Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

BEST PRACTICE PENGGUNAAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENGATASI PERMASALAHAN BELAJAR SISWA I PUTU ANGGANATA; ANDI HUDIAH; SULFIATI SULFIATI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v2i4.1796

Abstract

This Best Practice aims to address student learning problems by using a project-based learning model to address student learning outcomes problems. The implementation method used includes conducting guidance with lecturers and tutors in determining the learning model. Learn innovative learning models. Determine the learning model, methods and media used in learning, namely the Project Based Learning learning model, with discussion, assignment and role play methods. From the best practice results, it can be concluded that this best experience is considered successful in overcoming learning problems carried out by students. This student feels that learning with these methods can improve the results of each student's knowledge. These results increased in the first assessment of 81 and the second assessment of 88 then the average total value increase was 7.95. ABSTRAKBest Practice ini bertujuan untuk mengatasi permaslahan siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran project based learning untuk mengatasi permasalahan hasil belajar siswa. Metode pelaksanaan yang digunakan antara lain adalah melakukan bimbingan dengan dosen dan guru pamong dalam menentukan model pembelajaran. Mempelajari model pembelajaran inovatif. Menentukan model pembelajaran, metode dan media yang digunakan dalam pembelajaran yakni model pembelajaran Project Based Learning, dengan metode diskusi, penugasan dan role play. Dari hasil praktik terbaik didapatkan kesimpulan dari pengalaman terbaik ini dinilai berhasil dalam mengatasi permasalahan pembelajaran yang dilakukan siswa. Hal ini siswa merasa bahwa pembelajaran dengan metode tersebut dapat meningkatkan hasil pengetahuan masing-masing siswa. Hasil tersebut meningkat pada penilaian pertama sebesar 81 dan penilaian kedua sebesar 88 lalu rata-rata total kenaikan nilai tersebut sebesar 7.95.
Increasing energy values of biscuits with tempe purée and sardines flour as the ingredient substitutions Slamet Widodo; Andi Hudiah
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.54 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v8i1.33167

Abstract

Abstract. This research and development study aims to investigate the energy values of biscuits made of tempe purée ad sardines flour (sardinella). The experiment was conducted in the Laboratory of Home Economics Department (PKK) in Engineering Faculty of Universitas Negeri Makassar. The used data collection technique is documentation from proximate analysis. The used data analysis technique is descriptive analysis. The process of making biscuits using tempe purée and sardines flour starts with weighing all the ingredients, mixing, weighing the dough for 1 biscuit, moulding the dough, placing in the oven and baking, remove from the oven and cooling, then packing the biscuits. The results showed that the nutritional values based on the proximate test of the biscuit formula with the substitution of tempe purée and sardines flour showed that the calorie value increased to 7.8 kcal, fat value increased to 1.72 grams, and calcium value increased to 5.59 grams. Keywords: Biscuit, Sardines Flour, Tempe Purée
PKM PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KUE TRADISIONAL SUBSTITUSI TEMPE UNTUK PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA Andi Hudiah; Slamet Widodo; Gawarti Gawarti
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Program Kemitraan Masyarakt (PKM) ini adalah Keluraran Lammpanua Terletak di Kecamatan Pamboang kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Masalahnya adalah: (1) Mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan bagaimana cara membuat kue tradisional subtitusi tempe dengan baik dan benar. (2) Mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan bagaimana cara mengemas kue tradisional subtitusi tempe sehingga bisa menarik dan bisa dijual disupermarket atau semacamnya. (3) Mitra belum memiliki pengetahuan yang memadai untuk bisa membuat perencanaan penjualan hasil pembuatan kue tradisional subtitusi tempe yang sudah dikemas. Metode  yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktek secara langsung membuat olahan tempe non lauk dan membuat rencana penjualan olahan tempe non lauk. Berdasarkan hasil PKM ini menunjukkan bahwa: 1). Mitra sudah mengetahui cara membuat kue tradisional subtitusi tempe, 2). Mitra sudah bisa mengemas kue tradisional subtitusi tempe sehingga bisa menarik dan bisa dijual di  supermarket atau semacamnya, dan 3). Mitra sudah bisa membuat perencanaan penjualan hasil pembuatan kue tradisional subtitusi tempe yang sudah dikemas. Kata Kunci : Kelompok petani, Kue Tradisional Subtitusi Tempe, PKM
Perbaikan Status Gizi Siswa TK Aisiyah Bustanul Athfal dengan Intervensi Makanan Cair Berbasis Tepung Beras Merah Slamet Widodo; Rosa Rahayu; Andi Hudiah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.508 KB)

