Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of The Young Generation In Stunting Prevention To Create Superior Human Resources In Abang Village, Abang District, Karangasem Regency Marhaeni, A.A.I.N; Nyoman Yuliarmi, Ni; Jati Primajana, Dewa; Pradnyadewi, Diah; Ketut Sudibia, I; Kadek Eka Jayanthi, Ni; Sinthya Aryasthini M, Made; Nyoman Reni Suasih, Ni; Santana Putra A, Made
International Journal Of Community Service Vol. 3 No. 4 (2023): November 2023 ( Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste - Malaysia - USA -
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v3i4.231

Abstract

Addressing and reducing the prevalence of stunting in Indonesia, supported by the reduction of stunting in various regions throughout the country, is a highly relevant program in achieving Indonesia's vision for 2045 as declared by the President of the Republic of Indonesia. In realizing this vision, the program to reduce the prevalence of stunting in Indonesia becomes highly relevant to achieve this overarching goal. Therefore, all elements of society, in accordance with their respective roles, can contribute to supporting the realization of Indonesia's advanced vision. Hence, studies regarding the condition of stunting in its various dimensions become very important and relevant. The purpose of this Community Engagement activity is to: 1) Analyze the knowledge, attitudes, and practices of young generations in stunting prevention in a rural village; 2) Enhance the role of young generations in stunting prevention in their village. The Community Engagement activity was conducted in Abang Village, Karangasem Regency. This regency was chosen because it has the highest prevalence of stunting among the regencies in Bali Province. The activity involved young people in the village, known as "Sekehe Teruna Teruni," as participants in the event, which provided Communication, Information, and Education (KIE) related to stunting prevention. There were three resource persons for this activity, including an academic, a healthcare professional, and a Family Planning field educator. After the socialization, an evaluation was conducted on the participants, and the results were analyzed using descriptive statistics. The analysis revealed the following: 1) About 70% of the participants had heard of the stunting phenomenon, while the remaining 30% had not. Approximately 96% of the participants increased their knowledge about stunting after the KIE, with only about 4% not experiencing an increase in their knowledge. This increase in knowledge influenced their attitudes, making them more willing to participate in stunting prevention through family planning, 2) Data analysis indicated that all participants, 100%, expressed their intent to plan the number of children they would have when they get married according to their economic and other capabilities. Generasi muda berperan penting dalam penurunan/ pencegahan stunting karena generasi muda ini yang akan melahirkan anak-anak nantinya sehingga dapat dijaga kualitas anak yang dilahirkan sehingga stunting dapat dicegah/ diturunkan dengan peran dari generasi muda tersebut.
Peranan Modal Sosial terhadap Pilihan Strategi Penanggulangan Pekerja Pariwisata Bali di Masa Pandemi Covid-19 Ni Ketut Budiningsih; Ni Putu Pramitha Purwanti; I Ketut Sudibia; Putu Tara Saraswati
Journal of Economics Development Issues Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Economics Development Issues
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jedi.v7i1.302

