Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Penyuluhan dan Pelatihan MP-ASI Bayi Usia 6-12 Bulan pada Kader Kesehatan di Puskesmas Adimulyo Hastin Ika Indriyastuti; Rina Sarawati; Adinda Putri Sari Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.436 KB)

Abstract

Banyak ibu yang memberikan makanan terlalu dini kepada bayinya.Pengetahuan ibu atau masyarakat tentang MP ASI pun masih belummemadai, sebagian besar memberikan MP ASI hanya dengan sayurbening atau sop tanpa protein hewani atau nabati. Cara mengolahMP ASI nya pun masih belum tepat. Masih banyak salah persepsitentang pemberian dan pengolahan MP ASI. Tenaga kesehatandengan perpanjangan tangan kader kesehatan memegang peranan penting dalam memberikan informasi dan pengetanuan tentang MP-ASI yang baik pada ibu-ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan, agar MP-ASI yang diberikan tepat sesuai dengan tahapan usia.Pemberian MP ASI tidak sesuai dapat menyebabkan anak kuranggizi, mengalami kesakitan, serta keterlambatan tumbuh dankembang. Sehingga pengetahuan kader tentang pemberian MP ASIpada bayi 6 – 12 bulan perlu ditingkatkan. Tujuan kegiatan iniadalah untuk memberikan pelayanan kebidanan berupa penyuluhandan pelatihan gizi seimbang untuk makanan pendamping ASIdiharapkan dapat memotivasi dalam melakukan ketrampilan dalammenyajikan menu gizi seimbang untuk makanan pendamping ASIguna menyeimbangkan gizi untuk bayi/ balita dengan tepat.Meningkatkan pengetahuan bidan, kader, dan ibu bayi balita dalampemberian MP ASI. Metode kegiatan yang digunakan berbentukpembinaan dan pelatihan kader. Realisasi kegiatan ini dilakukanmulai dari survey tempat, pembagian booklet, pelaksanaan kegiatanhingga evaluasi. Pelaksanaan kegiatan meliputi :penyamaanapersepsi dengan bidan desa sebelum pelaksanaan pelatihan kader,dilanjutkan dengan pelatihan pemberian dan pengolahan MP-ASIyang diikuti oleh perwakilan kader dari setiap desa di wilayahpuskesmas kecamatan Adimulyo. Serta dilakukan evaluasi pelatihandi posyandu dengan melihat kader menyampaikan danmempraktekan hasil pelatihannya tentang MP-ASI kepada ibu-ibupeserta posyandu. Hasilnya bidan desa merasa terbantu denganadanya pelatihan ini, kader dapat menyampaikan informasi tentangMP-ASI dengan baik, ibu-ibu di posyandu antusias mendapatkanpengalaman baru tentang mengolah dan memberikan MP-ASI.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN DAN PERAWATAN BOTOL SUSU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG Yeriani Yeriani; Wuri Utami; Hastin Ika Indriyastuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.989 KB)

Abstract

Latar Belakang, Diare menempati urutan ke 5 (8,8%) dari rata-ratakematian per 1.000 kelahiran sebagai penyebab kematian anak-anakdibawah umur 5 tahun di wilayah Asia Tenggara pada tahun 2016(WHO, 2017). Salah satu penyebab kejadian diare adalahpengguanaan botol susu yang tidak steril. Tingginya kasus diarepada balita menunjukan bahwa pengetahuan ibu dalam melakukanpencegahan penyakit diare masih belum maksimal. Tujuan,Mengetahui hubungan pengetahuan dan perawatan botol susudengan kejadian diare pada anak balita di RS PKU MuhammadiyahGombong. Metode Penelitian, Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kuantitatif dengan analitik korelasi menggunakanpendekatan cross sectional. Jumlah sampel 54 responden. Alat ukurpenelitian menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakanmenggunakan statistik dengan uji chi square. Hasil, Didapatkanhasil ibu dengan pengetahuan baik (64,8%) sebanyak 35 reponden,ibu dengan pengetahuan cukup (16,7%) sebanyak 9 responden, ibudengan pengetahuan kurang (18,5%) sebanyak 14 responden.Kesimpulan, Ada hubungan antara pengetahuan penggunaan danperawatan botol susu dengan kejadian diare pada anak balita di RSPKU Muhammadiyah Gombong (p=0,000<0,05). Rekomendasi,Pada penelitian selanjutnya diharapkan untuk meneliti faktor lainyang dapat mempengaruhi kejadian diare khususnya pada anakbalita dalam rentang umur 12-24 bulan dengan frekuensipenggunaan botol susu yang lebih sering.
