Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Mencegah Perilaku Bullying pada Siswa Saadatul Azizah; Muhammad Mona Adha; Devi Sutrisno Putri
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v3i3.1572

Abstract

Indonesia menjadi salah satu negara dengan persoalan perilaku agresif yang tinggi salah satunya adalah perilaku bullying yang menimpa usia remaja. Salah satu faktor penyebab bullying adalah sekolah, karenanya guru sebagai salah satu warga sekolah memiliki peran untuk mencegah perilaku bullying siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam mencegah perilaku bullying siswa. Analisis data pada penelitian ini menggunakan alat bantu Statistical Program For Social Science (SPSS) versi 26. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peran guru PPKn dalam mencegah perilaku bullying siswa sebesar 45,6%. Koefisien regresi yang bernilai positif (+) bermakna bahwa adanya pengaruh positif Peran Guru PPKn dalam Mencegah Perilaku Bullying Siswa. Dengan demikian, dapat dismpulkan bahwa guru PPKn di Sekolah Menengah Pertama Negeri 18 Pesawaran telah mengimplementasikan perannya dengan baik sebagai teladan, inspirator, motivator, dinamisator, dan evaluator yang secara perlahan dapat membentuk karakter baik siswa sehingga tidak berperilaku bullying.
Pengaruh Civic Engagement Terhadap Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Lusi Rahmanisa; Muhammad Mona Adha; Devi Sutrisno Putri
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 6 (2023): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v3i6.1694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh civic engagement terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan angkatan 2018 Universitas Lampung. Sampel penelitian ini adalah 39 responden dengan menggunakan program Statistical Product and Service Solutions versi 20. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh keterlibatan mahasiswa dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata, berdasarkan hasil perhitungan regresi sederhana yang digunakan dalam penelitian ini dan komponen program pengabdian masyarakat yaitu: pengabdian masyarakat dan pendidikan, pengabdian masyarakat dan lingkungan, pengabdian masyarakat dan bidang kesehatan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan dampak partisipasi masyarakat untuk menanamkan partisipasi, tanggung jawab dan rasa persatuan dengan membuat mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat seperti pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Dengan melibatkan mahasiswa dalam program kerja yang telah diterapkan dapat memberikan dampak positif, masyarakat memahami terdapat banyak hal yang harus dibenahi, maka dari itu keberadaan program kerja Kuliah Kerja Nyata harus dapat mengubah dari segi pola pikir dan perilaku masyarakat untuk mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat agar menciptakan lingkungan kemajuan.
Peranan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dalam Mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila M. Arief Satria Wibowo; Berchah Pitoewas; Devi Sutrisno Putri
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i1.2063

Abstract

Penelitian ini Penelitian ini untuk mengetahui peranan guru PPKn dalam mengimplementasikan profil pelajar pancasila di SMP Negeri 4 Metro. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 8 SMP Negeri 4 Metro. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik utama yaitu angket dan tes serta teknik pendukung yaitu wawancara. Analisis data penelitian ini yaitu menggunakan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil dari analisis regresi yang menunjukan nilai signifikansi lebih kecil dari probabilitas atau 0,000 0,05 dan presentase pengaruhnya yaitu 55,1% maka hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil yang didapat menunjukkan adanya peranan guru PPKn dalam mengimplementasikan profil pelajar Pancasila.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Etika Komunikasi Peserta Didik Diah Puspita Ningrum; Berchah Pitoewas; Devi Sutrisno Putri
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i1.2065

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh media sosial terhadap etika komunikasi peserta didik di SMP Negeri 1 Seputih Banyak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII, VIII dan IX di SMP Negeri 1 Seputih Banyak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 responden. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media sosial terhadap etika komunikasi peserta didik di SMP Negeri 1 Seputih Banyak sebesar 42,7% dengan indikator variabel X yaitu: jaringan, informasi, interaksi dan penyebaran (share/sharing), kemudian dalam indikator variabel Y yaitu: menjaga ucapan, sopan santun, saling menghargai, efektif dan efisien. Menggunakan media sosial dengan bijak bagi peserta didik akan menghasilkan etika dan berkomunikasi yang baik. Pelajar sebagai salah satu kategori pengguna media sosial yang tertinggi sehingga harus lebih banyak untuk dibekali informasi terkait penggunaan media sosial yang baik dan benar, etika komunikasi peserta didik dapat dipengaruhi sebagian besar oleh media sosial di zaman sekarang. perlunya penanaman yang lebih kuat lagi terhadap etika di lingkungan sekolah.
Peningkatan Pemahaman Konsep Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia pada Peserta Didik Melalui Media Pembelajaran Poster Digital Rifki Ramzan Adi Putra; Yunisca Nurmalisa; Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i2.1689