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana modal sosial mempengaruhi pilihan strategi penanggulangan rumah tangga pekerja pariwisata selama pandemi Covid-19. Data penelitian ini merupakan data primer. Responden adalah pekerja pariwisata dari seluruh kabupaten di Bali. Estimasi data menggunakan model probabilitas linier dengan fixed effects untuk menyelesaikan permasalahan endogenitas di tingkat kabupaten. Modal sosial penting dalam menentukan pilihan strategi penanggulangan. Jenis kelamin, usia, dan pendidikan merupakan karakteristik penting kepala rumah tangga yang mempengaruhi strategi penanggulangan rumah tangga. Selain itu, rasio jumlah anak dan lokasi rumah tangga juga merupakan karakteristik penting rumah tangga yang menentukan strategi penanggulangan rumah tangga. Oleh karena itu, pemerintah dalam menetapkan kebijakan di masa krisis harus memberikan perhatian lebih pada kelompok rentan, seperti rumah tangga yang dikepalai oleh orang tua, rumah tangga yang dikepalai oleh perempuan, atau rumah tangga dengan rasio anak yang tinggi. Modal sosial penting dalam hasil penelitian ini. Oleh karena itu, dalam mendorong kebijakan tersebut, pemerintah dapat memanfaatkan kelompok sosial yang ada di masyarakat. Belum banyak penelitian yang menganalisis strategi coping pekerja pariwisata Bali. Penelitian-penelitian yang telah ada menggunakan analisis kualitatif atau statistik deskriptif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada penelitian strategi penanggulangan pekerja pariwisata Bali dan estimasi menggunakan alat analisis ekonometrika.
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF SOCIAL AND ECONOMIC FACTORS ON THE USE OF CONTRACEPTION AND FERTILITY IN KUTA DISTRICT Ni Putu Ayu Pitaloka; I Ketut Sudibia
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Vol. 2 No. 10 (2024): October
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The population problem is a problem faced by almost all developing countries in the world, including Indonesia, which is the country with the fourth largest population in the world after India, China and the United States. The objectives of this research are 1) Analyzing the direct influence of education level, income, migration status and gender preference on the duration of contraceptive use, 2) Analyzing the direct influence of education level, income, migration status and gender preference on the number of children born alive, and 3) Analyze the indirect influence of education level, income, migration status and gender preference on the number of children born alive through the duration of contraceptive use. This research was conducted in Kuta District. The respondents in this study were 121 EFA samples using a non-probability sampling method. Data analysis techniques use descriptive statistical analysis techniques, path analysis, direct influence testing and indirect influence testing. The research results showed that 1) education level, income level and migration status had a positive and significant effect on the length of use of contraceptives while they had a negative and significant effect on the number of children born alive, 2) gender preference had a negative and significant effect on the length of use of contraceptives while has a positive effect on the duration of contraceptive use, 3) the duration of contraceptive use has a negative and significant effect on the number of children born alive, and 4) education level, income level, migration status and gender preference have an indirect effect on the number of children born alive through duration of use of contraceptives.
Studi Keberlanjutan Industri Kecil dan Menengah Berbasis Kearifan Lokal di Kota Denpasar I Gede Yudiantara; I Ketut Sudibia; Ni Nyoman Yuliarmi
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Vol 17 No 2 (2024): Vol. 17, No. 2, Agustus 2024 (pp.156-369)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2024.v17.i02.p08

Abstract

Industri Kecil dan Menengah sebagai pondasi ekonomi kerakyatan yang berperan dalam menyalurkan jiwa kreatif dan inovatif dalam suatu produk yang unggul dan berkearifan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis studi keberlanjutan IKM berbasis kearifan lokal di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbentuk asosiatif dengan data primer 144 responden. Menggunakan metode purposive sampling dan teknik analisis data yang dipergunakan dari penelitian ini yaitu SEM Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan modal sosial, orientasi kewirausahaan dan kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, sedangkan peran pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha. Peran pemerintah, modal sosial, orientasi kewirausahaan, dan kinerja usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan IKM. Kearifan lokal memoderasi pengaruh modal sosial terhadap kinerja usaha IKM. Sementara itu modal sosial dan orientasi kewirausahaan berpengaruh secara tidak langsung terhadap keberlanjutan melalui kinerja usaha, sedangkan peran pemerintah tidak berpengaruh secara tidak langsung terhadap keberlanjutan melalui kinerja usaha IKM
Analysis Of Factors Influencing The Use Of Contraception And Fertility Devices In Kubu District, Karangasem District Ni Kadek Intan Rahayu; I Ketut Sudibia
International Journal of Economics and Management Sciences Vol. 1 No. 3 (2024): August : International Journal of Economics and Management Sciences
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijems.v1i3.114

