Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : broadcomm

KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM “FASE BULAN MADU” PASANGAN USIA MUDA Nesya Anandita; Rizky Wulan Ramadhani; John R.S.P.K.M. Isa
BroadComm Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.459 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v5i1.252

Abstract

Pasangan usia muda harus memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang baik untuk meminimalisir dampak negatif pernikahan usia muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi interpersonal dalam “fase bulan madu” pasangan usia muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomologi menggunakan Teori Penetrasi Sosial dan Model Pengembangan Hubungan. Metodologi penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan wawancara kepada tiga pasangan usia muda berdasrkan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan usia muda melewati tiga tahap dalam Teori Penetrasi Sosial yaitu tahap kedua (mengetahui hobi dan kesenangan masing-masing), ketiga (membagi informasi dan pengalaman pribadi) dan keempat (membagi nilai, konsep diri, atau perasaan emosi terdalam). Tahap pertama, lapisan kulit terluar, dilewati pasangan usia muda ketika masih berpacaran. Pasangan usia muda melewati dua tahap Model Hubungan Pengembangan sebelum fase bulan madu yaitu: 1. Contact, tahap perkenalan dan 2. Involvement, tahap pembuktian atau tahap membuka diri. Sedangkan pada fase bulan madu, pasangan usia muda melewati tiga tahap Model Hubungan Pengembangan yaitu: 1. Intimacy, tahap seseorang lebih jujur dan terbuka; 4. Deteriation, tahap mendiskusikan kekurangan yang dirasakan; dan 5. Repair, tahap memperbaiki hubungan. Pasangan usia muda diharapkan mengasah kemampuan komunikasi interpersonal sebelum menikah agar dapat melewati fase bulan madu dan fase-fase lainnya selama pernikahan.
BERITA PENCEMARAN LAUT AKIBAT PEMBUANGAN AIR LIMBAH NUKLIR FUKUSHIMA DI KOMPAS.COM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MASYARAKAT YANG MENGKONSUMSI MAKANAN LAUT DI INDONESIA Edy Prihantoro; Afifah Azzahra; Didin Mukodim; Rizky Wulan Ramadhani; Arief Budi Pratomo
BroadComm Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/4p6w4853

Abstract

Berita yang terkait dengan lingkungan hidup menarik untuk diikuti dan dikaji secara bersama-sama oleh masyarakat Indonesia, termasuk Berita Pencemaran Laut sebagai akibat pembuangan air limbah nuklir Fukushima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan berita pencemaran laut akibat pembuangan air limbah nuklir Fukushima di Kompas.com terhadap tingkat kecemasan masyarakat yang gemar mengkonsumsi makanan laut di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sedangkan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Uses and Effects. Sampel penelitian adalah masyarakat Indonesia yang pernah membaca dan atau melihat berita pencemaran laut akibat pembuangan air limbah nuklir Fukushima di media online Kompas.com. Hasil penelitian menunjukkan terpaan berita pencemaran laut akibat pembuangan air limbah nuklir Fukushima di Kompas.com terhadap tingkat kecemasan masyarakat pengkonsumsi makanan laut memiliki pengaruh yang cukup besar. Masyarakat yang membaca berita tersebut akan memiliki kecemasan yang lebih besar terhadap makanan dari laut, karena dampak negatif jangka pendek maupun jangka panjang dari limbah nuklir.