Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISIS KLASTER KARAKTERISTIK MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Dadang Juandi; Rizki Amalia; Siti Nur Asmah; Yuni Suryaningsih
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.22555

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui profil karakteristik mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Lambung Mangkurat berdasarkan karakteristik belajarnya. Data dikumpulkan melalui instrumen angket karakteristik mahasiswa, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis klaster nonhierarki K-Means. Sebanyak 96 mahasiswa menjadi subjek penelitian dengan 12 variabel yang distandardisasi dalam bentuk z-score meliputi jenis kelamin, usia, semester, IPK, waktu belajar per minggu, waktu belajar kelompok per minggu, frekuensi bertanya di kelas per minggu, minat terhadap matematika, gaya belajar, konsistensi dalam membuat jadwal belajar, percaya diri dalam menghadapi ujian, dan kecemasan dalam ujian matematika. Hasil analisis menunjukkan terbentuknya tiga klaster dengan karakteristik berbeda. Klaster pertama terdiri dari mahasiswa semester awal yang aktif dan memiliki intensitas belajar tinggi. Klaster kedua mencakup mahasiswa tingkat akhir dengan keterlibatan belajar rendah dan kecemasan tinggi. Klaster ketiga terdiri dari mahasiswa yang konsisten, aktif bertanya, dan memiliki minat tinggi terhadap matematika. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan profil karakteristik mahasiswa. Kata kunci: analisis klaster, karakteristik mahasiswa, pendidikan matematika Abstract:  This study is a quantitative descriptive study to determine the profile characteristics of undergraduate students in the Mathematics Education Study Program at Lambung Mangkurat University based on their learning characteristics. Data were collected through a student characteristics questionnaire instrument, then analyzed using the K-Means non-hierarchical cluster analysis method. A total of 96 students became research subjects with 12 variables standardised in the form of z-scores including gender, age, semester, GPA, study time per week, group study time per week, frequency of asking questions in class per week, interest in mathematics, learning style, consistency in making a study schedule, confidence in facing exams, and anxiety in mathematics exams. The analysis showed the formation of three clusters with different characteristics. The first cluster consists of early-semester students who are active and have high learning intensity. The second cluster includes final year students with low learning engagement and high anxiety. The third cluster consists of students who are consistent, active in asking questions, and highly interested in mathematics. This finding shows the importance of customised learning approaches that fit the profile of student characteristics.Keywords: cluster analysis, student characteristics, mathematics education
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BARISAN DAN DERET BERDASARKAN ASPEK INFERENCE Farah Aprila Kautsar; Hidayah Ansori; Yuni Suryaningsih
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i1.17230

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang membantu seseorang untuk menentukan suatu kesimpulan. Salah satu aspek dari berpikir kritis adalah aspek inference dengan indikator mempertanyakan fakta, membuat alternatif, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menyelesaikan masalah barisan dan deret berdasarkan aspek inference. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari dua peserta didik yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Instrumen penelitian terdiri dari dua soal tes tertulis dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan kemampuan matematika tinggi memenuhi ketiga indikator pada dua soal yang diberikan. Peserta didik dengan kemampuan matematika rendah memenuhi indikator mempertanyakan fakta pada dua soal yang diberikan; dan memenuhi indikator membuat alternatif dan indikator menarik kesimpulan hanya pada satu dari dua soal yang diberikan. Kata kunci: berpikir kritis, barisan dan deret, aspek inference Abstract: Critical thinking is one of the skills that helps someone come to a conclusion. One aspect of critical thinking is inference, with indicators of querying evidence, conjecturing alternatives, and drawing conclusions. This study aims to describe students’ critical thinking skills in solving sequence and series problems based on inference. This study used a descriptive-qualitative approach and involved two students as subjects selected using purposive techniques. The instruments were two written test problems and interview guidelines. The results found that students with high mathematical abilities fulfilled indicator abilities fulfilled the indicators of querying evidence, conjecturing alternatives, and drawing conclusions for the two problems that were given. Students with low mathematical abilities fulfilled the indicators of querying evidence for two problems that were given; meanwhile for conjecturing alternatives and concluding, one problem were not fulfilled. Keywords: critical thinking, series and sequences, inference aspect
PENGARUH PENDEKATAN PMR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DI SMP Shaulatiya Futri; Kamaliyah Kamaliyah; Yuni Suryaningsih
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.22328

