Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

STATUS MUTU AIR DI KAWASAN KONSERVASI PERIKANAN (RESERVAT) LEBUNG KARANGAN OGAN ILIR SUMATERA SELATAN Lisa Novalia; Dade Jubaedah; Arum Setiawan
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia VOL 10, NO 2 (2022): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v10i2.19171

Abstract

Water conservation areas are also known as fisheries reserves or reserves. Lebung Karangan is a fishery reserve in Ogan Ilir, South Sumatra. Community activities, either directly or indirectly, will produce waste in the form of organic and inorganic waste. This study aims to analyze the water quality status, and to identify the types of pesticides in Lebung  Karangan reserve. The study was conducted in the Lebung Karangan reserve, located in Sejaro Sakti Village, Indralaya, Ogan Ilir, South Sumatra, in November 2019. The sampling location was carried out at 4 (four) stations based on considerations of conditions at the research location. Analysis of water quality parameters was carried out in situ and ex situ. The data obtained from water quality measurements were calculated using the Pollution Index (IP) method to determine the status of water quality. The results showed that the water quality status of the Lebung Karangan reserve was in a moderately polluted to heavily pollute state, with an IP value of 10-13,54. The Lebung Karangan reserve was identified as containing organochlorine pesticides. The results of this study are expected to be used as a reference for the government in order to make policies in managing the Lebung Karangan reservae considering the condition of the waters being lightly polluted and the discovery of pesticide compounds. Key words : Lebung Karangan, organochlorine pesticides, reserve, quality status
Potential for Aquaculture of Lais Fish (Kryptoterus palembangensis) in Swamplands Danang Yonarta; Ferdinand Hukama Taqwa; Marini Wijayanti; Dade Jubaedah; Muslim Muslim; Mochamad Syaifudin
Mangifera Edu Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Mangifera Edu
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mangiferaedu.v7i2.160

Abstract

Ikan lais (Kryptopterus palembangensis) merupakan salah satu ikan endemik yang ada di Sumatera Selatan. Ketersediaan ikan lais di alam mulai menurun karena penangkapan yang dilakukan oleh masyarakat secara terus menerus akan mengganggu kelestarian ikan lais. Diketahui nilai ekonomis yang tinggi menjadi penyebabnya. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk pengembangan budidaya ikan lais agar dapat diproduksi secara terkontrol. Metode penulisan yang digunakan yaitu studi pustaka. Adapun teknologi dan manajemen dari ikan lais diantaranya perbedaan padat tebar pada keramba jaring apung, pemberian jenis pakan berbeda, perendaman larva pada larutan probiotik, pengaruh perbedaan suhu dan pematangan gonad dengan mineral Fe. Kemudian untuk rata-rata kualitas air dalam pertumbuhan ikan lais adalah suhu 25,20-32,00 ºC, kisaran pH sebesar 4,70-7,90, DO 2,60-8,00 mg L-1 dan kandungan amonia berkisar 0,010-2,000 mg L-1. Ikan lais termasuk dalam kelompok ikan karnivora karena jenis makanan utamanya adalah ikan kecil, insekta dan udang. Pada ikan yang diteliti secara terkontrol, pakan menggunakan Tubifex sp. memberikan pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang tertinggi. Pemijahan ikan lais baji satu kali dalam setahun dengan pola pemijahan total spawner di musim penghujan yang dimana pada saat permukan air mulai naik dan pemijahan dilakukan di dalam celah-celah bebatuan. Gambaran sel darah merupakan aspek pendukung dalam menentukan status kesehatan ikan. Kondisi fisiologis ikan yang sehat ditandai dengan adanya pertumbuhan yang meningkat. Fisiologis pertumbuhan ikan lais dalam keadaan sehat yaitu, total eritrosit 264,00 ± 3,00 x104 sel mm-3, hemoglobin 8,3±0,11 g/dL, hematokrit 26,66±0,57 %, total leukosit 2,53±0,01 x 104 sel mm-3 dan Glukosa darah 89,00 ± 1,00 mg/dL
Pelatihan Manajemen Budidaya Ikan Hias di UPR Mitra Mina Sejahtera, Indralaya Utara, Ogan Ilir Dade Jubaedah; Mohamad Amin; Mirna Fitrani; Yulisman Yulisman; Retno Cahya Mukti; Madyasta Anggana Rarassari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.6810

Abstract

Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Mitra Mina Sejahtera berlokasi di Desa Tanjung Pering terdapat di Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, memiliki usaha budidaya ikan khususnya budidaya ikan hias. Permasalahan yang dialami oleh pembudidaya ikan hias di UPR ini adalah masih terbatasnya penguasaan teknologi budidaya sehingga kualitas dan kuantitas produksi ikan hias masih belum maksimal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman pembudidaya tentang manajemen budidaya ikan hias di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir. Kegiatan pengabdian dilakukan pada bulan Juni - Oktober 2022. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan sosialisasi melalui pelatihan manajemen budidaya ikan hias dan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan (demplot). Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM yang telah dilakukan yaitu meningkatnya pengetahuan masyarakat yang diperlihatkan dari hasil kuesioner yang diperoleh. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM di UPR Mitra Mina Sejahtera dikatakan berhasil.The Mitra Mina Sejahtera People's Hatchery Unit (PHU) is located in Tanjung Pering Village, in Indralaya Utara District, Ogan Ilir Regency, and has a fish farming business, especially ornamental fish farming. The problem experienced by ornamental fish cultivators at PHU is the limited mastery of cultivation technology, so the quality and quantity of ornamental fish production are still not optimal. This community service activity aims to increase farmers' understanding of the management of ornamental fish cultivation in Tanjung Pering Village, North Indralaya District, Ogan Ilir. Service acti­vities are carried out from June to October 2022. The method used is socialization through ornamental fish cultivation management training and mentoring activities. The results obtained from the PKM activities that have been carried out are increasing public knowledge, as shown from the questionnaires obtained. So it can be concluded that community service activities at UPR Mitra Mina Sejahtera are successful.