Abstract

This research aims to determine the application of the use of digital poster learning media in increasing students' understanding of the concept of intercultural collaboration in Indonesia. The research method used in this research is quasi-experimental with a quantitative approach. The subjects of this research were students at SMAN 2 Pringsewu. The sample in this study amounted to 70 respondents consisting of 35 experimental class respondents and 35 control class respondents. The data analysis technique uses descriptive statistical analysis which is used to describe research data in the form of students' understanding of PPKn learning as a result of using digital poster learning media in the experimental class and whiteboard media in the control class. Based on the results of research conducted by researchers, there are differences in understanding of identity material and cultural collaboration among students who apply digital poster learning media (experimental class) as proven by the N-Gain Score analysis test. Learning in the experimental class is more interactive compared to the control class as seen from the number of students who ask questions, answer questions, listen to the teacher's explanation, explain and give examples and conclude the material being studied. The posttest results of the experimental and control classes experienced differences where the results of the experimental class were superior to those of the control class. Students' understanding of identity material and cultural collaboration in the experimental class with digital poster learning media was categorized as effective, while those in the control class which used blackboard learning media were categorized as ineffective. Kata Kunci: Understanding. Learning Media, Digital Posters.
Penguatan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran PPKn Melalui Metode Edutainment Devi Sutrisno Putri; Ade Irma Kusuma Wardhani; Berchah Pitoewas; Ana Mentari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6268

Abstract

Abstrak Seringkali keaktifan peserta didik menjadi masalah dalam proses pembelajaran. Penggunaan metode pembelajaran yang variatif diharapkan mampu mengembangkan keaktifan belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran edutainment dalam menguatkan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Kalirejo. Penelitian ini menggunakan metode quasy eskperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 59 responden yang terdiri dari 30 responden kelas eksperimen dan 29 responden kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi sebagai teknik pokok dan angket sebagai teknik penunjang. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil yang signifikan dari penerapan metode pembelajaran edutainment dalam menguatkan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran PPKn dengan presentase 84,88% yang dibuktikan dengan banyaknya peserta didik mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, dan melakukan aktivitas belajar dengan games. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari penerapan metode pembelajaran edutainment dalam menguatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn. Keywords: Aktivitas belajar, pembelajaran PPKn, edutainment Abstract Student activites are often a problem in the learning process. The use of varied learning methods is expected to be able to develop students' active learning. This research aims to determine the application of edutainment learning methods in strengthening student activity in civic education subject at SMP Negeri 2 Kalirejo. This research used a quasi-experimental method with a quantitative approach. The research sample consisted of 59 respondents consisting of 30 experimental class respondents and 29 control class respondents. Data collection techniques use observation techniques as the main technique and questionnaires as a maintenance technique. Based on the research results, significant results were obtained from the application of edutainment learning methods in strengthening student activity in civic education subject with a percentage of 84.88% as evidenced by the large number of students asking questions, answering questions, and carrying out learning activities with games. This shows that there were significant differences in the application of edutainment learning methods in strengthening students' learning activities in civic education subject. Keywords: Learning activities, civic education, edutainment
Kecerdasan Interpersonal Dalam Membentuk Civic Engagement Warga Negara Muda Ana Mentari; Dika Yumanda; Devi Sutrisno Putri; Rohman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6269

