Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis Of Factors Influencing The Use Of Contraception And Fertility Devices In Kubu District, Karangasem District Ni Kadek Intan Rahayu; I Ketut Sudibia
International Journal of Economics and Management Sciences Vol. 1 No. 3 (2024): August : International Journal of Economics and Management Sciences
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijems.v1i3.114

Abstract

The population problem faced by developing countries to date is the birth or fertility rate which is increasing every year. The use of contraceptives is one of the family planning programs implemented by the BKKBN to control fertility levels and suppress population growth. The objectives of this research are 1) To analyze the influence of education level, employment status, patriarchal culture, and family income on the use of contraceptives in Kubu District, Karangasem Regency. 2) To analyze the influence of education level, employment status, patriarchal culture, family income, and use of contraceptives on fertility in Kubu District, Karangasem Regency. 3) To analyze the indirect influence of education level, employment status, patriarchal culture, and family income to Fertility levels through the use of contraceptives in Kubu District, Regency Karangasem. The analysis techniques used in this research are descriptive analysis techniques and path analysis. The data used is primary data totaling 123 samples. The results of this research show that 1) level of education, employment status, and family income have a positive and significant influence on the use of contraceptives in Kubu District, Karangasem Regency. 2) patriarchal culture has a negative and significant effect on the use of contraceptives in Kubu District, Karangasem Regency. 3) education level, employment status, family income and use of contraceptives have a negative and significant effect on fertility in Kubu District, Karangasem Regency. 4) patriarchal culture has a positive and significant influence on fertility in Kubu District, Karangasem Regency. 5) the use of contraceptives has a direct effect in mediating employment status on fertility in Kubu District, Karangasem Regency.
Analysis Of Factors That Influence Economic Growth And Poverty Levels In Buleleng Regency Nyoman Aprilianita Harta Dewi; I Ketut Sudibia
International Journal of Management Research and Economics Vol. 2 No. 3 (2024): August : International Journal of Management Research and Economics
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/ijmre-itb.v2i3.1943

Abstract

Poverty is a problem often experienced by developing countries. The poverty rate in the North Bali region is still very high when compared with other districts/cities in Bali Province. Therefore, the problem of poverty is a shared responsibility, especially for the government as a supporter of the process of improving people's lives in a government to immediately find a solution in efforts to overcome poverty. The objectives of this study are 1) to analyze the effect of education level, wages and population on economic growth in Buleleng Regency, 2) to analyze the effect of education level, wages, population and economic growth on poverty levels in Buleleng Regency, 3 ) to analyze the level of education, wages, population has an indirect effect on poverty levels through economic growth in Buleleng Regency. The analysis techniques used in this research are descriptive analysis and path analysis. The data used is 13 time series data from 2010-2022. The results of this research show that 1) the level of education has a positive and significant effect on economic growth in Buleleng district, 2) population has a positive and significant effect on the poverty level in Buleleng district 3) Economic growth can mediate the level of education, minimum wage, population on poverty level in Buleleng district. The Buleleng Regency government must continue to carry out programs to improve education and the economy so that poor people can enjoy education and open access to employment opportunities and improve the quality of human resources.
Determinan Tingkat Pengangguran Dan Kemiskinan Provinsi-Provinsi Di Indonesia Apristha, Komang Rendy Riyan; Sudibia, I Ketut
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.10964

Abstract

Throughout the first semester of 2021, BKPM has completed 58 percent of stalled investments worth IDR 410 trillion out of a total of IDR 708 trillion. The stalled investment came from 11 companies that had been experiencing obstacles in realizing their investments. The decline in economic movements in Indonesia has led to increasing unemployment. The main objective of this study is to analyze the direct influence of economic growth, HDI, and investment variables on unemployment and poverty and to analyze the indirect influence of economic growth, HDI, and investment variables on poverty through unemployment rate. The design in this study used an associative quantitative research design. The results showed that economic growth, HDI, and investment significantly affect the unemployment and poverty rates of provinces in Indonesia. Specifically, economic growth and HDI have a direct impact on unemployment and poverty, while investment contributes directly to a decrease in unemployment. The results of this study have important implications for economic development policies at the provincial level. They highlighted the need to formulate policies that strengthen economic growth, improve human quality through HDI, and encourage sustainable investment to address the challenges of unemployment and poverty in Indonesia.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Remitan Ke Daerah Asal oleh Pekerja Migran Nonpermanen di Kota Denpasar Nyoman Desy Mas Hendrawati, Ni; Ketut Sudibia, I
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i3.46

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh langsung pendapatan migran, keberadaan keluarga di daerah asal, dan status pekerjaan terhadap pengeluaran pekerja migran nonpermanen; untuk menganalisis pengaruh langsung pendapatan, keberadaan keluarga di daerah asal, status pekerjaan dan pengeluaran terhadap jumlah remitan pekerja migran nonpermanen; dan untuk menganalisis apakah variabel pengeluaran memidiasi pengaruh pendapatan, status pekerjaan dan keberadaan keluarga terhadap jumlah remitan pekerja migran nonpermanen. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berbentuk asosiatif. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner diolah dengan SPSS versi 24. Hasil penelitian menemukan bahwa, pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran, keberadaan keluarga di daerah asal memiliki pengeluaran lebih besar dibandingan dengan tidak adanya keluarga di daerah asal, pekerja migran dengan status pekerjaan formal memiliki pengeluaran lebih besar dibandingan dengan status pekerjaan informal, pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap remitan yang dikirimkan oleh pekerja migran ke daerah asal, keberadaan keluarga di daerah asal menyebabkan pemberian remitan lebih besar dibandingan dengan tidak adanya keluarga di daerah asal, status pekerjaan formal memiliki pengaruh yang lebih besar pada remitan yang dikirimkan dari Kota Denpasar ke daerah asal dibandingan dengan status pekerjaan informal, serta pengeluaran memediasi pengaruh pendapatan dan keberadaan keluarga di daerah asal sementara itu pengeluaran tidak memediasi pengaruh status pekerjaan terhadap remitan yang diberikan oleh pekerja migran nonpermanen.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Dan Fertilitas Di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Suryadana, I Putu Aditya; Sudibia, I Ketut
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11177430

Abstract

Berdasarkan latar belakang masalah penelitian sebagai berikut. 1) Untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan orang tua, pendapatan keluarga, dan preferensi jenis kelamin terhadap penggunaan alat kontrasepsi di Kecamatan Manggis. 2) Untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan orang tua, pendapatan keluarga, dan prefensi jenis kelamin terhadap tingkat fertilitas di Kecamatan Manggis. 3) Untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan orang tua, pendapatan keluarga, dan prefensi jenis kelamin terhadap tingkat fertilitas melalui penggunaan alat kontrasepsi di Kecamatan Manggis. Responden dari penelitian ini adalah wanita usia subur yang memiliki kriteria 1) wanita Pasangan Usia Subur (PUS), 2) pada saat penelitiaan yang bersangkutan ada di tempat penelitian, sebanyak 122 orang dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan accidental sampling pengolahan data dianalisis dengan menggunakan Teknik analisis deskriptif, analisis jalur (path analysis),dan uji sobel. Hasil penelitian didapatkan bahwa pendidikan dan pendapatan memiliki pengaruh secara positif terhadap lama penggunaan alat kontrasepsi dan pengaruh negatif terhadap fertilitas di Kecamatan Manggis, sedangkan Preferensi jenis kelamin memiliki pengaruh secara negatif terhadap lama penggunaan alat kontrasepsi dan pengaruh positif terhadap fertilitas di Kecamatan Manggis
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PEKERJA PEREMPUAN PADA INDUSTRI GENTENG DI DESA PEJATEN DAN DESA NYITDAH DI KABUPATEN TABANAN Handayani, Ni Kadek Sinta; Sudibia, I Ketut
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29608

