Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN METODE RESOURCE-BASED LEARNING DALAM PELAJARAN AGAMA HINDU UNTUK MENINGKATKAN RESPON DAN HASIL BELAJAR SISWA SD NEGERI I BATU MEKAR KECAMATAN LINGSAR Ni Kadek Putri Yuliani; I Nyoman Wijana
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu Vol 28 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/widyaaksara.v28i2.240

Abstract

Pembelajaraan Agama Hindu dan Budi Pekerti sangat penting bagi siswa, namun memiliki beberapa permasalahan pada saat proses pembelajaran. Kurangnya keseriusan siswa siswi menyerap materi ajar, kurangnya kemampuan siswa dalam menganalisis masalah dalam proses pembelajaran. Sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang tepat dengan Metode Resource Based Learning yang di kutip dari artikel (Lampuhyang et al., 2023) menjadi salah satu model pilihan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan budi pekerti di SD Negeri 1 Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Sehingga peneliti tertarik meneliti mengenai proses Penerapan Metode Resource Based Learning Dalam Pelajaran Agama Hindu Untuk Meningkatkan Respon Dan Hasil Belajar Siswa SD Negeri I Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah proses penerapan metode Resource-Based Learning terhadap respon pembelajaran siswa SDN Negeri 1 Batu Mekar. 2) Apa saja kendala kendala penerapan metode Resource-Based Learning pada respons belajar siswa di SDN 1 Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui respon Siswa SD Negeri I Batu Mekar pada saatpenerapan metode Resource-Based Learning dalam pelajaran agama Hindu dan meningkatkanhasil belajar siswa SD Negri 1 Batu Mekar Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitiankualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Resource Based Learning, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawncara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa Penerapan Metode Resource Based Learning berpengaruh positif Dalam Pelajaran Agama Hindu Untuk Meningkatkan Respon Dan Hasil Belajar Siswa SD Negeri I Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Kesimpulan pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa mengalami peningkatan setiap evaluasi atau setiap semester dikarenakan menerapkan Resource Based Learning.
IMPLEMENTASI AJARAN TRI KAYA PARISUDHA DALAM MEMBANTUK KARAKTER SISWA DI SD NEGERI 16 CAKRANEGARA Ratu Agung Ayu Alit Laksmi Dewi; I Nyoman Wijana
Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/bhuwana.v6i2.3326

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan. Pendidikan karakter menjadi bagian yang sangat utama dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Untuk membangun dan menumbuhkan karakter masyarakat dilakukan pengalian dan pengkajian nilai-nilai agama Hindu. Salah satunya dengan mengimplementasikan Tri Kaya Parisudha dalam pendidikan karakter. Dengan mengimplementasikan Tri Kaya Parisudha dalam pendidikan karakter siswa SD Negeri 16 Cakranegara dapat dijadikan sebagai landasan atau pondasi membangun karakter, memberi arahan untuk pembangunan karakter, Tri Kaya Parisudha merupakan cerminan karakter. Dalam pengimplementasian Tri Kaya Parisudha dapat dilakukan melalui tiga cara yaitu : membiasakan berpikir yang baik, membiasakan berkata dengan baik, membiasakan bertindak yang baik.
Values of Religious Moderation in Hindu Religious Education and Civil Lesson Materials at the High School Level in West Nusa Tenggara Indonesia I Nyoman Wijana
Journal of Social Research Vol. 2 No. 11 (2023): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v2i11.1500

Abstract

This study aims to explore and describe the values of religious moderation contained in books on the subject matter of Hinduism and Moral Education at the senior high school level. The research used a qualitative approach, using interviews, observation, and documentation in data collection. The results of this study indicate that the values of religious moderation can be found in the syllabus, and also in the Hindu Religious Education and Moral Education textbooks at the senior high school level, including values; 1) accommodating to local culture and traditions, especially in subject matter: Yadnya, Wariga, Development of Hindu Culture, Tantra, Yantra, Mantra, 2) commitment to nationalism and love for the country, in subject matter: Upa Weda, Catur Warna, 3) tolerance and non-violence, on subject matter: Darsana, Catur Asrama, Yoga, Yama and Niyama Bratha, Sukhinah Family, Weda, Astangga Yoga. There was no subject matter containing anti-tolerance values, or subject matter that supported acts of violence in the  Hindu Religion and Moral High School textbooks.
Local Wisdom Marginalization of Women's Education and its Implications on Parenting Patterns in The Balinese Community on The Lombok Island, Indonesia I Nyoman Wijana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12811

Abstract

This study aims to analyze in depth the relationship between the education level of women who will become or have become mothers and their obligations and responsibilities to care for their children. This study uses qualitative methods with a phenomenological approach. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. In-depth interviews were conducted with mothers who were marginalized or had low educational levels, only graduated from elementary school or even never attended school, as well as with local community leaders and religious leaders. The results of this study conclude that education is a very important factor for a woman as it provides knowledge and skills to care for her children after becoming mothers. Mothers with low education, or even those who did not have the opportunity to receive basic education, tend to be ignorant and indifferent to child development, thus allowing their children to grow and develop naturally, with a permissive parenting style. In an effort to prepare a quality generation in the future, the government and related parties need to fight for equitable access for women to obtain education, so that they will be able to independently raise their families and educate their children.