Claim Missing Document
Check
Articles

Found 45 Documents
Search
Journal : JUPE

PENGARUH PEMBELAJARAN DRILL DAN BERMAIN TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR PERMAINAN BOLAVOLI Rizki Dwi Cahya; Sudirman Husin; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 2 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Drill dan Bermain terhadap keterampilan gerak dasar permainan bola voli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperiment dengan desain penelitian pre test, ordinal pairing, treatment, post test. Sampel sebanyak 60 siswa yang dibagi dalam 3 kelompok yaitu,Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 6 Bandar Lampung dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 60 siswa menggunakan teknik random sampling . Teknik pengambilan data untuk tes keterampilan gerak dasar ini menggunakan Tes Ketepatan bolavoli. Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians ( ANAVA).Hasil analisis data menunjukan bahwa pendekatan drill dapat meningkatkan keterampilan gerak permainan bolavoli secara signifikan 10,726 3,15) begitu pula pendekatan bermain menujukan peningkatan secara signifikan ( 4,597 3,15). Perbedaan pengaruh menunjukan bahwa pendekatan pembelajaran drill lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan gerak dasar permainan bolavoli dibandingkan dengan pendekatan Bermain (6,129 3,15).
HUBUNGAN KOORDINASI MATA-TANGAN DAN KECEPATAN REAKSI DENGAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH Novan Permana; Sudirman Husin; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research to find out the correlation between the coordination of hand-eye and the speed reaction trough the under passing volleyball of the male students grade XI at MA NU (Islamic Senior High School Nurul Ulum) Kotagajah 2012/2013. And it is hoped to be able give the advantages for researcher and the sport teacher as the source to reach sport especially for volleyball. The research uses descriptive correlational method. The population of this research is all of the male students MA NU (Islamic Senior High School Nurul Ulum) Kotagajah, centre of lampung. That follow the volleyball extra activite with 30 students. Because the population on this research is less than 100, so, population be a sample, this research called population research. The result of this research shows the number of correlation between speed reaction and under passing skill is 0, 787 than the coefisien correlation hand-eye coordination with under passing skill is 0, 878.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan koordinasi mata-tangan dan kecepatan reaksi dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli pada siswa putra kelas XI MA Nurul Ulum Kotagajah 2012/2013. Dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan guru penjaskes sebagai bahan mengajar dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran penjaskes khususnya cabang bolavoli. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa putra MA NU (Madrasah Aliah Nurul Ulum) Kotagajah Lampung Tengah yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolavoli yang berjumlah 30 siswa. Karena populasi dalam penelitian ini kurang dari 100 maka seluruh populasi dijadikan sampel, penelitian ini juga disebut penelitian populasi. Hasil penelitian menunjukan korelasi kecepatan reaksi dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli sebesar 0,787 selanjutnya koefisien korelasi koordinasi mata-tangan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli sebesar 0,878.Kata kunci : koordinasi, kecepatan, reaksi, passing bawah
Hubungan Panjang Lengan Dan Kekuatan Otot Lengan Dengan Keterampilan Passing Bawah Andy Nurkholiq; Sudirman Husin; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 4 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between arms length and arm muscle strength with skill passing under volleyball. This research use correlation method, population and sample is student extracurricular volleyball SMA Negeri 5 Bandar Lampung that is 25 people. The analysis technique used is multiple correlation analysis. The research instrument used Antrpometer, Girp Dynammeter, and under passing. Based on the analysis result obtained correlation coefficient between arms length and arm muscle strength with skill passing down shows value F_hitung 20,967 3,443 F _ table. Since the F Counts are greater than the F table, there is a significant relationship between arm length and arm muscle strength with lower passing skills.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan dengan keterampilan passing bawah bola voli. Penelitian ini menggunakan metode korelasional, populasi dan sampel adalah siswa ekstrakulikuler bola voli SMA Negeri 5 Bandar Lampung yaitu 25 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis korelasi ganda. Instrumen penelitian menggunakan Antrpometer, Girp Dynammeter, dan passing bawah. Berdasarkan hasil analisis diperoleh koefisien korelasi antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan dengan keterampilan passing bawah menunjukkan nilai . Karena hasil Fhitung lebih besar dari pada Ftabel, maka ada hubungan yang signifikan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan dengan keterampilan passing bawah.Kata kunci : kekuatan otot lengan, panjang lengan, passing bawah
Hubungan Kelincahan dan Kecepatan dengan Gerak Dasar Dribble Bola Tangan Fitra Wijaya; Sudirman Husin; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 3 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out the relation of agility and speed with basic motion dribble handball at students. The type of research is correlation descriptive method. The population of research is all students of 11th grade, while the sample of research is 32 students of 11th grade Daarul Maarif islamic senior high school. The data are collected by test. The data are analyzed by using quantitative analysis technique with Product Moment Correlation and multiple correlation. The result shows that there is a significant relation of agility and speed with basic motion dribble handball students.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kelincahan dan kecepatan dengan gerak dasar dribble bola tangan siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI, sedangkan sampel penelitian adalah 32 siswa kelas XI MA Daarul Maarif. Instrumen pengumpul data berupa tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif yaitu rumus korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan dan kecepatan dengan gerak dasar dribble bola tangan siswa.Kata kunci: dribble, kecepatan, kelincahan
