Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

KETERSEDIAAN SUMBER ZAT BESI, ZAT PEMACU DAN PENGHAMBAT ABSORPSI ZAT BESI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN KADAR HB DAN DAYA TAHAN FISIK ATLET SENAM PERSANI JATENG Agustin Syamsianah; Erma Handarsari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.217 KB)

Abstract

Levels of iron in the various body compartments – collectively knownas iron status – are the particular importance to the athlete. The iron function are producing haemoglobine, myoglobine, role in enzyme function, and the oxygen transport from the lung interface with the athmosphere to the muscle capillaries and subsequent delivery to the mitochondria within the muscle cells.The objective of this research is to analyze the availability of ironresources, the iron spur and inhibitors, correlation effects within haemoglobine level and endurance of gymnastics athletes of “PERSANI Jawa Tengah”.The research design is an explanatory research with cross sectionaldesign. The total of twenty three (23) athletes are selected as samples.There is no significant correlation between the iron resources withhaemoglobine level (p = 0, 708 ) and so between the iron resources withendurance (p = 0, 872 ). There is a significant correlation between the ironcomsumption with haemoglobine level (p = 0, 000). But there is no significant correlation between the iron consumption with endurance (p = 0, 591).There is a significant correlation between the iron spur with haemoglobine level (p = 0, 000). But there is no significant correlation betweenthe iron spur with endurace (p = 0, 971).There is a negatif significant correlation between the iron inhibitorswith haemoglobine level (p = 0, 033 ; r = -0,446) but no significant correlation between the iron inhibitors with endurance (p = 0, 638).This result suggested that the iron consumption and the iron spur areable to increase the haemoglobine level but no for endurance. But the ironinhibitors is able to decrease the haemoglobine level but no for endurance. The iron spurKey Words : iron resources, iron spur, iron inhibitors, haemoglobine levels,endurance
USIA MENARCHE, INDEKS MASA TUBUH, FREKUENSI KONSUMSI, DAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA PADA SISWI SLTP DI PINGGIR DAN PUSAT KOTA, KOTA SEMARANG Rahayu Astuti1; Erma Handarsari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.968 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan usia menarche, indeks masa tubuh, frekuensi konsumsi bahan makanan dan status sosial ekonomi orang tua pada siswi SLTP di pinggir dan tengah/ pusat kota, Kota Semarang. Metode penelitian: penelitian ini merupakan penelitian survey,  jenis penelitian  Explanatory Research dan rancangan penelitian Cross Sectional. Penelitian dilaksanakan di  kota Semarang, pada Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di pinggir dan di tengah (pusat) kota. Populasi adalah seluruh siswi SLTP di kota Semarang. Metode pengambilan sampel adalah “Cluster Random Sampling”. Diambil secara “random” dua SLTP yang terletak di pusat kota Semarang dan dua SLTP yang terletak di pinggir kota Semarang. Besar sampel dihitung berdasarkan rumus besar sampel minimal. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 180 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, uji beda dilakukan dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian siswi yang berasal dari sekolah di pinggir kota yang sudah menstruasi sebanyak 66 orang (73,3 %), di pusat kota sebanyak 74 siswi (82,2 %). Rata-rata usia menarche pada siswi sekolah di pinggir kota (12,1 tahun) dan di pusat kota (11,6 tahun) ; Rata-rata indeks masa tubuh pada siswi di pinggir kota (18,1 kg/m2) dan di pusat kota (20,3 kg/m2).  Uang jajan di sekolah pada siswi sekolah pinggir kota rata-rata per hari adalah Rp 3.088,-, di pusat kota Rp 5.157,-. Rata-rata uang jajan di luar sekolah per hari pada siswi di pusat kota lebih tinggi yaitu Rp 7.241,-, di pinggir kota Rp 2.565,-. Rata-rata pendapatan keluarga per kapita per bulan pada siswi di pinggir kota (Rp 349.875,-/kapita/bulan) dan di pusat kota (Rp 806.926,-/kapita/bulan). Kesimpulan, Ada perbedaan yang bermakna rata-rata usia menarche pada siswi sekolah di pinggir kota  (p=0,009); rata indeks masa tubuh; rata-rata frekuensi konsumsi daging ayam, daging sapi, daging kambing (masing-masing p=0,000), ikan segar dan udang (p=0,023), ikan asin (p=0,010), ikan olahan (pindang, asap, ikan kaleng) (p=0,001) dan susu (p=0,000) pada siswi di pinggir kota dan di pusat kota. Ada perbedaan yang bermakna rata-rata uang jajan di sekolah dan rata-rata uang jajan di luar sekolah; pendidikan bapak, dan pendidkan ibu; pekerjaan bapak dan pekerjaan ibu ; rata-rata pendapatan keluarga per kapita per bulan pada siswi di pinggir kota dan di pusat kota (masing-masing p=0,000). Tidak ada perbedaan kesukaan berolah raga pada siswi di pinggir kota dan di pusat kota (p= 0,126). Ada perbedaan yang bermakna pernah tidaknya siswi dalam melihat tayangan/bacaan dewasa pada siswi di pinggir kota dan di pusat kota (p=0,000).Kata kunci: usia menarche, indeks masa tubuh, frekuensi konsumsi, sosial ekonomi, pusat dan pinggir kota
DESEMINASI: PEMBUATAN AIR BERSIH DENGAN MEMANFAATKAN AIR HUJAN MELALUI PENYARING PIPA BERSUSUN BERBASIS ADSORBEN ALAMI Erma Handarsari; Fitria Fatichatul Hidayah; Yunan Kholifatuddin Sya’di
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.6 KB)

