Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERSEPSI SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Muslikhah, Riana Isti; Ramadhan, Arwan Nur; Mardiyah, Siti Umi Khayatun; Muhyadi, Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 19 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v19i2.53577

Abstract

Abstrak: Persepsi Siswa Terhadap Pembelajaran Online di Sekolah Menengah Kejuruan. Pembelajaran online menjadi tantangan SMK karena pendidikan kejuruan lebih berfokus pada keterampilan dalam bidang studi tertentu dan menyeimbangkannya dengan pengetahuan umum, dan sikap. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan desain survei dengan pendekatan kuantitatif, yaitu jenis penelitian yang menghasilkan temuan berdasarkan hasil analisis terhadap  data berupa angka yang diperoleh dari lapangan tanpa melakukan treatment (manipulasi) terhadap variabel yang diteliti. Instrumen penelitian ini berupa angket yang disebar melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi siswa terhadap pembelajaran online di SMK berada pada kategori baik. Kendala yang dihadapi siswa dalam pembelajaran online masih cukup tinggi yaitu 51%, kendala tersebut bersumber dari terbatasnya kuota, jaringan internet tidak stabil serta sulitnya memahami penjelasan guru. Kata kunci: pembelajaran; kejuruan; online; SMK; pendidikan  Abstract: Student Perceptions of Online Learning in Vocational High Schools. Online learning is a challenge for vocational schools because vocational  education focuses more on skills in a particular field of study and balances them with general knowledge, and attitudes.  The purpose of this study is to determine students' perceptions of online learning.  This research uses a survey design with a quantitative approach, which is a type of research that produces findings based on the results of analysis of data in the form of numbers obtained from the field without treating (manipulating) the variables studied.  This research instrument is in the form of a questionnaire that is distributed through a google form.  The results showed that students' perceptions of online learning at VHS were in the good category.  The obstacles faced by students in online  learning are still quite high, namely 51%, these obstacles stem from limited quotas, unstable internet networks and difficulty understanding the teacher's explanation. Keywords: learning; vocational; online; vocational; VHS; education
Pengaruh persepsi siswa terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar teori kejuruan siswa SMK Ramadhan, Arwan Nur; Soenarto, Soenarto
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 5 No. 3 (2015): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.061 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v5i3.6485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) persepsi siswa tentang kompetensi mengajar guru, pola asuh orang tua, motivasi berprestasi siswa, kelengkapan sarana prasarana praktik, dan prestasi belajar teori kejuruan; (2) pengaruh keempat variabel bebas secara sendiri-sendiri maupun bersamasama terhadap variabel terikat. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post-facto, dilaksanakan di empat SMK se-Kabupaten Sleman. Populasi 205 siswa kelas XII Teknik Komputer dan Jaringan T.A 2014-2015. Teknik sampling menggunakan proportionate random sampling dan jumlah ditentukan berdasarkan tabel Krejcie & Morgan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa tentang: (1) kompetensi mengajar guru sangat tinggi; pola asuh orang tua rendah; motivasi berprestasi siswa rendah; kelengkapan sarana dan prasarana praktik sangat rendah; dan prestasi belajar teori kejuruan sangat rendah; (2) keempat variabel bebas masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar teori kejuruan; dan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan dengan sumbangan 50,3% sedangkan 49,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. THE EFFECTS OF STUDENT'S PERCEPTION OF FACTORS AFFECTING LEARNING ACHIEVEMENT OF VOCATIONAL THEORY ON STUDENT'S SMKAbstractThis study aims to reveal: (1) students' perception of teachers' teaching competency, parenting, students' achievement motivation, adequacy of facilities practium, and learning achievement in vocational theory; (2) the effect of four independent variables individually or together on dependent variables. This study is an ex-post-facto, implemented in four SMK's in Sleman Regency. The population was 205 students' of class XII of Computer Engineering and Networks in the Academic Year of 2014-2015. The sample was established using the proportionate random sampling technique and determined using Krejcie & Morgan tables. The technique of data analysis used in this study included descriptive analysis and regression. The results show that students' perception: (1) the competency of the teachers' teaching is very high, parenting as low, achievement motivation students' as low, and adequacy of facilities practices as very low, students' learning achievement in vocational theory as very low; and (2) four independent variables each positive and significant impact on students' of the learning achievement in vocational theory; and together positive and significant with contribution 50.3% while 49% is explained by other variables outside in this research.
TUNTUTAN PROFESIONALISME BIDANG ADMINISTRASI PERKANTORAN DI ERA DIGITAL Arwan Nur Ramadhan; Muhyadi Muhyadi
Jurnal Sekretaris dan Administrasi Bisnis Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Sekretaris dan Administrasi Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Taruna Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31104/jsab.v5i1.187

