Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DALAM SOAL UJIAN NASIONAL BAHASA INDONESIA Sarwiji Suwandi; Memet Sudaryanto; Nugraheni Eko Wardani; Sugit Zulianto; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
Jurnal Kependidikan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v5i1.35457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi higher order thinking skills pada soal ujian nasional Bahasa Indonesia di jenjang SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan content analysis soal ujian nasional SMP. Keabsahan data diuji dengan trianggulasi teori. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Penelitian dilakukan dengan mengonstruksi teori mengenai higher order thinking skills dari beberapa buku, jurnal, dan kajian riset lainnya. Pedoman analisis data dikaji expert melalui content validity oleh Aiken. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data teks pada soal ujian nasional yang diteskan pada peserta didik mengandung dimensi berpikir kritis dan berpikir kreatif. Peserta tes dituntut untuk mampu menelaah secara kritis dalam kasus-kasus yang disajikan melalui wacana teks soal. Selain itu, peserta tes juga diharapkan mampu menemukan lebih dari satu perspektif untuk mengkaji wacana tersebut. Berdasarkan taksomi Blooms dimensi yang dikonstruk pada soal ujian nasional pada ranah analisis dan evaluasi kebahasaan. Dimensi yang diukur dalam soal ujian nasional belum bisa memproyeksikan kemampuan yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi.HIGHER ORDER THINKING SKILLS IN INDONESIAN LANGUAGE NATIONAL EXAM This study aimed to analyze the construction of higher order thinking skills in Indonesian national exam questions at the Junior High School level. This study used a qualitative approach with content analysis for Junior High School national exam questions. The validity of the data was tested by theoretical triangulation. The data analysis technique used interactive analysis methods. The research was conducted by constructing a theory about higher order thinking skills from related books, journals, and other research studies. The data analysis guidelines were reviewed by experts through content validity proposed by Aiken. The results showed that the text data on the national exam questions tested on students contained dimensions of critical thinking and creative thinking. Test participants were required to be able to critically analyze the cases presented through the question text discourse. In addition, test participants were also expected to be able to find more than one perspective to study the discourse. Based on Blooms' taxonomy the dimensions constructed in the national exam questions in the realm of language analysis and evaluation. The dimensions measured in the national exam questions have not been able to project the abilities needed by students for higher education levels.
KOMPETENSI MENULIS CERITA PENDEK SISWA MAN 1 KARANGANYAR BERTEMA PANDEMI COVID-19 DENGAN PENDEKATAN PROSES Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani; Sugit Zulianto; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 6, No 2 (2021): Metalingua, Edisi Oktober 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v6i2.12067

Abstract

Menulis cerita pendek menjadi salah satu permasalahan serius dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya di MAN 1 Karanganyar. Dalam praktiknya, pembelajaran menulis cerpen di MAN 1 Karanganyar dilaksanakan dengan pendekatan produk atau hasil. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik studi kasus. Sumber data merupakan guru dan siswa kelas Bahasa Indonesia di MAN 1 Karanganyar dan produk berupa cerita pendek.  Teknik pengumpulan   data   dengan   wawancara informan secara terstruktur dan tidak terstruktur dan analisis produk berupa cerita pendek dengan tema pandemi covid-19. Teknik validitas data melalui triangulasi sumber data dengan cara mencocokkan data antara wawancara informan dan hasil produk. Teknik analisis data dengan analisis model interaktif melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan ke simpulan. Pendekatan proses dalam pembelajaran menulis cerpen terdiri atas lima tahap, yakni (1) pramenulis, (2) penyusunan draf tulisan (drafting), (3) perbaikan (revising), (4) penyutingan (editing), (5) pemublikasian (publishing). Kompetensi menulis cerita pendek siswa MAN 1 Karanganyar dengan pendekatan proses membuat siswa lebih mamahami pedoman umum ejaan bahasa Indonesia karena pada proses penyuntingan, baik guru maupun teman sejawat turut memberikan koreksiOleh sebab itu penting bagi seorang guru bahasa Indonesia untuk bisa membangun perkembangan belajar keterampilan menulis cerita pendek. Apabila guru mampu menerapkan pendekatan proses dalam pembelajaran menulis, maka kemampuan siswa tidak hanya dinilai berdasarkan produk, namun lebih kepada proses pembelajaran itu sendiri.
PELATIHAN KEAKTORAN BERBASIS NASKAH SENI TRADISONAL BAGI KOMUNITAS SENI TEATER UDURI DI DESA JATEN, KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR Sugit Zulianto; Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.101

