Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

STRATEGI HARGA PENAWARAN PADA TENDER PROYEK KONSTRUKSI DENGAN MEMPERHITUNGKAN FAKTOR RESIKO Miranti, Asa; Indrayadi, M; Arpan, Budiman
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1187.371 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.11199

Abstract

Strategi penawaran bagi suatu perusahaan sangat bergantung dari tujuan perusahaan, diantaranya adalah memaksimumkan keuntungan (profit). Karakteristik kontrak dalam industri konstruksi ditandai dengan persaingan yang makin meningkat, batas keuntungan yang tidak tinggi dan nilai resiko gagal yang tinggi. Semakin banyak perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi menyebabkan persaingan antar perusahaan yang satu dengan yang lain. Dengan adanya persaingan tersebut, maka perusahaan mau tidak mau harus memiliki strategi untuk dapat mengalahkan perusahaan lainnya atau dengan kata lain memenangkan lelang dari proyek tersebut. Dalam penulisan tugas akhir ini, strategi penawaran dilakukan dengan menganalisa data historis untuk dijadikan sebagai acuan dalam menyusun strategi. Adapun strategi penawaran yang digunakan adalah model Friedman, model Gates dan Model Acckoff & Sasieni. Model-model tersebut kemudian diterapkan pada sejumlah data tender konstruksi untuk daerah Kalimantan Barat yang diperoleh dari Tahun 2011 sampai 2013. Hasil perhitungan diuji dengan dua data yang memang disisihkan untuk pengujian model tersebut.Dapat disimpulkan bahwa model yang menghasilkan penawaran paling rendah adalah model Friedman, sedangkan untuk model gates atau Ackoff&Sasieni menghasilkan penawaran yang lebih tinggi.   Kata kunci : probabilitas menang, penawaran, expected profit, mark up.
ANALISA PRODUKTIVITAS PERALATAN KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR UNIVERSITAS TANJUNGPURA (IDB) Monalisa, -; Indrayadi, M; Pratiwi, Riyanny
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.207 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.30317

