Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian

Biopori untuk Mencegah Genangan dalam Rangka Mengurangi Perkembangan Nyamuk Aedes Aegepty Isradji, Israhnanto; Destiana, Anggari Linda
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3787

Abstract

Kasus demam berdarah di kota semarang masih relatif tinggi, pada tahun 2019 terdapat 441 kasus dan tahun 2020 ada 309 kasus. Demam berdarah disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegepty. Aedes aegepty berkembang di genangan air bersih, biasanya akan meningkat dengan tajam pada saat musim hujan. Biopori adalah lubang yang dibuat secara tegak lurus ke dalam tanah dengan kedalaman 60-100 cm yang diisi dengan sampah organik dengan tujuan untuk membuat tanah menjadi lebih berpori, dengan semakin banyak biopori dibuat, maka air akan semakin mudah meresap ke dalam tanah dan meresap lebih dalam. Kelurahan Banjardowo, berada di kecamatan Genuk dengan kontur tanah yang datar, yang mana pada musim hujan seringkali terjadi genangan air yang disebabkan oleh kurang lancarnya aliran air. Genangan juga dapat disebabkan kecepatan penyerapan air yang lambat, karena pori tanah yang kecil. Pelatihan pembuatan biopori di RT 12 RW 06 Desa Banjardowo Kecamatan Genuk ini disambut dengan sangat antusias oleh warga setempat karena kawasan Genuk merupakan daerah rawan banjir dan sudah terjadi demam berdarah di RT 12. Warga berharap dengan adanya pembuatan lubang resapan (biopori) ini dapat menurunkan resiko terjadinya genangan dan banjir serta mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegepty.