Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

MODEL PEMASARAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BERBASIS ONLINE DALAM MENDUKUNG PARIWISATA Muhammad Tajuddin; Abdul Manan
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 17 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.861 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v17i1.62

Abstract

West Nusa Tenggara ’NTB’ is a region of the golden triangle stripe of tourism destination located between Komodo island and Tana Toraja. As the industry backing for small and middle scale businesses getting grow up and have got governmental supporting since economical crises hit Indonesia at the end 1997. In fact, many of those who have not yet optimize the information technology (IT) in running their business. The approach to meet the Small and Medium Enterprises (SMEs) with the proper customer or to find the proper raw material seller is through the media. Development of internet technology is so rapid, it is a necessity of SMEs using it as a business communications medium, because Internet utility for e-commerce complement has long been developed in both national and international scope. Furthermore, the research elaborates the integrated e-commerce model and SMEs as an information technology-based model of integrated marketing strategy besides, software creation and its implementation on SMEs in Mataram municipality. E-commerce and SMEs were designed to use System Development Life Cycle (SDLC) concerning the safety sistem, flowcart diagram and data base design aspects.
Rancang Bangun Sistem Informasi Self Acreditation Berbasis Online Muhammad Tajuddin; M. Hisyam; Suharliyanto Suharliyanto
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 17 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.953 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v17i2.153

Abstract

Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat BP-PAUDDIKMAS Nusa Tenggara Barat (NTB) melihat akreditasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) masih dilakukan secara manual oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Nonformal (BAN-PNF), maka dilakukan inovasi berbasis teknologi informasi dengan nama Self Akreditasi Dalam Jaringan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (SADAR PKBM) yang berbasis online. Penelitian fokus pada sistem pengajuan akreditasi oleh PKBM secara mandiri sebelum mengajukan akreditasi secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan pelaksanaan penilaian akreditasi PKBM sebelum mengajukan akreditasi dan juga meningkatkan ektifitas dan efisiensi dalam penilaian akreditasi serta pengembangan SADAR PKBM berbasis online sangat membantu PKBM. Penilaian SADAR PKBM mencakup 8 aspek penilaian, yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian. Metode System Development Life Cycle (SDLC) digunakan dengan teknik terstruktur dan teknik Prototyping untuk membuat deskripsi secara sistimatis dan akurat dengan cara mencari informasi faktual sesuai standar akreditasi yang mendetail dan mengidentifikasi masalah-masalah untuk justifikasi keadaan dan kondisi penilaian yang digunakan assesor dalam menjalankan tugasnya. Hasil aplikasi SADAR PKBM agar PKBM menyadari pentingnya mutu yang tolok ukurnya adalah akreditasi, sehingga hasil SADAR PKBM dapat digunakan sebagai persiapan sebelum mengajukan akreditasi.
Penerapan Metode ADDIE dalam Pengembangan Aksara Sasak Baluk Olas (Delapan Belas) Berbasis Game Muhammad Tajuddin; Andi Sofyan Anas; Ahmad Zuli Amrullah; Ahmat Adil; Raden Fanny Printi Ardi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2022: SNESTIK II
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.255 KB) | DOI: 10.31284/p.snestik.2022.2673

Abstract

Selama dua dekade terakhir, penggunaan teknologi seluler telah berevolusi menjadi satu set perilaku yang telah ada di manapun dalam keseharian, terutama untuk kaum milenial. Beberapa tahun terakhir, permainan digunakan sebagai alat pendidikan. Ini terutama karena para pemain sadar bahwa mereka belajar sambil bermain game. Penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan secara akademis, yaitu “Dapatkah permainan game untuk Aksara Sasak Baluk Olas (Depalan Belas) dapat mengajarkan prinsip-prinsip pendidikan. Hal ini menyebabkan untuk mempertimbangkan apakah gaya belajar yang berbeda dapat mempengaruhi siswa tentang seberapa banyak mereka dapat belajar dari bermain game. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah model Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation (ADDIE). Jenis game yang dibuat berdasarkan hasil review kami adalah game bergaya RPG (Role Play Game). Data yang nantinya didapat diolah dengan cara statistika deskriptif. Game edukasi yang nantinya akan dihasilkan berjenis RPG dan dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda serta dapat lebih praktis dalam memberikan pelajaran aksara Sasak Baluq Olas. Posisi guru dan buku pada proses pembelajaran tidak dapat digantikan oleh game edukasi yang dibuat. Sumber utama belajar tetap menggunakan buku, sedangkan game edukasi sebagai pelengkap dalam proses pembelajaran
Komparasi Ekstraksi Fitur dalam Klasifikasi Teks Multilabel Menggunakan Algoritma Machine Learning Lusiana Efrizoni; Sarjon Defit; Muhammad Tajuddin; Anthony Anggrawan
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 21 No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.233 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v21i3.1851

Abstract

Ektraksi fitur dan algoritma klasifikasi teks merupakan bagian penting dari pekerjaan klasifikasi teks, yang memiliki dampak langsung pada efek klasifikasi teks. Algoritma machine learning tradisional seperti Na¨ıve Bayes, Support Vector Machines, Decision Tree, K-Nearest Neighbors, Random Forest, Logistic Regression telah berhasil dalam melakukan klasifikasi teks dengan ektraksi fitur i.e. Bag ofWord (BoW), Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF), Documents to Vector (Doc2Vec), Word to Vector (word2Vec). Namun, bagaimana menggunakan vektor kata untuk merepresentasikan teks pada klasifikasi teks menggunakan algoritma machine learning dengan lebih baik selalumenjadi poin yang sulit dalam pekerjaan Natural Language Processing saat ini. Makalah ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dari ekstraksi fitur seperti BoW, TF-IDF, Doc2Vec dan Word2Vec dalam melakukan klasifikasi teks dengan menggunakan algoritma machine learning. Dataset yang digunakan sebanyak 1000 sample yang berasal dari tribunnews.com dengan split data 50:50, 70:30, 80:20 dan 90:10. Hasil dari percobaan menunjukkan bahwa algoritma Na¨ıve Bayes memiliki akurasi tertinggi dengan menggunakan ekstraksi fitur TF-IDF sebesar 87% dan BoW sebesar 83%. Untuk ekstraksi fitur Doc2Vec, akurasi tertinggi pada algoritma SVM sebesar 81%. Sedangkan ekstraksi fitur Word2Vec dengan algoritma machine learning (i.e. i.e. Na¨ıve Bayes, Support Vector Machines, Decision Tree, K-Nearest Neighbors, Random Forest, Logistic Regression) memiliki akurasi model dibawah 50%. Hal ini menyatakan, bahwa Word2Vec kurang optimal digunakan bersama algoritma machine learning, khususnya pada dataset tribunnews.com.
Desain Scanner untuk Digitalisasi Naskah Lontar Aksara Sasak dengan Smart Phone Menggunakan Black Box Testing Andi Sofyan Anas; Muhammad Tajuddin; R. Fanny Printi Ardi
JTIM : Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Vol 4 No 3 (2022): November
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jtim.v4i3.260

Abstract

Lontar is one of the cultural heritages that has information about the history of the Sasak civilization in Lombok, NTB in the past. The problem currently being faced is the lontar which is not well maintained. While the lontar used as Sasak script will wear out soon, because it is not durable. Utilization of technology is one of the media that can be used as a solution to overcome these problems. The process of digitizing letters is carried out. The use of technology will make the lontar into a digital form and will not be obsolete if the lontar is stored for a long time and the information contained in the lontar can be protected for a long time. This study presents the reconstruction of the Ancient Sasak Lontar Manuscript using scanning technology, which is used to obtain point cloud data from ancient structures, and modeling methods built using point cloud data. This study describes the use of the point cloud data acquisition process using terrestrial and native measurement point cloud measurements (to eliminate point noise, smoothing, data registration, object extraction, and so on.) the information is correct and the target structure is complete, and then builds a Sasak ejection surface model of triangular meshes, texture mapping of real models obtained through photographs. Testing is done by black box testing and all data entered is tested with various data that are not in accordance with the rules. Black Box Testing is done by testing scanners and applications without seeing/knowing the internal structure of the scanner and software.
Model Pengendalian Internal Implementasi Tanda Tangan Elektronik pada Sistem Pemerintahan Daerah Muhammad Tajuddin; Andi Sofyan Anas; Rifqi Hammad; Ahmad Zuli Amrullah
Prosiding Seminar Sains Nasional dan Teknologi Vol 12, No 1 (2022): VOL 12, NO 1 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v12i1.7010

Abstract

Layanan tanda tangan elektronik telah menimbulkan berbagai masalah dalam lingkup pemerintahan daerah. Teknologi otentikasi keamanan perlu dimanfaatkan untuk menciptakan layanan yang sesuai dengan era Revolusi Industri. Untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan penggunaan tanda tangan elektronik, perlu memperhatikan syarat dan ketentuan sehingga otentikasi dokumen-dokumen ini dijamin. Untuk itu, penggunaan tanda tangan elektronik harus dilakukan dengan menggunakan tanda tangan dalam sistem yang tersertifikasi. Penelitian ini memberikan gambaran tentang pentingnya menjaga kerahasiaan dan keamanan dalam penggunaan tanda tangan elektronik. Tanda tangan elektronik membantu menciptakan kepercayaan dan keyakinan dalam lingkungan tanpa kertas. Penelitian ini membahas implikasi hukum dan perbedaan antara berbagai jenis tanda tangan elektronik, teknologi pendukung, aplikasinya dalam proses bisnis, dan implikasinya terhadap sistem pengendalian internal. Kerangka Manajemen Risiko diusulkan untuk mengelola keamanan dan kontrol menggunakan tanda tangan elektronik. Tidak semua tanda tangan elektronik dibuat sama. Beberapa lebih aman daripada yang lain tetapi biaya lebih dan kompleks untuk diterapkan. Penelitian ini juga mengkaji biaya dalam penerapan tanda tangan elektronik dan risiko yang terlibat. Tidak dapat dihindari bahwa hal-hal akan tetap salah bahkan dengan tanda tangan elektronik yang paling aman, penting untuk memiliki sistem pengendalian internal yang efektif untuk melengkapi keamanan dan kontrol yang difasilitasi oleh tanda tangan elektronik.
Game for Sasak Script Based on Knuth Morris Pratt Algorithm and ADDIE Model Muhammad Tajuddin; Ahmat Adil; Andi Sofyan Anas
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 22 No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v22i1.2363

Abstract

Knowledge of the Sasak script is very few Sasak people are interested in learning it. The writing system of the Sasak script is in danger of becoming extinct, so the local government must carry out literacy education so that the Sasak script does not become extinct from the face of the Lombok earth and must be applied to elementary and junior high schools, not only in the learning and teaching process. Directing children can be done by introducing them to the game-based Sasak baluk olas script. The Sasak script game based on KMP (Knuth Morris Pratt) Algorithm and ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) which integrates game thinking and game elements has proven helpful in learning new knowledge. For this reason, the purpose of this study is to discuss how to develop applications for the Sasak Baluk Olas script on smartphones based on the Android system. designed based on the famous visual novel concept that combines multimedia elements including audio, animation, graphics, and images to make it more interesting and lively. All of these elements combine with gamification elements such as quizzes, rewards, badges, and feedback to make it a gamification application. Based on all the abilities of the Sasak Baluq Olas script, it can help potential users, especially elementary and junior high school students in Mataram City to increase the level of understanding and awareness of the Sasak script so that it does not become extinct
Performance Dashboard Sebagai Visualisasi Evaluasi Diri Perguruan Tinggi Menggunakan Pendekatan User-Centric Adam Bachtiar Maulachela; Abdurahim Abdurahim; Jihadil Qudsi; Muhammad Tajuddin
JTIM : Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Vol 3 No 3 (2021): November
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jtim.v3i3.162

