Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Kecanduan Game Online Terhadap Kepribadian Sosial Anak Latifatul Ulya; Sucipto Sucipto; Irfai Fathurohman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1347

Abstract

Penelitian ini membahas tentang dampak kecanduan Bermain Game Online implikasinya dalam kepribadian pada anak berusia 11-13 pada jenjang Sekolah Dasar di Desa Jondang Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Kecanduan game online merupakan memainkan game online dengan secara berlebihan sehingga menjadikan game online sebagai fokus utama dan mendapatkan perhatian yang baik dari yang lain tanpa memikirkan hal lain yang akan di kerjakan. Perubahan perilaku siswa yang mengalami kecanduan game online mungkin tidak rasakan, namun kepribadian sosial anak dapat dirasakan oleh orang disekitar lingkungan mereka terutama orang tua. Kepribadian sosial merupakan keseluruhan perilaku seseorang individu dengan sistem kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan situasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Subjek penelitian anak berusia 11-13 pada jenjang Sekolah Dasar di Desa Jondang Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Hasil pnelitin menunjukkan bahwa dampak bermain game dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian sosial anak, seperti tingkah laku pembangkangan anak, sikap agresi anak, sikap berselisih/bertengkar anak, sikap persaingan anak, sikap kerjasama anak, sikap tingkah laku berkuasa anak, sikap mementingkan diri sendiri/ egois anak dan sikap simpati anak. Anak ketika bermain game akan fokus pada permainan dan tidak menghiraukan lingkungan sekitar.
Konseling Behavioristik Dengan Teknik Modeling Simbolik Untuk Mengatasi Anak Yang Tidak Menghargai Guru Les Di Desa Wonoketingal Karanganyar Demak Linda Imawati; Sucipto Sucipto; Santoso Santoso
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v4i1.6474

Abstract

Tujuan penelitian ini  adalah 1. Mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku anak yang tidak menghargai guru les di desa wonoketingal karanganyar demak, 2. Mendiskripsikan penerapan konseling behavioristik dengan teknik modeling pada anak les di desa wonoketingal karanganyar demak. Perilaku tidak menghargai guru merupakan salah satu sikap yang harus dihilangkan dalam diri. Konseling behavioristik dengan teknik modeling simbolik adalah upaya pemberian bantuan anak untuk mengubah perilaku konseli agar dapat memecahkan masalahnya. Jenis penelitian ini menggunakan studi kasus yang dilaksanakan di tempat Majlis Ta’lim Alhusna Sedangkan subjek penelitian ini ada 3 klien yaitu PWR anak  SMP,RMA dan JN anak SMA yang mempunyai masalah tidak menghargai guru, kegiatan ini berlangsung tiga kali pertemuan. Hasil dari penelitian ini bahwa proses konseling ditempat belajar les didesa wonoketingal karanganyar demak, sudah mampu mengubah tingkah lakunya dengan baik.
Bimbingan Kelompok Teknik Self Management Untuk Meningkatkan Penerimaan Diri Julia Wijayanti; Sumarwiyah Sumarwiyah; Sucipto Sucipto
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 3, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5154

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendiskripsikan bimbingan kelompok dengan teknik self management untuk meningkatkan penerimaan diri anak Panti Asuhan Nurul Jannah, 2. Memperoleh peningkatan penerimaan diri anak Panti Asuhan Nurul Jannah melalui bimbingan kelompok teknik self management. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling dengan menggunakan dua siklus. Simpulan hasil penelitian ini adalah Terjadinya peningkatan pada penerimaan diri setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik self management mengalamai peningkatan dalam setiap pertemuan. Pada pra siklus diperoleh rata-rata 24 (48%) termasuk dalam kategori sangat kurang. Pada siklus I hasil observasi pertemuan pertama memperoleh hasil 54% dengan kategori cukup, pertemuan kedua memperoleh hasil 56% dengan kategori cukup, pertemuan ketiga memperoleh hasil 58% dengan kategori cukup. Pada observasi siklus II pertemuan pertama memperoleh hasil 68% dengan kategori baik, pertemuan kedua memperoleh hasil 72% dengan kategori baik, dan pertemuan ketiga memperoleh hasil 84% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 36% dari tahap pra siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian dalam menerapkan bimbingan kelompok teknik self management yang telah dilakukan oleh peneliti untuk meningkatkan penerimaan diri anak panti asuhan Pada siklus I pertemuan ketiga memperoleh hasil 71% dengan kategori baik, dan siklus II pertemuan ketiga memperoleh hasil 93% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 34% dari tahap siklus I, dan siklus II. Dengan demikian Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Self Management dapat Meningkatkan Penerimaan Diri Anak Panti Asuhan Nurul Jannah.
Mengatasi Rendahnya Kemandirian Belajar Peserta Didik Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Teknik Self Control Amalia Widyastuti; Edris Zamroni; Sucipto Sucipto
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 4, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v4i2.7273

