Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

PEMBUATAN BIODIESEL DARI DEDAK PADI DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI MENGGUNAKAN KATALIS ZEOLIT ALAM BAYAH Rudi Hartono; Meliana R; Nurlaila Nurlaila; Rusdi Rusdi; Anondho Wijanarko; Heri Hermansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biodiesel, bahan bakar alternatif yang dapat diperoleh dari minyak tumbuhan dan lemak hewan.Biodiesel dapat diperbaharui, biodegradable, ramah lingkungan dan tidak beracun. Objek percobaan menggunakan dedak padi sebagai bahan baku, diperoleh dari proses ekstraksi menggunakan N-hexane. Metode yang digunakan untuk memproduksi biodiesel adalah transesterifikasi asam dan transesterifikasi basa menggunakan metanol dan katalis. Katalis yang digunakan dalam percobaan adalah katalis homogen  H2SO4 dan katalis heterogen zeolit alam yang diperoleh dari Bayah Banten. Preparasi biodiesel dilakukan dengan memvariasikan temperatur pada transesterifikasi basa 50°C, 60°C dan 70°C. Zeolit di preparasi dengan poses impregnasi padi variasi konsentrasi KOH/zeolit (25 gr KOH dalam 100 ml air destilasi, 37.5 gr KOH dalam 100 ml air destilasi dan 50 gr KOH dalam 100 ml air destilasi).  Waktu  reaksi 60 menit dengan konsentrasi katalis 2%. Spesifikasi biodiesel yang dihasilkan sesuai dengan Standar nasional Indonesia (SNI) dengan hasil terbaik pada variasi temperature 60°C
PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK DEDAK PADI DENGAN PROSES KATALIS HOMOGEN SECARA ASAM DAN KATALIS HETEROGEN SECARA BASA Rudi Hartono; Rusdi Rusdi; Anondho Wijanarko; Heri Hermansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan biodiesel dari minyak dedak padi yang berasal tumbuhan yang dapat direnewable.  Biodiesel yang dihasilkan dari      dedak padi     diawali dengan memisahkan dedak halus dan dedak kasar  dengan   proses   screening.   Hasil   screening   berupa   dedak   kasar   dan   halus   yang   di   ekstraksi   dengan  menggunakan pelarut       diperoleh minyak dan pelarut , dan dengan proses distilasi didapatkan minyak  dedak padi. Minyak dedak padi yang dihasilkan dari proses ektraksi dengan pelarut di buat biodiesel  dengan   menggunakan   katalis   homogen   secara   asam   dengan   persen   katalis   2%  v      dari   bahan   baku,  Tahap     katalis  heterogen     secara   basa   dengan    persen    katalis  3   %  b   dari   bahan    baku.Tahap  transesterifikasi asam dan tranesterifikasi basa menggunakan variasi rasio minyak dedak padi terhadap  methanol (1:7)  Hasil  analisa   yang   didapat   adalah   %   yield,   nilai   viskositas   dan   densitas.  Perolehan   biodiesel   yang                                                                                                        0  optimum pada pembuatan biodiesel secara katalis homogen dan heterogen pada suhu 60  C dan waktu  operasi   2   jam   adalah   61,6%  yield,   27,4024   mm2/s   viskositas   dan   0,936   gram/mL   densitas  dengan perbandingan KOH/ZABBrht           100 gr/100mL.  Kata Kunci: Minyak Dedak Padi,           biodiesel, Transesterifikas, Katalis Homogen, Katalis Heterogen
POTENSI MINYAK DEDAK PADI SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIODIESEL DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI ASAM DAN BASA Rusdi Rusdi; Irfan Saptanjani; Rudi Hartono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biodiesel adalah  hasil reaksi transesterifikasi dari minyak yang berasal tumbuhan atau hewani yang bisa direwenabel. Biodiesel yang dihsilkan dalam penelitian ini berasal dari  dedak padi. Proses pembuatan biodiesel dari dedak padi diawali dengan memisahkan dedak halus dan dedak kasar dengan proses screening. Hasil screening berupa dedak kasar dan halus yang di ekstraksi dengan menggunakan pelarut diperoleh minyak dan pelarut dan dengan proses distilasi didapatkan minyak dedak padi. Minyak dedak padi yang dihasilkan dengan proses transesterifikasi asam pada temperatur  600C selama 30 menit,  rasio methanol dan minyak dedak padi ( 1:1) dan 2% asam sulfat. Tahap transesterifikasi basa menggunakan variasi rasio minyak dedak padi terhadap Methanol [1:1, 1:2, 1:3, 1:4 1:5] pada temperatur 60oC .  Hasil analisa didapat nilai densitas dan viskositas yang memenuhi standar mutu sebesar 853 kg/m3  dan 2,43 mm2/s pada dedak kasar dan  844 kg/mm3 dan 2,7 mms/s pada dedak halus dengan rasio bahan baku 1:1.