Abstract

Produktivitas yang tinggi akan meningkatkan keuntungan dengan mempercepat waktu pelaksanaan proyek. Pekerjaan pemancangan pondasi tiang pancang merupakan pekerjaan struktur. Penelitian ini mengkaji masalah produktivitas  alat berat Truk Trailer, Crawler Crane, dan Diesel Hammer pada pekerjaan pemancangan tiang pancang. Objek penelitian pada Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Universitas Tanjungpura. Permasalahan. Metode penelitian cara survey dengan pengamatan langsung di lapangan pada pekerjaan pemancangan pondasi . Data yang digunakan berupa data primer meliputi volume dan durasi setiap tahap pekerjaan, job faktor dan wawancara. Data sekunder berupa gambar rencana, time schedule, dan spesifikasi alat berat. Hasil penelitian diperoleh berupa produktivitas actual alat Diesel Hammer sebesar 14,175 m/jam. Saat pemancangan, Crawler Crane 7,3 unit/jam pada saat pengangkatan dan pemindahan tiang pancang dari truk trailer ke lokasi proyek dan 6,35 unit/jam . Saat pengangkatan dan penyetelan tiang pancang, produktivitas Truk Trailer adalah 2,82 unit/jam. Sehingga total waktu yang digunakan dari  mobilisasi tiang pancang dan pemancangan tiang pancang oleh alat sebanyak 132 unit adalah 22 hari. Hasil produktivitas secara teoritis secara simultan dan produktivitas yang dihasilkannya adalah 0,69 titik/jam dan waktu selama 9,10 hari dari mobilisasi hingga pemancangan tiang. Produktivitas secara aktual menunjukan hasil lebih kecil dari produktivitas teoritis dan membutuhkan hasil lebih lama.Kata kunci : Produktivitas, Truk Trailer, Crawler Crane, Diesel Hammer
PERHITUNGAN WASTE CONSTRUCTION MATERIAL PADA PEKERJAAN PERUMAHAN PARMA GARDEN TYPE 36 DI KOTA PONTIANAK Kurnia, Deni; Indrayadi, M; Syahrudin, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pekerjaan proyek konstruksi biasanya terjadi kendala pada pekerjaan proyek tersebut, baik kendala yang memang sudah di perhitungkan mau pun kendala yang di luar perhitungan perencana. Kendala tersebut menjadi penyebab terlambatnya penyelesaian proyek  sehingga proyek tersebut tidak berlangsung sesuai dengan rencana .Selama pelaksanaan pekerjaan pembangunan perumahan parma garden type 36 di kota Pontianak, sisa material yang terjadi dapat menjadi sampah dan berdampak buruk bagi lingkungan secara global. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jenis dan kuantitas sisa material dalam pekerjaan perumahan type 36  yang secara fisik ada di lapangan, termasuk faktor-faktor penyebab timbulnya sisa material dan cara penanganannya. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuisioner dan observasi lapangan yaitu proyek perumahan parma garden type 36 di kota Pontianak.Kata Kunci : Sisa material, persentase material.
EARNED VALUE ANALYSIS TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK KONSTRUKSI Meliasari, Indri; Indrayadi, M; ., Lusiana
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan dan pengendalian biaya dan waktu merupakan bagian dari manajemen proyekkonstruksi secara keseluruhan. Selain penilaian dari segi kualitas, prestasi suatu proyek dapatpula dinilai dari segi biaya dan waktu. Di lapangan, pelaksanaan kegiatan proyek sering tidaksesuai dengan perencanaan awal, sehingga banyak terjadi penyimpangan, baik biaya maupunwaktu. Jika hal ini terjadi, maka harus segera diadakan pengendalian agar penyimpangan yangterjadi dapat segera diatasi dan proyek selesai tepat waktu serta tidak lebih dari budget. Dengandemikian, dibutuhkan suatu sistem yang mampu mengintegrasikan antara informasi biaya danwaktu. Menggunakan konsep Earned Value merupakan salah satu analisa yang digunakandalam pengelolaan proyek yang dapat mengintegrasikan biaya dan waktu. Earned Value inimerupakan metode yang dikembangkan untuk membuat estimasi atau proyeksi keadaan proyekdi masa depan.Kata Kunci : biaya, jadwal, analisa nilai hasil (Earned Value Analysis).
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN SEBUJIT-TAMONG, KECAMATAN SIDING KABUPATEN BENGKAYANG MENGGUNAKAN METODE NILAI HASIL (EARNED VALUE) Muji Pamungkas; Syahrudin Syahrudin; M Indrayadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57494

Abstract

Dalam suatu kegiatan proyek konstruksi pasti akan terdapat permasalahan yang mengakibatkan keterlambatan terhadap target perencanaan yang dapat berpengaruh terhadap waktu dan biaya rencana sehingga perlu adanya pengkajian terhadap keterlambatan. Penelitian bertujuan menganalisis tingkat produktivitas dan kinerja proyek serta menganalisis prediksi terhadap biaya serta waktu yang diperlukankan dengan Metode Nilai Hasil (Earned Value) pada proyek pembangunan jalan Sebujit-Tamong. Dari analisis dengan mendeskripsikan data-data sesuai apa adanya terhadap parameter utama yang digunakan BCWS ACWP, dan BCWP, didapat hasil dari pertinjau yang dilakukan pada minggu ke-13 dari segi kinerja biaya nilai cost varians (CV) didapat hasil positive (+) = Rp.181,936,576.08, schedule varians (SV) bernilai negative (-) = Rp. 223,376,791.82, nilai cost performed index (CPI) =1,11 >1, schedule performed indeks (SPI) = 0,89 budged estimated at completion (BEAC) Rp.6,548,598,201.13, estimated time completion (ETC) = 161, perlu adanya peningkatan produktivitas kinerja (SPI togo) sebesar 1,044 diminggu-minggu berikutnya sehingga prediksi umur pelaksanaan dapat dipercepat 146 hari dari waktu rencana 150 hari. Crashing keterlambatan dengan menambah waktu jam kerja lembur 3 jam selama 27 hari dapat mengembalikan keterlambatan 11 hari, dengan biaya lebih rendah Rp.6,678,823,444.
PERENCANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) KONSTRUKSI PADA PROYEK KONSTRUKSI PERBAIKAN BERAT STASIUN PANDU JUNGKAT Ella Yolanda; Lusiana Lusiana; M Indrayadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57381