Penerapan Pendidikan Kesehatan dengan Media Lembar Balik untuk Meningkatkan Pengetauan Ibu tentang Menopause pada Wanita Pre Menopause Aisyah, Hilya Fajriyani; Indriyastuti, Hastin Ika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO predicts that there will be an increase of the number of women who experience menopause in Indonesia in 2025. This may decrease their life quality. This condition is strongly influenced by their response or reaction to that phase. Good knowledge about menopause is in need for them to prepare themselves in the face of menopause. Therefore, the writer is interested in using flipchart in applying health education about menopause for improving knowledge of pre-menopausal women. The objective of this study are knowing the application of health education using flipchart media about menopause in the effort of improving knowledge of pre-menopausal women about menopause. This study is a qualitative descriptive with a case study approach. This study was conducted from February to March 2019 and the participants were 5 pre-menopausal women. After having health education about improving the knowledge of pre-menopausal women about menopause using flipchart, there was an improvement in knowledge. i.e. from bad knowledge becomes good knowledge (3 participants), and fair knowledge becomes good knowledge (2 participants). Health education using flipchart media can improve knowledge of pre-menopausal women about menopause.
Penyuluhan dan Pelatihan MP-ASI Bayi Usia 6-12 Bulan pada Kader Kesehatan di Puskesmas Adimulyo Indriyastuti, Hastin Ika; Sarawati, Rina; Sari Dewi, Adinda Putri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak ibu yang memberikan makanan terlalu dini kepada bayinya.Pengetahuan ibu atau masyarakat tentang MP ASI pun masih belummemadai, sebagian besar memberikan MP ASI hanya dengan sayurbening atau sop tanpa protein hewani atau nabati. Cara mengolahMP ASI nya pun masih belum tepat. Masih banyak salah persepsitentang pemberian dan pengolahan MP ASI. Tenaga kesehatandengan perpanjangan tangan kader kesehatan memegang peranan penting dalam memberikan informasi dan pengetanuan tentang MP-ASI yang baik pada ibu-ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan, agar MP-ASI yang diberikan tepat sesuai dengan tahapan usia.Pemberian MP ASI tidak sesuai dapat menyebabkan anak kuranggizi, mengalami kesakitan, serta keterlambatan tumbuh dankembang. Sehingga pengetahuan kader tentang pemberian MP ASIpada bayi 6 – 12 bulan perlu ditingkatkan. Tujuan kegiatan iniadalah untuk memberikan pelayanan kebidanan berupa penyuluhandan pelatihan gizi seimbang untuk makanan pendamping ASIdiharapkan dapat memotivasi dalam melakukan ketrampilan dalammenyajikan menu gizi seimbang untuk makanan pendamping ASIguna menyeimbangkan gizi untuk bayi/ balita dengan tepat.Meningkatkan pengetahuan bidan, kader, dan ibu bayi balita dalampemberian MP ASI. Metode kegiatan yang digunakan berbentukpembinaan dan pelatihan kader. Realisasi kegiatan ini dilakukanmulai dari survey tempat, pembagian booklet, pelaksanaan kegiatanhingga evaluasi. Pelaksanaan kegiatan meliputi :penyamaanapersepsi dengan bidan desa sebelum pelaksanaan pelatihan kader,dilanjutkan dengan pelatihan pemberian dan pengolahan MP-ASIyang diikuti oleh perwakilan kader dari setiap desa di wilayahpuskesmas kecamatan Adimulyo. Serta dilakukan evaluasi pelatihandi posyandu dengan melihat kader menyampaikan danmempraktekan hasil pelatihannya tentang MP-ASI kepada ibu-ibupeserta posyandu. Hasilnya bidan desa merasa terbantu denganadanya pelatihan ini, kader dapat menyampaikan informasi tentangMP-ASI dengan baik, ibu-ibu di posyandu antusias mendapatkanpengalaman baru tentang mengolah dan memberikan MP-ASI.