Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Model Blue Print Smart City Pemerintah Daerah Berbasis Four Stage Method (FSM) yang Sustainable Anwar, Muhammad Tajuddin
JSINBIS (Jurnal Sistem Informasi Bisnis) Vol 9, No 1 (2019): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.993 KB) | DOI: 10.21456/vol9iss1pp63-70

Abstract

Public demands for better public services make City Government inevitably have to keep abreast of information technology (IT) promises high efficiency and better service. Some problems are planning the needs of both hardware, software and human resources are still done partially, as well as procurement, so that the grand design of IT needs to support smart city is very necessary. Data collection methods are quantitative and qualitative using observation, interviews, questionnaires and documentation studies. The results are compiled using the Four-stage e-government growth model method: (1) cataloging, (2) transactions, (3) vertical integration, and (4) horizontal integration. Comprehensive discussion on strategy and design, sustainable smart city planning with attention to several strengths and weaknesses are discussed with special emphasis placed on the extent to which the contribution of smart city sustainable development goals. Identification of challenges and opportunities using evaluation and comparison approaches with each other is in line with the smart city idea of sustainability. The gap in the sustainable smart city blueprint requires an integrated approach based on applied theoretical perspectives to harmonize existing problems and identification solutions for future practices in the field of planning and development of sustainable smart city blueprints. Blueprint smart city to operate properly requires the development and development of infrastructure all of which must be adapted to local environmental conditions, as well as the legal umbrella for sustainable management such as regulations and so forth
WIRELESS-BASED EDUCATION INFORMATION SYSTEM IN MATARAM: DESIGN AND IMPLEMENTATION Muhammad Tajuddin; Zainal A Hasibuan; Abdul Manan; Nenet Natasudian Jaya
CCIT Journal Vol 5 No 3 (2012): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.514 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v5i3.159

Abstract

Education requires Information Technology (IT) for facilitating data processing, fastening data collecting, and providing solution on publication. It is to reach the Education National Standard which needs a research. The survey will use questionnaires as data collector for explanatory or confirmatory in constructing the System Development Life Cycle (SDLC) using structured and prototyping techniques, so a planning is by anticipating the changes. It comprises 5 subsystems; Human Resources, Infrastructures & Equipment, Library, GIS Base School Mapping, and Incoming Students Enrollment. The construction is aimed to ease information access connected among schools, Education Service, and society, integrating and completing each other.
DIGITALISASI NASKAH KUNO SASAK UNTUK MENJAGA, MELINDUNGI DAN MELESTARIKAN BUDAYA BERBASIS WEB Husain Husain; Muhammad Tajuddin
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.592 KB)

Abstract

Naskah kuno Sasak Lombok atau manuskrip merupakan dokumen dari berbagai macam jenis yang ditulis dengan tangan tetapi lebih mengkhususkan kepada bentuk yang asli sebelum dicetak. Dokumen tercetak dapat dialihkan ke dalam bentuk digital dengan bantuan program pendukung scanning dokumen seperti Adobe Acrobat dan Omnipage. Dokumen audio dapat dialihkan ke dalam bentuk digital dengan bantuan program pengolah audio seperti Cool Edit dan Jet Audio. Banyak yang belum memanfaatkan dukungan Teknologi Informasi (TI) dalam rangka pelestarian naskah tulisan kuno dengan penbuatan dalam bentuk digital. Salah satu cara dalam rangka pelestarian naskah dari kerusakan termakan usia dan lain sebagainya. Perancangan interface pada penelitian ini menggunakan Metode Preservasi Teks kemudian dalam pengumpulan datanya menerapkan metode Wawancara, Dokumentasi, Kuesioner dan Pengamatan sedangkan untuk penyimpanan data menggunakan basis data MySQL kemudian  bahasa pemrograman di sisi server menggunakan PHP. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi aplikasi web Digitalisasi naskah Kuno Sasak yang berguna untuk memudahkan khususnya generasi dalam mendapatkan informasi Naskah Kuno melalui perangkat bergerak, dari hasil pengujian blackbox didapatkan hasil bahwa aplikasi sudah dapat memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan pengguna, seperti informasi Naskah Tulisan dalam bentuk Lontar, tuliasan Arab Melayu dan lain sebagainya. Kata kunci : Digitalisasi, Naskah, Kuno, dan Sasak.
IMPLEMENTASI MICROCHIP BARCODE DALAM MENDUKUNG SMART CARD SISTEM INFORMASI BUMI SEJUTA SAPI YANG AKURAT DAN SUSTAINABILITY Muhammad Tajuddin; Ahmat Adil; Akbar Juliansyah
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.563 KB)

Abstract

Program Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Bumi Sejuta Sapi (BSS). Peternakan sapi dan kerbau dapat menjadi lokomotif penggerak atau pengungkit sektor ekonomi lainnya dalam rangka meningkatkan perekonomian. Pengolahan data diperlukan untuk menghasilkan informasi secara terkomputerisasi karena informasi mampu disajikan dalam waktu yang cepat dan akurat akan mampu menghasilkan pengambilan keputusan yang cepat dan efektif. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalah yaitu penggunaan RFID (Radio Frequency Identification). Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengidetifikasi Sumber Daya Lahan Ternak yang disebut dengan Lar Lamat (Bahasa Sumbawa), 2) Mengidentifikasi ternak Sapi dan Kerbau yang dimiliki, 3) Membuat database Sumber daya lahan dan ternak, sehingga dengan mudah dapat diketahui identitas ternak tersebut. Penelitian yang dilakukan dengan pendekan mengidentifikasikan potensi sumber daya lahan ternak untuk Peternakan Sapi dan Kerbau dan membuat database. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data kuantitatif. Hasil penelitian sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk memperoleh data tentang Sumber daya Lahan (Lar) dan identitas ternak Sapi dan Kerbau serta dapat membuat Model Pemberdayaan terhadap pengelolaan Sumber Daya Lahan (Lar), dan begitu juga dengan Pemerintah Daerah dapat mengetahui Sumber daya lahan dan potensi ternak secara akurat dan terpercaya sehingga dalam membuat perencanaan untuk program prioritas dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk pembangunan yang berkelanjutan. Kata kunci : Barcode, Microchip, Peternakan, Smartcard, dan Sustainabelity.
MEMBANGUN MASTER PLAN TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS NEEDS ASSESSMENT Muhammad Tajuddin; Endang Siti Astuti; Hamdani Husnan; Abdul Manan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.796 KB)

Abstract

Penyelenggaraan pemerintahan dalam pelayanan publik memerlukan Good Governance yang akan menjamin transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas. Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang lebih baik menjadikan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mau tak mau harus mengikuti perkembangan teknologi informasi (TI) yang menjanjikan efisiensi yang tinggi dan pelayanan yang lebih baik. Beberapa permasalahan  adalah perencanaan kebutuhan baik perangkat keras, perangkat lunak dan sumber daya manusia masih dilakukan secara parsial, begitu juga dengan pengadaannya, sehingga grand design kebutuhan TI belum dapat dilakukan. Untuk itu diperlukan penyeragaman perencanaan pengembangan perangkat keras, infrastruktur  dan sistem aplikasi serta sumber daya manusia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan teknih observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Analisa data menggunakan metode SWOT (Strengths, Weekneses, Opportunities, dan Threats). Master Plan TI dalam penyusunannya memerlukan partisipasi aktif dari berbagai stakeholders, maka masukan berupa data tentang kebutuhan dari masing masing stakeholders dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan dan mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Master Plan TI agar dapat beroperasi dengan baik memerlukan pembangunan dan pengembangan infrastrukur mulai dari media interkoneksi sampai dengan komputer workstation yang kesemuanya harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat, dan juga diperlukan Payung Hukum untuk pengelolaan secara berkesenimbungan TI seperti Peraturan Gubernur NTB. Kata kunci:Master plan, teknologi, Informasi, dan need assesment
NASKAH LONTAR SASAK DI ERA INDUSTRI 4.0 BERBASIS COTS METHOD Muhammad Tajuddin; Ahmat Adil; Syahroni Hidayat; Zaenal Abidin; R Fanny Priniti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.844 KB)

Abstract

Orang Sasak memiliki tradisi sastra naskah tulis pada daun lontar. Suku Sasak Lombok saat ini tetap menjadikan tradisi satu-satunya dari sedikit tempat di Indonesia dimana membaca lontar (disebut Sasak, pepaòsan) terus dipraktikkan, namun jumlah orang yang dapat membaca dan menafsirkan teks semakin berkurang. Dunia digital disatu sisi dengan beragam alat yang semakin canggih untuk ekstraksi, analisis, dan visualisasi serta teknik yang relevan untuk membawa digital lebih dekat kemasyarakat. Digitalisasi tujuannya menunjukkan validitas dan kegunaan menggunakan alat dan metode digital, sebagai sebuah alat yang sangat relevan yang harus dipertimbangkan dalam era sekarang khususnya naskah lontar Sasak. Metodologi yang digunalan adalah COTS (Commercial off the Shelf) Method, bukan merupakan pekerjaan yang mudah, karena selesainya sebuah sistem sangat bergantung pada efektivitas proses pemilihan yang tepat untuk menjadi lebih interaktif.  Teknologi pelestarian digital naskah lontar Sasak sangat diperlukan pada era ini demi menjaga kesinambungannya. Digitalisasi naskah lontar Sasak dapat meningkatkan pemanfaatan dan akses ke naskah, baik bentuk fisik maupun digital, sehingga kegiatan digitalisasi naskah Lontar Sasak sangat bermanfaat pada era industry 4.0. Program pelestarian ini bisa menjadi program yang lebih inklusif, sinergis dan integratif untuk generasi milenial. Generasi milineal sebagai pengguna masa depan adalah tantangan yang besar besar dalam digitalisasi naskah lontar Sasak.Kata kunci : Naskah, Lontar, Sasak, Digital, dan Cots Method. 
STUDI KASUS MODEL STRATEGI PEMASARAN TERINTEGRASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI NUSA TENGGARA BARAT Muhammad Tajuddin; Abdul Manan; Ahmat Adil
Jurnal Ilmiah Kursor Vol 6 No 2 (2011)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang terletak pada jalur segi tiga emas yaitu antara Pulau Komodo dan Tanah Toraja. Begitu juga dengan industri yang mendukung berupa perusahaan skala kecil dan menengah mulai bertumbuhan dan mendapatkan dukungan dari pemerintah sejak krisis ekonomi mulai melanda Indonesia pada akhir 1997. Banyak yang belum memanfaatkan dukungan Teknologi Informasi (TI) dalam menjalankan usahanya. Salah satu cara adalah dengan membuat suatu media untuk mempertemukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan pembeli yang tepat, atau mendapatkan penjual bahan baku yang tepat. Perkembangan teknologi internet yang begitu pesat, maka merupakan suatu keharusan UMKM menggunakannya sebagai media komunikasi. Penggunaan internet untuk kebutuhan perdagangan e-commerce telah lama berkembang dalam lingkup Nasional dan Internasional. Dalam penelitian ini membahas model e-commerce terintegrasi dan UMKM sebagai model strategi pemasaran terintegrasi berbasis teknologi informasi dan pembuatan software serta terimplementasinya model dan software tersebut pada UMKM di Kota Mataram NTB. E-commerce dan UMKM didesain menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) dengan memperhatikan masalah keamanan sistem, perancangan dari sisi diagram alir dan perancangan basis data. Kata kunci: E-commerce, Terintegrasi, Pemasaran, MKM. Abstract West Nusa Tenggara (NTB) is a region of the golden triangle stripe of tourism destination located between Komodo island and Tana Toraja. As the industry backing for small and middle scale businesses getting grow up and have got governmental supporting since economical crises hit Indonesia at the end 1997. In fact, many of those who have not yet optimize the information technology (IT) in running their business. The approach to meet the Small and Medium Enterprises (SMEs) with the proper customer or to find the proper raw material seller is through the media. Development of internet technology is so rapid, it is a necessity of SMEs using it as a business communications medium, because Internet utility for e-commerce complement has long been developed in both national and international scope. Furthermore, the research elaborates the integrated e-commerce model and SMEs as an information technology-based model of integrated marketing strategy besides, software creation and its implementation on SMEs in Mataram municipality. Ecommerce and SMEs were designed to use System Development Life Cycle (SDLC) concerning the safety sistem, flowcart diagram and data base design aspects.
Segmentation of university customers loyalty based on RFM analysis using fuzzy c-means clustering Syahroni Hidayat; Ria Rismayati; Muhammad Tajuddin; Ni Luh Putu Merawati
Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer Volume 8, Issue 2, Year 2020 (April 2020)
Publisher : Department of Computer Engineering, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.531 KB) | DOI: 10.14710/jtsiskom.8.2.2020.133-139