Abstract

The population problem faced by developing countries to date is the birth or fertility rate which is increasing every year. The use of contraceptives is one of the family planning programs implemented by the BKKBN to control fertility levels and suppress population growth. The objectives of this research are 1) To analyze the influence of education level, employment status, patriarchal culture, and family income on the use of contraceptives in Kubu District, Karangasem Regency. 2) To analyze the influence of education level, employment status, patriarchal culture, family income, and use of contraceptives on fertility in Kubu District, Karangasem Regency. 3) To analyze the indirect influence of education level, employment status, patriarchal culture, and family income to Fertility levels through the use of contraceptives in Kubu District, Regency Karangasem. The analysis techniques used in this research are descriptive analysis techniques and path analysis. The data used is primary data totaling 123 samples. The results of this research show that 1) level of education, employment status, and family income have a positive and significant influence on the use of contraceptives in Kubu District, Karangasem Regency. 2) patriarchal culture has a negative and significant effect on the use of contraceptives in Kubu District, Karangasem Regency. 3) education level, employment status, family income and use of contraceptives have a negative and significant effect on fertility in Kubu District, Karangasem Regency. 4) patriarchal culture has a positive and significant influence on fertility in Kubu District, Karangasem Regency. 5) the use of contraceptives has a direct effect in mediating employment status on fertility in Kubu District, Karangasem Regency.
Analysis Of Factors That Influence Economic Growth And Poverty Levels In Buleleng Regency Nyoman Aprilianita Harta Dewi; I Ketut Sudibia
International Journal of Management Research and Economics Vol. 2 No. 3 (2024): August : International Journal of Management Research and Economics
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/ijmre-itb.v2i3.1943

Abstract

Poverty is a problem often experienced by developing countries. The poverty rate in the North Bali region is still very high when compared with other districts/cities in Bali Province. Therefore, the problem of poverty is a shared responsibility, especially for the government as a supporter of the process of improving people's lives in a government to immediately find a solution in efforts to overcome poverty. The objectives of this study are 1) to analyze the effect of education level, wages and population on economic growth in Buleleng Regency, 2) to analyze the effect of education level, wages, population and economic growth on poverty levels in Buleleng Regency, 3 ) to analyze the level of education, wages, population has an indirect effect on poverty levels through economic growth in Buleleng Regency. The analysis techniques used in this research are descriptive analysis and path analysis. The data used is 13 time series data from 2010-2022. The results of this research show that 1) the level of education has a positive and significant effect on economic growth in Buleleng district, 2) population has a positive and significant effect on the poverty level in Buleleng district 3) Economic growth can mediate the level of education, minimum wage, population on poverty level in Buleleng district. The Buleleng Regency government must continue to carry out programs to improve education and the economy so that poor people can enjoy education and open access to employment opportunities and improve the quality of human resources.
Determinan Tingkat Pengangguran Dan Kemiskinan Provinsi-Provinsi Di Indonesia Apristha, Komang Rendy Riyan; Sudibia, I Ketut
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.10964

Abstract

Throughout the first semester of 2021, BKPM has completed 58 percent of stalled investments worth IDR 410 trillion out of a total of IDR 708 trillion. The stalled investment came from 11 companies that had been experiencing obstacles in realizing their investments. The decline in economic movements in Indonesia has led to increasing unemployment. The main objective of this study is to analyze the direct influence of economic growth, HDI, and investment variables on unemployment and poverty and to analyze the indirect influence of economic growth, HDI, and investment variables on poverty through unemployment rate. The design in this study used an associative quantitative research design. The results showed that economic growth, HDI, and investment significantly affect the unemployment and poverty rates of provinces in Indonesia. Specifically, economic growth and HDI have a direct impact on unemployment and poverty, while investment contributes directly to a decrease in unemployment. The results of this study have important implications for economic development policies at the provincial level. They highlighted the need to formulate policies that strengthen economic growth, improve human quality through HDI, and encourage sustainable investment to address the challenges of unemployment and poverty in Indonesia.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Remitan Ke Daerah Asal oleh Pekerja Migran Nonpermanen di Kota Denpasar Nyoman Desy Mas Hendrawati, Ni; Ketut Sudibia, I
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i3.46