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN AKURASI SHOOTING DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU Agung Kurnia Wardana; Sudirman Husin; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to improve the accuracy of shooting at students who took Futsal Extracuricular with the use of tools such as bicycle tires, plastic balls, and plastic bottles with 1500 ml size. The methodology used was a Classroom Action Research with subjects were students who took Futsal Extracuricular totaling 28 students. This study used three cycles, each cycle was different given tools. While data collection techniques were done by observation and using the shooting test instrument. These results indicated an increase in shooting accuracy by using the tools on each cycle. The first cycle produced 9 students learning completeness of 32.14% with a 25.64% rate of effectiveness, the second cycle to 14 students or 50% with the level of effectiveness of 48.72 and in the third cycle to 24 students or 85.71% of the level 82.05% effectiveness.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan akurasi shooting pada siswa yang mengikuti Ekstrakulikuler Futsal dengan penggunaan alat bantu berupa ban sepeda, bola plastik dan botol plastik dengan ukuran 1500 ml. Metodelogi yang digunakan adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan subjek penelitian adalah siswa yang mengikuti Ekstrakulikuler Futsal yang berjumlah 28 siswa. Penelitian ini menggunakan tiga siklus, setiap siklus diberikan alat yang berbeda. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan menggunakan instrumen tes shooting. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan akurasi shooting dengan menggunakan alat bantu pada setiap siklusnya. Siklus pertama menghasilkan ketuntasan belajar 9 siswa sebesar 32,14 % dengan tingkat efektifitas 25,64 %, siklus kedua menjadi 14 siswa atau sebesar 50% dengan tingkat efektifitas 48,72 dan pada siklus ketiga menjadi 24 siswa atau sebesar 85,71% dengan tingkat efektifitas 82,05%.Kata kunci : akurasi, futsal, meningkatkan, second penalty, shooting.
PERAN KEBUGARAN JASMANI TERHADAP AKTIVITAS FISIK Divya Zuhra Rahmawati; Sudirman Husin; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the state of physical fitness of eighth grade students of SMP Negeri 2 Limau towards physical activity both at school and outside school. The method used in conducting this research is qualitative descriptive. The subjects of this study were eighth grade students at SMP Negeri 2 Limau  with 164 students, 70 male students, and 94 female students. The technique of collecting the data is through the Multistage Fitness Test (Bleep Test). The results showed that the students who had overall physical fitness to the physical activity of student were at a lower level.Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan keadaan kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Limau terhadap aktivitas fisik baik disekolah maupun diluar sekolah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Limau berjumlah 164 siswa, 70 siswa putra dan 94 siswa putri. Teknik pengumpulan data melalui tes Multistage Fitness Test (Bleep Test). Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa SMPN 2 Limau Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus yang secara keseluruhan kebugaran jasmani terhadap aktivitas fisik siswa SMP Negeri 2 Limau Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus berada pada tingkat kurang.  Kata kunci :aktivitas fisik, kebugaran jasmani, multistage fitness test
HUBUNGAN MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK DENGAN KETERAMPILAN GERAK DASAR SEPAK TAKRAW Handoyo Handoyo; Rahmat Hermawan; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 3 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to find out how the relationship of intrinsic motivation and extrinsic motivation with basic movement skill of takraw. Method of this research was descriptive correlational method. Technique analysis used multiple correlation. This research did in SMAN 1 Semaka Tanggamus with sample as 26 taken by 105 student as population. Technique for taking the sample in this research was random sampling. Analysis data used correlation product moment technique. The results of this research showed, there is a significant relationship between intrinsic motivation with basic movement skill of takraw as 0,412. Meanwhile, there isn’t significant relationship between extrinsic motivation with basic movement skill of takraw as 0,114. Furthermore, there is a significant relationship between intrinsic and extrinsic motivation with basic movement skill of takraw as 0,418.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi ganda (multiple corelation). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Semaka Tanggamus dengan sampel penelitian berjumlah 26 siswa yang diambil dari populasi penelitian yang berjumlah 105 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Analisis pengolahan data menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi intrinsik dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw dengan koefesien korelasi sebesar 0,412. Sedangkan motivasi ekstrinsik dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan koefesien korelasi sebesar 0,114. Selanjutnya motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik memiliki hubungan yang signifikan dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw dengan kooefisien korelasi sebesar 0,418.Kata kunci: ekstrinsik, intrinsik, motiviasi, sepak takraw.
