Rini Iswari
Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 42 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Parhata sebagai Punguan Mahasiswa Batak Perantauan dalam Pelestarian Budaya Batak di Semarang Rajagukguk, Gaby Lasmaria; Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v12i1.71450

Abstract

Kota Semarang dikenal sebagai kota yang memiliki keberagaman etnis karena adanya interaksi sosial antara masyarakat asli dengan masyarakat pendatang dari berbagai daerah. Masyarakat pendatang yang berada di Kota Semarang salah satunya adalah para mahasiswa Batak perantau. Salah satu punguan Batak di Semarang adalah Parsadaan Mahasiswa Batak (Parhata) yang memiliki tujuan dalam pelestarian budaya Batak di Semarang. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui aktivitas-aktivitas yang dilakukan Parhata dalam pelestarian budaya Batak di Semarang dan untuk mengetahui fungsi Parhata dalam pelestarian budaya Batak di Semarang. Penelitian ini menggunakan konsep lembaga sosial, konsep pelestaraian budaya, dan teori fungsionalisme struktrural Merton. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sejumlah aktivitas yang dilakukan Parhata dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu aktivitas formal dan informal. Fungsi Parhata dalam melakukan pelestarian budaya Batak di Semarang seperti fungsi manifes dan fungsi laten. Simpulan dalam penelitian ini bahwa berbagai aktivitas yang dilakukan ditujukan untuk menciptakan rasa pelepas rindu terhadap kampung halaman Batak, mempererat solidaritas antaranggota, dan meningkatkan pemahaman budaya Batak pada generasi muda. Adanya fungsi manifes dan fungsi laten pada upaya Parhata dalam pelestarian budaya Batak di Semarang memiliki hubungan yang salin menguatkan satu sama lain.
Upaya Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Melalui Metode Transformasi Konflik Fajar; Iswari, Rini; Gustaman, Fulia Aji; Muryana, Muryana; Wijaya, Atika; Husain, Fadly; Inggit, Rosama; Maulana, Edo
Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk strategi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga melalui metode transformasi konflik. Kegiatan penyuluhan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga melalui transformasi konflik difokuskan pada pasangan muda di Dukuh Tanjung, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Banyak pasangan muda di dukuh ini dalam interkasi kesehariannya berpotensi memunculkan kesalahpahaman yang berakibat pada terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Langkah pelaksanaan penyuluhan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga melalui metode transformasi konflik berupa sosialisasi, permainan, role-play, dan pelatihan/simulasi. Kegiatan penyuluhan ini telah berhasil: 1) memetakan harapan peserta dalam berumah tangga, salah satunya adalah terbentuknya rumah tangga yang ideal. 2) mengkategorisasi permasalahan rumah tangga melalui penggunaan metode permainan ular tangga. 3) memecahkan permasalahan rumah tangga oleh peserta kegiatan melalui metode role play. Drama yang dibuat dalam aktivitas role play yang dilakukan peserta merepresentasikan permasalahan rumah tangga dan cara penyelesaian masalah rumah tangga tersebut.