Abstract

The availability of clean water is a basic need for the community. Meteseh Urban Village is one of the areas that get medium water drainage from PDAM Semarang, so that the drainage of water is rotated, that is the drainage of a day with the flowing time at certain hours. Consequences that must be done by citizens who mostly subscribe to PDAM is to prepare the upper and lower tandon so that when the water does not flow there is still water stock. During the rainy season, when the rainfall is high enough people do not use it to be accommodated in the lower tank because it still contains dirt, germs and pH can be below 7. The purpose of this study is the use of the lower reservoir for the provision of clean water from rain water by applying the water filter pipe method arranged. The methods used are preparation of tools and materials, Socialization, Counseling and Training, Practice of pipe filtering, Counseling and Evaluation activities and installation of a pipe-level water filter method at the lower tanks owned by representatives of neighborhood RT 02 and RT 03, RW 11 sub-districts Meteseh. Pipe filter is compiled using materials that are easy to get by citizens and environmentally friendly are ijuk, gravel, sand, coconut shell charcoal, and spoon. The results of this research are: the community has used rain water as clean water, reducing the burden of PDAM water usage,the utilization of natural adsorbent so that people are able to implement independently and sustainably. The community is able to install and operate the filters easily. The use of sand adsorbents can provide higher clarity.Keywords: Water filter, pipeline, Water Tandon, PDAM, Natural Adsorbent
TheEffecntof Giving Furfures Soybean Tempeh NuggetTowardReducing Cholesterol Levelof White RatBlood(RattusNorvegicus) Hypercholesterolemia Sufiati Bintanah; Erma Handarsari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2016: Proceeding of International Seminar on Education Technology (ISET) 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.997 KB)

Abstract

Abstract. Coronary heart disease becomes a major cause of death because of the increase of cholesterol level in blood.Tempe and bekatulare said to be able to reduce blood fat levels. Problem: Howis the effect of Furfures Soybean TempeNugget oncholesterol levels of white ratRattusnurvegicushypercholesterolemiablood.Objective: To demonstrate the effect of Furfures Soybean Nugget on cholesterol levels of white rats Rattusnurvegicus hypercholesterolemia blood.Method: using laboratory experimental design with Randomizet Pre and Post Contro -group Only in hypercholesterolemia mice. The micewere given nugget 25%, 50%, 75% and Controlled for 21 days. The statistical analysis in this study was different test of Anova (analysis of varian) and continued with Benferoni test. The result shows that there is a significant gap of decreasing cholesterol level between controlled group with treatment 1, 2, 3 but it was not significant between the treatment 1,2 and 3. It can be concluded that giving Furfures Soybean Nugget can reduce cholesterol level in blood when it compared with not given treatment. Reducing cholesterol level with 1, 2, 3 treatmentsare not different significantly.
ANALISIS KADAR ZAT GIZI, UJI CEMARAN LOGAM DAN ORGANOLEPTIK PADA BAKSO DENGAN SUBSTITUEN AMPAS TAHU Erma Handarsari; Agustin Syamsianah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.552 KB)

