Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Minority groups in Ottoman Turkey before 1856: different arrangements of the Jews and the Christians under Millet system Hidayat, Syahrul
Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Vol 4, No 1 (2014): Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies
Publisher : State Institute of Islamic Studies (STAIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the exceptionalities of the Middle East is the existence of sectarianidentities along with late modern institutions, such as nation state. Whilemodern states in the region struggle for coexistence, imperial authorities, especiallyOttoman, was relatively successful to endure its rule over differentidentities as minority across region. It is recorded that the Ottomans’ longhistory as imperium is supported by their ability to develop and implementsystem to incorporate different identities under their rule known as milletsystem. Historical exploration as used in this paper suggests that the conceptwas adopted from Islamic teologic tradition in respond to the reality of mixturesociety in newly conquered territories which resembles the character ofthe Ottomanism itself since Suleyman. The mundane aspect of the milletsystem can be seen from the way of the Ottomans’ rulers handling the majorminority groups such as Greeks and Jews based on their personal or social andeconomic capabilities. One of the obvious beneficial relations with the groups is the ability to do trading and fill positions in foreign services that lead particulargroup to enjoy better position in bureaucracy and society. The differences,in fact, have influenced the arrangement and treatment of the Ottomanrulers towards them over time which were also heavily affected by politicalchanging in the case of the Greeks for example. Therefore, the arrangements ofthe minority groups are based on mutual benefit that suits both objectiveswhich was able to last for centuries. However, it is also found that the Greeksand Jews’ ability to survive is heavily based the character of Ottoman bureaucracywhich is patrimonial. In that case, patronage relation is important andacknowledgement on merit and achievement is rarely found.Salah satu aspek yang membuat kawasan Timur Tengah berbeda adalahkeberadaan identitas-identitas yang bersifat sektarian bersamaan dengandibangunnya lembaga-lembaga modern, seperti negara bangsa. Sementara konsepnegara terkini di kawasan itu berjuang untuk mempertahankan kehidupanssecara bersama, penguasa-penguasa kerajaan seperti Ottoman, dapat dikatakanberhasil mempertahankan kekuasaannya atas kelompok-kelompok masyarakatkecil dengan identitas yang berbeda di berbagai wilayah. Tercatat bahwa sejarahpanjang Ottoman sebagai sebuah kerajaan didukung oleh kemampuan merekauntuk membangun dan menerapkan sebuah cara yang dikenal dengan milletuntuk menerima dan menyerap identitas yang berbeda di bawah kekuasaanmereka. Penelusuran sejarah seperti yang dilakukan di dalam tulisan inimenyarankan bahwa istlah millet itu diambil dari tradisi teologi Islam sebagaitanggapan terhadap realitas kemajemukan masyarakat di daerah-daerah yangbaru ditaklukkan dan ini pada dasarnya menggambarkan ciri khas dari carapandang Ottoman sejak Suleyman. Unsur keduniaan dari sistem tersebut dapatdilihat dari cara penguasa-penguasa Ottoman menangani kelompok-kelompokminoritas yang utama seperti Yunani dan Yahudi yand didasarkan ataskemampuan perorangan ataupun kelebihan ekonomi dan sosialnya. Salah satucontoh nyata hubungan yang saling menguntungkan dengan mereka adalahkemampuan untuk berdagang dan mengisi jabatan-jabatan di kantor hubunganluar negeri yang membuat sebagian dari mereka menikmati posisi yang lebihbaik di pemerintahan maupun masyarakat. Perbedaan-perbedaan itu, padakenyatannya, telah mempengaruhi pula penanganan dan perlakuan penguasapenguasaOttoman terhadap mereka dalam jangka waktu yang lama yang juga dipengaruhi oleh perubahan politik seperti yang terjadi pada kelompok Yunani.Karenanya, penanganan yang berbeda terhadap kelompok-kelompok minoritasitu pada dasarnya saling menguntungkan dan hal itu sesuai dengan kebutuhankedua belah pihak dan mampu bertahan dalam kurun waktu berabad-abad.Selain itu, tulisan ini juga mengungkap bahwa kemampuan kelompok Yunanidan Yahudi untuk mempertahankan posisi mereka di hadapan penguasabergantung kepada karakter birokrasi Ottoman sendiri yang bersifat patrimonial.Dalam kasus ini, hubungan yang bersifat patronase menjadi penting danpengakuan terhadap prestasi dan pencapaian kerja dapat dikatakan jarangditemukan.
Peningkatan Pendapatan Nelayan Melalui Penanganan Hasil Tangkapan dengan Sistem Rantai Dingin di Kecamatan Kendari dan Nambo Provinsi Sulawesi Tenggara serta Kecamatan Teluk Bintan Provinsi Kepulauan Riau Sobariah, Sobariah; Meriana Sari, Diah Ayu; Hidayat, Syahrul; Nasriyah, Nasriyah; Susanto, Sakti Hari
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i2.163

