Rini Iswari
Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 41 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Bentuk Toleransi Umat Beragama Islam dan Konghucu di Desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang Kurnianto, Rahadhion Dwi; Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 8 No 1 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toleransi menjadi hal yang penting bagi masyarakat khususnya pada masyarakat yang bersifat multikultural. Keberanekaragaman yang ada di Indonesia rawan menyebabkan konflik horizontal di masyarakat, terutama potensi konflik antar agama. Perbedaan yang ada mampu untuk diterima dengan sikap toleransi oleh masyarakat Desa Karangturi, Lasem. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Konsep yang digunakan yaitu Multikultural H.A.R Tilaar dan Toleransi Djohan Effendi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Desa Karangturi sebagai daerah multikultural yang terkenal dengan masyarakat keturunan Tionghoa mampu hidup rukun dan damai dengan masyarakat asli Jawa. 2) Berbagai bentuk toleransi yang ada di Desa Karangturi Lasem mencerminkan sikap masyarakat Lasem menerima etnis pendatang Tionghoa sehingga berdiri kawasan Pecinan. 3) Sikap toleransi yang ada di Desa Karangturi merupakan sikap turun termurun yang sudah ada sejak datang dan menetapnya keturunan Tionghoa. Penanaman nilai dan norma yang diberikan sejak kecil bertujuan untuk menjaga kerukunan yang ada di masyarakat.
Sewu Mergo Siji Pati Sebagai Pandangan Hidup Orang Kalang di Desa Tratemulyo Kecamatan Weleri Kendal Hayati, Nurmala; Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 8 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalang sebagai bagian dari masyarakat yang mendiami wilayah Weleri, salah satunya di Desa Tratemulyo. Kalang memiliki kepercayaan sewu mergo siji pati dan digunakan sebagai pandangan hidup. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui kepercayaan sewu mergo siji pati sebagai pandangan hidup Orang Kalang di Desa Tratemulyo Kendal. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan konsep kepercayaan, pandangan hidup, dan sangkan paraning dumadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan sewu mergo siji pati memiliki ajaran-ajaran hidup yang bersumber dari leluhur dan juga terdapat nilai-nilai hidup. Keberadaan Orang Kalang tentunya juga menimbulkan pandangan yang berbeda dari masyarakat dilihat dari tiga aspek yakni kelahiran, perkawinan, dan kematian. Pandangan tersebut memunculkan adanya sikap ethok-ethok untuk menghargai kegiatan yang dilakukan oleh Orang Kalang.
Partisipasi Masyarakat dalam Program Desa Siaga (Studi Kasus Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus) Mulyaningrum, Ardyani; Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi menjadi salah satu aspek penting dalam menunjang keberhasilan suatu program. Program Desa Siaga memiliki tujuan agar masyarakat Desa peduli, tanggap dan mampu mengenali, mencegah serta mengatasi permasalahan kesehatan secara mandiri, sehingga derajat kesehatannya meningkat. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui pelaksanaan program Desa Siaga pada kegiatan Pos Pembinaan Terpadu di Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, 2) Mengetahui partisipasi masyarakat dalam program Desa Siaga pada kegiatan Pos Pembinaan Terpadu di Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Metode penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan Desa Siaga dilaksanakan satu bulan sekali dengan tujuan pemeriksaan kesehatan secara dini mengenai tinggi badan, berat badan, lingkar perut, kadar lemak, asam urat, kolestrol dan gula darah, 2) Keikutsertaan Kader Kesehatan dalam program Desa dilibatkan ke dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam kegiatan Pos Pembinaan Terpadu. Saran bagi kepengurusan Forum Kesehatan Desa pada kegiatan Pos Pembinaan Terpadu perlu mengajak kerjsama dengan organisasi remaja yang terdapat di Desa Jepang untuk ikut mensosialisasikan mengenai adanya kegiatan Pos Pembinaan Terpadu dan mengajak keikutsertaan remaja untuk hadir pada pelaksanaan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu.
Sosialisasi Pembinaan Karakter dalam Program Generasi Berencana (GenRe) Melalui Pusat Informasi Konseling Mahasiswa (PIK-MA) Sahabat Kota Pekalongan Fitriyanti, Dahlia; Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 2 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi Pembinaan karakter merupakan salah satu aspek penting bagi remaja dalam menemukan dan mengembangkan jati diri supaya tidak terburu-buru untuk melakukan pernikahan dini. Pemikiran remaja yang primisif perlu diimbangi dengan pikiran positif melalui PIK-MA Sahabat sebagai wadah yang menyalurkan informasi mengenai Program GenRe. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui PIK-MA Sahabat melakukan sosialisasi pembinaan karakter. 2) Mengetahui program Generasi Berencana diimplementasikan dalam kegiatan PIK-MA Sahabat. Metode penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) PIK-MA Sahabat memberikan pembinaan karakter melalui sosialisasi, adanya proses pentransferan nilai kebudayaan baru terharap remaja sehingga menghasilkan kebiasaan, sikap dan ide-ide baru dari remaja. Proses pembiasaan dari setiap tindakan yang yang sering diulangi pada akhirnya akan menjadi suatu pola, 2) Program GenRe dijadikan sebagai implementasi program kegiatan PIK-MA Sahabat karena fungsi dari PIK-MA sendiri adalah sebagai wadah penyaluran informasi dan ilmu dari program GenRe. Saranbagi Pengurus PIK-MA Sahabat, lebih meningkatkan potensi pada anggota divisi pendidik sebaya dan konselor sebaya, sehingga mudah dalam menyalurkan informasi Program GenRe untuk meminimalisir terjadinya pernikahan dini dan mempersiapkan remaja dalam merencanakan kehidupan berkeluarga.
Sekolah Ramah Anak: Kerja Sama Sekolah dan Orang Tua Siswa di SMP Negeri 26 Semarang Ramadanti Putri, Indah Mentari; Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMP Negeri 26 Semarang merupakan sekolah di Semarang yang pertama kali mendeklarasikan sekolah ramah anak, serta mengajak orang tua siswa melakukan kerja sama dalam pelaksanaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kerja sama yang dilakukan sekolah dengan orang tua siswa dalam pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP Negeri 26 Semarang, (2) Mengetahui pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP Negeri 26 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualititatif non partisipatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumen. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 26 Semarang, jalan Mpu Sendok II, Kecamatan Banyumanik, Semarang. Penelitian ini menggunakan konsep kerja sama dari Hendropuspito dan kerja sama dalam pendidikan dari Zuhdi, serta pedoman sekolah ramah anak dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 Tahun 2015. Hasil penelitian ini adalah: (1) kerja sama antara pihak SMP Negeri 26 Semarang dengan orang tua dilakukan melalui pertemuan tatap muka, pembentukan paguyuban orang tua siswa, dan membuat grup whatsapp sebagai media komunikasi sekolah dengan orang tua siswa. (2) pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP Negeri 26 Semarang dilakukan dengan memperhatikan komponen-komponen sekolah ramah anak yang diberlakukan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2015, akan tetapi terdapat beberapa komponen yang belum terpenuhi.
Strategi Adaptasi Siswa-siswi Mimika sebagai Keberhasilan Pendidikan Di SMA Santo Michael Semarang Wambrauw, Anggendita; Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 2 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah :1) Mengetahui strategi adaptasi siswa Mimika di SMA Santo Michael Semarang,2) Mengetahui faktor pendorong dan penghambat proses adaptasi siswa Mimika di SMA Santo Michael Semarang. Metode penelitian ini adalah kualitatif konseptual dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di SMA Santo Michael Semarang yang merupakan salah-satu lembaga pendidikan yang menjadi tempat studinya siswa-siswi Mimika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:1)Strategi adaptasi siswa Mimika di SMA Santo Michael Semarang antara lain menyesuaikan diri dengan peraturan sekolah, asrama, serta aktif melibatkan diri dalam setiap kegiatan sekolah dan asrama, 2) Faktor pendorong siswa Mimika adalah kesempatan mendapatkan beasiswa serta fasilitas sekolah yang cukup memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah media pembelajaran baru yang dianggap menghambat aktivitas belajar siswa Mimika.