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN DAN PERAWATAN BOTOL SUSU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG Yeriani, Yeriani; Utami, Wuri; Indriyastuti, Hastin Ika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang, Diare menempati urutan ke 5 (8,8%) dari rata-ratakematian per 1.000 kelahiran sebagai penyebab kematian anak-anakdibawah umur 5 tahun di wilayah Asia Tenggara pada tahun 2016(WHO, 2017). Salah satu penyebab kejadian diare adalahpengguanaan botol susu yang tidak steril. Tingginya kasus diarepada balita menunjukan bahwa pengetahuan ibu dalam melakukanpencegahan penyakit diare masih belum maksimal. Tujuan,Mengetahui hubungan pengetahuan dan perawatan botol susudengan kejadian diare pada anak balita di RS PKU MuhammadiyahGombong. Metode Penelitian, Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kuantitatif dengan analitik korelasi menggunakanpendekatan cross sectional. Jumlah sampel 54 responden. Alat ukurpenelitian menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakanmenggunakan statistik dengan uji chi square. Hasil, Didapatkanhasil ibu dengan pengetahuan baik (64,8%) sebanyak 35 reponden,ibu dengan pengetahuan cukup (16,7%) sebanyak 9 responden, ibudengan pengetahuan kurang (18,5%) sebanyak 14 responden.Kesimpulan, Ada hubungan antara pengetahuan penggunaan danperawatan botol susu dengan kejadian diare pada anak balita di RSPKU Muhammadiyah Gombong (p=0,000<0,05). Rekomendasi,Pada penelitian selanjutnya diharapkan untuk meneliti faktor lainyang dapat mempengaruhi kejadian diare khususnya pada anakbalita dalam rentang umur 12-24 bulan dengan frekuensipenggunaan botol susu yang lebih sering.
Stunting Prevention Health Education for Mothers of Infants and Toddlers In Bejiruyung Village, Sempor District, Kebumen District Kusumastuti, K; Rahmadhani, Wulan; Indrayani, Eni; Indriyastuti, Hastin Ika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kondisi di mana pertumbuhan anak terganggu akibat kekurangan nutrisi dalam jangka waktu yang lama. Dampak stunting pada anak umumnya menyebabkan anak memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari anak seumurannya. Selain berdampak pada tinggi badan, kemampuan belajar anak cenderung lebih rendah serta anak jadi rentan terhadap penyakit Hasil survey mawas diri di Desa Bejiruyung didapatkan bahwa 6 dari 10 ibu yang memiliki bayi dan balita tidak mengetahui tentang Stunting Pada Bayi dan Balita Permasalahan: Kurangnya pengetahuan stunting pada ibu bayi dan balita. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan ibu bayi dan balita mengenai pencegahan stunting. Metode: Pada tahap persiapan, dilakukan pendekatan dengan bidan setempat, pada tahap pelaksanaan dilakukan dengan melakukan Pendidikan Kesehatan kepada ibu bayi dan balita. Dan pada tahap evaluasi, sebelum dan sesudah Pendidikan Kesehatan dilakukan pre test dan post test untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu bayi dan balita. Hasil : Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 22 ibu bayi dan balita yang aktif dan sangat antusias dalam mengikuti pendidikan kesehatan ini. Terdapat peningkatan hasil pengetahuan ibu bayi dan balita mengenai stunting setelah dilakukan pendidikan kesehatan.
Application Of Parenting Counseling By Whatsapp In Preventing Postpartum Blues During Pandemic Time Of Covid-19 Setianingsih, Nuning Juni; Dewi, Adinda Putri Sari; Indriyastuti, Hastin Ika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Postpartum blues adalah perasaan sedih atau murung yang terjadi setelah persalinan. biasanya bersifat sementara sekitar dua hari hingga dua minggu sejak kelahiran bayi. didunia penduduk yang menderita depresi sebanyak 322 juta orang. Kawasan Asia Tenggara dan wilayah Pasifik Barat merupakan kawasan terpadat yang menyumbang angka depresi terbesar. angka ini termasuk data penderita depresi postpartum blues. Angka kejadian penderita postpartum blues yang tinggi memerlukan perhatian yang serius. karena jika postpartum blues tidak tertangani dengan baik ia akan berubah menjadi depresi postpartum. Tujuan : Melakukan penerapan metode konseling parenting via whatsapp dalam pencegahan postpartum blues pada ibu nifas di masa pandemi covid-19 di PMB Yustin Tresnowati, S.S.iT. Metode : Karya Tulis Ilmiah ini merupakan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh dari jurnal, e-book dan skor post test only EPDS (Edinburgh Postpartum Depression Scale). Partisipan terdiri dari lima ibu hamil trimester ketiga yang usia kehamilannya minimal 35 dan maksimal 37 minggu yang memenuhi kriteria inklusi beserta dengan suaminya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala epds. Kesimpulan : Setelah dilakukan penerapan konseling parenting via whatsapp dalam pencegahan postpartum blues kepada 5 pasang partisipan didapatkan hasil kondisi psikologis semua partisipan normal (score ?8).