Abstract

Abstrak: Tuntutan Profesionalisme Bidang Administrasi Perkantoran di Era Digital. Tulisan ini berisi kajian bidang administrasi perkantoran, khususnya terkait dengan tuntutan kualifikasi dan kompetensi pengelola bidang administrasi perkantoran di era informasi yang diwarnai dengan teknologi digital. Tujuan penulisan dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang kemampuan yang harus dikuasai oleh pengelola bidang administrasi perkantoran di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat. Metode pengkajian menggunakan pendekatan induktif, dengan cara mengamati fenomena aktivitas administrasi perkantoran yang terjadi di lapangan kemudian mengkaitkan dengan teori dan berbagai pandangan yang dikemukakan para pakar bidang administrasi dan pemerhati perkembangan teknologi. Hasil kajian menyimpulkan bahwa pengelola dan pelaku pekerjaan bidang administrasi perkantoran di Indonesia dituntut menguasai kualifikasi pendidikan formal setara sarjana, kompetensi bidang administrasi perkantoran yang diperoleh melalui pendidikan formal dan nonformal, menguasai aplikasi teknologi informasi dan komunikasi yang mendukung pekerjaan administrasi perkantoran, memiliki kompetensi berupa soft skills sebagai pendukung keberhasilan penerapan prinsip-prinsip administrasi perkantoran, dan melakukan pengembangan diri secara terus menerus sesuai dengan perkembangan teknologi dan harapan masyarakat pengguna jasa administrasi perkantoran. Kata kunci: administrasi perkantoran, profesionalime
PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM SARJANA PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TERHADAP PELAKSANAAN PRAKTIK KEPENDIDIKAN Dwihartanti, Muslikhah; Ramadhan, Arwan Nur; Respati, Yudit Ayu
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 23 No. 1 Februari 2026
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v23i1.93520

Abstract

Calon guru disiapkan salah satunya melalui “Praktik Kependidikan” yang masih banyak dijumpai permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengungkap persepsi mahasiswa program sarjana pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta terhadap pelaksanaan Praktik Pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yaitu mendeskripsikan persepsi mahasiswa terkait penyelenggaraan Praktik Kependidikan di sekolah, lembaga ataupun club. Data disajikan dalam bentuk persentase. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta Angkatan 2019 yang telah menjalankan Praktik Kependidikan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu simple random sampling. Jumlah sampel adalah 167 mahasiswa. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah persepsi mahasiswa mengenai kesiapan melaksanakan Praktik Kependidikan, persepsi mahasiswa mengenai kegiatan dalam melaksanakan Praktik Kependidikan, persepsi mahasiswa mengenai pembimbingan selama melaksanakan Praktik Kependidikan, dan persepsi mahasiswa mengenai evalusi kegiatan Praktik Kependidikan seluruhnya masuk kategori baik.
POLA KERJA SAMA SMK KOMPETENSI KEAHLIAN OTOMATISASI DAN TATA KELOLA PERKANTORAN DENGAN MITRA DUNIA KERJA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Siti Umi Khayatun Mardiyah; Muslikhah, Riana; Arwan Nur Ramadhan; Muhyadi, Muhyadi; Santi Mustika Sari; Siti Ngainiyah; Ressa Nindi Puspita; Tutut Indra Kumala; Dwi Astuti
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): April : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jushpen.v3i1.2729