Pelatihan Penyusunan Proposal dan Laporan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Sosiologi SMA/MA di Kab. Lombok Timur Fajar, Fajar; Kismini, Elly; Iswari, Rini; Astuti, Tri Marhaeni Pudji; Brata, Nugroho Trisnu; Prasetyo, Kuncoro Bayu; Muzakki, Muzakki; Tohri, Ahmad
Jurnal Puruhita Vol 2 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v2i1.36024

Abstract

Terbitnya Permennegpan RB Nomer 16 Tahun 2019 menegaskan posisi guru untuk dapat memenuhi tuntutan yang melekat pada profesinya. Mau tidak mau guru harus banyak melakukan aktivitas dan membuat karya yang dapat menunjang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Namun pada praktiknya banyak guru yang telah lama tidak mengajukan kenaikan pangkat. Salah satu alasannya keengganan guru membuat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan para guru dalam membuat proposal dan laporan PTK. Permasalahan tersebut kemudian diselesaikan melalui kegiatan pelatihan penyusunan proposal dan laporan PTK. Metode pelaksanaan yang dipakai untuk memecahkan masalah tersebut adalah sosialisasi, pelatihan, dan workshop. Pelatihan ini ditujukan kepada guru sosiologi SMA/MA Kabupaten Lombok Timur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada beberapa guru PNS peserta kegiatan ini merupakan guru senior yang mengaku kesulitan dan kurang paham dalam penyusunan proposal PTK. Ketidak pahaman inilah yang menyebabkan mereka tidak pernah membuat PTK dan mengajukan kenaikan pangkat. Melalui kegiatan ini guru-guru dilatih menyusun outline (sistematika) proposal PTK untuk memudahkan proses penulisan substansi proposal. Setiap bagian dari outline proposal PTK dijelaskan satu persatu dari bagaimana membuat judul, menguraikan latar belakang, menentukan rumusan masalah, menyusun kajian pustaka dan landasan teori, serta menentukan langkah-langkah tindakan dalam setiap siklus. Pada kegiatan ini guru turut serta membuat outline proposal PTK dengan dimbimbing langsung oleh pemateri. Hingga kegiatan ini berakhir peserta kegiatan masih terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Pelatihan penyusunan proposal dan laporan PTK terlaksana berkat dukungan Prodi Pendidikan Sosiologi FISE Univarsitas Hamzanwadi terutama dalam fasilitasi perijinan, undangan peserta sarana prasarana serta tempat kegiatan.
