Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Diri Anak SD Berbasis Seni pada Masa Pandemi di Kupang Ihwan, Ihwan; Lestari, Nurdiyah; Wulansari, Fauziah; Wulansari, Wulansari; Khasanah, Miftakhul
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14666

Abstract

ak satu tahun yang lalu Indonesia masih mengadakan pembelajaran daring akibat terjadinya pandemi corona. Selama pembelajaran daring terjadi peserta didik di dusun Grujugan mendapatkan pembelajaran yang berfokus pada pengerjaan soal pada buku tematik saja. Jika melihat dari kegiatan tersebut tentunya hanya aspek kognitif saja yang terpenuhi sedangkan aspek psikomotorik dan afektif belum terpenuhi. Sehingga hal ini menjadikan peneliti melakukan pengabdian masyarakat di dusun Grujugan. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pengembangan diri berbasis seni agar aspek psikomotorik dan afektif peserta didik selama masa pandemi tetap didapatkan. Mitra pengabdian pada KKN Dikmas ini adalah peserta didik kelas 4 dan 5. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode pelatihan. Dimana peneliti memberikan contoh terhadap suatu karya yang harus dibuat lalu peserta didik dapat meniru atau membuat karya dengan tema sendiri. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa dengan mengadakan pengembangan diri berbasis seni yaitu menggambar dan mewarnai, pointilis, menggunting dan menempel, membuat celengan, mozaik, kreasi cap menggunakan bahan alam, tie dye, dan clay peserta didik dapat memenuhi aspek psikomotorik pada tingkatan naturalisasi yaitu membuat suatu produk dan aspek afektif yang terpenuhi ialah tingkatan menghargai yaitu ikut serta dalam pembuatan karya seni.
Genetic Diversity of Rhizophora mucronata in Rote Island, Indonesia Based on RAPD Molecular Marker Ihwan, Ihwan; Uslan, Uslan
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.biotropika.2025.013.03.02

Abstract

The coastal region of Rote Island is predominantly inhabited by Rhizophora mucronata. However, there is a lack of information about the genetic diversity of this mangrove species. This study aimed to determine the genetic diversity of Rhizophora mucronata on Rote Island, Indonesia, using RAPD molecular markers. We collected 21 R. mucronata samples from seven coastal sites on Rote Island, and subsequent data analysis occurred at the Genetic and Molecular Laboratory of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Clustering analysis was carried out using PAST software (version 3.15). The findings indicated that 10 out of the 15 tested primers (OPA 2, OPA 3, OPA 4, OPA 5, OPA 6, OPA 7, OPA 8, OPA 10, OPA 19A, and OPA 20) yielded successful outcomes, resulting in the production of polymorphic bands. This finding indicates an elevated degree of genetic diversity among the samples under consideration. The genetic diversity values (He) for the R. mucronata population on Rote Island were found to be 0.244 (moderate category), with the highest genetic diversity value (He) of 0.465 recorded at Oelaba, while the population demonstrating the lowest genetic diversity was 0.100 at Pantai Baru. Notably, the population grouping of R. mucronata on Rote Island did not correlate with geographical positioning.
Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Kupang Asmiati, Asmiati; Ihwan, Ihwan; Mahfud, Mahfud; Ernawati, Ernawati; Nurjannah, Nurjannah; Yusuf, St. Muthmainnah; Lestari, Nurdiyah; Uslan, Uslan; Djahamouw, Julaiha; Masneno, Jamila Amir
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2645

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai solusi alternatif dalam menjaga kesehatan masyarakat secara mandiri yang mudah diolah dan aman dikonsumsi. Di wilayah pedesaan seperti di Kabupaten Kupang, banyak tanaman obat yang tumbuh secara alami namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Tesbatan 1 Kabupaten Kupang. Metode meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 Mei 2017 dan diikuti oleh 52 orang peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, dengan peningkatan pemahaman sebesar 49,6% dan ketertarikan untuk memanfaatkan TOGA secara mandiri. Selain itu, warga juga terdorong untuk menanam tanaman obat di pekarangan rumah sebagai langkah awal menuju kemandirian dalam menjaga kesehatan keluarga, menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pengobatan tradisional berbasis kearifan lokal dan menjadi dasar bagi pengembangan TOGA secara berkelanjutan di masa depan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan berbasis kearifan lokal.
The Relationship Between Geography Teacher Performance and Student Learning Outcomes Through the Use of the Deep Learning Model at SMAN 45 and SMAN 72, Kelapa Gading District, North Jakarta Ihwan, Ihwan
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 20, No. 2 : Al Qalam (In Progress March 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v20i2.6430

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Geography teacher performance and student learning outcomes through the Deep Learning model approach at SMAN 45 and SMAN 72, Kelapa Gading District, North Jakarta. The teacher performance assessed includes aspects of learning planning, implementation, assessment, professionalism, communication, and utilization of technology and the development of 21st-century skills. The research method used is quantitative with a descriptive approach and correlational analysis. The population in this study were Geography Teachers and Students at SMAN 45 and SMAN 72 with a sample of 2 Geography teachers and 63 students in grade XI. Data were obtained through teacher performance questionnaires and documentation of student learning outcomes from three forms of assessment: UH 1, UTS, and UAS. The results of the analysis show that the performance of Geography teachers at SMAN 45 and SMAN 72, Kelapa Gading District, is generally in the good category, based on indicators that include learning planning, learning implementation, learning evaluation, and personality and social competencies, especially in encouraging deep learning through reflective, collaborative, and problem-solving-based methods.