Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Kepercayaan dan Repeat Order Konsumen Mirna Rafki; Idris Parakkasi; Sirajuddin Sirajuddin
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 3, No 2 (2022): JIEFeS, December 2022
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v3i2.4868

Abstract

The rapid development of business and technology has had a positive impact on the business world so that attention to consumer trust and repeat orders is an important thing that must be considered. The purpose of this study is to analyze the role of Islamic business ethics in increasing consumer confidence and the implications for increasing consumer repeat orders. This study uses a qualitative method with a type of phenomenological research. The data sources used are primary and secondary data. Primary data was obtained through observation and direct interviews with 14 informants while secondary data was obtained from relevant literature. The research results show that CV. Sibuh Soppeng Regency focuses its operations on two things, namely service and marketing by implementing Islamic business ethics. Several indicators are used in building consumer trust such as good service, honesty, keeping promises, being responsible for consumers, and working on time which has implications for repeat orders from these consumers. Perkembangan bisnis dan teknologi yang semakin pesat membawa dampak positif dalam dunia bisnis sehingga perhatian terhadap kepercayaan dan repeat order konsumen menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran etika bisnis Islam dalam meningkatkan kepercayaan konsumen serta implikasinya terhadap peningkatan repeat order konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung dengan 14 informan sedangkan data sekunder didapat dari literatur yang relevan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa CV. Sibuh Kabupaten Soppeng memfokuskan operasionalnya pada dua hal yaitu pelayanan dan pemasaran dengan mengimplementasikan etika bisnis Islam. Beberapa indikator digunakan dalam membangun kepercayaan konsumen seperti pelayanan yang baik, kejujuran, menepati janji, bertanggung jawab terhadap konsumen, serta bekerja tepat waktu yang berimplikasi terhadap repeat order dari konsumen tersebut. 
Mu’nah Dalam Operasional Pegadaian Syariah Inatul Hinaya; Muslimin Kara; Sirajuddin Sirajuddin
Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol 5 No 4 (2023): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 
Publisher : Research and Strategic Studies Center (Pusat Riset dan Kajian Strategis) Fakultas Syariah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.045 KB) | DOI: 10.47467/alkharaj.v5i4.1910

Abstract

Since 2018 the central sharia pawnshop has launched a digital sharia pawn service application to make it easier for customers to transact. However, until now, the lack of understanding of Andi Tonro's Sharia Pawnshop customers regarding the fees that must be paid at Sharia Pawnshops, especially Mu'nah (maintenance fees) makes customers hesitate to use the application. The purpose of this study is to analyze the application of Mu'nah (maintenance costs) in the sharia pawnshop unit andi tonro and the application of mu'nah (maintenance costs) in the Islamic pawnshop Andi Tonro unit in an Islamic perspective. The type of research used in this research is a case study with a descriptive qualitative approach. The results showed that Mu'nah (maintenance costs) in the operation of Andi Tonro's Sharia Pawnshop Unit was applied to the maintenance of each pawned item. The legal basis for implementing Mu'nah is based on MUI Fatwa 92/DSN-MUI/IV/2014 and has been approved by the OJK (Financial Services Authority). The application of Mu'nah (maintenance fees) in the operation of Andi Tonro's Sharia Pawnshop Unit continues to apply even though there are administrative costs and insurance costs. This is done to ensure that the condition of the pawned goods remains the same when it was first pawned. The application of Mu'nah (maintenance costs) at Andi Tonro's Sharia Pawnshop Unit is in accordance with Islamic teachings because in the MUI Fatwa 92/DSN-MUI/IV/2014 point six part 3 In the event that rahn (dain/marhun bih) occurs because of borrowing money (akad qardh), then Murtahin's income only comes from Mu'nah (maintenance/guarding services) for marhun whose amount must be determined at the time of the contract as ujrah in the ijarah contract. Keywords: Mu’nah;Sharia Pawnshop;Pawnshop sharia digital service.
Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Mekanisme Penghimpunan dan Pengelolaan Zakat di Kelurahan Tolo Barat Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto Sebrina; Irda Husnul Kotimah; Sirajuddin
ORGANIZE: Journal of Economics, Management and Finance Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.579 KB) | DOI: 10.58355/organize.v2i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan mekanisme pengawasan penghimpunan zakat di Kelurahan Tolo Barat Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto, mengetahui perbedaan antara realisasi penerimaan zakat dan potensi zakat itu sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpukan data sekunder dari berbagai sumber dan hasil wawancara ke beberapa informan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kemungkinan besar masyarakat lebih memilih untuk menyalurkan zakatnya langsung kepada muzakki atau di mesjid, dikarnakan tingkat pemahamannya yang minim terkait zakat apalagi sebagian besar masyarakat hanya mengetahui keberadaan zakat fitrah saja sedangkan zakat lainnya tidak mengetahui akan hal itu. Terkait mekanisme pengawasan zakat terdiri dari pengawasan internal dan eksternal, dimana pengawasan ekternal tidak berjalan begitu baik karna kurangnya masyarakat membayar zakat maal (harta) di KUA.
Tinjauan terhadap Perjanjian Sistem Pembayaran Menggunakan Ringgi’ dalam Praktik Gadai Sawah Husnul Khatimah Syarif; Rohani; Sirajuddin
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2023): Dialektika, Sosial dan Budaya (Juni 2023)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/ad.v4i1.144