TOLERANSI ANTAR PENGANUT NAHDHATUL ULAMA, MUHAMMADIYAH, DAN KRISTEN JAWA DI BATANG Irfani,, Adistya Iqbal; Alimi, Moh. Yasir; Iswari, Rini
Komunitas Vol 5, No 1 (2013): March 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v5i1.2366

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bentuk toleransi dan faktor pendorong dan faktor penghambat toleransi masyarakat Jawa dengan studi kasus di Dukuh Medono Kabupaten Batang. Di dukuh tersebut, penganut organisasi agama seperti NU, Muhammadiyah dan Kristen Jawa di Dukuh Medono saling hidup rukun. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa toleransi antar penganut NU, Muhammadiyah, Kristen Jawa tampak berbagai bentuk. Antara NU dan Kristen Jawa dalam bentuk partisipasi dalam ritual tahlilan, sedangkan antar ketiganya tampak dalam bentuk kerja bakti, saling membantu dalam acara hajatan, perkawinan campur dan saling berkunjung bila ada yang sakit. Faktor pendorong toleransi antara lain budaya toleransi yang sudah lama, pernikahan antar penganut yang berbeda, sosialisasi toleransi dalam keluarga, dan kepemimpinan desa yang menekankan pentingnya toleransi. Sedangkan faktor penghambat toleransi yaitu perbedaan pandangan antar penganut NU dan Muhammadiyah dalam pelaksanaan ibadah, pernikahan beda keyakinan, dan sikap menyinggung keyakinan diantara penganut yang ada. The objective of this study is to explore forms of tolerance and the driving factor of religious tolerance in Dukuh Medono, Batang. In that village, the followers of NU, Muhammadiyah, and Kristen Jawa live peacefully and united in tolerance. The research method used here is a qualitative method with phenomenology approach. The result of the research shows that the tolerance between NU followers and Javanese Christians take the form of participation in tahlilan ritual. The tolerance between NU, Muhammadiyah followers, and Kristen Jawa followers are expressed through kerja bakti, mutual support in hajatan rituals, mixed marriage, visits to the sick, and social activities together. The factors which help to create tolerance include the culture of tolerance which exist in the village, marriages between religious followers, the socialization of tolerance within family, the socialization of tolerance within the society and the role of village administrative leaders. On the other hand, the factors which distract tolerance are different point of view between NU dan Muhammadiyah followers in some religious aspects, marriage between different religious followers, and the attitude of insulting others beliefs.
Relasi Juragan Dalam Sistem Nglimolasi Pada Petani Tembakau Di Desa Tuksari Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung Setyaningsih, Arum; Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petani di Desa Tuksari ketika menjelang musim tembakau membutuhkan modal untuk menanam dan mengolah tembakau. Petani tembakau selain membutuhkan modal juga membutuhkan juragan yang bisa membeli hasil tembakaunya. Petani tembakau di Desa Tuksari untuk memenuhi modal dan penjualan hasil tembakaunya memilih menggunakan sistem nglimolasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui proses sistem nglimolasi pada petani tembakau di Desa Tuksari. 2) Relasi juragan dalam sistem nglimolasi pada petani tembakau di Desa Tuksari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan konsep Patron Klien. Lokasi penelitian di Desa Tuksari Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sistem nglimolasi merupakan hutang petani tembakau kepada juragan cino dengan bunga 50% dari setiap peminjaman. Petani tembakau menggunakan sistem nglimolasi karena prosesnya yang mudah yakni peminjaman hanya dilakukan secara lisan dan pengembalian hutang dapat dilakukan ketika musim tembakau. Sistem nglimolasi juga digunakan untuk menarik perhatian petani tembakau. (2) Petani tembakau memilih menjual tembakaunya ke juragan cino daripada juragan jowo, karena juragan cino dianggap lebih jujur. Petani tembakau menjual hasil panen melalui perantara juragan karena terdapat keterbatasan yaitu tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA). KTA hanya dimiliki oleh juragan tembakau dan tembakau yang memiliki relasi dengan gudang tembakau serta memiliki lahan sekitar 3-4 Ha.
Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Tangga Gunawan, Gunawan; Arsi, Antari Ayuning; Iswari, Rini; Nastiti, Tur
Jurnal Abdimas Vol. 29 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/s3ev2361

Abstract

One of the ways that can be done to reduce the amount of waste is by managing waste from the household level as its source. The 3R system (Reduce, Reuse, Recycle), which has been advocated by various groups, has not shown significant results, thus it requires concrete efforts so that it is not just a slogan. Households are the initial key to waste management considering that households are the largest producers of waste. By looking at these conditions, household-based waste management education is one of the important ways to overcome the waste problem.This community service activity aims to increase public awareness and knowledge of household waste management. The method applied in this community service program is through organizing participatory workshops with the community. activities starting from the assessment stage, awareness of problems, practice, and management planning. With this activity comes awareness to encourage changes at the practical level in the community in implementing the 3R.