Abstract

Menopang kebutuhan ekonomi, khususnya kebutuhan keluarga, sangatlah penting mengingat kebutuhan manusia semakin rumit. Seiring dengan kemajuan zaman globalisasi modern yang sangat cepat, tuntutan yang dibebankan pada manusia juga semakin besar untuk memenuhi kebutuhannya yang paling mendasar. Ada banyak tekanan sosial dan ekonomi pada rumah modern, oleh karena itu tidak jarang perempuan bekerja di luar rumah untuk membantu menghidupi keluarganya. Perempuan pekerja industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah, Kabupaten Tabanan, akan dianalisis produktivitasnya terkait dengan pengalaman kerja, frekuensi kegiatan adat, jumlah tanggungan anak, dan cara mereka mengalokasikan waktu. Lokasi penelitian adalah Desa Pejaten dan Nyitdah di Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh sebanyak 83 partisipan. Setelah itu kami mengumpulkan informasi dari perempuan pekerja industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah melalui wawancara mendalam, wawancara terstruktur, dan observasi. Dengan menggunakan SPSS 25, kami melakukan pengujian untuk pengujian hipotesis, regresi linier berganda, asumsi klasik, dan analisis data deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa produktivitas perempuan pekerja industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor, antara lain pengalaman kerja, jumlah tanggungan anak, frekuensi kegiatan adat, dan alokasi waktu. Selain itu, pekerja perempuan industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah Kabupaten Tabanan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh faktor alokasi waktu, jumlah anak tanggungan, dan pengalaman kerja terhadap produktivitasnya. Perempuan pekerja industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah, Kabupaten Tabanan, terkena dampak negatif dan signifikan dari fluktuasi frekuensi kegiatan tradisional dalam produksinya.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI UMUR KAWIN PERTAMA DAN FERTILITAS DI KALANGAN MIGRAN DI KECAMATAN KUTA SELATAN Damayanti, Elfira Nur; Sudibia, I Ketut; Marhaeni, Anak Agung Istri Ngurah; Rustariyuni, Surya Dewi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.32180

Abstract

Berdasarkan data BPS Kabupaten Badung menunjukkan bahwa Kuta Selatan memiliki jumlah penduduk pendatang terbanyak di Kabupaten Badung. Tingginya arus migrasi pada Kecamatan Kuta Selatan, dapat memicu pertumbuhan penduduk yang tinggi dan mengindikasikan adanya kelahiran yang tinggi pula menuju Kecamatan Kuta Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor sebagai berikut: (1) usia kawin pertama pada pendatang di Kecamatan Kuta Selatan; (2) pengaruh usia kawin pertama, preferensi gender, status pekerjaan, dan tingkat pendapatan terhadap fertilitas pendatang di Kecamatan Kuta Selatan; dan (3) pengaruh tidak langsung preferensi gender, status pekerjaan, tingkat pendapatan, dan usia kawin pertama terhadap fertilitas pendatang melalui usia kawin pertama di Kecamatan Kuta Selatan. Snowball sampling dan accidental sampling merupakan metode yang digunakan untuk pemilihan sampel dalam penelitian kuantitatif ini. Data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur, dan wawancara mendalam kepada PUS migran di Kecamatan Kuta Selatan kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif, path analysis, uji t dan uji sobel. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa: (1) Pendapatan dan tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap umur kawin pertama di kalangan migran di Kecamatan Kuta Selatan, wanita migran yang bekerja memiliki umur kawin pertama yang lebih tinggi dibandingkan wanita migran yang tidak bekerja, wanita migran yang mempunyai preferensi jenis kelamin memiliki umur kawin pertama yang lebih rendah dibandingkan wanita migran yang tidak mempunyai preferensi jenis kelamin. (2) Pendapatan, tingkat pendidikan, dan umur kawin pertama berpengaruh negatif terhadap fertilitas di kalangan migran di Kecamatan Kuta Selatan, wanita migran yang bekerja memiliki tingkat fertilitas yang lebih rendah dibandingkan wanita migran yang tidak bekerja, wanita migran yang mempunyai preferensi jenis kelamin memiliki tingkat fertilitas yang lebih tinggi dibandingkan wanita migran yang tidak mempunyai preferensi jenis kelamin. (3) Pendapatan, tingkat pendidikan, status ketenagakerjaan, dan preferensi jenis kelamin berpengaruh secara tidak langsung terhadap fertilitas wanita di kalangan migran melalui umur kawin pertama di Kecamatan Kuta Selatan. Hasil penelitian ini memberikan implikasi secara teoritis yaitu mendukung dan memperkuat teori fertilitas Davis dan Blake serta Teori Ronald Freddman.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UMUR KAWIN PERTAMA DAN FERTILITAS DI KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI Afifah, Liestia Nur; Sudibia, I Ketut
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.32727

