Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Effectiveness of SINTA RAMA (Singing Bowl Chakra Massage Therapy) in Alleviating Premenstrual Syndrome in Adolescents Karuniadi, I Gusti Agung Manik; Martini, Ni Made Dwi Ayu; Ekajayanti, Pande Putu Novi
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 13, No 2 (2025): August
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v13i2.95400

Abstract

Background: 65% of female adolescents experience premenstrual syndrome. Premenstrual syndrome is a syndrome or collection of symptoms (somatic and affective) that occur in women 2-14 days before menstruation. Management to relieve premenstrual syndrome can be done pharmacologically and non-pharmacologically. Non-pharmacological methods that can be provided with complementary services that can stimulate the production of endorphin hormones. Endorphin hormones have a very large role in improving physical and emotional conditions in women and one technique that can be done to stimulate their production is singing bowls.Objectives: The purpose of this study was to determine the effectiveness of SINTA RAMA (Singing Bowl Chakra Massage Therapy) in Alleviating Premenstrual Syndrome in Adolescent Girls.Methods: This study used a quasi-experiment with a Non-Equivalent Control Group Design, with purposive sampling involving 64 female adolescents, 32 as the intervention group and 32 as the control group who met the inclusion criteria.Result : This study found that the average score before the intervention was 25.79 in the intervention group and 20.06 in the control group. In the intervention group, there was a significant difference before and after the intervention with a p value of 0.014 (from an average before 25.79 to 18.34), while the results of the posttest difference test of the intervention and control groups obtained a p value of 0.000 (with an average score of 18.34 in the intervention group and 21.44 in the control group). Effect sizes indicated a moderateto-large difference at pretest (d = 0.69) and a moderate difference at posttest (d = -0.51), suggesting the intervention meaningfully influenced the outcomes.Conclusions: Singing Bowl Chakra Massage Therapy (SINTA RAMA) is effective in reducing Premenstrual Syndrome in Adolescents.
Hubungan Fungsi Keluarga dengan Kualitas Hidup Lanjut Usia di Desa Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan Artini, Ni Made; Sherlyna Prihandhani, IGAA; Martini, Ni Made Dwi Ayu
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 1 No 2 (2017): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v1i2.10

Abstract

Kualitas hidup lansia adalah kondisi fungsional lansia yang meliputi kesehatan fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial dan kondisi lingkungan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan dengan metode wawancara, didapatkan hasil bahwa dari 10 lansia diperoleh lansia yang tidak bekerja sebanyak enam (60%) orang. Dari jumlah tersebut, diketahui lansia tidak mendapatkan dukungan keluarga yang cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi keluarga dengan kualitas hidup lanjut usia di Desa Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dan rancangan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 35 lansia. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rank spearman untuk menguji hipotesis dalam populasi yang dilakukan pada dua variabel berskala ordinal. Hasil menunjukkan bahwa dari total 35 responden didapatkan kualitas hidup lansia dengan kategori buruk sebanyak 16 responden (45,7%), kategori sedang sebanyak lima responden (14,3%) dan kategori baik sebanyak 14 responden (40%). Dari hasil analisis dengan menggunakan metode rank spearman dapat diketahui bahwa nilai korelasi sebesar 0,855 dan nilai p value < 0,05. Penelitian ini menyarankan bagi keluarga agar lebih memperhatikan lansia sehingga lansia bisa memiliki kualitas hidup baik karena hasil penelitian ini menunjukkan kualitas hidup lansia buruk yang paling banyak dibandingkan dengan kualitas hidup lansia sedang dan baik.