Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Nilai Moral dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata: Kajian Sosiologi Sastra Arfina Dwi Astuti; Siti Fatimah; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16045

Abstract

This paper describes the moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata based on a sociological approach to literature. The approach used in this research is the sociology of literature approach. Data collection techniques in this study, namely listening and note-taking techniques. The instrument used in this research is the data card used to find moral values in the novel. The data that has been found is then analyzed using the content analysis method. The analysis was carried out on data quotes containing moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The presentation of the results of data analysis is carried out using informal presentation techniques, namely by describing the results of the analysis through words. The results of this study are found 88 moral values in the novel Guru Aini which consists of three forms. First, there are 52 moral values regarding human relations with oneself, which include the values of being determined, critical thinking, sincere, innovative, humble, responsible, creative, independent, active in learning, unyielding, and determined. Second, there are 31 moral values related to other humans in the social and natural environment which include the values of encouraging, loving the homeland, caring, giving praise, helping, polite, generous, patient, filial to parents, respecting the decisions of others. , and love you. Third, there are 5 moral values regarding the human relationship with God which includes the value of being grateful to Allah and obeying Allah's command.Keywords: moral values, Guru Aini novel sociology of literature Wellek and WarrenAbstrak             Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata berdasarkan pendekatan sosiologi sastra. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu teknik simak dan catat. Instrumen yang digunakan dalma penelitian ini yaitu, kartu data yang digunakan untuk menemukan nilai moral dalam novel. Data yang telah ditemukan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi. Analisis dilakukan terhadap kutipan-kutipan data yang memuat nilai moral dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata. Penyajian hasil analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik penyajian informal, yaitu dengan menguraikan hasil analisis melalui kata-kata.Hasil penelitian ini yaitu ditemukan 88 nilai moral di dalam novel Guru Aini yang terdiri atas tiga bentuk. Pertama, 52 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu mencakup nilai bertekad kuat, berpikir kritis, tulus, inovatif, rendah hati, tanggung jawab, kreatif, mandiri, giat belajar, pantang menyerah, dan teguh pendirian. Kedua, 31 nilai moral yang berhubungan dengan manusia lain dalam lingkungan sosial dan lingkungan alam yang mencakup nilai memberi semangat, mencintai tanah air, perhatian, memberi pujian, tolong menolong, sopan santun, dermawan, sabar, berbakti kepada orang tua, menghargai keputusan orang lain, dan mengasihi saudara. Ketiga, 5 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan Tuhannya yang mencakup nilai bersyukur kepada Allah dan meneaati perintah Alllah.Kata kunci: nilai moral, novel Guru Aini, sosiologi sastra, Wellek dan Waren
Nilai Moral dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata: Kajian Sosiologi Sastra Arfina Dwi Astuti; Siti Fatimah; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16045