Abstract

Abstract. The research objective is the participation of liquid food substitution of soybean husk flour to the nutritional status of children under five years. The design of the Randomized Controlled Trial (RCT) Single Blind Pre-post Study. The number of respondents 30, given liquid food for 30 days. Before and after the intervention measurements of body weight, body height. Paired t-test analysis method. Research controls for energy 165 and 2.6 Kcal, control 152 ± 3.96 Kcal, protein control 11.3 ± 2.1 g; treatment 13.2 ± 4 g. Changes in control body weight 18.3 ± 3.56 kg to 18.67 ± 3.56 kg, treatment 19.5 ± 2.35 cm to 19.8 ± 5.56 cm. Weight gain after consuming liquid food Improve the body of malnourished children to become normal children. Conclusion Nutritious feeding for 30 days improves nutritional status Keywords: Malnutrition, Liquid Food, Ari Soybean Flour
Pengaruh Sosial Ekonomi Dan Konsumsi Harian Terhadap Status Gizi Anak TK Hikmah Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu Slamet Widodo; Rica Cahyani; Gawarti Gawarti; Andi Hudiah; Nur Rahmadani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.75 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh sosial ekonomi dan kosumsi harian terhadap status gizi anak Tk Hikmah. Penelitian ini merupakan penelitian survei gizi dengan metode survey. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli–Agustus 2021 di TK Hikmah Kecamatan Lamasi. Data dikumpulkan dengan menilai mutu konsumsi  harian dengan menghitung kandungan energi dan protein dengan mengacu cut of point <120% (lebih), 90-119% (normal/ideal), 80-89% (defisit ringan), 70-79% (defisit sedang), > 69% (defisit berat). Status gizi; <-2SD (gizi buruk), -2SD sd <-1SD (gizi kurang), -1SD sd 1SD (gizi baik/normal), 1 SD sd 2 SD (gizi lebih) dan > 2 SD (Overweigh).  Analisis data menggunakan rata-rata frekuensi, dan regresi. Hasil menunjukkan sosial ekonomi dan konsumsi harian yaitu energi dan protein tidak ada pengaruh yang signifikan atau lemah terhadap status gizi. Pengaruh sosial ekonomi terhadap status gizi yaitu 6,0% (sangat rendah) sedangkan pengaruh konsumsi harian terhadap status gizi yaitu 19,6% (sangat rendah). Kata Kunci: Anak TK, Konsumsi Harian, Sosial Ekonomi, Status Gizi
Development Of Traditional Cakes Substituting Tempe To Improve The Family Economy Andi Hudiah; Slamet Widodo; Nahriana Nahriana
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.276 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah pembuatan kue tradisional subtitusi tempe. Tahap kedua adalah uji penerimaan oleh panelis. Tahap ketiga adalah pengemasan kue tradisional subtitusi tempe sehingga bisa menarik dan bisa menambah nilai jual. Bertujuan untuk : (1) Mengetahui proses pembuatan kue tradisional subtitusi tempe (2) Mengetahui tanggapan panelis terhadap kue tradisional subtitusi tempe (3) Mengetahui cara mengemas kue tradisional subtitusi tempe. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dimulai proses pembuatan kue tradisional subtitusi tempe, menggunakan dokumentasi foto dan video. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Peserta telah memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan  Kue Tradisional Substitusi Tempe dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan tersebut sehingga dapat dimanfaatkan untuk manambah penghasilan keluarga. (2) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesuakaan panelis terhadap kue singkong isi tempe menunjukkan 45%  panelis Suka. (3) Peserta telah memiliki pengetahuan yang memadai untuk bisa mendesain kemasan produk mereka Kata Kunci: Pengembangan , Kue Tradisional, Tempe
Pelatihan Pembuatan Nasi Jamur Tiram dengan Berbagai Varian Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu-Ibu Rumah Tangga Andi Hudiah; Syamsualam Syamsualam; Nahriana Nahriana; Rissa Megavitry
DEDIKASI Vol 25, No 1 (2023): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v25i1.46820

Abstract

Abstrak. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga mengenai inovasi olahan jamur tiram. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar Jl. Borongbulo, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri atas 4 tahap yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi, serta rencana tindak lanjut. Adapun beberapa permasalahan yang dihadapi mitra adalah (1) tingginya produksi jamur tiram tidak sebanding dengan daya simpan jamur tiram, (2) kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh mitra sasaran dalam mengolah jamur tiram, dan (3) kurangnya solusi alternatif olahan masakan yang bervariasi, enak, dan bernutrisi dengan harga terjangkau. Untuk mengukur keberhasilan pelaksanaan program, maka digunakan beberapa instrumen seperti instrumen pemahaman mengenai inovasi jenis olahan jamur tiram dan manfaat jamur tiram serta instrumen evaluasi kebermanfaatan program pelatihan bagi para mitra sasaran. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pelatihan yang diberikan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai inovasi jenis olahan jamur tiram. Kata Kunci: jamur tiram, nasi jamur, varian rasa 
INOVASI PEMBUATAN COOKIES DENGAN PENAMBAHAN KOL ANDI HUDIAH; GAWARTI GAWARTI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v3i4.2536