Application Of Massage For 3-10 Month-Old Babies To Improve Their Sleep Quality Novitasari, Fifit; Indriyastuti, Hastin Ika; Dewi, Adinda Putri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Menurut WHO (2012) bayi yang mengalami gangguan tidur mencapai 33 %. Di Indonesia bayi yang mengalami gangguan tidur yang sering terbangun pada malam hari mencapai 44,2 %. Namun sebanyak 72 % gangguan tidur dianggap masalah kecil oleh orang tua. Gangguan tidur tersebut dapat menghambat proses tumbuh kembangnya. Untuk meningkatkan kualitas tidur bayi dapat dilakukan dengan terapi nonfarmakologis yaitu dengan pijat bayi. Tujuan : Untuk mengetahui penerapan untuk meningkatkan kualitas tidur usia 3-10 bulan. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan adalah 4 bayi usia 3-10 bulan sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan baby oil, lembar observasi, alat tulis, dan kamera. Data diperoleh dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil: Setelah dilakukan penerapan pijat, semua partisipan mengalami peningkatan kualitas tidur dari kategori cukup 6 jam tidur malam hari menjadfi kategori baik 9 jam tidur malam hari. Kesimpulan: Penerapan pijat efektif untuk meningkatkan kualitas tidur bayi usia 3-10 bulan.
Application Of Postpartum Yoga for Accelerating the Decrease of Uterine Involution Sari, Marlinda Dewi Arum; Kusumastuti, K; Indriyastuti, Hastin Ika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kasus kematian pada ibu nifas sebagian besar disebabkan oleh perdarahan postpartum. Salah satu penyebab dari perdarahan adalah tidak berkontraksinya uterus atau lebih dikenal dengan sebutan involusi uteri. Involusi terjadi karena adanya kontraksi dan retraksi serabut otot uterus yang terjadi secara terus menerus. Salah satu bentuk upaya dari mobilisasi pasca bersalin ialah yoga. Tujuan : Mengetahui penerapan yoga nifas untuk mempercepat penurunan involusi uteri pada ibu nifas. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Partisipannya adalah 5 ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah alat tulis, lembar persetujuan, lembar observasi, leaflet, dan kamera. Hasil : Setelah melakukan penerapan yoga nifas selama 7 hari, semua partisipan mengalami proses penurunan involusi uteri sesuai dengan kategori teori penurunan involusi uteri. Kesimpulan: Penerapan yoga nifas pada ibu postpartum terbukti dapat mempercepat penurunan involusi uteri.
Application Of Perineum Wound Healing With Binahong Leaf Boiled Water And Fishcork Extract Indrayani, Eni; Indriyastuti, Hastin Ika; Lestari, Medzelia Efenti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Postpartum mothers usually have perineal wound. Perineal wound is perineal tearduring delivery process. It occurs in almost all first deliveries and also many happen to subsequentdeliveries. To hande (or to heal) perineal wound, it can be done by applying binahong leaf boiledwater and fishcork extract.Objective: To determine the acceleration of the perineal wound healing of postpartum mothers byusing binahong leaf boiled water and fishcork extract..Method: This research is a qualitative descriptive with a case-study approach.The participants were24 postpartum mothers who met the inclusion criteria. The instruments used were observationsheets, reeda scala sheets and a camera. The data were obtained through interview, observation, anddocumentation.Results: after being given boiled water from binahong leaves and snakehead fish extract for 7 days to24 participants, 20 people (83.3%) healed on day 6 and 4 people (16.7%) healed on day 7. Woundhealing time an average of 6.15 days has experienced faster unification. The effectiveness of boiledwater from binahong leaves on the healing of perineal rupture in 24 respondents showed that 83.3%of perineal rupture healed in the fast category (< 6 days).Conclusion: The application of boiled water of binahong leaf and extract of fishcork can helppostpartum mothers heal their perineal wounds.