Abstract

Gadai sawah yaitu menjadikan suatu harta menjadi jaminan atas utang dengan beberapa ketentuan. Gadai sawah dalam pandangan islam terdapat beberapa rukun dan syarat serta ketentuan yang harus dipenuhi. Gadai sawah di Desa Labuaja menjadi salah satu alternatif yang banyak diminataioleh masyarakat untuk memperoleh pinjaman, namun perjanjian dibuat masih berdasarkan pada hukum adat istiadat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik gadai sawah dalam tradisis gadai sawah di Desa Labuaja Kecamatan Cenrana dan bagaimana tinjauan ekonomi islam terhadap praktik gadai sawah tersebut. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kualitatif menggunakan pendekatan penelitian fenomonologi. Seumber data yang digunakan adalah sumber data primer yaitu data yang diperoleh lngsung dari sumber utama. Adapaun data yang diperoleh melalui metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gadai sawah dilakukan tanpa adanya batasan waktu yang jelas sehingga barang gadai akan kembali kepada rahin apabila utang telah dilunasi. Praktik gadai sawah dalam tradisis gadai sawah yang terjadi di Desa Labuaja dalam tinjauan ekonomi islam mengalami kecacatan akad karena adanya pemanfaatn barang gadai yang dilakukan secara berlarut-larut oleh murtahin. Pemanfaatan ini termasuk nilai tambah yang diperoleh dari pemberian utang dan termasuk kedalam golongan riba, serta terdapat unsur dzalim dari pihak murtahin kepada rahin.
SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM INDONESIA Nur Afiah; Sirajuddin; Idris Parakkasi
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Al Mutsla Juni 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i1.612

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pembahasan mengenai sejarah pemikiran ekonomi Islam di Indonesia ketika zaman penjajahan belanda dan ketika Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya serta beberapa tokoh penting yang berpengaruh di dalamnya. Pada masa Kolonialisme Belanda, pemikiran ekonomi Islam di Indonesia mengalami penindasan dan pengabaian. Sistem ekonomi kolonial yang didominasi oleh kapitalisme Barat menekan pengembangan ekonomi Islam. Pada awal abad ke - 20, terjadi kebangkitan pergerakan Islam modern di Indonesia yang juga berdampak pada ekonomi Islam. Gerakan ini menekankan pentingnya gerakan pembaruan dalam praktek kegamaan termasuk ekonomi. Metodologi dalam penelitian ini adalah kualitatif studi kepustakaan. Studi historis diperlukan untuk mengkonstruksi perbedaan tersebut. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pemikiran ekonomi dalam mencapai tujuan ekonomi Islam oleh para tokoh menetapkan prinsip-prinsip filosofis Islam sebagai pedoman. Prinsip-prinsip yang muncul dari ketiga tokoh di atas, yakni prinsip persaudaraan, persamaan dan kebersamaan, keadilan, dan keselamatan. Prinsip-prinsip tersebut membentuk suatu sistem yang mempengaruhi perilaku manusia dalam aktivitas ekonomi.
Implementasi Peraturan Daerah Berbasis Syariah Di Pantai Tanjung Bira Aninda Aprilia; Idris Parakkasi; Sirajuddin
FADZAT: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Riyadlul Jannah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58787/fdzt.v3i2.44

Abstract

Regional Regulation Number 3 of 2002 concerning Prohibition, Supervision, Control, Distribution and Sale of Alcoholic Drinks andRegional Regulation Number 5 of 2003 concerningMuslim Women and Muslim Women's Clothing are two examples of sharia law that have beenimplemented in Bulukumba Regency. To understandand assess the community's reaction to the formationof Sharia-Based Regional Regulations at Tanjung Bira Beach, Bulukumba Regency, this study seeks tounderstand the mechanisms and implementation ofpolicies as well as policy implementation. Suchstudies use a phenomenological approach and focus onhow individual participants perceive their experiences. based on an investigation into the spike in alcohol useamong Bulukumba residents and questions about theclothing worn by tourists. The regional governmentand its staff, especially Kesbangpolinmas and Satpol Pamong Praja, have attempted to interact and persuadeyoung people who use alcohol and traders who sellalcohol, especially regional drinks, by taking firmaction against violations of regional law, formingBuserda Teams (Regional Hunters and Sergeants), andcarrying out supervision and enforcement of alcohol in the field. They also gave strict warnings to employeeswho were not wearing Muslim clothing and were drunk. The community responded positively to theimplementation of this regional regulation which madeTanjung Bira Beach, Bulukumba Regency, experiencea decrease in crime rates.
Form Of Implementation Of Good Corporate Govarnance Principles At Laznas Wahdah Inspiration Muhammad Fajar Ramadan; Ahmad Busyairi; Sirajuddin Sirajuddin; Muslimin Kara; Nurfiah Anwar; Rahmawati Muin; Muhammad Nasri Katman
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 6 No. 1 (2024): All articles in this issue include authors from 5 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v6i1.4972

Abstract

The country with the largest Muslim population makes Indonesia have a large zakat potential, namely 233 trillion, but this large potential is inversely proportional to what has been collected, namely only 1% of the potential or 10 trillion. The implementation of GCG is considered to be one solution to increase the realization of zakat. the. Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) is a Laznas that shows collection performance that has increased significantly, which is the basis for the author to conduct research to find out what form of GCG implementation in WIZ Makassar City is based on guidelines.good governance published by the National Committee for Governance Policy (KNKG). This research is qualitative with a phenomenological approach. The results of the research show that WIZ has implemented GCG well in accordance with the provisions issued by the National Committee for Governance Policy (KNKG), but at the point of transparency there is one indicator that has not been fulfilled optimally, namely the absence of detailed financial reports on the internet network so that This means that the principle of transparency is not perfectly implemented, but this is fine because it is not required according to Law No. 23 of 2011 but only requires periodic reporting to the government, in this case Baznas and the Ministry of Religion
Pengaruh Brand Image dan Labelisasi Halal Terhadap Keputusan Pembelian Produk Wardah Dengan Religiusitas Sebagai Variabel Moderasi Yeni Susilo Wati; Sirajuddin Sirajuddin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i6.2500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh brand image dan labelisasi halal terhadap keputusan pembelian produk Wardah dengan religiusitas sebagai variabel moderasi. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, terutama di kalangan konsumen Muslim. Brand image dikenal sebagai salah satu faktor kunci dalam membentuk persepsi konsumen, sementara labelisasi halal menjadi aspek penting bagi konsumen Muslim dalam memastikan kepatuhan terhadap syariat. Namun, penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang beragam terkait pengaruh kedua faktor ini terhadap keputusan pembelian. Religiusitas, yang mencerminkan tingkat keyakinan dan praktik keagamaan konsumen, diyakini dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh brand image dan labelisasi halal. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner dari 285 responden di Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Wardah, sedangkan labelisasi halal tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Religiusitas terbukti mampu memoderasi hubungan antara labelisasi halal dan keputusan pembelian, tetapi tidak memoderasi hubungan antara brand image dan keputusan pembelian. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis mengenai peran religiusitas dalam memoderasi keputusan pembelian, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk lebih memperhatikan aspek religiusitas konsumen dalam strategi pemasaran produk.
Pengaruh IT, Literasi Keuangan dan Persepsi Return Terhadap Ketertarikan Mahasiswa UINAM Dalam Berinvestasi di Reksadana Syariah Baso Akib; Abdul Wahab; Sofyan Sofyan; Sirajuddin Sirajuddin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7656

Abstract

Penelitian ini mengkaji Minat Mahasiswa UINAM dalam berinvestasi Reksadana Syariah dengan menggunakan variabel pengaruh teknologi informasi, pengaruh literasi keuangan, pengaruh persepsi return terhadap minat investasi reksadana syariah pada mahasiswa UINAM.  Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi informasi, literasi keuangan dan persepsi return terhadap minat investasi reksadana syariah pada mahasiswa UINAM. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, observasi dan dokumentasi. Teknik purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini. Sampel yang digunakan berjumlah 224 sampel, adapun metode analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dan teknik analisis data menggunakan aplikasi spss. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) secara parsial pemanfaatan teknologi informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat investasi reksadana syariah pada mahasiswa UINAM. (2) secara parsial literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap minat investasi reksadana syariah pada mahasiswa UINAM. (3) secara parsial persepsi return berpengaruh signifikan terhadap minat investasi reksadana syariah pada mahasiswa UINAM. (4) secara simultan pemanfaatan teknologi informasi, literasi keuangan dan persepsi return berpengaruh signifikan terhadap minat investasi reksadana syariah pada mahasiswa UINAM.
CONSUMPTION BEHAVIOR OF ISLAMIC ECONOMIC PERSPECTIVE DURING THE COVID-19 PANDEMIC Alma Alma; Muhammad Wahyuddin Abdullah; Sirajuddin
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 24 No. 01 (2023): Profetika Jurnal Studi Islam 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v24i01.1687

Abstract

The purpose of this study is to determine the impact and consumptive behavior of students from an Islamic economic perspective. The research methodology used is a qualitative descriptive field research and research locations on students at the Faculty of Economics and Islamic Business. The criteria used by researchers are students who like to shop online or directly to sellers. Students who have an above average economy or students who have their own income. And students whose lives follow the trend. The results of this study indicate that the consumptive behavior of the students of the Faculty of Economics and Islamic Business during the pandemic is still relatively active in the form of impulse buying, waste, and seeking pleasure. Consumptive behavior from an Islamic economic perspective is a bad deed,