Abstract

This research is an experimental research aimed at finding out: 1) The process of making cookies with the addition of cabbage, 2) The panelists' acceptance of making cookies with the addition of cabbage. This research was carried out at the Family Welfare Education Laboratory, Faculty of Engineering, Makassar State University. The data collection methods used are documentation, score sheets and questionnaires. The data analysis techniques used are descriptive analysis, mean, anova difference test, and duncan test. The organoleptic test results consisted of 20 panelists with the research results showing that: 1) The process of making cookies with the addition of cabbage starts from preparing tools and ingredients, weighing the ingredients, mixing the ingredients, then mixing them until evenly distributed then molding and baking. 2) Panelists' acceptance of organoleptic tests on cookie products with the addition of cabbage. The best formula produced is the F2 product. Based on the results of the respondent's assessment, 95% accepted, 0% were neutral and 5% did not accept. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen bertujuan untuk mengetahui: 1) Proses pembuatan cookies dengan penambahan kol, 2) Penerimaan panelis terhadap pembuatan cookies dengan penambahan kol. Penelitian ini dilaksanakan di Labroratorium Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, score sheet, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, mean, uji beda anova, dan uji duncan. Hasil uji organoleptik terdiri dari 20 orang panelis dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses pembuatan cookies dengan penambahan kol dimulai dari persiapan alat dan bahan, penimbangan bahan, pencampuran bahan, lalu dimixer hingga merata lalu dicetak dan dioven. 2) Penerimaan panelis terhadap uji organoleptik pada produk cookies dengan penambahan kol formula terbaik yang dihasilkan adalah produk F2. Berdasarkan hasil penilaian responden 95% menerima, 0% netral dan 5% tidak terima.
Innovation and nutritional content analysis in making Kue Lumpur using green broccoli (Brassica oleracea var. italica) puree as substitute ingredient Andi Hudiah; Ida Fitri Bohari; Rika Riwayani; Slamet Widodo
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 9, No 1 (2024): March
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v9i1.1266

Abstract

Broccoli is abundant in fiber, vitamins, and minerals and is useful as a complement to main dishes. However, the use of broccoli during baking is still limited. Therefore, an experiment was conducted to explore the use of broccoli as a substitute in the recipe of a traditional cake, Kue Lumpur, as a traditional Indonesian snack for various events. This study aimed to determine how to make green broccoli puree, the process of making Kue Lumpur with green broccoli puree substitution, the response of panelists, and the nutritional content of Kue Lumpur from green broccoli puree substitution. The experimental design research was conducted at Makassar State University from December 2021 to February 2022. The participants were 16 trained panelists. Data collection was carried out using documentation and questionnaires (Scoresheet). The process of making broccoli puree involves separation, blanching, steaming, and mashing in four formulations: F1 (10%), F2 (20%), F3 (30%), and F4 (40%). Data were analyzed using ANOVA and Duncan's t-test. The organoleptic Kue Lumpur with green broccoli puree substitution had significant acceptability (p<0,05) in formula F2 (20% green broccoli puree and 80% potato) according to color, texture, and taste.  In conclusion, Kue Lumpur in formula F2 is very good based on organoleptic and hedonic properties, and shows that the aroma tends to be more fragrant and preferred.
Manfaat Hasil Belajar Manajemen Bakery Pastry Sebagai Kesiapan Membuka Usaha Pada Mahasiswa PKK Konsentrasi Tata Boga FT UNM Amir, Umrah; Haerani, Rani; Hudiah, Andi
HomeEC Vol 19, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v19i1.61279

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manfaat hasil belajar manajemen bakery pastry berkaitan dengan pembuatan perencanaan usaha bakery; (2) manfaat hasil belajar manajemen bakery pastry berkaitan dengan pelaksanaan usaha bakery; (3) manfaat hasil belajar manajemen bakery pastry berkaitan dengan evaluasi usaha bakery; (4) manfaat hasil belajar manajemen bakery pastry sebagai kesiapan membuka usaha bakery. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar. Populasi angkatan 2018 dan 2019 konsentrasi Tata Boga dengan jumlah sampel sebanyak 28 responden yang telah lulus menempuh mata kuliah manajemen bakery pastry. Metode pengumpulan data adalah angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan manfaat hasil belajar manajemen bakery pastry berkaitan dengan pembuatan perencanaan usaha bakery menunjukkan persentase sebesar 61,11% dengan kriteria bermanfaat, manfaat hasil belajar manajemen bakery pastry berkaitan dengan pelaksanaan usaha bakery menunjukkan persentase sebesar 68,25% dengan kriteria bermanfaat, manfaat hasil belajar manajemen bakery pastry berkaitan dengan evaluasi usaha bakery dengan persentase sebesar 64,88% dengan kriteria bermanfaat, dan untuk manfaat hasil belajar manajemen bakery pastry sebagai kesiapan membuka usaha bakery menunjukkan persentase sebesar 68,89% dengan kriteria bermanfaat, dengan demikian rerata persentase dari keseluruhan hasil belajar manajemen bakery pastry sebesar 65,78% dengan kriteria bermanfaat, mengandung implikasi bahwa hasil belajar mahsiswa pada mata kuliah manajemen bakery pastry bermanfaat untuk kesiapan membuka usaha bakery.Kata kunci: Perencanaa, Pelaksanaan, Evaluasi, kesiapan membuka usaha, Manajemen Bakery pastry