Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA SAHAM PERUSAHAAN (Studi Empiris pada Saham LQ 45 di BEI) Abdul Karim
MAKSIMUM Vol 1, No 1 (2010): Articles
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.v1i1.832

Abstract

Corporate governance telah menjadi topik yang menarik untuk diteliti pada saat sekarang ini. Hal ini karena meningkatnya kebutuhan untuk menerapkan good corporate governance yang disuarakan secara globaldidorong oleh terjadinya skandal yang terjadi di Enron, Worldcom, Parmalat untuk perusahaan yang ada di Amerika serta PT. Agis sebagai contoh perusahaan di Indonesiayang disebabkan oleh kurangnya penerapan corporate governance yang baik. Skandal – skandal akuntansi tersebut tentunya akan berdampak terhadap ekonomi suatu bangsa melalui efeknya terhadap pasar modal.Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis pengaruh komisaris independent, kepemilikan manajerial, kepemilikan asing, hutang, serta kualitas audit terhadap kinerja saham perusahaan yang termasuk dalam LQ 45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2006 – 2008 dan untuk memberikan gambaran bagaimana penerapan good corporate governance yang berkembang pada perekonomian seperti sekarang ini.Berdasarkan hasil analisis dan pengujian, data menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan antara komisaris independent (INED) terhadap kinerja perusahaan, hal ini membuktikan bahwa tidak adanya pengaruh komisaris independent terhadap kinerja saham. Kemudian adanya pengaruh positif antara kepemilikan manajerial terhadap kinerja perusahaan, yang berarti bahwa semakin besar jumlah kepemilikan manajerial akan meningkatkan nilai perusahaan. Kemudian terdapat pengaruh positif signifikan antara kepemilikan asing terhadap kinerja perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa para investor di Bursa Efek Indonesia ternyata juga memperhatikan jumlah kepemilikan asing dalam menilai suatu perusahaan. Kemudian analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara hutang dengan nilai perusahaan. Hal ini juga mengindikasikan bahwa para investor di Bursa Efek Indonesia memperhatikan pengawas lain akan suatu perusahaan.Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara kualitas audit dengan nilai perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas audit yang digambarkan dengan kantor akuntan yang termasuk big 4 akan berpengaruh terhadap nilai suatu perusahaan. Kualitas audit biasanya mempengaruhi luasnya suatu pemeriksaan sehingga kredibilitas hasil audit bisa diandalkan.Keywords : GCG, komisaris independen, kepemilikan manajerial, kepemilikan asing, kualitas audit
Pengaruh Green Accounting Terhadap Mfca Dalam Meningkatkan Keberlangsungan Usaha Serta Resource Efficiency Sebagai Variabel Moderating (Studi Kasus Pada Perusahaan Peraih Penghargaan Industri Hijau) Windasari Rachmawati; Abdul Karim
Tirtayasa Ekonomika Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jte.v16i1.10205

Abstract

The use of the term green accounting has recently become popular with the increasing number of researches that raise green accounting in Indonesia. Green accounting deals with environmental information and environmental auditing systems and has been defined as' the identification, tracking, analysis, and reporting and cost information related to environmental aspects of an organization. The main role of green accounting is to address social environmental problems, as well as to have an impact on the achievement of sustainable development and the environment in any country, which affects corporate behavior in dealing with issues of social and environmental responsibility. MFCA is a key tool in a management approach known as flow management which aims specifically at managing manufacturing processes related to the flow of materials, energy and data.This study uses a statistical test tool with a moderation test, which shows that material flow cost accounting is measured from the cost of production, the area of production and the yield or value of production on business continuity, and green accounting has no effect on business continuity. 
PENENTUAN HARGA POKOK PENJUALAN PADA UMKN JAMU JAWA ASLI MBAK SUM DI KELURAHAN PEDURUNGAN KIDUL KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG Windasari Rachmawati; Abdul Karim; Vinsensia Retno Widi Wisayang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6555

Abstract

ABSTRAKPersaingan global memicu adanya ekonomi kreatif yang identik dengan industri kreatif. Untuk peningkatan taraf hidup masyarakat, UMKNjamu jawa asli yang di miliki oleh ibu suminah yang berada di desa pedurungan kidul kecamatan pedurungan kota Semarang, sudah berkecimpung di dalam usaha kecil menengah, tetapi UMKNini belum bisa mengatur keuangan dengan baik. Tim pengabdian masyarakat Universitas Semarang ingin membantu UMKNini di desa pedurungan kidul dengan cara penentuan biaya harga pokok penjualan dan inovasi produk. Dengan melihat peningkatan kesadaran masyarakat akan kesehatan, terutama pada masa pandemik ini, sehingga peningkatan usaha pada UMKNjamu sebagai minuman warisan tradisional nenek moyang semakin dicari masyarakat. Sehingga pendapatan UMKNjamu meningkat, tetapi masih minimnya pengetahuan tentang penentuan harga pokok penjualan membuat UMKNjamu ini masih mencampur aduk dengan kebutuhan pribadi, maka tim pengabdian masyarakat ingin memberikan pelatihan penentuan harga pokok penjualan. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini meliputi kegiatan pelatihan dan workshop.  Kegiatan  pelatihan  yang  dilakukan  meliputi  1) Penentuan harga pokok penjualan  dan akuntansi dasar 2) penentuan strategi yang tepat. Kegiatan PKM ini meliputi 1) Pra Survei Lapangan 2) Persiapan Alat dan Bahan Pelatihan 3) Persiapan Tempat Pelatihan dan Workshop 4)  Penentuan harga pokok penjualan dan Akuntansi Dasar 5) Penentuan strategi yang tepat dengan pemakaian harga yang sudah ditentukan bagi umk  6) Pembuatan Laporan dan Publikasi. Peran kedua mitra adalah sebagai obyek dan subyek. Sebagai obyek, mitra merupakan sasaran untuk ditangani permasalahannya dalam mengembangkan usaha. Hasilnya UMKNjamu jawa asli semakin bertambah wawasannya tentang penentuan harga pokok penjualan dan diterapkan di pembukuannya. Kata kunci: industri kreatif; penenntuan harga pokok penjualan; jamu jawa   ABSTRACTGlobal competition triggers a creative economy that is identical to the creative industry. To improve people's living standards, MSMEs for indigenous Javanese herbal medicine owned by Mrs. Suminah who are in Pedurungan Kidul village, Pedurungan sub-district, Semarang city, are already involved in small and medium enterprises, but these MSMEs have not been able to manage finances properly. The Semarang University community service team wants to help these SMEs in the village of Pedurungan Kidul by determining the cost of goods sold and product innovation. By looking at the increase in public awareness of health, especially during this pandemic period, so that the increasing number of businesses on herbal medicine as a traditional heritage drink from their ancestors is increasingly sought after by the community. So that the income of herbal medicine MSMEs increases, but the lack of knowledge about determining the cost of goods sold makes these herbal MSMEs still mix up with their personal needs, so the community service team wants to provide training on determining the cost of goods sold. The methods used in this PKM activity include training activities and workshops. The training activities carried out include 1) Determining the cost of goods sold and basic accounting 2) determining the right strategy. This PKM activity includes 1) Pre-Field Survey 2) Preparation of Training Tools and Materials 3) Preparation of Training Places and Workshops 4) Determination of the cost of goods sold and Basic Accounting 5) Determining the right strategy by using prices that have been determined for MSEs 6) Reporting and Publications. The roles of the two partners are as objects and subjects. As objects, partners are targets to deal with problems in developing a business. As a result, indigenous Javanese herbal medicine companies have increased their insight into determining the cost of goods sold and applied it to their books. Keywords: creative industry; determination of cost of goods sold; Javanese herbal medicine
OPTIMALISASI PEMBIAYAAN MURABAHAH BERPRINSIP BAGI HASIL PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA 2010 - 2015 Windasari Rachmawati; Abdul Karim; Abdul Manan
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 20, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.579 KB) | DOI: 10.26623/jdsb.v20i2.1246

Abstract

Penelitian ini ingin mengidentifikasi apakah faktor faktor DPK,NPF, Inflasi dan CAR berpengaruh terhadap pembiayaan murabahah. Metode penelitian dengan menggunakan alat uji statistic regresi berganda. Salah satu produk dari bank syariah yang sedang booming saat ini adalah pembiayaan Murabahah.Pembiayaan murabahah merupakan jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yanng disepakati.Istilah teknis perbankan syari’ah murabahah ini diartikan sebagai suatu perjanjian yang disepakati antara Bank Syariah dengan nasabah, dimana Bank memberikan pembiayaan untuk pembelian bahan baku atau modal kerja lainnya yang dibutuhkan nasabah, yang akan dibayar kembali oleh nasabah sebesar harga jual bank (harga beli bank + margin keuntungan) pada waktu yang ditetapkan. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel DPK, NPF, INFLASI dan CAR terhadap pembiayaan murabahah pada perbankan syariah yang terdaftar di bank Indonesia selama periode 2010-2015.Kriteria pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 12 perusahaan perbankan syariah.Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel independen dalam penelitian ini yang diukur menggunakan komite DPK, Inflasi, NPF tidak berpengaruh terhadap pembiayaan murabahah, hal ini dikarenakan penerapan pembiayaan  murabahah belum dikenal masyarakat luas, jika dibandingkan pembiayaan mudharabah dan pembiayaan mutlaqah. Hal ini dapat dilihat rata - rata selama tahun 2010 – 2015. DPK dengan tingkat signifikansi 0,522>0.005, inflasi 0,415>0,005, dan NPF 0,512>0.005.Sedangkan capital asset ratio berpengaruh terhadap pembiayaan murabahah dengan nilai signifikansi 0,001<0,005.
PENENTUAN HARGA POKOK PENJUALAN PADA UMKM DI KELURAHAN NGESREP KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG fredericho Mego sundoro; Windasari Rachmawati; Abdul Karim
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i6.52

Abstract

Persaingan global memicu adanya ekonomi kreatif yang identik dengan industri kreatif. Untuk peningkatan taraf hidup masyarakat, umkm yang di miliki oleh ibu ibu yang berada di desa ngesrep kecamatan banyumanik kota Semarang, sudah berkecimpung di dalam usaha kecil menengah, tetapi umkm ini belum bisa mengatur keuangan dengan baik. Tim pengabdian masyarakat Universitas Semarang ingin membantu umkm ini di desa ngesrep dengan cara penentuan biaya harga pokok penjualan dan inovasi produk. Dengan melihat peningkatan kesadaran masyarakat akan peningkatan pendapatan dan pengembangan usaha, terutama pada masa pandemik ini, dengan adanya ilmu penentuan HPP terdapat peningkatan usaha pada umkm.. Sehingga pendapatan umkm meningkat, tetapi masih minimnya pengetahuan tentang penentuan harga pokok penjualan membuat umkm ini masih mencampur aduk dengan kebutuhan pribadi, maka tim pengabdian masyarakat ingin memberikan pelatihan penentuan harga pokok penjualan. Pertama kali memberikan materi tentang pembukuan yang efektif, selanjutnya bagaimana umkm melakukan penentuan harga pokok produksi.Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini meliputi kegiatan pelatihan dan workshop. Kegiatan pelatihan yang dilakukan meliputi 1) Penentuan harga pokok penjualan dan akuntansi dasar 2) penentuan strategi yang tepat. Kegiatan PKM ini meliputi 1) Pra Survey Lapangan 2) Persiapan Alat dan Bahan Pelatihan 3) Persiapan Tempat Pelatihan dan Workshop 4) Penentuan harga pokok penjualan dan Akuntansi Dasar 5) Penentuan strategi yang tepat dengan pemakaian harga yang sudah ditentukan bagi umk 6) Pembuatan Laporan dan Publikasi. Peran kedua mitra adalah sebagai obyek dan subyek. Sebagai obyek, mitra merupakan sasaran untuk ditangani permasalahannya dalam mengembangkan usaha..
ANALISIS PERAN KSPPS DALAM MENDUKUNG EKONOMI RAKYAT BERBASIS USAHA MENENGAH KECIL Windasari Rachmawati; Abdul Karim
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 11 No. 1 (2020): AKURAT Edisi Januari - April 2020 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.248 KB)

Abstract

Penelitian ini ingin meneliti sejauhmana pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pelaku usaha mikro dan faktor – faktor apa saja yang mendorong perkembangan usaha mikro.Dengan mengambil total sampel 30 responden dari pelaku usaha yang terdaftar sebagai nasabah pada dua BMT di kota Semarang. Semakin meningkat perkembangan lembaga keuangan berbasis syariah dengan beberapa pembiayaan, sehingga memudahkan para pelaku usaha mikro di dalam mereka memperoleh pembiayaan usaha. Populasi dan sampel penelitian adalah para pelaku usaha mikro yang menjadi nasabah dari KSPPS atau BMT di kota Semarang.Penelitian ini menggunakan alat uji smart PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembiayaan mudharabah mempengaruhi didalam pembinaaan kinerja pelaku usaha mikro. Sedangkan faktor pendidikan,usia, pembinaan berpengaruh positif terhadap kinerja usaha mikro pada pelaku usaha mikro yang tergabung sebagai nasabah dua sampel BMT di kota Semarang.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM DAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL (Studi Kasus pada Pemerintah Kabupaten / Kota di Provinsi Jawa Tengah pada Tahun 2010-2012) Abdul Karim
Solusi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v15i2.2038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) serta Dana Alokasi Khusus terhadap pengalokasian anggaran Belanja Modal pada kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 kabupaten/ kola yang ada di Provmsi Jawa Tengah. Jenis data yang dipakai adalah data sekunder yang bersumber dari Laporan Realisasi APBD pada tahun 20I0-2012 serta Data PDRB Atas Dasar Harga Konstan pada tahun 2009-2012 yang diperoleh melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah maupun Bappeda Provinsi Jawa Tengab. Metode pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil selurub populasi. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) berpengaruh terhadap pengalokasian anggaran Belanja Modal. Sedangkan, Pertumbuhan Ekonomi dan Dana Alokasi Khusus (OAK) tidak berpengaruh terhadap pengalokasian anggaran Belanja Modal. Bagi Pemerintah Daerah diharapkan selalu meningkatkan komponen-komponen PAD agar PAD dapat meningkat sehingga alokasi untuk belanja modal dapat ditarnbah dan dapat mengurangi ketergantungan terhadap Pemerintah Pusat.Kata Kunci : Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi
PENILAIAN KESEHATAN PD. BPR BKK DAN PD. BKK PADA SUB BAGIAN BUMD BIRO PEREKONOMIAN SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI JAWA TENGAH Abdul Karim
Solusi Vol 9, No 4 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i4.1997

Abstract

Di dalam dunia kerja banyak sekali kita temui berbagai macam badan usaha. Diantaranya adalah lambaga atau instansi pemerintahan. Lembaga pemerintahan pun ada banyak sekali, salah satunya adalah Kantor Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Tengah. Kantor Pemerintah Propinsi adalah instansi dimana sebagian besar kegiatannya untuk mengatur dan mengawasi kegiatan perusahaan negara dalam hal ini adalah Badan Umum Milik Daerah (BUMD}, dalam menjalankan kegiatan pemerintahan, serta bekerja sama dengan instansi pemerintah yang lain seperti Bank Indonesia untuk mengatur perekonomian dan menjalankan roda pemerintahan di Jawa Tengah khususnya. Pemerintah Propinsi juga merupakan Badan Pembina bagi perusahaan - perusahaan daerah.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDAPATAN ASLI DAERAh, DANA ALOKASI UMUM DAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL (Studi Kasus pada Pemerintah Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah pada Tahun 2010-2012) Abdul Karim
Solusi Vol 15, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v15i3.2050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) serta Dana Alokasi Khusus terhadap pengalokasian anggaran Belanja Modal pada kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 kabupaten/ kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Jenis data yang dipakai adalah data sekunder yang bersumber dari Laporan Realisasi APBD pada tahun 2010-2012 serta Data PDRB Atas Dasar Harga K.onstan pada tahun 2009-2012 yang diperoleh melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah maupun Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Metode pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling dengan rnengambil seluruh populasi. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji t, uji F, dan uji koefisien detenninasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) berpengaruh terhadap pengalokasian anggaran Belanja Modal. Sedangkan, Pertumbuhan Ekonomi dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak betpengaruh terhadap pengalokasian anggaran Belanja Modal. Bagi Pemerintah Daerah diharapkan selalu meningkatkan komponen--komponen PAD agar PAD dapat meningkat sehingga alokasi untuk belanja modal dapat ditambah dan dapat menguraogi ketergantungan terhadap Pemerintah Pusat.Kata Kunci : Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonom.i, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus
The Effectiveness Of The Internal Control System Of Trade Receivables On Msme Jamu Original Java Vinsensia Retno Widi Wisayang; Windasari Rachmawati; Abdul Karim
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 4, No 2: Maret 2022
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v4i2.4577

Abstract

In principle, every company has one goal, which is to make a profit. Whether it's a trade industry or a service. Profit earned activities are carried out by sales activities, transactions made in cash will result in cash receipts. A credit sale will increase receivables. This makes the company's assets increase and can support the development of the company. This research method uses primary data and secondary data, where the object of this study is the original Java herbal medicine UMKM. Using the quantitative method of deskriftive and the sign test method. Based on the results of the interview conclusion with the conclusion of the theory can be known that the application of the internal control system of trade receivables in the original Java herbal medicine MSMEs is still very simple, because the medium to upper business is still small, so there are still many systems that have not been implemented. The data above shows that the test sign test value of 0.065 0.05 that H1 is accepted so there is a significant difference between internal control activities in MSMESherbal medicine asli mbak Sum before and after being given the effectiveness of the internal control system.