Abstract

The Government of Indonesia, through the Ministry of Education and Culture, mandates each university to organize quality education. To produce graduates who meet national standards of higher education (SN-Dikti). Hence, each university must evaluate its performance to know its current condition. Unfortunately, most universities in Indonesia have difficulty in measuring their performance. Therefore, the university becomes difficult to establish a strategic plan forward. This study aims to produce a performance dashboard that can help university leaders evaluate their performance. This Performance Dashboard visualizes Key Performance Indicator (KPI) information from a strategic plan in one screen. This research uses a user-centric approach with four main stages, namely, identification of needs, planning, prototype design, and prototype review to produce the performance dashboard. The Performance Dashboard produces interactive gauge charts (baseline, targets, and performance achievements) so that it can visualize university KPI information. The results of user reviews showed that the KPI visualization by the performance dashboard was declared correct and could be useful as a guide in preparing a self-evaluation.
SENTIMENT LABELING AND TEXT CLASSIFICATION MACHINE LEARNING FOR WHATSAPP GROUP Susandri Susandri; Sarjon Defit; Muhammad Tajuddin
JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer) Vol. 9 No. 1 (2023): JITK Issue August 2023
Publisher : LPPM Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jitk.v9i1.4201

Abstract

The use of WhatsApp Group (WAG) for communication is increasing nowadays. WAG communication data can be analyzed from various perspectives. However, this data is imported in the form of unstructured text files. The aim of this research is to explore the potential use of the SentiwordNet lexicon for labeling the positive, negative, or neutral sentiment of WAG data from "Alumni94" and training and testing it with machine learning text classification models. The training and testing were conducted on six models, namely Random Forest, Decision Tree, Logistic Regression, K-Nearest Neighbors (KNN), Linear Support Vector Machine (SVM), and Artificial Neural Network. The labeling results indicate that neutral sentiment is the majority with 7588 samples, followed by 324 negative and 1617 positive samples. Among all the models, Random Forest showed better precision and recall, i.e., 83% and 64%. On the other hand, Decision Tree had slightly lower precision and recall, i.e., 80% and 66%, but exhibited a better f-measure of 71%. The accuracy evaluation results of the Random Forest and Decision Tree models showed significant performance compared to others, achieving an accuracy of 89% in classifying new messages. This research demonstrates the potential use of the SentiwordNet lexicon and machine learning in sentiment analysis of WAG data using the Random Forest and Decision Tree models
MODEL AUDIO RECORDING SYSTEM (ARS) SITE ON SITE Andi Sofyan Anas; Muhammad Tajuddin; Akbar Juliansyah
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 13, No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v13i1.9635

Abstract

Audio Recording System merupakan solusi yang penting dalam merekam percakapan penting secara efektif di lingkungan operasi antar operator site. Tujuannya adalah untuk menyediakan alat yang dapat merekam, menyimpan, dan mengakses rekaman audio dengan baik, sehingga memastikan transparansi, efisiensi, dan keamanan operasional yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode Plan, Do, Check, Act (PDCA) dalam pengembangan Audio Recording System. Dalam fase Plan, kami menyoroti pentingnya perancangan sistem yang memenuhi kebutuhan komunikasi, menyediakan perangkat keras dan perangkat lunak yang tepat, serta mengembangkan kebijakan dan prosedur yang sesuai. Fase Do melibatkan pemasangan sistem perekaman audio di lokasi yang relevan, pelatihan personel terkait, integrasi sistem dengan infrastruktur yang sudah ada. Fase Check, kami membahas pemantauan kinerja sistem dan pengumpulan data rekaman audio. Kemudian, dalam fase Act, kami menggarisbawahi pentingnya menganalisis data rekaman audio untuk mengidentifikasi kesalahan komunikasi dan mengambil tindakan korektif yang sesuai. Audio Recording System ini membantu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan dalam operasi antar operator site. Kesalahan komunikasi dapat diidentifikasi dan dikelola dengan lebih baik, memastikan bahwa informasi penting dapat disampaikan dengan jelas dan tepat waktu. Selain itu, perekaman audio juga memungkinkan pelacakan riwayat percakapan yang dapat membantu dalam investigasi atau keperluan dokumentasi yang mungkin muncul di masa depan.