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN HASIL RENANG GAYA BEBAS Ferdiansyah Ferdiansyah; Suranto Suranto; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 1 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know whether there is any relationship between limb muscle strength and arm muscle strength with the result of crawl stroke men students in SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung in 2016. The method used in this research is Correlational descriptive method. Samples in this study are 20 students of swimming extracurricular in SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung in 2016. From the research that has been done can be concluded that limb muscle strength and arm muscle strength had a significant relationship with it crawl stroke results on male student of SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung in 2016.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot lengan dengan hasil renang gaya bebas pada siswa putra SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung Tahun 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 siswa putra ekstrakulikuler renang yang ada di SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung Tahun 2016. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot lengan mempunyai hubungan yang signifikan dengan hasil renang gaya bebas pada siswa putra SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung tahun 2016.Kata kunci: kekuatan, otot lengan, otot tungkai, renang gaya bebas
PERBANDINGAN MODEL LATIHAN PEREGANGAN STATIS DAN DINAMIS TERHADAP FLEKSIBILITAS Aditya Permana Putra; Sudirman Husin; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how big the model comparison exercise static stretching and dynamic stretching models and models which are more effective exercises for flexibility. Methodology used in this study is experimental data analysis of the results of the initial test and final test model of static stretching and dynamic stretching exercises models using a single variance analysis technique. In the model of static stretching exercises come tcount 8.765 ttable = 2.042 which means rejected (H0) so no influence model of static stretching exercises. In the model of dynamic stretching exercises come tcount 3,041 ttable = 2.042, then reject the null hypothesis (H0) that there was an effect of stretching models dynamic. While the analysis of the final test model group differences static stretching exercises and stretching exercises dynamic models obtained tcount 3,041 ttable = 2.042 so that there are differences between groups of models of static and dynamic stretching exercises for flexibilityPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan model latihan peregangan statis dan model peregangan dinamis serta model latihan mana yang lebih efektif terhadap fleksibilitas. Metodologis yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen teknik analisis data dari hasil tes awal dan tes akhir model latihan peregangan statis dan model latihan peregangan dinamis menggunakan teknik analisa varians tunggal. Pada model latihan peregangan statis didapat thitung 8,765 ttabel = 2,042 yang berarti tolak ( H0 ) sehingga ada pengaruh model latihan peregangan statis. Pada model latihan peregangan dinamis didapat thitung 3,041 ttabel = 2,042 maka tolak hipotesis nol ( H0 ) sehingga ada pengaruh model peregangan dimanis. Pada analisis perbedaan tes akhir kelompok model latihan peregangan statis dan model latihan peregangan dinamis didapat thitung 3,041 ttabel = 2,042 sehingga ada perbedaan yang antara kelompok model latihan peregangan statis dan dinamis terhadap fleksibilitasKata kunci:dinamis, feksibilitas, pergangan statis.
Pengaruh Circuit Training Tehadap Kebugaran Jasmani Siswa SMP Kurniawan Effendi; Sudirman Husin; Rahmat Hermawan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research to find out the increase in health condition after circuit training practice. The research uses experimental methods, the total sample determined by a purposive sampling is 60 people. Data were collected by using physical fitness test on 2010 consisting of 50 m run, hang the elbows bend 60 seconds, sit-up 60 seconds, jump straight, and run 1000 m (for male) and 800 m (for female). Analysis technique of the data was uji-t. From the result the researcher obtained the value t count t table (8.066 2.179) and the Sig, (2-tailed) (0.000 0.05) (Son) and (Princess) values of t count t table (9.552 2.120) and Sig, (2-tailed) value (0.000 0.05), that means there are significant influence on the circuit training student healt condition. The conclusions circuit training exercise can increase health condition of Bandar Lampung student in Junior Hight School.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kebugaran jasmani setelah latihan circuit training. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, jumlah sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan test kebugaran jasmani tahun 2010 yang terdiri dari lari 50 m, gantung siku tekuk 60 detik, sit-up 60 detik, loncat tegak, dan lari 1000 m.(Putra), 800 m (Putri).Teknik analisis data yaitu analisis uji-t. Dari hasil penelitian diperoleh nilai t hitung t tabel (8.066 2.179) dan Nilai Sig, (2-tailed) (0.000 0.05) (Putra) dan (Putri) nilai t hitung t tabel (9.552 2.120) dan Nilai Sig, (2-tailed) (0.000 0.05), artinya terdapat pengaruh yang signifikan circuit training terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa. Kesimpulan nya latihan circuit training dapat meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa SMPN 8 Bandar LampungKata Kunci : Circuit Training, Kebugaran Jasmani, Ekstrakurikuler Taekwondo,  Karate, dan Pencak Silat