Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS VSM ( VALUE STREAM MAPPING ) PADA PROSES PEMBUATAN PRODUK EGREK SAWIT DI UNIT PANDAI BESI ASADI Romi jaka Syalendra; Nofirza Nofirza; Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Melfa Yola; Misra Hartati
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i1.3089

Abstract

Salah satu usaha industri yang sedang berkembang di masyarakat adalah usaha pandai besi. Pandai besi merupakan tempat membuat dan memproduksi alat-alat seperti cangkul, celurit, dodos, parang, pedang dan lain-lain, namun setelah zaman perang selesai maka masyarakat setempat pun mengembangkan usahanya dengan memproduksi alat - alat baru multifungsi yang di butuhkan dalam kebutuhan rumah tangga dan alat-alat pertanian serta perkebunan seperti alat bajak tanah, cangkul, linggis, parang, dan lain sebagainya. Unit pandai besi asadi adalah sebuah unit usaha yang berfokus di bidang produksi alat-alat perkakas dari bahan besi atau yang lainnya, yang beralamatkan di Desa Teratak, Teratak, Rumbio. Berdasarkan hasil survey pada pembuatan egrek sawit, terindikasi adanya waste pada proses lantai produksi yaitu, pada gerakan kerja seperti gerakan yang tidak perlu, waktu menunggu ( waiting) dan transportasi seperti gerakan berulang-ulang yang tidak perlu. Metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini ialah dengan Value Stream Mapping, 3 M ( Mura, Muri, Muda) dan five why’s. Setelah melakukan penglahan data didapatkan process cycle time (PCE) adalah sebesar 82,36 % dari sebelum nya yaitu 34,16.
Proposed Design of Work Environment Management to Improve Work Performance and Productivity as Continuous Improvement Using the 6S Method Aditya Rizki Hidayahtullah; Melfa Yola; Muhammad Ihsan Hamdy; Misra Hartati; Nofirza Nofirza
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10 No. 3 (2026): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/n4c77y68

Abstract

The Rumbio Jaya Iron Brick Small and Medium Industry Center (IKM) is one of the metal business units that faces problems in the management of work areas, especially related to the lack of regularity and high potential hazards due to piles of goods that are not clearly identified. This shows that the implementation of the 6S work culture has not been carried out optimally. This research aims to design a strategy for the implementation of the 6S method and prepare SOPs that are in accordance with the characteristics and needs of the local work environment. To find out the initial condition of the work area, an evaluation was carried out using the 6S assessment form which included 32 assessment indicators, ranging from 1 to 5 assessment scores. Score 1 = 18 aspects, score 2 = 16 aspects, score 3 = 18 aspects, scores 4 and 5 = 0. The total score was 52 out of 160 points maximum, with an average score per indicator of 1.625. These results show that the 6S principle is still carried out in a limited way. Therefore, improvements were given, among others, the preparation of SOPs for each aspect of the 6S, the redesign of workstations, the construction of storage racks and labeling systems, the installation of boundary lines, and the implementation of daily inspections to ensure the consistency of its implementation. Keywords: Productivity, SOP, Work Culture, 6S
Cost Benefit Analysis (CBA) Modernisasi Rumah Potong Hewan (RPH) Halal Di Kota Pekanbaru Adilla Frenita Zurids; Melfa Yola; Muhammad Nur; Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Fitriani Surayya Lubis
TEKNIKA Vol. 19 No. 2 (2025): Teknika Mei 2025
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15450051

Abstract

Modernisasi RPH halal sangat penting untuk menjamin kehalalan, kebersihan, dan mutu produk hewan yang sesuai dengan standar syariat Islam serta mendukung percepatan sertifikasi halal sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 33 Tahun 2014. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis biaya dan manfaat (Cost Benefit Analysis) dalam modernisasi RPH halal ditinjau dari aspek finansial berdasarkan aspek teknis. Metode yang digunakan Payback Periode, Net Present Value, Internal Rate Of Return, dan Benefit Cost Ratio. Hasil analisis teknis menunjukkan bahwa bahwa RPH Ruminansia Kota Pekanbaruhanya 75,5% memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2010 tentang Persyaratan Rumah Potong Hewan dan Unit Penanganan Daging (Meat Cutting Plant). Hasil analisis finansial pada tingkat suku bunga 12% menunjukan payback period diperoleh 6,2 tahun, Net Present Value > 1 (Rp. 165.276.393), Internal Rate of Return > MARR yaitu 35,04% dan Benefit Cost Ratio > 1 (1,02). Hasil analisis ini menunjukkan bahwa modernisasi RPH halal Kota Pekanbaru dikatakan layak untuk dilanjutkan secara finansial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan dalam modernisasi RPH Halal guna meningkatkan efisiensi, higienitas, dan kepatuhan terhadap standar.