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh langsung pendapatan migran, keberadaan keluarga di daerah asal, dan status pekerjaan terhadap pengeluaran pekerja migran nonpermanen; untuk menganalisis pengaruh langsung pendapatan, keberadaan keluarga di daerah asal, status pekerjaan dan pengeluaran terhadap jumlah remitan pekerja migran nonpermanen; dan untuk menganalisis apakah variabel pengeluaran memidiasi pengaruh pendapatan, status pekerjaan dan keberadaan keluarga terhadap jumlah remitan pekerja migran nonpermanen. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berbentuk asosiatif. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner diolah dengan SPSS versi 24. Hasil penelitian menemukan bahwa, pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran, keberadaan keluarga di daerah asal memiliki pengeluaran lebih besar dibandingan dengan tidak adanya keluarga di daerah asal, pekerja migran dengan status pekerjaan formal memiliki pengeluaran lebih besar dibandingan dengan status pekerjaan informal, pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap remitan yang dikirimkan oleh pekerja migran ke daerah asal, keberadaan keluarga di daerah asal menyebabkan pemberian remitan lebih besar dibandingan dengan tidak adanya keluarga di daerah asal, status pekerjaan formal memiliki pengaruh yang lebih besar pada remitan yang dikirimkan dari Kota Denpasar ke daerah asal dibandingan dengan status pekerjaan informal, serta pengeluaran memediasi pengaruh pendapatan dan keberadaan keluarga di daerah asal sementara itu pengeluaran tidak memediasi pengaruh status pekerjaan terhadap remitan yang diberikan oleh pekerja migran nonpermanen.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Dan Fertilitas Di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Suryadana, I Putu Aditya; Sudibia, I Ketut
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11177430

Abstract

Berdasarkan latar belakang masalah penelitian sebagai berikut. 1) Untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan orang tua, pendapatan keluarga, dan preferensi jenis kelamin terhadap penggunaan alat kontrasepsi di Kecamatan Manggis. 2) Untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan orang tua, pendapatan keluarga, dan prefensi jenis kelamin terhadap tingkat fertilitas di Kecamatan Manggis. 3) Untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan orang tua, pendapatan keluarga, dan prefensi jenis kelamin terhadap tingkat fertilitas melalui penggunaan alat kontrasepsi di Kecamatan Manggis. Responden dari penelitian ini adalah wanita usia subur yang memiliki kriteria 1) wanita Pasangan Usia Subur (PUS), 2) pada saat penelitiaan yang bersangkutan ada di tempat penelitian, sebanyak 122 orang dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan accidental sampling pengolahan data dianalisis dengan menggunakan Teknik analisis deskriptif, analisis jalur (path analysis),dan uji sobel. Hasil penelitian didapatkan bahwa pendidikan dan pendapatan memiliki pengaruh secara positif terhadap lama penggunaan alat kontrasepsi dan pengaruh negatif terhadap fertilitas di Kecamatan Manggis, sedangkan Preferensi jenis kelamin memiliki pengaruh secara negatif terhadap lama penggunaan alat kontrasepsi dan pengaruh positif terhadap fertilitas di Kecamatan Manggis
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PEKERJA PEREMPUAN PADA INDUSTRI GENTENG DI DESA PEJATEN DAN DESA NYITDAH DI KABUPATEN TABANAN Handayani, Ni Kadek Sinta; Sudibia, I Ketut
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29608

