Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analysis of students perceptions of democracy quality and civic behavior among uny students"™ Sutrisno, Cucu; Suyato, Suyato; Mulyono, Budi; Nurhayati, Iffah
Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppkn.v6i1.92523

Abstract

This study aims to analyze the relationship between students' perceptions of the quality of democracy in Indonesia and their civic behavior. Using a quantitative descriptive survey method, this research involved 737 respondents who were students at the State University of Yogyakarta (UNY), selected through random sampling. Data collection took place from May to October 2024 at UNY. Through Spearman's correlation analysis, the study found a correlation coefficient of 0.360 with a significance level of 0.01. This result indicates a positive relationship between students' perceptions of democracy quality in Indonesia and their civic behavior. However, the relationship between the two variables is relatively weak, as the correlation coefficient is far from one. In other words, although students' perceptions of democracy somewhat influence their civic behavior, the impact is not strong enough. These findings suggest the need for additional efforts to improve the quality of democracy in Indonesia to foster more active and positive citizenship among students. This study emphasizes that citizenship education in higher education institutions to strengthen students' understanding of democracy and enhance their participation as democratic citizens
Pudarnya peran mamak minangkabau perantauan di Kota Yogyakarta terhadap kemenakan Widihastuti, Setiati; Kuncorowati, Puji Wulandari; Nurhayati, Iffah
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.275 KB) | DOI: 10.21831/jc.v16i2.29249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan kekeluargaan  masyarakat Minangkabau yang merantau ke Kota Yogyakarta dan realisasi peran mamak Minangkabau yang merantau di Yogyakarta terhadap kemenakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali domain-domain yang berkaitan dengan permasalahan pokok "Sejauhmana peran mamak perantauan Minangkabau di Yogyakarta terhadap kemenakannya",  yang selanjutnya akan dijabarkan menjadi  beberapa fokus permasalahan penelitian yang terbagi dalam beberapa domain. Merantau ke   Yogyakarta mampu  menginspirasi    perantau  asal Minangkabau untuk membentuk keluarga baru yang berbasis   keluarga inti (nuclear family), menggantikan ikatan lama yang berbasis pada keluarga luas matrelinial.  Saat berada dalam lingkaran keluarga luas matrelinialnya,  seorang suami tidak mempunyai posisi urgen  terhadap anaknya   karena sang anak menjadi tanggung jawab  mamak. Namun terbentuknya keluarga inti dan  menguatnya peran harta pencaharian menyebabkan posisi kaum laki-laki semakin kuat di depan istri dan anak-anaknya.  Akibat dari semakin dominannya peran harta pencaharian pada satu sisi, dan  semakin minimnya  harta pusaka  menopang kehidupan keluarga inti,  menyebabkan hubungan mamak-kemenakan yang diikat secara fungsional oleh harta pusaka semakin melemah. Merantaunya  keluarga Minangkabau  ke Yogyakarta  sedikit banyak telah  melemahkan simpul-simpul ketaatan pada adat Minangkabau.  Dengan meninggalkan teritorial hukum adat dan  melepaskan  diri dari ketergantungan pada harta pusaka, semakin  melemahkan  hubungan mamak-kemenakan yang secara fungsional diikat oleh harta pusaka.  Bisa dipastikan bahwa peran   mamak terhadap kemenakan tidak lagi bisa direalisasikan secara maksimal, utamanya dalam hal: a) mempersiapkan kemenakan mejadi pemimpin di lingkungan  paruik, kaum dan suku, b) menentukan arah pendidikan dan membiayai pendidikan  kemenakan, c) mengatur perjodohan kemenakan, mencarikan jodoh dan membiayai perhelatan perkawinan kemenakan-----------------
EDUKASI DAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI GUWOSARI BANTUL Puspitasari, Chandra Dewi; Muttaqi, Nabila Ihza Nur; Hayati, Iffah Nur; Kuncorowati, Puji Wulandari``; Widhiastuti, Setiati
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.665

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan upaya nyata untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat adalah dengan melakukan edukasi program pendampingan pencegahan kenakalan remaja. Pengabdian ini bertujuan untuk pengetahuan dan pemahaman remaja tentang upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir angka kenakalan remaja melalui serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Iroyudan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk remaja, orang tua, pemangku kepentingan di Iroyudan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi atau edukasi, diskusi, pendampingan, dan kegiatan sosial lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pencegahan kenakalan remaja. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk mengevaluasi dampak kegiatan terhadap peningkatan wawasan peserta. Hasil Pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pengetahuan mengenai pencegahan kenakalan remaja guna meminimalisir angka kejahatan jalanan yang marak dilakukan oleh remaja. Dengan demikian, pengabdian kepada masyarakat di Iroyudan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul berhasil meningkatkan wawasan pencegahan kenakalan remaja di Iroyudan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul.