Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis potensi daerah resapan air di Kabupaten Pringsewu - Propinsi Lampung Dessi Natalya Simanjuntak; Eko Rahmadi; Citra Dewi
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 26 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v26i1.52

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat potensi resapan air di daerah dareah yang ada di Kabupaten Pringsewu di Propinsi Lampung. Kawasan resapan air sendiri sangat penting bagi Kabupaten Pringsewu untuk menanggulangi banjir maupun kekeringan. Oleh karena itu, maka dilakukan pemetaan dengan menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Sedangkan untuk menentukan nilai harkat bobot masing-masing parameter, digunakan metode analytichal hierarchy process (AHP). Selanjutnya,  penentuan kawasan daerah resapan air menggunakan metode scoring, pembobotan dan overlay dengan menggunakan lima parameter yaitu tutupan lahan, curah hujan, jenis tanah, kelerengan dan formasi batuan, serta dilakukan validasi di lapangan dengan hasil sudah cukup valid atau daerah resapan air dapat diterima, dengan faktor yang paling berpengaruh adalah tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Pringsewu termasuk dalam daerah yang berpotensi sebagai daerah resapan air karena  50% luasannya masuk kedalam tingkat berpotensi sebagai daerah resapan air. Luasan terbesar untuk tingkat berpotensi sebagai daerah resapan air berada di Kecamatan Pagelaran Utara yaitu sebesar 17%, sedangkan untuk luasan terkecil pada tingkat berpotensi sebagai daerah resapan air berada di Kecamatan Banyumas sebesar 2.3%.
ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BANJIR TERHADAP PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN SECARA TIME SERIES MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA BANDAR LAMPUNG Fabil Al Barru Romadhon Mu’an; Romi Fadly; Citra Dewi
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Lampung merupakan kota yang sering kali mengalami bencana banjir, seiring dengan berjalannya waktu meningkatnya jumlah penduduk menjadi pengaruh aktifitas masyarakat dalam kehidupan sosial. Hal tersebut mengakibatkan meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal dan bila terus terjadi akan berdampak pada dearah resapan air atau lahan terbuka hijau yang semakin sedikit akibat adanya pengalihan penggunaan lahan, sehingga meningkatkan tingkat resiko bencana di Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalaisis kerawanan banjir terhdapa perubahan tutupan lahan beserta luasan areanya di Kota Bandar Lamoung. Data yang digunakan terdapat 5 variabel dalam penetuan kerawanan banjir antara lain, data citra satelit 2 tahun 2021 hingga tahun 2025, data DEMNAS, data curah hujan dan data jenis tanah. Pengolahan data analisis perubahan lahan menggunakan metode klasifikasi terbimbing support vector machine (SVM) dan metode  pengolahan curah hujan menggunakan metode inverse distance weight (IDW), kemudian dilakukan scoring dan pembobotan pada seluruh variabel yang kemudian di overlay untuk meganiliss kerwanan banjir di Kota Bandar Lampung. Hasil penelitian ini diperoleh korelasi antara perubhan tutupan lahan dari tahun 2021 hingga 2025 yang menunjukan adanya tren perubahan yang terus meningkat, hal tersebut sejalan dengan luas kelas kerawanan banjir pada kelas tinggi atau snagat rawan yang semkain meluas.  Vegetasi menurun sebnyaak 2045 Ha, lahan terbuka meningkat sebnayak 838 Ha dan lahan terbangun meningkat sebnayak 1207 Ha. Mengakibatkan dampak luasan kerawanan banjir yang semakin meningkat di Kota Bandar Lampung dengan kelas kerawanan sangat rawan seluas 7764,45 Ha  (43%).   Kata kunci: Kota Bandar Lampung, Kerawanan Banjir, Support Vector Machine, Inverse Distance Weight, Overlay.