Abstract

Riset yang diadakan pada kesempatan ini memiliki tujuan menganalisis: pengaruh yang muncul secara langsung dari tingkat pendidikan, status ketenagakerjaan, latar belakang sosial ekonomi orang tua dan juga budaya patriarki pada umur kawin pertama dan fertilitas yang ada di kawasan Kecamatan Kintamani; pengaruh yang muncul secara tanpa langsung dari tingkat pendidikan, status ketenagakerjaan, latar belakang sosial ekonomi orang tua dan budaya patriarki pada fertilitas yang ada di kawasan Kecamatan Kintamani dengan cara menggunakan umur kawin pertama. Banyaknya data jumlah sampel yang dipakai oleh pihak peneliti dalam riset ini ialah 120 Pasangan Usia Subur (PUS) perempuan, dengan memakai metode pengambilan sampel yang bernama purposive sampling. Metode yang dipilih guna memudahkan melakukan pengumpulan data ialah memakai metode observasi non partisipasi, didukung oleh data wawancara dengan secara terstruktur serta juga adanya mengadakan wawancara secara mendalam. Data yang sudah berhasil terkumpul, maka dilanjutkan untuk diolah dengan memakai teknik analisis data yaitu path analysis. Hasil dari melakukan serangkaian riset ini menunjukkan hasil bahwa tingkat pendidikan dan juga latar belakang sosial ekonomi orang tua menghasilkan pengaruh yang tampak positif serta arah signifikan pada umur kawin pertama. Budaya patriarki memunculkan hasil yang berpengaruh tampak negatif serta arah signifikan pada umur kawin pertama. Tingkat pendidikan dan juga latar belakang sosial ekonomi orang tua memunculkan hasil yang berpengaruh tampak negatif serta arah signifikan pada fertilitas. Budaya patriarki menghasilkan pengaruh yang tampak positif serta arah signifikan pada fertilitas. Umur kawin pertama memunculkan hasil yang berpengaruh tampak negatif serta arah signifikan pada fertilitas. Umur kawin pertama berhasil memediasi pengaruh tingkat pendidikan, status ketenagakerjaan, latar belakang ekonomi orang tua dan juga budaya patriarki pada fertilitas.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN DAN PENGIRIMAN REMITAN PEKERJA MIGRAN PERMANEN ASAL PROVINSI JAWA TIMUR DI KOTA DENPASAR Natasya, Dea Nanda Putri; Sudibia, I Ketut
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.32758

Abstract

Di antara kota-kota di Bali yang mengalami peningkatan populasi tercepat adalah Kota Denpasar. Banyak orang mempertimbangkan Kota Denpasar sebagai tempat untuk pindah karena banyaknya prospek pekerjaan, sentralisasi ekonomi, dan sumber daya pendidikan di kota tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pekerja migran dari Provinsi Jawa Timur di Kota Denpasar terhadap pendapatan dan remitansi mereka, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pendidikan, status perkawinan, pengalaman kerja, dan jumlah tanggungan keluarga. Selanjutnya, untuk mengkaji dampak tidak langsung dari status perkawinan, pengalaman kerja, jumlah tanggungan keluarga, dan pendidikan terhadap remitansi yang dikirim pulang oleh pekerja migran dari Provinsi Jawa Timur ke Kota Denpasar melalui variabel intervening pendapatan. Penelitian ini menggunakan strategi pengambilan sampel nonprobabilitas yang menggabungkan pengambilan sampel tidak sengaja dan sengaja. Sementara itu, wawancara terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Sebanyak 124 responden dari Provinsi Jawa Timur di Kota Denpasar diikutsertakan dalam analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendapatan pekerja migran tetap dan jumlah remitansi yang mereka kirim pulang ke Kota Denpasar dari Provinsi Jawa Timur secara langsung dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan jumlah tanggungan yang tinggal di daerah asal. Pekerja migran yang sudah menikah menghasilkan lebih banyak uang daripada migran yang belum menikah dan mengirim lebih banyak uang ke rumah. Melalui variabel intervening pendapatan, kemampuan migran tetap dari Provinsi Jawa Timur untuk mengirim remitansi secara tidak langsung dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, status perkawinan, dan pengalaman keja,
Distribution economics analysis of government interventions in poverty reduction amid the COVID-19 pandemic in Klungkung Regency, Indonesia Marhaeni, AAIN; Sudibia, I Ketut; Tirtayani, I Gusti Ayu; Primajana, Dewa Jati
Journal of Economics and Business Letters Vol. 4 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/jebl.v4i2.304