Abstract

Abstract The development of civic engagement among young citizens is crucial as it directly impacts the quality of human resources and plays a key role in guiding the nation's progress towards the fulfillment of societal, national, and state ideals. Civic engagement is intricately linked to public life and requires strong interpersonal intelligence in young individuals who represent the future generation of the nation. This study employs a qualitative approach using a literature review to descriptively outline the role of interpersonal intelligence in shaping civic engagement among young citizens. The findings emphasize the vital role of interpersonal intelligence in fostering civic engagement among young citizens, enabling them to actively participate and be visible members of society. Keywords: Interpersonal Intelligence, Civic Engagement, Young Citizen Abstrak Pembentukan civic engagement bagi warga negara muda sangat diperlukan karena aspek yang terkandung di dalamnya dapat menentukan kualitas sumber daya manusia warga negara muda serta memiliki tujuan dalam menentukan arah kemajuan bangsa, yang bermuara pada tercapainya cita-cita masyarakat, bangsa, dan negara. Civic engagement sangat berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat publik. Maka dari pada itu, dibutuhkanlah kecerdasan interpersonal yang mumpuni dalam diri individu warga negara muda sebagai wajah kualitas generasi muda bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang akan menjabarkan secara deskriptif mengenai kecerdasan interpersonal dalam membentuk civic engagement warga negara muda. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal sangat diperlukan dalam pembentukan civic engagement warga negara muda, dikarenakan dengan kecerdasan interpersonal maka pemuda sebagai warga negara muda mampu tampil, berpartisipasi dan aktif untuk terlihat langsung di dalam masyarakat. Kata Kunci: Kecerdasan Interpersonal, Civic Engagement, Warga Negara Muda
Peningkatan Pemahaman Konsep Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia pada Peserta Didik Melalui Media Pembelajaran Poster Digital Rifki Ramzan Adi Putra; Yunisca Nurmalisa; Devi Sutrisno Putri
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penggunaan media pembelajaran poster digital dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada konsep kolaborasi antar budaya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik di SMAN 2 Pringsewu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 responden yang terdiri dari 35 responden kelas eksperimen dan 35 responden kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif yang digunakan untuk mendeskripsikan data penelitian berupa pemahaman peserta didik dalam pembelajaran PPKn sebagai hasil dari penggunaan media pembelajaran poster digital pada kelas eksperimen dan media papan tulis pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwasanya terdapat perbedaan pemahaman materi identitas dan kolaborasi budaya pada peserta didik yang menerapkan media pembelajaran poster digital (kelas eksperimen) dibuktikan dengan uji analisis N-Gain Score. Pembelajaran di kelas ekperimen lebih interaktif dibandingkan dengan dengan kelas kontrol dilihat dari banyaknya peserta didik yang mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, mendengarkan penjelasan guru, menjelaskan dan memberikan contoh serta menyimpulkan materi yang sedang dipelajari. Hasil posttest dari kelas ekperimen dan kontrol mengalami perbedaan di mana hasil kelas eksperimen lebih unggul dibandingkan dengan kelas kontrol. Pemahaman materi identitas dan kolaborasi budaya peserta didik dikelas eksperimen dengan media pembelajaran poster digital berkategori efektif sedangkan dikelas kontrol yang menerapkan media pembelajaran papan tulis berkategori tidak efektif.
Dampak Kegiatan Bratasena Fordika Terhadap Penanaman Nilai Sikap Kepedulian Sosial Bagi Anggota Fordika FKIP Universitas Lampung Abdillah, Ade Arif; Yanzi, Hermi; Putri, Devi Sutrisno; Pitoewas, Berchah; Siswanto, Edi
Journal of Social Science Education Vol 5, No 1 (2024): Vol 5, No 1 (2024) Journal of Social Science Education
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan melihat bagaimana Pengaruh Kegiatan Bratasena Fordika terhadap Penanaman Nilai Sikap Kepedulian Sosial Bagi Anggota Fordika FKIP Universitas Lampung Periode Kepengurusan 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian yakni Mahasiswa Program Studi PPKn FKIP Universitas Lampung angkatan 2018-2020 selaku anggota Fordika periode kepengurusan 2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 67  responden dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik angket dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni menggunakan uji regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 20. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana diperoleh thitung  untuk variabel kegiatan Bratasena Fordika sebesar 6,765 dan ttabel  dengan dk = 67-2 = 65 pada α 0.05 sebesar 1,668.Kata Kunci: Organisasi Kemahasiswaan, Fordika, Kegiatan Bratasena, Sikap, Kepedulian SosialDoi: https://doi.org/10.23960/JIPS/v5i1.51-58
Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Keterampilan Sosial Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas Yumanda, Dika; Nurmalisa, Yunisca; Putri, Devi Sutrisno; Mentari, Ana
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v4i1.2021

Abstract

Dekadensi moral yang terjadi seiring perkembangan zaman telah menimbulkan dampak buruk bagi keterampilan sosial peserta didik sebagai generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Budaya Sekolah terhadap Keterampilan Sosial Peserta didik SMA Negeri 16 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik SMA Negeri 16 Bandar Lampung tahun pelajaran 2023/2024. Hasil penelitian diketahui bahwa budaya sekolah mempengaruhi keterampilan sosial peserta didik sebesar 45% dengan hasil dari analisis regresi yang menunjukan nilai signifikansi lebih kecil dari probabilitas atau 0,000 < 0,05, maka hipotesis Ho ditolak dan Hi diterima. Hasil yang didapat menunjukkan adanya pengaruh budaya sekolah terhadap keterampilan sosial peserta didik SMA Negeri 16 Bandar Lampung. Sekolah melalui budaya sekolah yang berlaku dan berkembang di dalamnya bertujuan sebagai wadah guna memperkenalkan dan menginternalisasikan nilai-nilai moral dan norma yang baik sebagai pondasi yang kuat bagi pembentukan keterampilan sosial peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwasannya budaya sekolah dapat membentuk keterampilan sosial peserta didik SMA Negeri 16 Bandar Lampung.