Abstract

One of the strategic plans of the developing universities in obtaining new students is forming a partnership with surrounding high schools. However, partnerships made does not always behave as expected. This paper presented the segmentation technique to the previous new student admission dataset using the integration of recency, frequency, and monetary (RFM) analysis and fuzzy c-means (FCM) algorithm to evaluate the loyalty of the entire school that has bound the partnership with the institution. The dataset is converted using the RFM approach before processed with the FCM algorithm. The result reveals that the schools can be segmented, respectively, as high potential (SP), potential (P), low potential (CP), and very low potential (KP) categories with PCI value 0.86. From the analysis of SP, P, and CP, only 71 % of 52 school partners categorized as loyal partners.
Penerapan Metode ADDIE dalam Pengembangan Aksara Sasak Baluk Olas (Delapan Belas) Berbasis Game Muhammad Tajuddin; Andi Sofyan Anas; Ahmad Zuli Amrullah; Ahmat Adil; Raden Fanny Printi Ardi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2022: SNESTIK II
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.255 KB) | DOI: 10.31284/p.snestik.2022.2673

Abstract

Selama dua dekade terakhir, penggunaan teknologi seluler telah berevolusi menjadi satu set perilaku yang telah ada di manapun dalam keseharian, terutama untuk kaum milenial. Beberapa tahun terakhir, permainan digunakan sebagai alat pendidikan. Ini terutama karena para pemain sadar bahwa mereka belajar sambil bermain game. Penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan secara akademis, yaitu “Dapatkah permainan game untuk Aksara Sasak Baluk Olas (Depalan Belas) dapat mengajarkan prinsip-prinsip pendidikan. Hal ini menyebabkan untuk mempertimbangkan apakah gaya belajar yang berbeda dapat mempengaruhi siswa tentang seberapa banyak mereka dapat belajar dari bermain game. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah model Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation (ADDIE). Jenis game yang dibuat berdasarkan hasil review kami adalah game bergaya RPG (Role Play Game). Data yang nantinya didapat diolah dengan cara statistika deskriptif. Game edukasi yang nantinya akan dihasilkan berjenis RPG dan dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda serta dapat lebih praktis dalam memberikan pelajaran aksara Sasak Baluq Olas. Posisi guru dan buku pada proses pembelajaran tidak dapat digantikan oleh game edukasi yang dibuat. Sumber utama belajar tetap menggunakan buku, sedangkan game edukasi sebagai pelengkap dalam proses pembelajaran
Desain Scanner untuk Digitalisasi Naskah Lontar Aksara Sasak dengan Smart Phone Menggunakan Black Box Testing Andi Sofyan Anas; Muhammad Tajuddin; R. Fanny Printi Ardi
JTIM : Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Vol 4 No 3 (2022): November
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jtim.v4i3.260

Abstract

Lontar is one of the cultural heritages that has information about the history of the Sasak civilization in Lombok, NTB in the past. The problem currently being faced is the lontar which is not well maintained. While the lontar used as Sasak script will wear out soon, because it is not durable. Utilization of technology is one of the media that can be used as a solution to overcome these problems. The process of digitizing letters is carried out. The use of technology will make the lontar into a digital form and will not be obsolete if the lontar is stored for a long time and the information contained in the lontar can be protected for a long time. This study presents the reconstruction of the Ancient Sasak Lontar Manuscript using scanning technology, which is used to obtain point cloud data from ancient structures, and modeling methods built using point cloud data. This study describes the use of the point cloud data acquisition process using terrestrial and native measurement point cloud measurements (to eliminate point noise, smoothing, data registration, object extraction, and so on.) the information is correct and the target structure is complete, and then builds a Sasak ejection surface model of triangular meshes, texture mapping of real models obtained through photographs. Testing is done by black box testing and all data entered is tested with various data that are not in accordance with the rules. Black Box Testing is done by testing scanners and applications without seeing/knowing the internal structure of the scanner and software.