Abstract

Sistem rantai dingin menggunakan es curah merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan kesegaran ikan pada proses produksi, distribusi, hingga sampai ke tangan konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan usaha penangkapan ikan dengan sistem rantai dingin dan tanpa rantai dingin di Kecamatan Teluk Bintan di Provinsi Kepulauan Riau dan Kecamatan Nambo dan Kecamatan Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara mulai dari bulan Februari 2018 sampai dengan Mei 2018. Analisis data yang dilakukan adalah analisis usaha yang meliputi komponen pendapatan, keuntungan, R/C ratio dan Payback Periode (PP). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui perbedaan pendapatan dan kelayakan usaha kelompok nelayan di Kecamatan Nambo, Kendari serta Teluk Bintan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adannya perbedaan pendapatan kelompok nelayan yang menerapkan rantai dingin dengan yang tidak menerapkan rantai dingin. Pada ketiga lokasi, nelayan yang melakukan usaha penangkapan ikan dengan rantai dingin, memperoleh pendapatan dan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan yang tidak menerapkan rantai dingin. Nilai RC/ratio usaha penangkapan ikan menggunakan rantai dingin juga lebih tinggi. Waktu pengembalian modal (PP) usaha penangkapan ikan menggunakan rantai dingin juga lebih cepat dibandingkan usaha serupa yang tidak menggunakan rantai dingin.
National Identity without Intellectual Bases: Israel’s Practical Zionism in Developing a State for the Jews Hidayat, Syahrul
Jurnal Politik Vol. 1, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Israel as a state has been existing for almost 70 years. Despite of decades of its pres¬ence, the foundation and its struggle for survival and acknowledgement have been constantly challenged including from its own supposedly the backbone of its Israel national identity: intellectuals. This paper argues that the critics from some of Jew¬ish intellectuals represent the fundamental problem of the effort to build a national identity. If nationalism, especially in European context as its birthplace, was usually supported by the intellectuals as the source of imagination of bounded group, the case of Israel shows different direction, at least problematic. Two prominent Jewish intel¬lectuals, Martin Buber and Hannah Arendt, presented here are the examples of the challenge against Jewish domination on Israel nationalism. Although they did not wish to disconnect their identity as Jews and agreed with an authoritative political institution to protect the Jews both were against the idea of Jewish domination and annihilation of Palestinians. As their views were against the principles of pragmatism, lack of at¬tention and support from the Zionist political leaders has made their intellectual ideas relatively isolated from the mass.
Perencanaan Design Website PT. Inamart Sukses Jaya Dengan Menggunakan Figma Ikhsan Komarudin, Mohamad; Latief Septian's, Muhammad; Hidayat, Syahrul; Rosyani, Perani
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 2 No 2 (2024): JRIIN: Jurnal Riset Informatika dan Inovasi
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 PT. Inamart Sukses Jaya merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengembang aplikasi berdasarkan Business Commerce Network, yang berbentuk aplikasi e-procurement yang dikombinasikan dengan e-catalog dan e-marketplace. Dengan memiliki 9 tahun pengalaman dalam industri ini. Namun PT. Inamart Sukses Jaya masih menggunakan website yang relative tua dan tidak sesuai sehingga masih membutuhkan untuk kebutuhan bisnisnya. Website ini membutuhkan pembaharuan dalam desain dan fitur-fitur yang lebih fresh guna meningkatkan daya tarik client untuk mengunjungi dan mendapatkan informasi jasa yang ditawarkan di website. Website PT. Inamart Sukses Jaya memutuskan untuk merancang dan mengembangkan website kembali yang lebih baik dan efektif. Oleh karena itu, PT. Inamart Sukses Jaya membutuhkan perencanaan dan desain website yang profesional dan efektif untuk mengembangkan kembali website. Dengan adanya, pembaharuan website PT. Inamart Sukses Jaya dapat menarik kembali perhatian para client berdatangan ke website PT. Inamart Sukses Jaya. Dengan mengunpulkan umpan balik dari pengguna saat ini atau calon client terbaru untuk memahami kebutuhan mereka, sehingga website ini akan lebih baik dan efektif. Menyederhanakan tata letak dan informasi yang disajikan untuk memastikan kejelasan dan fokus pada pesan utama PT. Inamart Sukses Jaya, sehingga dapat meningkatkan desain pada website PT. Inamart Sukses Jaya.
Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di DKI Jakarta Tahun 2005-2022 Hidayat, Syahrul
An Nuqud Journal of Islamic Economics Vol 3 No 1 (2024): AN NUQUD
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/annuqud.v3i2.1074