Abstract

This paper describes the moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata based on a sociological approach to literature. The approach used in this research is the sociology of literature approach. Data collection techniques in this study, namely listening and note-taking techniques. The instrument used in this research is the data card used to find moral values in the novel. The data that has been found is then analyzed using the content analysis method. The analysis was carried out on data quotes containing moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The presentation of the results of data analysis is carried out using informal presentation techniques, namely by describing the results of the analysis through words. The results of this study are found 88 moral values in the novel Guru Aini which consists of three forms. First, there are 52 moral values regarding human relations with oneself, which include the values of being determined, critical thinking, sincere, innovative, humble, responsible, creative, independent, active in learning, unyielding, and determined. Second, there are 31 moral values related to other humans in the social and natural environment which include the values of encouraging, loving the homeland, caring, giving praise, helping, polite, generous, patient, filial to parents, respecting the decisions of others. , and love you. Third, there are 5 moral values regarding the human relationship with God which includes the value of being grateful to Allah and obeying Allah's command.Keywords: moral values, Guru Aini novel sociology of literature Wellek and WarrenAbstrak             Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata berdasarkan pendekatan sosiologi sastra. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu teknik simak dan catat. Instrumen yang digunakan dalma penelitian ini yaitu, kartu data yang digunakan untuk menemukan nilai moral dalam novel. Data yang telah ditemukan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi. Analisis dilakukan terhadap kutipan-kutipan data yang memuat nilai moral dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata. Penyajian hasil analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik penyajian informal, yaitu dengan menguraikan hasil analisis melalui kata-kata.Hasil penelitian ini yaitu ditemukan 88 nilai moral di dalam novel Guru Aini yang terdiri atas tiga bentuk. Pertama, 52 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu mencakup nilai bertekad kuat, berpikir kritis, tulus, inovatif, rendah hati, tanggung jawab, kreatif, mandiri, giat belajar, pantang menyerah, dan teguh pendirian. Kedua, 31 nilai moral yang berhubungan dengan manusia lain dalam lingkungan sosial dan lingkungan alam yang mencakup nilai memberi semangat, mencintai tanah air, perhatian, memberi pujian, tolong menolong, sopan santun, dermawan, sabar, berbakti kepada orang tua, menghargai keputusan orang lain, dan mengasihi saudara. Ketiga, 5 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan Tuhannya yang mencakup nilai bersyukur kepada Allah dan meneaati perintah Alllah.Kata kunci: nilai moral, novel Guru Aini, sosiologi sastra, Wellek dan Waren
Nilai Moral dalam Kumpulan Cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan Karya Okky Madasari: Kajian Sosiologi Sastra Lailatul Fadhilah; Siti Fatimah; Murywantobroto Murywantobroto
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16069

Abstract

This study aims to describe how the moral values in a collection of short stories Yang Bertahan dan Binasa Perlahan by Okky Madasari are the study of the sociology of literature. In this study using a qualitative descriptive method. Descriptive qualitative namely research by providing an overview of moral values in the collection of short stories Yang Bertahan dan Binasa Perlahan. The source of the data in this study namely the source obtained from the collection of stories Yang Bertahan dan Binasa Perlahan by Okky Madasari published by Gramedia Pustaka Utama Jakarta consisting of 196 pages and published in 2017, while the data in this study are in the form of words, paragraphs, sentences, and quotes that describe moral values. Data collection techniques using listening and note-taking techniques. Data analysis techniques in this study used content analysis techniques. Based on the research of the short story collection Yang Bertahan dan Binasa Perlahan there are 3 moral value namely the moral value of human relations with oneself, the moral value of human relations with other humans, and the moral value of human relations with God.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai moral dalam kumpulan cerpen “Yang Bertahan dan Binasa Perlahan” karya Okky Madasari: kajian sosiologi sastra. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif yaitu penelitian dengan memberikan gambaran terkait nilai moral dalam kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan karya Okky Madasari. Sumber data pada penelitian ini yaitu sumber diperoleh dari kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan karya Okky Madasari yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama Jakarta terdiri dari 196 halaman dan terbit tahun 2017, sedangkan data pada penelitian ini berupa kata, paragraf, kalimat, dan kutipan yang menggambarkan nilai moral. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan terdapat 3 nilai moral yaitu nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain, dan nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan.
Nilai Sosial pada Kumpulan Cerpen Sebelum Telepon Berdering Karya Kun Andyan Anindito dengan Pendekatan Sosiologi Sastra Riyanto Mahaputro; Siti Fatimah; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16047

Abstract

This study aims to describe how the social values contained in the collection of short stories “Before the Telephone Rings” by Kun Andyan Anindito with a sociological approach to literature. The research method used in this research is qualitative. The research data comes from a collection of short stories before the telephone rings. The data collection technique used is listen and note. The data analysis technique uses content analysis. The results of the study found 37 data related to social values contained in 11 short stories including “He Shouldn't Crave Rats” contains the value of love, the value of responsibility, and the value of harmony in life. “Poladodo cameras” contain the value of compassion and responsibility. “Forgiveness cakes” contain the values of responsibility and harmony in life. “Can Mr. Judge Help Me” contains the value of compassion, the value of responsibility, and the value of harmony in life. “The word Rotten” contains the value of love and responsibility. “Before the Phone Rings” contains the value of compassion and the value of harmony in life. “Before and After I Die” contains the value of love and the value of harmony in life. “The intersection” contains the value of love and the value of harmony in life. “The narrator, the Woman, and the Man Beside her” contain the values of compassion and the value of responsibility. “The Woman Who Waits” contains the value of love and the value of responsibility. “Retirement and Other Plans” contain the value of compassion.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Sebelum Telepon Berdering karya Kun Andyan Anindito dengan pendekatan sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif. Data penelitian berasal dari buku kumpulan cerpen “Sebelum Telepon Berdering”. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ditemukan 37 data terkait nilai sosial yang terdapat pada 11 cerpen di antaranya “Mestinya Dia Tak Mengidam Tikus” memuat nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab, dan nilai keserasian hidup. Cerpen “Kamera Poladodo” memuat nilai kasih sayang dan tanggung jawab. “Kue-kue Ampunan” memuat nilai tanggung jawab dan keserasian hidup. Cerpen “Apakah Tuan Hakim Bisa Membantu Saya” memuat nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab, dan nilai keserasian hidup. Cerpen “Kata Busuk” memuat nilai kasih sayang dan tanggung jawab. Cerpen “Sebelum Telepon Berdering” memuat nilai kasih sayang dan nilai keserasian hidup. Cerpen  “Sebelum dan Sesudah Aku Mati” memuat nilai kasih sayang dan nilai keserasian hidup. “Persimpangan” memuat nilai kasih sayang dan nilai keserasian hidup. Cerpen “Narator”, Perempuan, dan Lelaki di Sampingnya” memuat nilai kasih sayang dan nilai tanggung jawab. “Perempuan yang Menunggu” memuat nilai kasih sayang dan nilai tanggung jawab. “Pensiun dan Rencana yang Lain” memuat nilai kasih sayang.
HEGEMONI DALAM NOVEL MARYAM KARYA OKKY MADASARI: KAJIAN HEGEMONI GRAMSCI Dwi Safitri; Siti Fatimah; R. Yusuf Sidiq Budiawan
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v8i2.22285

Abstract

This research aims to describe the hegemony of power in the novel "Maryam" by Okky Madasari using the Gramscian hegemony approach. The research employs a qualitative descriptive method, focusing on the analysis of power hegemony in the novel through Gramsci's theory. Data collection is conducted through documentation methods. Data analysis involves data reduction, presentation of analysis results, and drawing conclusions. The research findings reveal various forms of power hegemony in the novel. The police force exercises hegemonic control through violence against the characters of Maryam's family and the residents of Gegerung. Maryam herself experiences hegemony from Mother Alam, while the beliefs held by Maryam's family and the people of Gegerung are considered unacceptable by other communities. The power depicted in the novel achieves leadership through oppression and is expected to be unsustainable due to its detrimental nature to other characters. Furthermore, there is a shift in power dynamics within the novel. The hegemonized characters eventually reach an agreement to accept the treatment from those in power, indicating a dynamic change in power within the narrative.
Analisis Adat dan Tradisi Suku Badui Dalam Novel Baiat Cinta di Tanah Baduy karya Uten Sutendy Ericha Nova Anggraeny; Siti Fatimah; Setia Naka Andrian
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1088