Abstract

This study examines the patterns of collaboration between Vocational High Schools (SMK) in the Office Automation and Management (OTKP) competency field and industry partners in the implementation of the Merdeka Belajar curriculum. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through in-depth interviews, direct observations, and documentation at five SMK Centers of Excellence in the Special Region of Yogyakarta and Central Java: SMKN 1 Depok Sleman, SMKN 1 Godean Sleman, SMKN 1 Wonosari, SMKN 2 Semarang, and SMK Muhammadiyah Muntilan Magelang. Informants were selected through purposive sampling, comprising vice principals for public relations and industry affairs, heads of OTKP competency programs, and OTKP teachers. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model encompassing data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings reveal that all schools formalized their partnerships through Memoranda of Understanding (MoU) valid for 3–5 years and initiated by the schools. Key collaboration activities include: student industrial internships (PKL/magang), guest practitioners teaching at schools, curriculum synchronization with industry inputs, industry-led recruitment of graduates, and job vacancy information dissemination through special employment exchanges (BKK). Challenges include difficulty finding competency-aligned industry partners, delays in job vacancy information, limited employer recognition of vocational competency certificates, negative impacts of the COVID-19 pandemic on students' work ethic and skills, mismatches between field tasks and OTKP competencies, and fluctuating partner capacity. Both schools and industry partners recommend a Quadruple Helix partnership model integrating government, industry, universities, and schools, alongside clearer teaching factory guidelines for the administrative field. Keywords: vocational education, school–industry partnership, Merdeka Belajar curriculum, OTKP, internship program, Quadruple Helix.
Penguatan Tata Kelola Administrasi Desa Untuk Mendukung Infrastruktur Pemerintahan Desa Yang Inovatif Sutirman; Arwan Nur Ramadhan; Riana Isti Muslikhah; Siti Umi Khayatun Mardiyah; Umar Yeni Suyanto; Niken Purnamasari; Hilmy Pradana Sundawan; Heni Setiyaningsih; Revalina Joan Syavira; Raya Azzahra Putri Andjani; Ahmad Riski
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 5 No 1 (2026): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v5i1.394

Abstract

Salah satu aspek penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, akuntabilitas, dan transparansi pemerintah desa adalah penguatan tata kelola administrasi. Program pengabdian ini bertujuan menguatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola administrasi dan pelayanan publik melalui penyusunan SOP dan integrasi teknologi digital. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Logandeng, Playen, Gunungkidul dengan melibatkan 24 aparatur desa melalui pendekatan community based participatory. Metode pelaksanaan terdiri dari asesmen awal tata kelola administrasi, penyusunan modul dan SOP administrasi, pelatihan administrasi dan pengelolaan website desa. Hasil kegiatan menjelaskan terdapat peningkatan pemahaman aparatur desa yang signifikan dengan skor rata-rata dari 45,97 menjadi 83,47 dengan peningkatan sebesar 82%. Kegiatan ini menghasilkan SOP administrasi desa, template laporan, dan panduan pengelolaan informasi publik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan dan pendampingan tata kelola administrasi desa dan pelayanan publik efektif dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan inovatif.
Sistem Penjaminan Mutu SMK pada Program Keahlian MPLB dalam Mencapai Penguasaan Keterampilan Abad 21 Riana Isti Muslikhah; Siti Umi Khayatun Mardiyah; Arwan Nur Ramadhan; Muhyadi; Annisa Harimukti Dian Kurniasari; Dwi Wulandari; Dewi Ayu Ningtyas; Lisa Nuraini; Linta Rosyada; Fitri Nur Handayani
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2024): JIMAD - AGUSTUS
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v2i3.521

Abstract

The advancement of digital technology and the transformation of the labor market require vocational high schools (SMKs) to produce graduates who are not only technically competent but also proficient in twenty-first-century skills. The Office Management and Business Services (MPLB) program requires a quality assurance system capable of supporting the development of critical thinking, creativity, communication, and collaboration skills. This study aims to analyze the implementation of the quality assurance system in SMKs within the MPLB program, examine efforts to strengthen twenty-first-century skills, and identify challenges encountered in its implementation. A descriptive qualitative approach was employed in four public vocational high schools in the Special Region of Yogyakarta through interviews and document analysis. The findings reveal that the quality assurance system is implemented through the evaluation of educational report cards, program monitoring, curriculum alignment with business and industrial partners (DUDIKA), and the strengthening of a school quality culture. The development of twenty-first-century skills is promoted through active and industry-based learning approaches, including Project-Based Learning, Problem-Based Learning, Teaching Factory, and student-centered learning. However, implementation continues to face challenges, including suboptimal coordination, limited teacher competencies, inadequate technological facilities, and insufficient industrial and financial support. The novelty of this study lies in integrating the quality assurance system with the development of twenty-first-century skills specifically within the MPLB program, positioning educational quality not merely toward compliance with standards but also toward the formation of adaptive and work-ready graduates.