Abstract

Every country has the challenge of overcoming the problem of poverty because every year, population growth results in an increase in the number of job seekers. If this increase in labor demand is not met by the labor market, the poverty rate will rise. It is impossible to disentangle diverse causes, such as inflation and economic growth, from changes in poverty rates. The result of the test for the inflation regression coefficient is 1.725156. Accordingly, if inflation rises, open poverty will also rise by 1.725156%, and since the probability associated with the inflation variable is 0.0000, this indicates that inflation significantly affects open grasslands in DKI Jakarta from 2005 to 2022. The economic growth regression coefficient's outcome is now 0.281314. Since the probability associated with the economic growth variable is 0.0001, it follows that if economic growth grows, there will be an increase in open unemployment of 0.281314, indicating that it has a positive and large impact on the amount of open unemployment
Effect of Fermentation Duration and Dosage of Eco Enzyme Use on Nutrient Content of Kepok Banana Stem (Musa Paradisiaca L.) Hidayat, Syahrul; Hasnudi; N. Ginting
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.347 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v9i3.7579

Abstract

Kepok banana stems are waste from banana plantation which can be used as an alternative to animal feed. The low crude protein and high fiber are the main problems in Kepok banana stems. Fermentation is one way that can be used to improve the quality of Kepok banana stems. Fermentation used in this study by using Eco enzymes. This research lasted for 3 months starting from July to September 2021 at Compost Center Jl. Biotechnology University of North Sumatra, Laboratory of Nutrition and Animal Feed Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, University of North Sumatra. The research design used was a completely randomized design (CRD) with 3 x 3 factorial pattern with 3 replications, while factor I was various doses of Eco enzymes and factor II was fermentation time. The parameters studied were moisture content and dry matter, crude fat, crude protein, crude fiber, and ash using proximate analysis. Based on the results of the study, it was found that fermentation of  Kepok banana stems using Eco enzyme at a dose of 5% of the weight of the substrate for 7 days was optimum and efficient in increasing crude protein and reducing crude fiber.
Interaksi Konstituen Kimia Lada Hitam (Piper nigrum L.) Terhadap Reseptor 5-HT1B Sebagai Antidepresan dengan Pendekatan In Silico Sufi, Nadia Adhani; Nauroh, Judith; Nurani, Neng Vera; Nurhaenifah, Annida Adha; Harmonis, Jacko Abiwaqash; Hidayat, Syahrul
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 2, No 3 (2022): IJBP (Desember)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v2i3.42965

Abstract

Depresi merupakan penyakit yang mempengaruhi perasaan, cara berpikir, dan tindakan. Depresi menyebabkan perasaan sedih dan / hilangnya minat pada suatu aktivitas. Depresi dapat diobati menggunakan antidepresan. Piper nigrum L. atau Lada Hitam merupakan tanaman yang dapat digunakan sebagai antidepresan. Pada lada hitam terkandung senyawa metabolit sekunder yang dapat sebagai antidepresan dengan mekanisme terhadap 5-HT1B. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi antara senyawa yang terkandung pada lada hitam yang berpotensi sebagai antidepresan terhadap protein 5-HT1B menggunakan metode molecular docking secara in silico. Pengujian dilakukan menggunakan aplikasi Autodock 4.2 untuk simulasi penambatan molekuler, divisualisasi dengan  Biovia Discovery Studio 2020 Client, dan analisis hasil farmakokinetika serta toksisitas dari senyawa melalui situs pre-ADMET. Hasil penambatan diperoleh senyawa piperettin memiliki potensi paling besar menjadi kandidat obat antidepresan melalui mekanisme agonis 5-HT1B dibandingkan senyawa uji lainnya karena memiliki energi ikatan sebesar -8,84 kKal/mol dengan ikatan hidrogen pada residu asam amino THR134. Berdasarkan analisis hasil prediksi, Piperettin memiliki sifat farmakokinetika dengan nilai CaCo-2 54,6793; HIA 98,050270% ; PPB  92,408768%. Hasil pre-ADMET senyawa menunjukan adanya dugaan potensi karsinogen.Kata kunci: 5-HT1B, Antidepresan, Molecular Docking, Piperettin, Piper nigrum 
Penerapan Model Hybrid Convolutional Neural Network dan Long Short-Term Memory untuk Pengenalan Real-Time Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) Hidayat, Syahrul; Via, Yisti Vita; Mandyartha, Eka Prakarsa
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v8i3.7837

Abstract

The Indonesian Sign Language System (SIBI) is an essential means of communication for the deaf and speech-impaired community in Indonesia. However, the limited public understanding of SIBI often hinders effective communication. This study develops a real-time SIBI sign recognition model to facilitate effective communication for the deaf and speech-impaired in Indonesia. The proposed method integrates a hybrid CNN-LSTM model to process the spatial and temporal information from the data. The study evaluates the model's performance on 25 types of SIBI signs. The dataset used consists of image sequences captured in real-time. Training is conducted with various parameters, including batch size, learning rate, and epochs. Model evaluation is carried out using accuracy, precision, recall, and f1-score metrics. The training and validation results show an increase in accuracy with the number of epochs: 87% at 10 epochs, 93% at 25 epochs, and 100% at 50 epochs. In real-time detection tests, the model with the image sequence dataset accurately detected SIBI signs in environments and with objects consistent with the dataset. The real-time detection program generates SIBI sign predictions in text form and sentences. The output of this research is efficient and accurate SIBI sign recognition technology. This research is expected to facilitate more effective communication for the deaf and speech-impaired community in Indonesia.
STUDI IN-SILICO SENYAWA PADA BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) SEBAGAI INHIBITOR NEURAMINIDASE PADA INFLUENZA Fatiya, Nadia Ulil; Kusnadi, Ivanna Fauziyah; Riyaldi, Muhammad Raihan; Dipadharma, Ratu Hanifa Fayza; Suhandi, Cecep; Hidayat, Syahrul; Muchtaridi, Muchtaridi
Farmaka Vol 20, No 3 (2022): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v20i3.37598

Abstract

Influenza merupakan penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza. Salah satu glikoprotein permukaan utama virus influenza adalah Neuraminidase. Pencegahan dan pengobatan influenza dapat dilakukan dengan menghambat Neuraminidase untuk mengganggu proses pelepasan virus influenza turunan dari sel inang yang terinfeksi. Ekstrak dari Bawang putih (Allium sativum L.) dilaporkan dapat menginhibisi virus influenza A (H1N1) pdm09 dengan cara menghambat sintesis nukleoprotein dan aktivitas polimerase virus. Penelitian ini dilakukan untuk karakterisasi lebih lanjut dan mekanisme spesifik bawang putih terhadap penghambatan virus influenza. Penelitian dilakukan dalam dua langkah yaitu penambatan molekuler dan pemodelan farmakofor. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, senyawa S-allylmercapto-cysteine memiliki afinitas terbaik dengan nilai ∆G dan Ki terendah, yaitu -6.46 kkal/mol dan 18.41 uM.Kata Kunci: Influenza, Bawang putih, Penambatan molekuler, Pemodelan farmakofor
Juridical Review of the Implementation of the Fulfillment of Victims' Rights in the Implementation of Diversion in the Juvenile Criminal Justice Process Hidayat, Syahrul; Bachtiar, Ahamad; Saizidan , Nazwa; Dimyati, Agus; Sutrisno , Anom
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2025): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v4i7.401

Abstract

In accordance with Law No. 11 of 2012 on the Child Criminal Justice System, Diversion is intended as an alternative approach to handling juvenile criminal cases, aiming to reduce recidivism rates among young offenders in Indonesia. Although the implementation of diversion in the judicial process—at the investigation, prosecution, and trial stages—has proven relatively effective, technical challenges remain, particularly when juvenile offenders deny or default on the terms of diversion agreements. This issue was highlighted in case Number 1/Pid.Sus-Anak/2017/PN.Cbn, where the perpetrator failed to honor the agreement, leading to the re-trial of the case despite the earlier diversion decision. The main objectives of this study are to examine the implementation of diversion in the juvenile justice process according to Law No. 11 of 2012 and to analyze the legal consequences when victims' rights are not fulfilled during diversion. The research uses a normative legal approach, focusing on existing literature and legal frameworks. The findings reveal that if a diversion agreement is not executed within the stipulated time—particularly regarding victim compensation, restoration, or community service—the judge's decision with legal force may be annulled. As demonstrated in the aforementioned case, failure to fulfill diversion terms leads to default, causing the criminal process to resume. This study highlights the need for stricter enforcement of diversion agreements to ensure effective implementation and protection of both the rights of the victims and the integrity of the diversion process.