Abstract

Amid the pursuit of sustainable development goals in Indonesia, with a keen align- ment with the Sustainable Development Goals (SDGs), the pressing issue of poverty alleviation looms large. This study, set in Klungkung Regency, aims to comprehen- sively understand and address key facets of poverty alleviation during the COVID- 19 pandemic. The primary objective of this research is to investigate the impact of the COVID-19 pandemic on the depth of poverty in Klungkung Regency, Indone- sia. To achieve these objectives, our research involved the selection of 37 mainland Klungkung’s villages as our study area. We collected data from a diverse sample of 296 respondents, employing a combination of sampling methods, including acci- dental, snowball, and purposive sampling. Our findings reveal a significant increase in poverty levels among respondents attributable to the COVID-19 pandemic, with discernible variations across different sectors. Notably, agricultural laborers demon- strated greater resilience compared to their non-agricultural counterparts. Crucially, the government’s interventions emerged as pivotal, leading to an enhancement in purchasing capacity among beneficiaries. In terms of implications, this study un- derscores the critical importance of precisely targeted government interventions in poverty alleviation during crises. It highlights the need for policies that focus on both short-term relief and long-term economic stability.
Co-Authors AAIN Marhaeni Adi Wirawan Komang Afifah, Liestia Nur Ali Djamhuri Anak Agung Bagus Putu Widanta Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Anan Agung Adisavitri Apristha, Komang Rendy Riyan arjuntara, i komang agus tri Ayia Br Purba Bahari, I Gede Leo Bernita Devia Aprodita Damayanti, Elfira Nur Dayuh Rimbawan I Nyoman Dewa Putu Yudi Pardita Eka Yani, Ni Putu Rita Emiliana Mariyah Gde Bagus Brahma Putra Handayani, Ni Kadek Sinta I Gde Sudjana Budiasa I Gede Heprin Prayasta I Gede Wiriana I Gede Yudiantara I Gusti Agung Ayu Rai Yudhi Astiti I Gusti Ayu Manuati Dewi I Gusti Ayu Putu Wirathi I Gusti Ayu Tirtayani I Gusti Bagus Indrajaya I Gusti Wayan Murjana Yasa I Ketut Djayastra I Komang Gde Bendesa I Made Sedana Putra I Made Suastika I Made Wisnu Jayakusuma I Nyoman Gede Marta, I Nyoman Gede I Putu Gede Wira Prayoga Putra I Putu Putra Astawa I Wayan Agus Prayogi I Wayan Wana Pariartha I WAYAN WINDIA Ida Bagus Adnyana Ida Bagus Purbadharmaja IGAP Wirathi igusti agung sukrisna Intan Yuli Bhestari Jati Primajana, Dewa Kadek Eka Jayanthi, Ni Komang Arya Purwanto Luh Novayanti Made Heny Urmila Dewi Made Kembar Sri Budhi Maharani Raijaya I Gusti Agung Ayu Karishma Marhaeni, AAIN Maria Vianney Chinggih Widanarto Maya Patricia Wiggers, Maya Patricia Mia Komala Sari Natasya, Dea Nanda Putri Ni Kadek Ayu Purnami Ni Kadek Intan Rahayu Ni Ketut Budiningsih Ni Luh Putu Setia Rahini Ni Luh Putu Yuni Adipuryanti Ni Made Tisnawati Ni Nyoman Desy Mas Hendrawati Ni Nyoman Reni Suasih Ni Nyoman Yuliarmi Ni Putu Ayu Pitaloka Ni Putu Ayu Putri Dharmayanti Ni Putu Martini Dewi Ni Putu Martini Dewi Ni Putu Mita Andharista, Ni Putu Mita Ni Putu Pramitha Purwanti Ni Putu Rusmala Dewi Kartika Ni Putu Trisnayanti Ni Putu Wiwin Setyari Nitiyasa I Gde Novita Yanti, Ni Putu Nyoman Aprilianita Harta Dewi Nyoman Dayuh Rimbawan Nyoman Desy Mas Hendrawati, Ni Nyoman Yuliarmi, Ni Onesimus Yulianus Maja Pradnyadewi, Diah Pramana, I Putu Ivan Adi Pranata, I Gede Arya Primajana, Dewa Jati Puspita Ni Putu Rekha Putra, I Made Yogi Maha Putra, I Putu Adi Subaktha Putra, Ida Bagus Gede Yogi Jenana Putu Ayu Pradnyanita Putu Tara Saraswati Salsabila, Unik Hanifah Sang Ayu Ade Rismha Dwi Sukma Yoni Santana Putra A, Made Sinthya Aryasthini M, Made Sudarsana Arka SURYA DEWI RUSTARIYUNI Suryadana, I Putu Aditya Urtalina, Faga Arta Wijaya, Gede Crisna Yuni Astika Sari Ni Putu