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Adat dan Tradisi masyarakat Badui dalam novel Baiat Cinta di Tanah Baduy karya Uten Sutendy yang berlandaskan pada Sastra Antropologi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Ringkasan dari penelitian ini adalah novel Baiat Cinta di Tanah Baduy karya Uten Sutendy. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Metode dokumentasi meliputi penelusuran melalui buku-buku, jurnal, majalah, surat kabar, dan sumber-sumber lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Dengan menggunakan teknik baca dan catat tersebut, penulis menyoroti banyak adat dan tradisi budaya Badui. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada banyak adat dan tradisi Badui yang dipraktikkan, termasuk: Adat larangan menggunakan produk kontemporer, larangan di sekolah, percintaan suku badui, larangan menggunakan transportasi, larangan berobat ke dokter, dan Adat merusak alam. Tiga tradisi Suku Badui yang masih dipraktikkan hingga saat ini adalah tradisi seba, pernikahan, dan kematian pada khususnya.
Penerapan P5 dalam Pembelajaran Musikalisasi Puisi Berbasis Budaya Kelas X SMAN 1 Comal Adi Ajeng Hardiyanti; Siti Fatimah; Muryawantobroto Murywantobroto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1286

Abstract

Permasalahan yang dihadapi peserta didik selama pembelajaran, kurangnya keaktifan dan kegagalan mereka untuk berpikir kritis, serta kemampuan membaca teks puisi yang masih rendah menjadi dasar penelitian ini. Dari masalah ini, profil pelajar Pancasila harus diterapkan dalam pembelajaran musikalisasi puisi kelas X SMA Negeri 1 Comal, profil pelajar Pancasila diterapkan untuk pembelajaran musikalisasi puisi yang didasarkan pada kearifan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran musikalisasi puisi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Tes, observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian. Menurut penelitian yang dilakukan pada peserta didik kelas X 9 SMA Negeri 1 Comal, profil pelajar Pancasila dapat diterapkan dengan baik untuk pembelajaran musikalisasi puisi yang didasarkan pada kearifan lokal. Nilai rata-rata peserta didik adalah 86. Profil pelajar Pancasila diterapkan dalam pembelajaran musikalisasi puisi berbasis kearifan lokal di kelas X SMA Negeri 1 Comal dapat membuat peserta didik lebih aktif, mandiri, berpikir kritis, kreatif, dan meningkatkan pemahaman mereka tentang materi.
Penerapan Metode Outdoor Study Terhadap Keterampilan Menulis Teks Puisi Pada Peserta Didik Kelas X SMK Pelita Nusantara 1 Semarang Ria Nining Marsonia; Siti Fatimah; Murywantobroto Murywantobroto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas X SMK Pelita Nusantara 1 Semarang, perlu diterapkan metode pengajaran tersebut di atas. Metode yang digunakan adalah metode outdoor study. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, temuan penelitian dalam naskah ini sangat berharga. Partisipan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMK Pelita Nusantara 1 Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, yaitu metode penulisan data dengan menggunakan metode outdoor study, dan nontes, yaitu observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian penggunaan metode outdoor study dalam pembelajaran teks menulis puisi pada siswa kelas X di SMK Pelita Nusantara 1 Semarang memperoleh nilai tertinggi 96 dan nilai terendah 76, dengan presentase rata-rata 88%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik telah memahami kurikulum dengan menggunakan metode outdoor study untuk menulis karangan karena telah mencapai tingkat pemahaman yang sama atau lebih tinggi dari KKM yang telah ditetapkan. Hasilnya, metode outdoor study dapat digunakan dalam pengajaran pemahaman membaca pada siswa kelas X di SMK Pelita Nusantara 1 Semarang. Pendidik hendaknya memilih merode pembelajaran yang ada agar tercapai keberhasilan dalam pembelajaran. Inilah alasan utama mengapa penulis ingin menulis ini. Karena peran pendidik sebagai fasilitator selama proses pembelajaran, diharapkan pendidik selalu inovatif dalam pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi. Dengan begitu peserta didik dapat antusias dan tertarik selama proses pembelajaran.
Gaya Bercerita Satir dalam Video Parodi di Kanal YouTube Kadas Official Menik Dewi; Siti Fatimah; Azzah Nayla
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1885