Abstract

Rendahnya kemandirian belajar merupakan sikap yang harus dihilangkan dalam diri siswa, sebagai seorang pelajar harus memiliki kemandirisn dalam hal belajar agar siswa dapat mengembangkan kemampuan dirinya. Bimbingan kelompok teknik self control merupakan sebuah layanan  yang diberikan kepada individu atau sekelompok orang  dengan menggunakan dinamika kelompok yang berpusat kepada diri siswa agar siswa mampu mencegah, mengatur, mengelola keinginan yang timbul dalam diri siswa  itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah  1. dari penerapan layanan bimbingan kelompok dengan teknik Self Control maka dapat mengatasi rendahnya kemandirian belajar peserta didik di SMKN 3 PATI. 2. Memperoleh peningkatan efektifitas peserta didik dengan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik Self Control dalam mengatasi rendahnya kemandirian belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XI Busana 1 SMK Negeri 3 Pati, sebanyak 8 siswa yang memeliki masalah dalam kemandiri belajar. Berdasarkan dari hasil penelitian ini bahwa layanan bimbingan kelompok teknik self control di SMK Negeri 3 Pati terdapat peningkatan disetiap sikluslusnya. Hal ini dapat dilihat dari hasil skor, pada pra siklus siswa memperoleh jumlah rata – rata 75 dengan kategori kadang – kadang (KD), kemudian di sklus I memperoleh jumlah rata – rata 122 dengan kategori sering (SR), serta pada siklus II memperoleh jumlah rata – rata 142 dengan kategori selalu (SL).
Mengatasi Prokrastinasi Akademik Melalui Konseling Behavioristik Dengan Teknik Behavior Contract Miftah Khorirur Rokhman; Sucipto Sucipto; Masturi Masturi
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 2, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i1.4310

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan faktor-faktor yang menjadi penyebab prokrastinasi akademik siswa SMA 1 Gebog Kudus. 2. Mengetahui keberhasilan layanan konseling behavioristik dengan teknik behavior contract untuk mengatasi prokrastinasi siswa SMA 1 Gebog Kudus. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Studi Kasus dengan metode kualitatif yaitu metode penelitian berdasarkan pengumpulan data secara subjektif yang dialami oleh pihak yang diteliti.  Subjek yang diteliti adalah 3 siswa SMA 1 Gebog Kudus yang memiliki tingkat prokrastinasi akademik tinggi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan tiga tahapan yaitu, reduksi data, paparan data, dan penyimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa prokrastinasi akademik yang dialami siswa SMA 1 Gebog Kudus dapat diatasi menggunakan layanan konseling behavioristik dengan teknik behavior contract.
Pengingkatkan Komunikasi Antar Pribadi Melalui Layanan Penguasaan Konten dengan Teknik Bermain Peran Vivi Elita Yahya; Sucipto Sucipto; Masturi Masturi
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 3, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5156

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah : 1. Mendiskripsikan layanan penguasaan konten menggunakan teknik bermain peran dalam peningkatkan komunikasi antar pribadi pada siswa TK Pertiwi Bulungcangkring Jekulo, 2. Diperolehnya peningkatan komunikasi antar pribadi melalui layanan Penguasaan konten dengan teknik bermain peran pada siswa TK Pertiwi Bulungcangkring Jekulo. Komunikasi antar pribadi merupakan proses interaksi penyampaian informasi, ide dan sikap antara dua orang atau lebih yang menjalin hubungan komunikasi baik sebagai komunikan dan komunikator yang saling bertukar pesan secara langsung dan tidak langsung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Subjek yang diteliti siswa dari kelas A kecil. Penelitian ini dilakukan 2 siklusnya setiap pertemuan ada 4 tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan/tindakan, observasi / pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian diketahui dari komunikasi antar pribadi terhadap 14 subyek pada pra siklus dengan jumlah 216 dan memperoleh skor rata-rata 39% dengan kategori sangat kurang (SK), kesuliatan mengkomunikasikan pikiran dan perasaan, kurang berempati, kesulitan dalam memberikan dukungan, kurang dalam menyatakan sikap positif diri sendiri dan orang lain, rendahnya kemampuan mendengarkan siswa, kurang rasa berani dan percaya akan diri sendiridan orang lain, cenderung menutup diri dengan lingkungan sekitar, kurang sikap hangat saat berinteraksi, kurang bersikap asertif, rendahnya orietasi kepada orang lain. Setelah diberikan layanan penguasaan konten teknik bermain peran pada siklus I dari pertemuan pertama, kedua dan ketiga dengan jumlah 335 dengan rata-rata prosentase 60% kategori (kurang), pada siklus II pertemuan pertama, kedua ketiga mendapatkan jumlah 485 dengan rata-rata 87% dengan kategori (Sangat Baik). Dari observasi aspek komunikasi antar pribadi dapat disimpulkan bahwa siklus I ke siklus II mengalami peningkatan.
Analisis Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19 Jovana Shelvi Nur Syafa’ati; Sucipto Sucipto; Mila Roysa
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana prestasi belajar anak pada pembelajaran daring saat pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalan dan dokumentasi yang bersumber pada data yang valid. Hasil penelitian adalah pandemi covid-19 membawa dampak besar pada hasil prestasi belajar anak. Dalam belajar pada pembelajaran daring siswa mengalami lebih banyak kesulitan dalam belajar. Prestasi belajar anak sulit dipantau secara langsung oleh guru. Penerapan cara belajar yang efektif dan efisien pada pembelajaran daring akan memengaruhi prestasi belajar yang baik. Terdapat faktor-faktor lain yakni faktor eksternal yakni keluarga sangat berpengaruh pada prestasi belajar anak.
Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Home Room Untuk Meningkatkan Sikap Anti Seks Bebas Farid Hidayat; Edris Zamroni; Sucipto Sucipto
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 1, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v1i2.3440

