang digunakan belum mengimplementasikan model pembelajaran inovatif dalam proses pembelajaran sehingga berdampak kurang optimalnya pada ketrampilan proses siswa dan pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa sebagai media pembelajaran berupa LKS siswa dan LKS pegangan guru pada materi getaran dan gelombang bunyi yang memenuhi criteria valid, praktis, dan efektif. Dengan menggunakan lembar kerja siswa berbasis learning cycle 5E maka ketrampilan proses dan pemahaman konsep IPA siswa mengalami peningkatan menjadi lebih baik. Pengembangan lembar kerja siswa ini menggunakan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap utama yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Pengembangan lembar kerja siswa hanya dilakukan pada tahap develop. Metode penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif dengan menggunakan parameter validitas LKS, kepraktisan LKS, dan analisis uji-t untuk aspek keefektifan LKS. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa: 1) validitas LKS 3,70 termasuk katagori valid. 2) nilai kepraktisan: keterlaksanaan LKS 3,53, respon guru 3,70, respon siswa 3,72 dengan katagori sangat praktis, 3) kefektifan LKS dengan nilai ketrampilan proses dari kelima aspek yang diteliti diperoleh skor 84,8 dengan katagori baik dan nilai pemahaman konsep IPA siswa diperoleh skor rata-rata 81,50, simpangan baku 4,68 dan nilai uji-t adalah 12,84 dengan katagori paham. Berdasarkan temuan hasil penelitian dapat disimpulkan lembar kerja siswa memenuhi criteria valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan ketrampilan proses dan pemahaman konsep IPA siswa, sehingga dapat digunakan dalam lingkup yang lebih luas. Kata Kunci : Lembar Kerja Siswa (LKS), model pembelajaran learning cycle 5E, ketrampilan proses, pemahaman konsep IPA This research is the development of student worksheets based 5E learning cycle which done in an attempt to overcome problems, particularly instructional media as a learning tool in the school. Instructional media used has not implemented an innovative learning model in the learning process, so that the impact on the process of students’ skills and understanding science concept is less than optimal. This research aims to produce worksheet for student as a learning media in the form of student worksheet and teachers worksheet, on the material of vibrations and sound waves which is cunclude the valid, practical, and effective criteria. By using the student worksheet 5E based learning cycle, the students skills process and understanding of science concept has increased. The development of this student worksheet using the model of the 4-D, consists of four main stages, namely define, design, develop, and disseminate. Development of student worksheet only done in the develop stage. The research method used is the descriptive analysis and using the parameters of worksheet validity, worksheet practicality, and t- test analysis for the worksheet aspect of effectiveness. Results of this research was obtained: 1) worksheet validity is 3,70 which include as a valid category, 2) the value of practicality: worksheet accomplishment is 3,53, teacher response is 3,70, student response is 3,72, which include as very practical category, 3) The effectiveness of LKS in process of skill from five aspect which is researched getting 84,8 in good category and in understanding the concept, students get mean 81,50, standard deviation 4,68 and t test is 12,84 in understanding category. Based on the research findings, we can conclude that student worksheet is valid, practical, and effective to improve the skills and science concept understanding of the student. So it can be used in a wider scope. keyword : student worksheet, 5E learning cycle learning model, process skills, science concept understanding
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 7E TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PUTU AYU WULANDARI .; PROF. DR. I WAYAN SADIA, M.Pd .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis 1) perbedaan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses antara kelompok siswa yang belajar dengan model siklus 7E dan model pembelajaran langsung, 2) perbedaan keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model siklus 7E dan model pembelajaran langsung, 3) perbedaan keterampilan proses antara kelompok siswa yang belajar dengan model siklus 7E dan model pembelajaran langsung. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group design. Populasi adalah siswa kelas VIII SMPN 3 Ubud yang terdiri dari 231 siswa, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 66 siswa. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan analisis MANOVA dengan menggunakan uji lanjut LSD dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses siswa yang belajar dengan model siklus 7E dan model pembelajaran langsung (F = 1140,458b, p
PENINGKATAN PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE DAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI PELAKSANAAN LESSON STUDY KADEK DWI HENDRATMA GUNAWAN .; PROF. DR. I WAYAN SADIA, M.Pd .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: 1) kualitas pelaksanaan lesson study, 2) peningkatan pengetahuan pedagogical content knowledge guru IPA antara sebelum dan sesudah pelaksanaan lesson study, dan 3) peningkatan kualitas pembelajaran IPA antara sebelum dan sesudah pelaksanaan lesson study. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan studi kasus. Metode penelitian yang digunakan dalah deskriptisi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru IPA SMP Negeri 1 Singaraja yang berjumlah 3 orang. Objek Penelitian ini adalah kualitas lesson study, pengetahuan PCK guru, dan kualitas pembelajaran IPA. Data dikumpulkan dengan observasi, tes, dan wawancara. Triangulasi dilakukan untuk keabsahan dan keajegan data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kualitas lesson study berada pada kualifikasi sangat baik; 2) terjadi peningkatan pengetahuan PCK guru IPA antara sebelum dan sesudah pelaksanaan lesson study; 3) terjadi peningkatan kualitas pembelajaran guru IPA antara sebelum dan sesudah pelaksanaan lesson study.Kata Kunci : kualitas pembelajaran, lesson study, pedagogical content knowledge (PCK). This study aimed to describing: 1) quality of lesson study, 2) improvement of science teachers’ pedagogical content knowledge (PCK) before and after the implementation of lesson study, and 3) improvement of science teachers’ quality of learning before and after the implementation of lesson study. The kind of this study used case study approach. Method of this study was descriptive qualitative. Subject of this study is science teacher at SMPN 1 Singaraja that consist by three teachers. Object of this study are quality of lesson study, teachers’ PCK knowledge, and quality of learning. The data collected by observation, test, and interview. The results of this study show that: 1) quality of lesson study is in very good categorized; 2) an increase of science teachers’ PCK knowledge before and after the implementation of lesson study; 3) an increase of science teachers’ quality of learning before and after the implementation of lesson study.keyword : quality of learnng, lesson study, pedagogical content knowledge (PCK)
PENGETAHUAN AWAL DAN TINGKAT KEYAKINAN SISWA TENTANG KONSEP LISTRIK DINAMIS Gde Parie Perdana .; PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. .; DR. NI MADE PUJANI, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi pengetahuan awal siswa dan tingkat keyakian siswa tentang konsep ilmiah listrik dinamis yang dimilikinya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik-komparatif dengan pendekatan crossecsional. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMAN 1 Banjarangkan (2016/2017). Tes terdiri dari pilihan ganda dengan tingkat keyakinan siswa atas jawabannya. Jawaban siswa dianalisis dengan chi-square analysis. Hasil penelitian menunjukan (1) pengetahuan awal siswa tentang konsep-konsep pada materi listrik dinamis sebagian besar berupa miskonsepsi (62,3%) dan hanya 37,7% tahu konsep, dan (2) tingkat keyakinan siswa dapat berkorelasi dengan pengetahuan awal siswa.Kata Kunci : pengetahuan awal, keyakinan, listrik dinamis The aims of this research was to investigate the initial knowledge of students and the level of student's certainty about the dynamic electrical science concept. This is an analytic-comparative research with cross-sectional approach. Research subjects in this study were the students of X class IPA SMAN 1 Banjarangkan (2016/2017). The test consists of multiple choices with students' level of certainty in their answers. The student answers are analyzed by chi-square analysis. The result of the research shows (1) the students' prior knowledge about dynamic electrical concepts is mostly misconception (62,3%) and only 37,7% know the concept, and (2) the student's confidence level can correlate with the student's prior knowledge.keyword : prior knowledge, certainty, dynamic electrical