Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

E-LEARNING DEVELOPMENT BASED ON MOODLE V.3.1. TO IMPROVE CONCEPT UNDERSTANDING OF LEARNING AND TEACHING COURSE Anangga Widya Pradipta; Amy Nilam Wardathi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.553 KB)

Abstract

This study aims to produce internet-assisted learning media. Specifically this study aims to design and develop Moodle V.3.1 based e-learning. to improve the understanding of the concepts of the Learning and Learning course of the Health and Recreation Education Study Program of IKIP Budi Utomo Malang. The step taken is to use a development procedure which is a combination of the development procedures of Alessi and Trollip which includes 4 main stages namely planning, design, development and summative evaluation. The results of e-learning product development in the form of online learning management withMoodle version 3.1 application software with version 3.5.2 revision with the address https://widyapradipta.com. Feasibility of e-learning products in the aspect of material got a score of 76.34% and included in the good category, in the aspect of the media got a score of 81.83% and included in the excellent category, the response aspect of students got 88% in the good category and understanding of the concept students increased 23.6% to 83.6% in the very good category. Keywords: E-learning, Moodle V.3.1, Concept Understanding
Pengaruh Pendekatan Bermain Terhadap Pembelajaran Atletik Nomor Lari Bagi Tuna Grahita Lufthansa, Luthfie; Anangga Widya Pradipta; Ary Artanty; Antonius Prasetyo Hadi
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Speed (Sport, Physical Education, and Empowerment)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jurnalspeed.v6i2.10059

Abstract

In adaptive physical education learning for the mentally disabled, the most effective way is through playing sports with modifications to the game rules. Games for the mentally retarded are the main form of social learning activity for them. Games for mentally retarded children are activities that create a happier atmosphere which are carried out only to create a greater sense of enjoyment during the activity itself, not also to gain something that is felt through the activity. Where a game that tends to involve a lot of basic movement skills is games. The playing approach used is a chase tom game. Where there is a student who is responsible for running to avoid being caught, and one of the students runs to catch his friend. The type of research carried out was experimental with pretest-posttest treatment and used descriptive methods. The research was conducted at SLNB Kedungkandang, Malang City with the number of research subjects being 7 students with intellectual disabilities. Based on the research results, the asymp sig = 0.041. Because the result of asymp sig = 0.041 < α = 0.06 means learning athletics for running numbers before treatment and after treatment.
ANALISA LATIHAN RUNNING CIRCUIT TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI PADA PEMAIN SEPAKBOLA PSCS CILACAP FC Dona Saputra; Wiwik Kusmawati; Anangga Widya Pradipta; Hari Pamungkas; Muhammad Nidomuddin
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3655

Abstract

Pemain sepak bola dituntut selalu bugar di setiap pertandingan. Latihan fisik perlu diprogramkan agar kualitas kebugaran jasmani dari pemain lebih baik lagi. Salah satu latihan yang dapat dilakukan adalah running circuit. Meningkatkan daya tahan kardiorespirasi merupakan tujuan umum dalam latihan fisik, karena peningkatan daya tahan kardiorespirasi berhubungan dengan kinerja atlet secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa latihan running circuit terhadap daya tahan kardiorespirasi pada pemain sepakbola. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dan metode yang digunakan adalah One Group Posttest Only Design. Seluruh 22 pemain PSCS Cilacap FC menjadi sampel dari penelitian ini. Peneliti menggunakan instrumen tes berupa Beep Test untuk mengetahui prediksi kadar konsumsi oksigen maksimal (VO2maks). Latihan running circuit yang diprogramkan menggunakan 3 pos yaitu shuttle run, lari 2,4 km, lari fartlek dengan interval. Hasil data menyatakan bahwa nilai signifikansi >0,05 menunjukkan latihan running circuit efektif dalam mencapai hasil optimal untuk daya tahan kardiorespirasi ditinjau dari VO2maks. Signifikansi ditunjukkan dengan angka 0.261. Test value di angka 51 (ml/kg/menit) sebagai ambang batas kriteria atas rata-rata pada norma VO2maks. Kesimpulannya adalah latihan running circuit efektif dalam mencapai hasil optimal untuk daya tahan kardiorespirasi ditinjau dari segi VO2maks-nya.
Analisis Latihan Kecepatan Reaksi terhadap Kemampuan Kelincahan Pemain Bhayangkara FC U-18 Dimas Sevila; Muhammad Nidomuddin; Anangga Widya Pradipta; Hari Pamungkas; Havid Yusuf
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 1 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i1.480