Abstract

Menopang kebutuhan ekonomi, khususnya kebutuhan keluarga, sangatlah penting mengingat kebutuhan manusia semakin rumit. Seiring dengan kemajuan zaman globalisasi modern yang sangat cepat, tuntutan yang dibebankan pada manusia juga semakin besar untuk memenuhi kebutuhannya yang paling mendasar. Ada banyak tekanan sosial dan ekonomi pada rumah modern, oleh karena itu tidak jarang perempuan bekerja di luar rumah untuk membantu menghidupi keluarganya. Perempuan pekerja industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah, Kabupaten Tabanan, akan dianalisis produktivitasnya terkait dengan pengalaman kerja, frekuensi kegiatan adat, jumlah tanggungan anak, dan cara mereka mengalokasikan waktu. Lokasi penelitian adalah Desa Pejaten dan Nyitdah di Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh sebanyak 83 partisipan. Setelah itu kami mengumpulkan informasi dari perempuan pekerja industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah melalui wawancara mendalam, wawancara terstruktur, dan observasi. Dengan menggunakan SPSS 25, kami melakukan pengujian untuk pengujian hipotesis, regresi linier berganda, asumsi klasik, dan analisis data deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa produktivitas perempuan pekerja industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor, antara lain pengalaman kerja, jumlah tanggungan anak, frekuensi kegiatan adat, dan alokasi waktu. Selain itu, pekerja perempuan industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah Kabupaten Tabanan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh faktor alokasi waktu, jumlah anak tanggungan, dan pengalaman kerja terhadap produktivitasnya. Perempuan pekerja industri genteng di Desa Pejaten dan Desa Nyitdah, Kabupaten Tabanan, terkena dampak negatif dan signifikan dari fluktuasi frekuensi kegiatan tradisional dalam produksinya.
Co-Authors AAIN Marhaeni Adi Wirawan Komang Afifah, Liestia Nur Ali Djamhuri Anak Agung Bagus Putu Widanta Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Anan Agung Adisavitri Apristha, Komang Rendy Riyan arjuntara, i komang agus tri Ayia Br Purba Bahari, I Gede Leo Bernita Devia Aprodita Damayanti, Elfira Nur Dayuh Rimbawan I Nyoman Dewa Putu Yudi Pardita Eka Yani, Ni Putu Rita Emiliana Mariyah Gde Bagus Brahma Putra Handayani, Ni Kadek Sinta I Gde Sudjana Budiasa I Gede Heprin Prayasta I Gede Wiriana I Gede Yudiantara I Gusti Agung Ayu Rai Yudhi Astiti I Gusti Ayu Manuati Dewi I Gusti Ayu Putu Wirathi I Gusti Ayu Tirtayani I Gusti Bagus Indrajaya I Gusti Wayan Murjana Yasa I Ketut Djayastra I Komang Gde Bendesa I Made Sedana Putra I Made Suastika I Made Wisnu Jayakusuma I Nyoman Gede Marta, I Nyoman Gede I Putu Gede Wira Prayoga Putra I Putu Putra Astawa I Wayan Agus Prayogi I Wayan Wana Pariartha I WAYAN WINDIA Ida Bagus Adnyana Ida Bagus Purbadharmaja IGAP Wirathi igusti agung sukrisna Intan Yuli Bhestari Jati Primajana, Dewa Kadek Eka Jayanthi, Ni Komang Arya Purwanto Luh Novayanti Made Heny Urmila Dewi Made Kembar Sri Budhi Maharani Raijaya I Gusti Agung Ayu Karishma Marhaeni, AAIN Maria Vianney Chinggih Widanarto Maya Patricia Wiggers, Maya Patricia Mia Komala Sari Natasya, Dea Nanda Putri Ni Kadek Ayu Purnami Ni Kadek Intan Rahayu Ni Ketut Budiningsih Ni Luh Putu Setia Rahini Ni Luh Putu Yuni Adipuryanti Ni Made Tisnawati Ni Nyoman Desy Mas Hendrawati Ni Nyoman Reni Suasih Ni Nyoman Yuliarmi Ni Putu Ayu Pitaloka Ni Putu Ayu Putri Dharmayanti Ni Putu Martini Dewi Ni Putu Martini Dewi Ni Putu Mita Andharista, Ni Putu Mita Ni Putu Pramitha Purwanti Ni Putu Rusmala Dewi Kartika Ni Putu Trisnayanti Ni Putu Wiwin Setyari Nitiyasa I Gde Novita Yanti, Ni Putu Nyoman Aprilianita Harta Dewi Nyoman Dayuh Rimbawan Nyoman Desy Mas Hendrawati, Ni Nyoman Yuliarmi, Ni Onesimus Yulianus Maja Pradnyadewi, Diah Pramana, I Putu Ivan Adi Pranata, I Gede Arya Primajana, Dewa Jati Puspita Ni Putu Rekha Putra, I Made Yogi Maha Putra, I Putu Adi Subaktha Putra, Ida Bagus Gede Yogi Jenana Putu Ayu Pradnyanita Putu Tara Saraswati Salsabila, Unik Hanifah Sang Ayu Ade Rismha Dwi Sukma Yoni Santana Putra A, Made Sinthya Aryasthini M, Made Sudarsana Arka SURYA DEWI RUSTARIYUNI Suryadana, I Putu Aditya Urtalina, Faga Arta Wijaya, Gede Crisna Yuni Astika Sari Ni Putu