Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efek Suplementasi Probiotik Oral Sebagai Terapi Tambahan pada Pasien Dermatitis Atopik Nailatul Fadhila; Gardenia Akhyar; Fory Fortuna; Ennesta Asri; Endrinaldi Endrinaldi; Yusticia Katar
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 4 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v4i2.849

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis atopik merupakan peradangan kulit yang menjadi beban penyakit non-fatal dalam dermatologi. Etiologinya belum diketahui secara pasti. Probiotik merupakan bakteri baik yang memiliki potensial untuk menjadi terapi tambahan dermatitis atopik. Objektif: Kajian literatur sistematis ini dilakukan untuk mengetahui efek dari suplementasi probiotik oral sebagai terapi tambahan pada pasien dermatitis atopik. Metode: Studi literatur ini merupakan kajian literature sistematis. Pencarian literatur dilakukan di tiga pangkalan data, yaitu Pubmed, Proquest, dan The Cochrane Central Register of Controlled Trials (CENTRAL). Hasil: Terdapat sebelas studi yang dimasukkan dalam kajian literature sistematis ini dengan 918 kasus dermatitis atopik. Kesimpulan: Probiotik memberikan efek terapi berupa penurunan indeks SCORAD dan meningkatkan kualitas hidup pasien. serta dapat dijadikan sebagai opsi terapi tambahan pada pasien dermatitis atopik
Edukasi Masyarakat Mengenai Toksikan Abadi (Forever Chemicals) dalam Kosmetik Bersifat Waterproof Ilmiawati Ilmiawati; Liganda Endo Mahata; Gestina Aliska; Rahmatini Rahmatini; Julizar Julizar; Yusticia Katar; Erlina Rustam; Elly Usman
Warta Pengabdian Andalas Vol 30 No 4 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.30.4.708-714.2023

Abstract

Per- and poly-fluoroalkyl substances (PFAS) are synthetic chemicals added to cosmetics for their waterproof property to obtain a long-lasting application. PFAS is highly persistent, hence called the forever chemicals. This community outreach was aimed to educate the public on PFAS exposure through waterproof cosmetics and its health implications. Our webinar was attended by 84 people, 50 of whom responded to the pre-and post-test. An expert delivered the presentation of the educational content. There was an increase in attendees’ test scores from 56.4±21.3 to 88.4±19.0 (mean±SD; paired t-test, p<0.05). The webinar improved attendees’ knowledge of PFAS exposure from waterproof cosmetics and its potential effects on health.
Hubungan Komorbid dengan Outcome Pasien Terkonfirmasi COVID-19 Di RSUP M. Djamil Padang Tahun 2020 Adiiba Turfha Zahira; Ida Rahmah Burhan; Yusticia Katar; Yuniar Lestari; Fenty Anggrainy; Fathiyyatul Khaira
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i10.p1592-1600.2024

Abstract

Tujuan : Penelitian bertujuan Untuk mengetahui hubungan komorbid dengan outcome pasien terkonfirmasi COVID-19 di RSUP. M. Djamil Padang tahun 2020. Metode : Penelitian bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dan diolah dengan menggunakan teknik total sampling , yaitu semua pasien terkonfirmasi COVID-19 yang dirawat di RSUP M.Djamil Padang berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi . Jumlah sampel penelitian sebanyak 468 pasien terkonfimasi COVID-19 yang dirawat pada periode Maret – Desember 2020. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat berupa Chi-Square . Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara komorbid dengan outcome pada pasien terkonfirmasi COVID-19 (p=0,010) di RSUP. M.Djamil Padang. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antara komorbid dengan outcome pada pasien terkonfirmasi COVID-19.
KEPATUHAN MEMINUM OBAT ADJUVAN HORMONAL PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ari Yanto Wijaya; Daan Khambri; Yusticia Katar; Wirsma Arif Harahap; Biomechy Oktomalio Putri; Elfira Yusri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i1.6631

Abstract

Latar Belakang: Beberapa studi telah menunjukkan bahwa kepatuhan menjalani terapi adjuvan hormonal oral mampu meningkatkan survival rate pada pasien kanker payudara dengan ER+ atau PR+. Munculnya pandemi COVID-19 di awal tahun 2020 dapat mempengaruhi kepatuhan pasien karena masyarakat tidak bisa beraktivitas seperti biasanya. Objektif: Tujuan penelitian adalah mengetahui kepatuhan meminum obat adjuvan hormonal pada pasien kanker payudara di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada masa pandemi COVID-19.Metode: Penelitian merupakan studi observasional dengan desain penelitian potong-lintang (cross sectional). Studi penelitian ini diikuti oleh 75 responden. Kepatuhan dinilai menggunakan Medication Posession Rate (MPR) dan kuesioner MMAS-8 yang telah dimodifikasi. Profil sosiodemografi dan klinis responden diperoleh melalui wawancara di Poliklinik Bedah, Sub Divisi Bedah Onkologi menggunakan kuesioner terstruktur dan pengamatan rekam medis responden.Hasil: Kepatuhan pasien adalah sebesar 93.3% (70 dari 75 pasien). Hasil analisis bivariat menunjukkan faktor ekonomi memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan terapi. Kesimpulan: Kepatuhan meminum obat yang tinggi pada pasien kanker payudara di RSUP Dr. M. Djamil Padang dan direkomendasikan untuk memberikan perhatian lebih terhadap pasien berpendapatan rendah