Abstract

Latar Belakang: Bakso merupakan salah satu dari makanan sepinggan yang sangat populer dan digemari oleh masyarakat Ampas tahu digolongkan dalam limbah industri hasil pertanian yaitu barang sisa proses hasil pertanian yang dibuang karena dipandang tidak mempunyai nilai ekonomi, mudah rusak dan akan menjadi sarang bakteri pembusuk jika dibuang sembarangan. Bila dilihat dari nilai gizinya ampas tahu masih mempunyai kandungan protein yang cukup tinggiTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar zat gizi ( protein dan lemak ),  cemaran logam ( tembaga dan timbal), dan organoleptik pada bakso dengan berbagai variasi substitusi ampas tahu Metode : Penelitian ini dilakukan analisa kadar protein menggunakan Mikro Kjedal, kadar lemak  menggunakan Metode Soxhlet sedangkan Kadar tembaga( Cu) dan timbal ( Pb)   dibaca absorbansinya dengan AAS, kadar Pb pada panjang gelombang 293, nm dan Cu pada panjang gelombang 324,7 nm. Hasil : Hasil analisa  menunjukkan semakin banyak  substitusi ampas tahu semakin  tinggi kadar protein, dan semakin rendah kadar lemaknya. Analisa  statistic  dengan uji Anova menunjukkan hasil ada pengaruh substitusi ampas  tahu terhadap kadar protein dan kadar lemaknya .Sedangkan hasil analisa kadar timbal dan tembaga lebih rendah dibandingkan kadar timbal dan tembaga maksimum yang diperbolehkan SNI No.01-3818-1995.Analisa statistik dengan uji Anova menunjukkan ada pengaruh substitusi ampas tahu terhadap  kadar timbal dan tidak ada pengaruh substitusi ampas tahu terhadap kadar tembaga. Penilaian organoleptik dengan 25 panelis menunjukkan citarasa yang paling disukai adalah bakso dengan substitusi ampas tahu 30%. Uji Friedmen untuk analisa organoleptik menunjukkan ada pengaruh kualitas bakso dari aspek warna sedangkan dari aspek rasa, aroma dan rasa tidak ada pengaruh
ASUPAN SERAT DENGAN KADAR GULA DARAH, KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN STATUS GIZI PADA PASIEN DDIABETUS MELLITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT ROEMANI SEMARANG Sufiati Bintanah; Erma Handarsari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.468 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan serat dengan kadar gula darah, kadarkolesterol total dan status gizi pada penderita diabetes mellitus tipe 2 pasien rawat jalan di RumahSakit Roemani Muhammadiyah Semarang.Secara khusus mendiskripsikan karakteristik sample ,jumlah asupan serat , kadar gula darah , kadar kolesterol total ,status gizi ,menganalisis hubunganasupan serat dengan kadar gula darah ,menganalisis hubungan asupan serat dengan kadar kolesteroltotal menganalisis hubungan asupan serat dengan status gizi.Metode penelitian dengan Explanotry Reseach dengan pendekatan cross sectional denganmenggunakan 35 sampel. Analisis statistik menggunakan uji kenormalan data dengan teknik ujiKolmogorov Smirnov (Uji K-S), jika distribusi normal gunakan uji korelasi person dan jika distribusitidak normal gunakan uji Rank Sperman.Karakteristik Penderita Diabetus Millitus Penderita DM tipe 2 di rs roemani : 68.57% perempuan,65.72% berusia antara 45 – 68 tahun, 42.86% sebagai ibu rumah tangga, 57.15% asupan seratnya 7.3-10%., 77.14% mempunyai kadar gula darah 200 – 250 mg/dl., 57.14% mempunyai kadar kolesteroltotal 80 – 200 mg/d, 57.4% mempunyai status gizi yang gemuk tingkat ringan dan tingkat berat.,. Adahubungan antara asupan serat dengan kadar gula darah p=0.001 (p<0.05), Ada hubungan antaraasupan serat dengan kadar kolesterol total p=0.002 (p<0.05) ;Ada hubungan antara asupan seratdengan status gizi p=0.001 (p<0.05)Simpulan : Asupan serat berhubungan erat dengan kadar gula darah, kolesterol total dan status gizipada penderita diabetes mellitus.
ANALYSIS PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ”WISATA LOKAL” PADA PEMBELAJARAN SAINS Eny Winaryati; Erma Handarsari; Akhmad Fathurohman
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.014 KB)

Abstract

Melalui pembelajaran kontekstual, guru dituntut untuk dapat mengkreasi pembelajaran, agardapat memberikan kemaknaan yang lebih kepada peserta didik. Bagi pembelajaran sains,mendekatkan siswa dengan lingkungan sekitarnya, mendukung terjadinya “active learning”. Potensidaerah termasuk lingkungan yang dekat dengan siswa. Keragamanan potensi daerah dapatdijadikan sebagai laboratorium dan sumber pembelajaran. Tujuan jangka panjang agar generasipenerus didaerah memiliki kemampuan untuk mengenal dan mengelola potensi daerah secara mandiri,kreatif dan produktif.Konsep ini menjadi dasar disusunnya model pembelajaran “Wisata Lokal”. Desain modelpembelajaran “Wisata Lokal” ini terdiri dari: 1) Wisata lokal-kelas (local tourism-class), ruang kelasdidesain dengan aneka gambar dan produk potensi daerah, 2) Wisata lokal-informasi (local tourisminformation),pembelajaran informasi potensi daerah berbasis web.Sebagai model baru, maka perlu dilakukan penelitian melalui R&D. Tahapan R&D yangdigunakan merupakan kombinasi antara ADDIE Model dan Cennarno dan Kalk, dipadukan denganCirculer Model of R&D. Tahapan pertama kombinasi R&D ini adalah analysis. Tahapan analysis,meliputi: 1) analisis kebutuhan; 2) identifikasi tujuan; 3) analisis pembelajaran; 4) karakteristikpengguna yakni guru dan siswa; 5) menganalisis pengetahuan awal yang harus disiapkan berkenaandengan model pembelajaran “Wisata Lokal” yang direncanakan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN KADER POSYANDU DI KELURAHAN PURWOSARI KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG Erma Handarsari; Agustin Syamsianah; Rahayu Astuti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.525 KB)

Abstract

Indonesia still have nutritional problems that requires serious handling. Posyandu (Integrated Service Post) is part of a society which is the spearhead in the implementation of government programs especially those related to health issues. In this case, including nutrition problems in the handling of malnutrition. Health officials cooperating with the cadres Posyandu in supplementary additional meal/food and monitoring weight gain. The goal in this devotion is to increase the cadre's ability to manage the Posyandu, nutritional knowledge and creativity to made additional meal/food for toddler to achieve optimal health care in Posyandu. The method used is counseling, guidance, practice and competition between cadres that can increased ability as a volunteer in society service. The sample in this devotion is 37 cadres residing in the village Purwosari, Mijen district ,Semarang City. Results of this devotion showed increased abilities, knowledge and skills of cadres,. The results of pre-test and post-test all the training materials showed an increased level cadre's knowledge. While the increase in skill can be seen from variability of ten kinds of dishes snack menu creativity of the cadre's results.Keywords : Posyandu cadres, knowledge, skills
PENGARUH PEMBERIAN NUGGET FURFURES SOYBEAN TEMPEH TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN PENINGKATAN HDL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DISLIPIDEMIA Sufiati Bintanah; Erma Handarsari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.5 KB)

Abstract

Latar Belakang Penyakit Jantung koroner merupakan penyebab utama kematian di Indonesiaakibat atherosklerosis yang ditandai dengan meningkatnya kadar kolesterol darah. Tempemempunyai sifat hipokolesterolemik. Bekatul juga dapat menurunkan kadar lemak darah.Pengelolaan penyakit jantung  melalui modifikasi diet dengan bahan dasar tepung tempe danRicebran . Tujuan : membuktikan  pengaruh pemberian  Nugget Furfures Soybean terhadappenurunan kadar kolesterol darah tikus putih Rattus nurvegicus  hiperkolestrolemia. Metode : Desain penelitian eksperimental Randomizet Pre and Post Contro –Group Only  . Analisisstatistik dengan uji  Anova  dilanjutkan uji post hoc test . Hasil : Ada pengaruh yang signifikan pemberian  Nugget Furfures Soybean terhadap penurunan kadar kolesterol totalantara kelompok kontrol dengan perlakuan 1,2 dan 3 ,  ada perbedaan yang signifikanpenurunan kolesterol untuk   perlakuan 1,2 dan 3 pada minggu ke tiga.   Kesimpulan :Pemberian Nugget Furfures Soybean   dapat menurunkan kadar kolesterol total  dibandingkandengan tidak diberi perlakuan. Terdapat perbedaan yang signifikan penurunan kolesterol total pada perlakuan 1,2 dan 3 di minggu ke tiga.Kata Kunci : Nugget Furfures Soybean, Kadar Kolesterol, Tikus putih (rattus norvegicus), Hiperkolesterolemia