Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Literasi Digital Guru Berbasis Deep Learning sebagai Upaya Transformasi Pendidikan Rahmad Bustanul Anwar; Dwi Rahmawati; Mustika Mustika; Maulfi Alvansuri; Suci Kumala Dewi; Muhammad Rafly; Ade Gunawan
SINAR SANG SURYA Vol 10 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4577

Abstract

Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Literasi Digital Guru Berbasis Deep Learning merupakan upaya strategis dalam mendukung transformasi pendidikan di era digital. Guru dituntut untuk memiliki kompetensi dalam memanfaatkan teknologi terkini, khususnya dalam deep learning, guna meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan literasi digital guru dalam deep learning. Metode kegiatan meliputi FGD, pelatihan, praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan dalam mengintegrasikan literasi digital pada proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru terhadap literasi digital dalam deep learning, keterampilan menghasilkan dan menggunakan sumber belajar digital. Selain itu, pendampingan membantu guru lebih percaya diri dalam menerapkan teknologi digital secara kreatif dan produktif. Program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan kompetensi guru serta mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran modern yang mendukung transformasi pendidikan menuju arah yang lebih inklusif, kolaboratif, dan berdaya saing.
ENHANCING PRE-SERVICE MATHEMATICS TEACHERS’ REPRESENTATION SKILLS THROUGH GEOGEBRA-INTEGRATED PROBLEM BASED LEARNING Yeni Rahmawati; Dwi Rahmawati; Rina Agustina; Rahmad Bustanul Anwar; Nurul Farida; Siti Khotijah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14741

Abstract

Representasi matematis menjadi elemen penting dalam memahami, menjelaskan, dan memecahkan fenomena dunia nyata. Minimnya pembelajaran berorientasi pada masalah nyata menyebabkan rendahnya kemampuab representasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis melalui integrasi problem based learning dan geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian mahasiswa semester ganjil tahun 2024/2025 yang menempuh mata kuliah geometri dasar berjumlah 16 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Intrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan soal tes telah dinyatakan valid oleh ahli bidang pembelajaran matematika. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa N-Gain 0,47 dengan kategori sedang yang berarti penerapan problem based learning PBL berbantu Geogebra efektif terhadap peningkatan kemampuan representasi mahasiswa. Kesimpulannya adalah problem based learning berbantu Geogebra dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis mahasiswa. Penelitian ini memberikan implikasi untuk mengimplementasikan problem based learning berbantu Geogebra.
Students’ Mathematical Reasoning Based on Polya’s Problem-Solving Stages From A Gender Perspective Sri Utari; Dwi Rahmawati; Rahmat Bustanul Anwar; Sutrisni Andayani; Nego Sihaluhung
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v11i1.1092

Abstract

This study aims to analyze the mathematical reasoning abilities of junior high school students through Polya's problem-solving stages, taking gender differences into account. A qualitative approach was employed within a descriptive research framework. Data collection was conducted at SMP Muhammadiyah 4 Metro, involving both male and female students. The data collection methods included tests, interviews, and documentation to ensure accurate recording of all activities. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. To ensure data validity, the triangulation method was applied by comparing the results of tests and interviews. The findings indicate that male students demonstrate superior mathematical reasoning skills compared to female students. Furthermore, female students tend to struggle with drawing conclusions when solving problems based on the processes they undertake.