Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

IMPLEMENTASI BIG BOOK DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA KEGIATAN PLP 1 SEKOLAH DASAR Yusraningsih Pongoliu; Siti Fadlia Imran
Jurnal Ilmu Pendidikan UMGo Vol 2, No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammdiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study describes the implementation of Big Book media in improving reading skills among second-grade students within the context of the School Field Introduction Program (PLP 1) at SDN 72 Kota Tengah. The study was motivated by the low reading fluency, limited vocabulary mastery, and weak reading comprehension observed among lower-grade students when learning was conducted through monotonous and text-only approaches. This research employed a qualitative descriptive approach using non-participant observation, field notes, informal interviews, and documentation. The data were analyzed using thematic analysis through data condensation, coding, categorization, interpretation, and conclusion drawing. The findings indicate that Big Book media strengthened students’ engagement, reading fluency, vocabulary recognition, confidence, and comprehension. The large visual display, readable text, repetitive sentence patterns, and shared-reading interaction enabled students to connect images, words, and meaning more easily. The study also introduces the concept of visual-mediated literacy engagement to explain how visual-text integration and social interaction support early reading development. Therefore, Big Book can be considered an effective and contextually relevant learning medium for improving early reading skills and creating participatory literacy experiences in elementary school PLP 1 contexts.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENGGUNAAN MEDIA UTAP PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS V SDN 07 BATUDAA PANTAI KABUPATEN GORONTALO Idris Sanabi; Fandi H. Binggo; Yusraningsih Pongoliu
Jurnal Ilmu Pendidikan UMGo Vol 2, No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammdiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning outcomes are an important indicator of the success of the learning process, especially in Natural and Social Sciences (IPAS) learning at elementary school. However, preliminary observation in grade V of SDN 07 Batudaa Pantai showed that students’ learning outcomes on the topic of harmony in ecosystems were still low because learning media were limited and classroom activities tended to rely on textbooks. This study aims to improve students’ learning outcomes through the use of UTAP media, a snakes-and-ladders-based instructional game adapted to IPAS learning. This research employed Classroom Action Research (CAR) consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 15 fifth-grade students of SDN 07 Batudaa Pantai, Gorontalo Regency. Data were collected through learning outcome tests, observation of teacher and student activities, and documentation, and were analyzed using descriptive percentage analysis. The results showed that students’ learning outcomes increased from 40% in the preliminary observation to 73.4% in Cycle I and 86.7% in Cycle II. The use of UTAP media encouraged students to become more active, motivated, and involved in group discussion and question-answer activities. These findings indicate that UTAP media can create a more interactive and enjoyable learning atmosphere, support students’ understanding of ecosystem concepts, and improve learning outcomes in IPAS learning. Therefore, UTAP media can be considered an effective alternative instructional medium for elementary school learning.
Analisis Peran Guru dalam Pembinaan Sikap Sosial Siswa di SD Laboratorium UNG Sulmin; Thamrin A. Kum; Yusraningsih H. Pongoliu
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2026 - Juli 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i1.353

Abstract

This study is motivated by the presence of social attitude problems among elementary school students, such as lack of cooperation, low empathy, and impolite behavior. Therefore, the role of teachers is crucial in fostering students’ social attitudes. This study aims to describe the role of teachers in developing students’ social attitudes at SD Laboratorium UNG. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The subjects included the principal, teachers, and students of grades III, IV, and V. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The results show that teachers play a significant role in fostering social attitudes through modeling, habituation, guidance, and reinforcement. The social attitudes developed include honesty, discipline, responsibility, tolerance, cooperation, politeness, social care, and self-confidence. Overall, students’ social attitudes show positive development, although some students still require further guidance. Thus, fostering social attitudes should be carried out continuously and integrated into all learning activities.
Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar di SDN 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Neliku Wenda; Yane Hardianti Mahmud; Yusraningsih H. Pongoliu
Student Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 April (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjee.v5i1.4933

Abstract

Kesulitan belajar siswa sekolah dasar perlu ditangani melalui strategi pembelajaran yang tepat, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesulitan belajar siswa serta strategi guru dalam mengatasinya selama proses pembelajaran di SDN 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru kelas II, III, dan IV, siswa, serta orang tua. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa tampak pada aspek akademik, perilaku, emosional, sosial, dan fisik. Kesulitan akademik ditandai dengan rendahnya hasil belajar, terutama pada kemampuan membaca, menulis, memahami materi, dan berhitung. Strategi guru meliputi identifikasi kesulitan belajar melalui pengamatan kelas, pengulangan penjelasan, pemberian latihan atau drill, penggunaan contoh sederhana, bimbingan individual, motivasi belajar, pembiasaan kerja kelompok, serta komunikasi dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi metode drill, bimbingan individual, dan kolaborasi sekolah-keluarga dapat membantu siswa belajar secara bertahap sesuai kemampuan dan mengurangi hambatan belajar di kelas.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa pada Materi Operasi Penjumlahan Bilangan Cacah Melalui Pembelajaran Berbasis Permainan Kuis Kahoot Kelas III A di SD Negeri 1 Limboto Fitriana Maryam R. Abdullah; Yusraningsih H. Pongoliu; Yane Hardiyanti Mahmud
Student Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 April (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjee.v5i1.5032

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) kelas IV di SDN 5 Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data kepala sekolah, guru kelas IV, dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi kegiatan serta produk proyek siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan penguatan keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PjBL dilakukan melalui enam tahapan, yaitu pemberian pertanyaan mendasar, perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pelaksanaan dan monitoring proyek, presentasi hasil, serta evaluasi dan refleksi. Penerapan model ini mendorong perubahan pola pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered. Siswa tampak lebih aktif berdiskusi, berani menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, bertanggung jawab terhadap tugas, dan lebih percaya diri ketika mempresentasikan hasil proyek. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa dalam memahami instruksi proyek, ketimpangan partisipasi kelompok, serta keterbatasan media pendukung. Temuan ini menegaskan bahwa PjBL relevan digunakan dalam pembelajaran PKn sekolah dasar karena mampu menghubungkan nilai kewarganegaraan dengan pengalaman belajar konkret dan kontekstual.