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan suatu permasalahan yang banyak menyita perhatian berbagai organisasi, karena mencakup permasalahan perikemanusiaan, biaya, aspek hukum, serta pertanggungjawaban. Oleh karena itu diperlukan Perencanaan K3 yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan Perencanaan Keselamatan dan Kesehatan (K3) Konstruksi pada Proyek Konstruksi Perbaikan Berat Stasiun Pandu Jungkat ini adalah mengidentifikasi dan mengklasifikasikan potensi bahaya, serta mengendalikan risiko pada aktifitas kerja. Analisis bahaya terhadap risiko K3 dalam penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Control (HIRARC). Berdasarkan hasil wawancara kepada para ahli pengawasan lapangan didapatkan 88 potensi identifikasi bahaya. Setelah melakukan identifikasi kemudian dilanjutkan melakukan penilaian risiko. Berdasarkan penilaian risiko yang dilakukan maka tidak didapat nilai dengan tingkat risiko tinggi, tetapi didapatlah 69 risiko sedang dan 19 risiko rendah. Setelah dilakukan penilaian risiko dilanjutkan melakukan pengendalian bahaya kemudian setelah itu peneliti membuat tabel Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK).
BETON BERPORI PRECAST Indrayadi, M; Sutandar, Erwin; Supriyadi, Asep
Jurnal Teknik Sipil Vol 21, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v21i2.51318

Abstract

Dengan semakin berkembangnya pembangunan-pembangunan di Indonesia membuat berkurangnya lahan-lahan hijau. Ditambah dengan kurangnya kesadaran masyarakat akan lingkungan merupakan suatu masalah yang harus diperhatikan. Beton berpori yang menjadi salah satu solusi dalam konstruksi perkerasan, turap beton, dinding penahan tanah merupakan produk yang dapat dikatakan berhasil dalam memenuhi harapan sebagai konstruksi yang ramah lingkungan. Untuk perkerasan jalan maka beton berpori harus mempunyai kekuatan ≥ 30 MPa. Oleh karena itu perlu adanya penelitian untuk mix design dari beton berpori dengan menggunakan metode ACI 522R-10 Report on Pervious Concrete dengan kuat tekan rencana awal 25 MPa. Adapun caranya adalah dengan variasi aggregate kasar dan ditambah selicafume sebesar 15% darri berat beton. Variasi ini dibagi menjadi 6 untuk menemukan campuran yang bisa melebihi kuat tekan 30 MPa dan permabilitasnya masih memenuhi syarat untuk beton berpori. Pengujian benda uji meliputi uji berat volume,   kuat tekan, kuat tarik belah, modulus elastisitias beton, porositas, absorbsi, dan permeabilitas. Dari penelitian,   didapat hasil   berat volume beton berpori 1.974,14 kg/m3 sampai dengan 2.187,83 kg.m3 dimana beton berpori termasuk beton ringan. Nilai kuat tekan rata-rata beton berpori adalah 20,089 "“ 46,978 Mpa. Nilai kuat tarik belah beton berpori 8,968-19,127 Mpa. Nilai rata-rata Nilai rata-rata porositas antara 8,307 "“ 13,097 %.   Nilai rata-rata absorpsi antara 3,452 "“ 5,444%. Nilai rata-rata permeabilitas antara 0,003-0,49 cm3/det. Dari penelitian ini dapat disimpulkan kuat tekan untuk prekerasan jalan sebesar 30 MPa. Dimana kuat tekan yang dihasilkan diatas 30 MPa adalah Variasi A1 (menggunakan batu 0,5/0,5 cm dan 1/1 cm) dan Variasi B0 (Menggunakan batu 0,5/0,5 cm).