Abstract

Abstract/Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bercerita satir dalam video parodi di kanal YouTube Kadas Official. Kanal Kadas Official menyajikan video-video parodi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung kritik sosial melalui penceritaan yang khas dan dekat dengan realitas masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat. Data diambil dari sembilan video parodi yang mengandung unsur satir, kemudian dianalisis unsur-unsur pembentuk gaya bercerita, yaitu tokoh, alur, latar, dan sudut pandang. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya bercerita dibangun melalui tokoh-tokoh yang merepresentasikan masyarakat, alur maju yang sederhana, latar tempat dan waktu yang akrab dengan keseharian, serta sudut pandang orang ketiga serba tahu. Penelitian ini juga menemukan dua jenis satir yang digunakan, yaitu satir Horatian yang bersifat ringan dan menghibur, serta satir Juvenalian yang tajam dan menyindir secara keras. Satir tersebut digunakan untuk menyampaikan kritik sosial secara kreatif, diantaranya terhadap sikap sombong, gaya hidup konsumtif, hingga ketimpangan sosial.
Representasi Konflik Aceh 1998 dalam Kumpulan Cerpen “Cerita dari Sebelah Masjid Raya” Karya Raisa Kamila Zakky Hilmi Nur Hanif; Siti Fatimah; Pipit Mugi Handayani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2788

Abstract

Representasi Konflik Aceh 1998 dalam Kumpulan Cerpen “Cerita dari Sebelah Masjid Raya” Karya Raisa Kamila. Konflik antara Pemerintah Indonesia dengan GAM di Aceh yang terjadi mulai tahun 1976 sampai dengan Agustus 2005 banyak sastrawan menulis karya sastra dengan tema konflik Aceh. Raisa Kamila merupakan salah satu penulis yang menulis cerpen-cerpennya berdasarkan konfliks Aceh. Terdapat tiga buah cerpen yang ditulis berdasarkan konfliks Aceh yaitu “Mati Lampu”, “Cerita dari Cot Panglima”, dan “Sarang Kutu” dalam kumpulan cerpen “Cerita dari Sebelah Masjid Raya” yang diterbitkan oleh PT Mizan Pustaka pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi konfliks Aceh pada tiga cerpen tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis pada aspek karya sastra sebagai cermin masyarakat. Teknik pengumpuan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dengan langkah baca, dokumentasikan dan sajikan. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu, (1) tahap reduksi data, (2) tahap penyajian data, (3) tahap pemaparan kesimpulan dan verifikasi data (Miles, Matthew B. dan A. Michael Huberman, 2009). Hasil penelitian terhadap cerpen “Mati Lampu” menunjukkan bahwa adanya ancaman, ketidaknyamanan, kekhawatiran, dan kewaspadaan warga sipil karena sering terjadinya aksi tembak-menembak, penculikan, penghilangan yang dilakukan oleh kelompok GAM. Pada cerpen “Cerita dari Cot Panglima” menggambarkan adanya tindak kekerasan, interogasi kepada warga sipil yang dilakukan oleh GAM dan juga adanya sentimen terhadap etnis Jawa. Sedangkan pada cerpen “Sarang Kutu” menunjukkan adanya penculikan terhadap orang yang menjadi anggota GAM dan orang yang dicurigai besimpati terhadap GAM yang membuat warga sipil dilanda kecemasan dan ketakutan. Ketiga cerpen tersebut menunjukkan bahwa konflik Aceh adalah konflik yang mengerikan bagi masyarakat sipil. Diceritakan dalam ketiga cerpen dimana masyasarakat hidup sehari-hari dalam suasana mencekam, penuh dengan ketegangan, rasa was-was dan harus waspada terhadap peristiwa buruk yang akan terjadi. Dalam ketiga cerpen terdapat perbedaan yaitu pada tokoh-tokoh ceritanya sedangkan persamaannya adalah pada masalah pokok yang dibahas dan tokoh -tokoh konflik yang dialami para tokohnya.