Abstract

The purpose of this study are: 1) Describe the implementation of group guidance services with homeroom techniques to improve anti-sex free attitudes in class XI TAV 2 students SMK Negeri 2 Kudus, 2) Know the increase in anti-sex free attitudes through group guidance services with homeroom techniques for class students XI TAV 2 of SMK Negeri 2 Kudus. Type of Research PTBK with stages: 1. Planning, 2. Implementation, 3. Observation, and 4. Reflections carried out in 2 cycles of research, each cycle carried out three meetings. Data analysis used is descriptive qualitative data analysis. The results of the study were pre-cycle conditions. The number of free anti-sex attitudes of 8 students of class XI TAV 2 of SMK Negeri 2 Kudus was 133 with a percentage of 42% in the very poor category, at the end of the first cycle the score of anti-free sex was 202 with percentage 63% in the less category and at the end of the second cycle the number of anti-sex free attitudes from 8 students of class XI TAV 2 of SMK Negeri 2 Kudus was 263 with a percentage of 82% in the good category. Selin also concluded that the hypothesis of action that researchers made in chapter II which reads Homeroom Technical Guidance Service Group can increase the anti-free attitude of students of class XI TAV 2 of SMK Negeri 2 Kudus, declared acceptable.
PENINGKATAN KONTROL DIRI SISWA DALAM BERMEDIA SOSIAL MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT Ilham Sholikul Hadi; Sucipto Sucipto; Edris Zamroni
Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Vol 1, No 2 (2022): JURNAL MURIA RESEARCH GUIDANCE AND COUNSELING OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.128 KB) | DOI: 10.24176/mrgc.v1i2.8707

Abstract

Research purposes: 1. Explaining the implementation of self-management technique group guidance can improve self-control in social media in class XI students of SMK Negeri 1 Kudus in the academic year 2022/2023. 2. To find out the increase in self-control in social media through group guidance on self-management techniques in class XI students of SMK Negeri 1 Kudus in the 2022/2023 academic year. Using the type of guidance and counseling action research (PTBK). The subjects of this study were 8 students of class XI with low self-control in social media. Methods of data collection by observation, interviews and documentation. Using qualitative descriptive analysis. The results of the study were the implementation of group guidance for two cycles with 6 meetings, applying self-management techniques with the stages of self-monitoring, self-evaluation, and giving reinforcement, elimination or punishment. There was a significant increase in student self-control in social media after being provided with services.
MENINGKATKAN KETERLIBATAN AKADEMIK SELAMA PEMBELAJARAN DARING MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN METODE ADVERSITY QUOTIENT Ahmad Luthfi Ihza Maulana; Sucipto Sucipto; Masturi Masturi
Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Vol 1, No 2 (2022): JURNAL MURIA RESEARCH GUIDANCE AND COUNSELING OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.611 KB) | DOI: 10.24176/mrgc.v1i2.8737

Abstract

The objectives of this research are: (1) To describe the application of group guidance with an adversity queent approach in increasing academic engagement during online learning. (2) Describe the increase in academic involvement during online learning after the implementation of group guidance with the adversity quetent approach. Academic involvement is an attitude that must be shown by all students of class XI Islamic Banking at SMK 1 Kudus by being actively involved in the learning process. Group guidance is an activity carried out by a group of people by utilizing group dynamics. Adversity Quotient is a person's ability to use his intelligence to direct, change his way of thinking and actions when facing obstacles and difficulties that can make it difficult for him. This research was conducted at SMK 1 Kudus. The research design uses guidance and counseling action research. Subjects were six students of class XI Islamic Banking. Data collection techniques using observation, and interviews. The data analysis used is descriptive quantitative data analysis. The conclusions of this study are as follows: (1) Implementation of group guidance with the adversity quotient method to increase academic involvement during online learning in class XI Islamic Banking SMK 1 Kudus in the first cycle obtained a score of 49% (less), in the second cycle it increased to 77% (Well). (2) Academic involvement during online learning for students of class XI Islamic Banking at SMK 1 Kudus has increased. This statement can be seen from the research progress, pre-cycle academic engagement scores during online learning are 38% (very poor), cycle I is 53% (poor), and cycle II is 81% (good).