Abstract

Kelompok Seni Teater Uduri di Desa Jaten merupakan sebuah wadah pengembangan potensi remaja di bidang seni pertunjukan. Sayangnya, keberadaan kelompok ini kurang diperhatikan. Untuk keperluan pelatihan keaktoran, komunitas yang mewadahinya diperlukan agar terorganisasi dengan baik. Dalam hal ini, pelatihan keaktoran akan dilaksanakan melalui Komunitas Seni Teater Uduri (KSTU). Solusi pelatihan dalam KSTU itu akan ditempuh dengan pertimbangan bahwa proses berkesenian bagi para anggota Karang Taruna di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, telah berlangsung meskipun peserta terbatas. Selain itu, KSTU telah memberikan layanan pelatihan perteateran bagi masyarakat secara terbuka. Artinya, peminat boleh bergabung meskipun keanggotaan umumnya dari kalangan pemuda. Untuk itu, target yang akan dicapai, yaitu terbentuknya karakter keaktoran bagi kelompok Karang Taruna guna saling mengenali nilai luhur antarbudaya daerah di nusantara.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOTA SURAKARTA Nugraheni Eko Wardani; Sarwiji Suwandi; Sugit Zulianto; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.678

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Indonesia SMP Kota Surakarta.   Pengabdian   Kepada Masyarakat     bertujuan   untuk   memberikan pelatihan sekaligus pendampingan bagi guru-guru SMP Kota Surakarta dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka.  Pengabdian Kepada  Masyarakat  ini  diharapkan  dapat  berkontribusi bagi guru-guru SMP dalam mengatasi kendala mereka ketika menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka. Metode dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas.  Hasil  pengabdian  Kepada Masyarakat   adalah  meningkatnya  pemahaman   guru terkait cara menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka  dan  meningkatnya kompetensi guru dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka. Hasil akhirnya, guru berhasil menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas dengan baik.
Cultural Acculturation: Forms, Processes, and Communication Strategies in Multicultural Families in Central Sulawesi Juairiah Juairiah; Sugit Zulianto; Gusman Gusman; Taqwin Taqwin; Sri Mutmainah; Ridwan Wanasi; Abdul Sjahid
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 1 No. 10 (2023): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v1i10.70

Abstract

Diversity in diversity, but still one, has become the founding oath of the Indonesian nation so it must be avoided from cracks, let alone riots triggered by weak cultural acculturation. This study aims to describe the forms, processes, and communication strategies of immigrant communities who are culturally acculturated with indigenous people in Central Sulawesi Province, Indonesia. With a qualitative approach, this type of research is a document study on acculturation of multicultural cultures and a study of centralized interviews with informants from ethnic groups in Central Sulawesi Province, namely Javanese, Kaili, Touna, Toli-toli, and Bugis. For this reason, the source of data is in the form of text documents as evidence of published cultural acculturation, as well as information from the interview process. Simultaneously with data collection, content analysis was carried out on verbal data presented in a descriptive-qualitative manner. The results showed that the cultural acculturation of ethnic-ethnic multicultural communities in Central Sulawesi Province took the form of social gatherings (family gatherings, clan gatherings, and cultural arts performances) with a family communication process (multilingual, namely Indonesian and regional languages, as well as media) that utilized strategies cross-promotional communication (introduction, engagement, and marriage). Thus it can be concluded that acculturation of multicultural family culture in Central Sulawesi Province can be carried out by forming a new (multicultural) family. As a demographic implication, inter-ethnic differences still exist, but the formation of new cross-ethnic families can support the unity of multicultural society so that peace and harmony among citizens in Central Sulawesi is more humane
PELATIHAN KEAKTORAN BERBASIS NASKAH SENI TRADISONAL BAGI KOMUNITAS SENI TEATER UDURI DI DESA JATEN, KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR Sugit Zulianto; Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.101

Abstract

Kelompok Seni Teater Uduri di Desa Jaten merupakan sebuah wadah pengembangan potensi remaja di bidang seni pertunjukan. Sayangnya, keberadaan kelompok ini kurang diperhatikan. Untuk keperluan pelatihan keaktoran, komunitas yang mewadahinya diperlukan agar terorganisasi dengan baik. Dalam hal ini, pelatihan keaktoran akan dilaksanakan melalui Komunitas Seni Teater Uduri (KSTU). Solusi pelatihan dalam KSTU itu akan ditempuh dengan pertimbangan bahwa proses berkesenian bagi para anggota Karang Taruna di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, telah berlangsung meskipun peserta terbatas. Selain itu, KSTU telah memberikan layanan pelatihan perteateran bagi masyarakat secara terbuka. Artinya, peminat boleh bergabung meskipun keanggotaan umumnya dari kalangan pemuda. Untuk itu, target yang akan dicapai, yaitu terbentuknya karakter keaktoran bagi kelompok Karang Taruna guna saling mengenali nilai luhur antarbudaya daerah di nusantara.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOTA SURAKARTA Nugraheni Eko Wardani; Sarwiji Suwandi; Sugit Zulianto; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.678

