Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Elkawnie

Al-Qur’an and Modern Geoscience: Part I Muhammad Zaini; Mulyadi Abdul Wahid; Abd Mujahid Hamdan
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i1.6828

Abstract

Abstract : Islamic tradition and science have been going through a long history. The Islamic world centred in the Middle East was once a centre of knowledge that was marked by the birth of prominent Islamic scientists and the development of knowledge and technology. Islamic tradition and science are naturally integrated. For instance, it can be seen from the necessity of Earth science knowledge in Islamic ritual practising. However, the decline of Muslim civilization also had an impact on science, including in the field of geoscience. This paper seeks to explain the relationship between the Tafsir al-Qur’an and geoscience, among of them are about the creation of the earth, the structure of the earth, as well as tectonic and volcanism, wherein al-Qur’an they are delivered in many parts.Abstrak : Tradisi Islam dan sains mengalami sejarah yang panjang. Dunia Islam yang berpusat di Timur Tengah pernah menjadi pusat pengetahuan yang ditandai dengan lahirnya ilmuan Islam terkemuka dan pengembangan pengetahuan dan teknologi. Tradisi Islam dan sains terintegrasi secara alamiah termasuk integrasi antara ilmu kebumian dan peribadatan ummat Islam. Namun, kemunduran Islam juga berdampak pada kemunduran di bidang sains, termasuk pada bidang kebumian. Makalah ini berupaya memaparkan hubungan antara tafsir-tafsir Al-Quran dengan ilmu kebumian, diantaranya penciptaan bumi, struktur bumi, serta tetonika dan vulkanisme, dimana hal tersebut telah disebutkan di beberapa bagian di dalam Al-Quran.
Perluasan Model Statik Black Hole Schwartzchild Abd Mujahid Hamdan
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v1i2.538

Abstract

Telah dilakukan perluasan model black hole schwartzchild dengan pendekatan metrik yang gayut waktu. Selain itu, dianalisis pula konsekuensi fisis akibat black hole bergerak dengan kecepatan seragam terhadap pengamat. Hasil yang di luar dugaan adalah ternyata horizon peristiwa terus mengalami perluasan bagi pengamat bila black hole mengalami gerakan dengan kecepatan seragam. Perluasan model ini pada akhirnya menunjukkan terjadinya pergesaran biru (blue-shift).
The Application and Relevancy of Rainfall-Runoff-Inundation (RRI) Model in Indonesia M. Faisi Ikhwali; Budi Azhari; Alfin Khari; Suardi Nur; Abd Mujahid Hamdan; Kingkao Prommacot
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v9i1.14577

Abstract

Abstract: Indonesia has a very large number of watersheds and has a very diverse size. Damage to several watersheds in Indonesia has also occurred and often results in catastrophic floods and droughts that threaten people. The presence of the RRI Model with its capabilities will help contribute to watershed management in order to solve water resource problems. The RRI model is a two-dimensional (2D) model capable of simulating runoff, rainfall, and flood inundation simultaneously. The use of this model in Indonesia has reached 13 times which was compiled based on the number of publications on the application of the RRI model. All of these publications have passed peer-reviewed papers from both journals and conference papers. Applications have been made in several places including the Solo watershed, the Upper Citarum watershed, the Batanghari watershed, and the upstream Brantas watershed. Given the increasing number of problematic watersheds in Indonesia, the use of this model has the prospect and relevancy of being carried out in other watersheds. However, until now, researchers have had challenges in building hydrological models because of the constraints on the availability of climatological and hydrological data in the watershed. Therefore, in addition to improving the data measuring infrastructure in the field, remote sensing techniques are also needed in an effort to generate targeted watershed information. In fact, the effort to utilize remote sensing in generating unmeasurable data in the field has been successfully conducted in several studies.Abstrak: Indonesia memliki jumlah DAS yang sangat banyak dan memiliki ukuran yang sangat beragam. Kerusakan beberapa DAS di Indonesia juga telah terjadi dan sering berakibat bencana banjir dan kekeringan yang mengancam penduduk setempat. Kehadiran Model RRI dengan kemampuannya akan membantu berkontribusi dalam memajemen DAS ataupun dalam usaha untuk menyelesaikan permasalahan sumberdaya air. Model RRI adalah suatu model dua dimensi (2D) yang memiliki kemampuan untuk mensimulasikan limpasan curah hujan dan genangan banjir secara simultan. Penggunaan model RRI ini di Indonesia telah mencapai 13 kali, yang tercatat berdasarkan jumlah publikasi yang terkait dengan aplikasi model RRI. Semua publikasi tersebut telah melewati peer-review baik dari jurnal maupun dari konferensi. Aplikasi telah dilakukan dibeberapa tempat termasuk DAS Solo, DAS Citarum, DAS Batanghari, dan DAS Brantas. Mengingat jumlah DAS yang bermasalah di Indonesia semakin meningkat, maka penggunaan model ini memiliki prospek untuk dilakukan di DAS lain. Namun sampai saat ini, para peneliti memiliki tantangan dalam membangun permodelan hidrologi karena terkendala pada ketersediaan data klimatologi dan hidrologi di dalam DAS. Oleh karena itu, selain peningkatan infrastruktur pengukur data dilapangan dan teknik pengindraan jauh juga diperlukan dalam usaha menyediakan informasi DAS yang ditargetkan. Usaha penggunaan teknik pengindraan jauh dalam menyediakan data yang tidak terukur dilapangan telah sukses dan terbukti dilakukan di beberapa studi.