Abstract

Kelincahan salah satu unsur penting yang dimiliki pemain sepak bola. Sepak bola merupakan olahraga yang banyak menggunakan aktivitas jangka pendek selama pertandingan dan aktivitas bervariasi setiap 4-6 detik. Aktivitas ini memiliki intensitas tinggi dan mencakup lari cepat dan kelincahan berisi aktivitas seperti perubahan arah, pertemuan dengan bola, intersepsi dan tekel. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kelincahan pada pemain adalah kecepatan reaksi mereka. Kecepatan reaksi dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang menanggapi stimulus/rangsangan eksternal dengan cepat dan tepat. Berdasarkan penjelasan di atas, tujuan dari peneliti adalah ingin menganalisis pengaruh latihan kecepatan reaksi terhadap kelincahan pemain sepak bola, yaitu pemain Bhayangkara FC U-18. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh pemain Bhayangkara FC U-18 yang berjumlah 25 orang. Instrumen tes yang digunakan saat pre-test dan post test dalam penelitian ini adalah Arrowhead Test. Selama 3 bulan, dengan frekuensi 3 kali latihan selama 30 menit kepada pemain sepak bola Bhayangkara FC diberikan latihan respon motorik berupa stimulus menerima sinyal. Hasil analisis data pre test diperoleh mean sebesar 9.6836 sedangkan post test diperoleh data mean sebesar 8.9436, dengan selisih mean antara pre dan post adalah 0.74000. Hasil data menyatakan nilai signifikansi <0.05, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pre test dengan post test kelincahan pemain Bhayangkara FC U-18. Kesimpulannya, ada pengaruh latihan kecepatan reaksi secara signifikan terhadap kelincahan pada pemain Bhayangkara FC U-18.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN TEKA-TEKI SILANG (TTS) TERHADAP PENGETAHUAN AKAN GIZI SEIMBANG DAN PENCEGAHAN GIZI BURUK Ponijan, Muhammad Wahyu Dzikirillah; Farizha Irmawati; Anangga Widya Pradipta
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.28317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media permainan teka-teki silang (TTS) terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai gizi seimbang dan upaya pencegahan gizi buruk. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII dan IX SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Kota Malang. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda yang mengukur pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan media TTS. Hasil analisis menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, dengan nilai p < 0,001. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media TTS efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai gizi seimbang. Media ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, media permainan TTS dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran gizi di sekolah.
Pembiasaan Gerak Disiplin dalam Pengembangan Motorik Siswa melalui Ekstrakurikuler Bola Voli Nurcholis Istiawan; Dessy Mitha Susanti; Anangga Widya Pradipta
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.2910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembiasaan gerak disiplin dalam kegiatan ekstrakurikuler bola voli serta implikasinya terhadap pengembangan motorik siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan disiplin gerak yang diterapkan secara konsisten melalui rutinitas latihan, kepatuhan terhadap instruksi, dan keteraturan aktivitas gerak berkontribusi positif terhadap peningkatan koordinasi, keseimbangan, dan kontrol gerak siswa. Pengulangan dan ritme gerak dalam latihan passing bawah mendukung keterkaitan antara proses psikis dan motorik, sekaligus memperkuat fokus dan kesiapan gerak siswa. Selain itu, pembiasaan disiplin dalam aktivitas fisik juga berperan dalam pembentukan sikap tanggung jawab dan keteraturan perilaku siswa. Meskipun demikian, kendala masih ditemukan pada aspek konsistensi kehadiran sebagian siswa. Secara keseluruhan, kegiatan ekstrakurikuler bola voli memiliki potensi sebagai wahana integratif antara pengembangan motorik dan pendidikan karakter apabila dikelola secara terstruktur dan berorientasi edukatif.