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Indonesia SMP Kota Surakarta.   Pengabdian   Kepada Masyarakat     bertujuan   untuk   memberikan pelatihan sekaligus pendampingan bagi guru-guru SMP Kota Surakarta dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka.  Pengabdian Kepada  Masyarakat  ini  diharapkan  dapat  berkontribusi bagi guru-guru SMP dalam mengatasi kendala mereka ketika menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka. Metode dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas.  Hasil  pengabdian  Kepada Masyarakat   adalah  meningkatnya  pemahaman   guru terkait cara menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka  dan  meningkatnya kompetensi guru dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka. Hasil akhirnya, guru berhasil menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas dengan baik.
Food Offerings at the Baritan Ceremony in Asemdoyong, Pemalang Regency: An Ethnolinguistic Study Sarwiji Suwandi; Titi Setiyoningsih; Chafit Ulya; Ari Suryawati Secio Chaesar; Eko Setyawan; Sugit Zulianto
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i1.37478

Abstract

The Baritan ceremony in Asemdoyong, Pemalang Regency, is a traditional ritual still maintained and preserved by the local community. In this ceremony, various food offerings are prepared as a form of honour and offering to the ancestors and the Creator. This study aims to analyse the ethnolinguistic meaning of food offerings in the Baritan ceremony and to understand how this tradition plays a role in maintaining the cultural identity of the Asemdoyong community. Data were obtained from observations and interviews with people who carry out the Baritan tradition. The results showed that the meaning contained in food offerings consisting of tumpeng, side dishes, vegetables, pala pendem, pala gantung, fruit, compote, and market snacks wrapped in leaves in the Baritan tradition ceremony in Asemdoyong, Pemalang Regency represents the hope for sustenance obtained from the surrounding nature, expressions of gratitude and requests for prosperity to God, and harmony of social relations through speech and action. Food offerings play a role in representing harmonious relationships between humans and others, God, and the natural environment. Islamic values dominate the meaning due to the influence of Islamic teachings adopted by the community. Thus, preserving this tradition is crucial to maintaining cultural identity and enriching Indonesia's cultural heritage.
KAJIAN STILISTIKA DALAM LIRIK LAGU ALBUM MENGUDARA KARYA IDGITAF DAN PEMANFAATANYA SEBAGAI MATERI AJAR SASTRA DI SMA Rama Aji Dananto; Sugit Zulianto
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v9i2.25817

Abstract

This research aims to describe and explain the use of diction, language style, and imagery in the lyrics of the album Mengudara by Idgitaf and its use as literary teaching material in high school. This research is a qualitative research with a stylistic approach and utilizes data collection techniques, namely document analysis and interviews. This research can be used by using the results of the study as literature teaching material in high school. Theoretical triangulation and source triangulation were used as a test of data validity. The results of this study identified that in the lyrics of the album song Mengudara by Idgitaf there is the use of connotative diction, concrete diction, typical greeting diction, and diction with natural reality objects with the most use, namely typical greeting diction. The language styles used are personification, allegory, assonance, anaphora, alliteration, hyperbole, satire, and sinedoke with the most widely used language style, namely the assonance language style. The imagery used is visual, hearing, movement, and touch imagery with the most widely used imagery being visual imagery. The analysis of the use of diction, language style, and imagery in the lyrics of the album song Mengudara by Idgitaf can be used as literary teaching material in poetry learning in grade X of Senior High School because it is in accordance with the learning objectives. The conclusion of this study can be found that the most widely used diction is typical greeting diction, the most widely used language style is the assonance language style, and the most widely used imagery is visual imagery, and the results of the analysis can be used as literary teaching material in high school.
Representasi Pengetahuan dan Keterampilan Berpikir Aras Tinggi dalam Modul Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Pertama Sarwiji Suwandi; Chafit Ulya; Nugraheni Eko Wardani; Sugit Zulianto; Titi Setiyoningsih
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i2.15410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi pengetahuan dan keterampilan berpikir aras tingi dalam modul ajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi dan wawancara. Sumber data mencakupi dokumen modul dan informan guru dan pakar. Teknik cuplikan dengan purposive sampling. Data divalidasi dengan triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan teknik analisis isi dan analisis model interaktif. Temuan penelitian adalah semua dimensi pengetahuan dan aspek keterampilan berpikir aras tinggi terdapat dalam modul dengan sebaran yang berbeda. Jumlah pengetahuan faktual paling banyak dibandingkan dengan pengetahuan lainnya. Sementara itu, keterampilan mencipta merupakan keterampilan aras tinggi yang paling banyak ditemukan. Implikasi dari penelitian ini adalah pengetahuan konseptual dan metakognitif perlu lebih ditingkatkan dalam penyusunan modul pembelajaran bahasa Indonesia.Representation of Knowledge and Higher Order Thinking Skills in Junior High School Indonesian Language ModulesThis research aims to describe the dimensions of knowledge and high-order thinking skills in teaching modules. This type of research is descriptive qualitative with a content analysis and interview approach. Data sources include module documents and teacher and expert informants. Sampling technique using purposive sampling. Data were validated by triangulation of sources and methods. Data analysis uses content analysis techniques and interactive model analysis. The research findings are that all dimensions of knowledge and aspects of high-order thinking skills are contained in modules with different distributions. The amount of factual knowledge is the largest compared to other knowledge. Meanwhile, creative skills are the most frequently found high-level skills. The implication of this research is that conceptual and metacognitive knowledge needs to be further improved in preparing Indonesian language learning modules.