Abstract

Pendekatan PMR dikembangkan untuk membantu siswa memahami konsep matematika dengan mengaitkannya pada konteks nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kurangnya pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika dapat memengaruhi hasil belajar siswa, terutama pada materi operasi hitung bilangan bulat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan PMR terhadap pemahaman konsep operasi hitung bilangan bulat pada siswa kelas VII di SMPN 1 Tanah Siang. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan uji validitas, observasi, dan tes. Kemudian data dianalisis berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan PMR, kemampuan pemahaman konsep siswa dalam pendekatan PMR, serta uji N-Gain, uji normalitas, dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan PMR ini sangat baik, dengan persentase keterlaksanaan 93,85%. Skor rata-rata posttest siswa meningkat menjadi 58,27, tergolong cukup baik. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan setelah diterapkannya pendekatan PMR berdasarkan uji wilcoxon, sedangkan peningkatan pemahaman konsep berada pada kategori sedang berdasarkan analisis N-Gain sebesar 0,315. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan PMR memiliki pengaruh terhadap kemampuan siswa dalam memahami konsep operasi hitung bilangan bulat di kelas VII SMPN 1 Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya.   Kata kunci: Pendekatan PMR, pemahaman konsep, operasi hitung bilangan bulat Abstract: The RME approach was developed to help students understand mathematical concepts by linking them to real contexts that are relevant to everyday life. Lack of understanding of concepts in learning mathematics can affect student learning outcomes, especially in the material of integer counting operations. This study aims to analyze the effect of the RME approach on understanding the concept of integer arithmetic operations among seventh grade students at SMPN 1 Tanah Siang. The method used was quasi-experiment with one-group pretest-posttest design. The research sample consisted of 22 students. Data collection techniques were carried out with validity tests, observations, and tests. Then the data were analyzed based on the implementation of learning with the RME approach, the ability to understand students' concepts in the RME approach, as well as the N-Gain test, normality test, and Wilcoxon test. The results showed that the implementation of learning with the RME approach was very good, with a percentage of implementation of 93.85%. The average score of students' posttest increased to 58.27, classified as quite good. There is a significant difference between the conditions before and after the application of the RME approach based on the Wilcoxon test, while the increase in concept understanding is in the moderate category based on the N-Gain analysis of 0.315. This shows that the RMEapproach has influence on students' ability to understand the concept of integer arithmetic operations in class VII of SMPN 1 Tanah Siang, Murung Raya Regency. Keywords: Realistic Mathematics Education Approach, conceptual understanding, integer arithmetic operations
USE OF GEOGEBRA IN DEVELOPING WEB-BASED INTERACTIVE LEARNING MEDIA ON GEOMETRIC TRANSFORMATION MATERIAL USING DRILL AND PRACTICE METHOD Irshadi Shalhi; R Ati Sukmawati; Yuni Suryaningsih; Harja Santana Purba; Mitra Pramita
Computing and Education Technology Journal Vol 4, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Pendidikan Komputer FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/cetj.v4i2.13318

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, kini telah banyak tenaga pendidik yang memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Pada penelitian ini bertujuan agar peneliti menghasilkan suatu pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis web pada materi transformasi geometri menggunakan metode drill and practice untuk siswa kelas xi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Research & Development dengan model pengembangan ADDIE yang melibatkan tahap-tahap lima langkah/fase pengembangan meliputi: Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery dan Evaluations. Teknologi yang digunakan dalam pengembangan yaitu HTML, CSS, JavaScript, Mathjax, Geogebra, dan Firebase. Subjek uji coba media pembelajaran sebanyak 33 orang siswa MAN 3 Banjarmasin. Data hasil penelitian diperoleh dari angket dan hasil belajar siswa. Dari hasil kelayakan media pembelajaran berdasarkan : (1) validitas konten media pembelajaran dan validitas medianya diperoleh persentase capaian dengan kriteria sangat tinggi, (2) hasil tingkat kepraktisan media pembelajaran dari respon siswa dan guru menunjukkan kriteria praktis, dan (3) hasil dari efektifitas suatu media pembelajaran yang didapat dari hasil ketuntasan klasikal belajar siswa diperoleh persentase sebesar 84,85% mencapai ketuntasan. Jadi media pembelajaran interaktif berbasis web yang dikembangkan telah mencakup 3 kriteria kelayakan, yaitu kepraktisan, kevalidan dan keefektifan. Maka dapat dikatakan media pembelajaran interaktif yang telah dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA MAKANAN KHAS BANJAR UNTUK MENDUKUNG LITERASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Zaitun Zaitun; Noor Fajriah; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 6 No. 1 (2026): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v6i1.3344

Abstract

Kemampuan literasi matematis penting bagi siswa karena dapat membantu berpikir secara sistematis dalam memecahkan permasalahan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan kurikulum merdeka yang berlaku, guru dapat bereksplorasi membuat modul ajar yang dapat disesuaikan untuk mendukung literasi matematis sehingga siswa dapat mengidentifikasi terkait informasi untuk memecahkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis etnomatematika makanan khas Banjar untuk mendukung literasi matematis siswa Sekolah Dasar yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan pengembangan 4D. Uji coba penelitian dilaksanakan dengan melibatkan siswa kelas V di Sekolah Dasar Belitung Selatan 9 Banjarmasin. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi, angket respons guru dan siswa, evalusi akhir literasi matematis. Validasi dilakukan oleh dua validator dan didapatkan nilai rata-rata 3,52 dengan kriteria valid. Dari hasil analisis angket, respons guru memperoleh nilai 76,39% dan angket respons siswa memperoleh nilai 87,14%, keduanya dengan kriteria praktis. Uji coba modul ajar terbukti efektif, semua siswa memperoleh nilai lebih dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dan mencapai ketuntasan pada evaluasi akhir literasi matematis. Modul ajar yang dikembangkan dapat disimpulkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ELEKTRONIK BERBASIS HOTS MELALUI PENDEKATAN REALISTIK BERBANTUKAN LIVEWORKSHEET MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL TINGKAT SMP Mery Rahmawati; Hidayah Ansori; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 2 No. 2 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i2.1232

Abstract

Sistem pembelajaran yang diterapkan di Indonesia sekarang mengarah pada kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS (Higher Order Thinking Skill). Peserta didik diharapkan berpartisipasi secara aktif pada proses pembelajaran dan mampu berkompetisi dengan peserta didik dari negara lain. Adapun perangkat pembelajaran yang salah satunya dapat menunjang peserta didik untuk aktif saat kegiatan pembelajaran adalah LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik). Seiring dengan teknologi yang berkembang, LKPD dapat dimodifikasi menjadi bentuk elektronik sehingga peserta didik lebih mudah untuk mengakses melalui komputer dan smartphone. Selain itu, agar makna serta konsep dari suatu topik yang sedang dipelajari seperti sistem persamaan linear dua variabel lebih mudah untuk dipahami oleh peserta didik maka dikembangkan LKPD elektronik berbasis HOTS melalui pendekatan realistik. Penelitian ini memiliki 2 tujuan yakni: (i) untuk mendeskripsikan proses pengembangan lembar kerja peserta didik elektronik berbasis HOTS melalui pendekatan realistik berbantukan Liveworksheet materi sistem persamaan linear dua variabel tingkat SMP yang valid; dan (ii) untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik elektronik berbasis HOTS melalui pendekatan realistik berbantukan Liveworksheet materi sistem persamaan linear dua variabel tingkat SMP. Penelitian yang diterapkan ini yaitu Research & Development dengan model Four-D tetapi terbatas hanya sampai 3 tahap saja yakni Define, Design, dan Develop. Adapun tahap Develop (Pengembangan) dalam penelitian ini dilakukan hanya sampai uji validitas oleh tiga orang validator. Skor rata-rata semua aspek yang dinilai ( ) pada LKPD elektronik yang dikembangkan yaitu sebesar 3,42. Sehingga, dihasilkan LKPD elektronik yang layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS ETNOMATEMATIKA DENGAN KONTEKS ANYAMAN PURUN PADA MATERI POLA BILANGAN UNTUK SISWA KELAS VIII Helmina Helmina; Noor Fajriah; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 2 No. 2 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i2.1236

Abstract

Matematika sering kali dianggap pelajaran yang sulit dan menakutkan serta sering kali dihindari oleh peserta didik. Hal inilah yang dapat menimbulkan kesulitan belajar. Kenyataannya dalam kehidupan sehari-hari kegiatan yang dilakukan tidak lepas dari matematika salah satu contohnya materi pola bilangan. Pola bilangan merupakan materi dalam pelajaran matematika untuk siswa kelas VIII yang aplikatif dengan kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan mengembangkan E-LKPD berbasis etnomatematika dengan konteks kebudayaan dari Kalimantan Selatan yakni anyaman purun. E-LKPD ini menggunakan website liveworksheets sebagai tempat mengupload E-LKPD. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD berbasis etnomatematika dengan konteks anyaman purun pada materi pola bilangan untuk siswa kelas VIII yang valid. Metode penelitian pengembangan yang digunakan yaitu model penelitian 4-D (four D Model) yang dikemukakan oleh Thiagarajan dkk. (1974). Tahap yang dilakukan pada penelitian ini yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan). Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi. Teknik analisis data dilakukan untuk memperoleh penilaian dari empat aspek yaitu: 1) kelayakan isi; 2) kelayakan penyajian; 3) kelayakan bahasa; dan 4) kebudayaan. Validasi dilakukan dengan tiga orang ahli dan diperoleh skor rata-rata dari total semua aspek sebesar 3,48.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS ETNOMATEMATIKA PASAR TERAPUNG PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL UNTUK SISWA KELAS VII SMP Olma Mahlina; Hidayah Ansori; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 2 No. 3 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i3.1260

Abstract

LKPD berbasis etnomatematika adalah bahan ajar yang yang di dalamnya terdapat rangkuman materi, rumus-rumus, latihan soal, dan petunjuk pengerjaan yang berkaitan dengan kebudayaan yang sesuai dengan Kompetensi Dasar. LKPD tersebut dapat menunjang pembelajaran matematika agar peserta didik mampu menghubungkan konsep matematik dengan kehidupan sehari-hari terutama pada kebudayaan sekitar tempat tinggal dan lebih aktif dalam pembelajaran matematika. Maka, dikembangkanlah LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung. Tujuan pengembangan ini yaitu untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP dan (2) menghasilkan LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP yang valid. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel (1974). Penelitian ini melalui tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop). Pada tahap pengembangan (develop) hanya sampai pada validasi oleh ahli. Instrumen pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui lembar validasi ahli. Validasi dilaksanakan oleh 3 validator. Berdasarkan hasil uji validitas LKPD, rata-rata persentase kevalidan LKPD sebesar 88% dengan tingkat validitas sangat valid. Oleh karena itu, LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung pada materi
PENGEMBANGAN LKPD PADA MATERI LINGKARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA NYIRU KELAS VIII SMP/MTs Putri Nur Mas Rura; Noor Fajriah; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 2 No. 3 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i3.1389

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran wajib pada setiap tingkat pendidikan sekolah dasar sampai sekolah menengah. Kenyataannya, pelajaran matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang rumit dan merupakan pelajaran yang banyak tidak disenangi oleh peserta didik. Salah satu upaya untuk menangani permasalahan tersebut melalui pengembangan LKPD berbasis etnomatematika. Pengembangan LKPD berbasis etnomatematika nyiru ini bertujuan untuk mendekatkan matematika dengan lingkungan peserta didik. Tujuan penelitian pengembangan ini yaitu menghasilkan LKPD materi lingkaran berbasis etnomatematika nyiru kelas VIII SMP yang valid serta praktis. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development melalui model 4-D yang dibatasi hanya sampai tiga tahapan antara lain tahap define, design, dan develop. Tahap develop dilaksanakan dengan uji validasi oleh dua orang ahli materi serta uji kepraktisan kepada 22 orang peserta didik. Uji validasi LKPD yang dikembangkan dianalisis berdasarkan data hasil lembar validasi dengan hasil memenuhi kriteria valid. Uji kepraktisan dianalisis melalui data angket respon peserta didik memperoleh validitas kepraktisan dengan hasil memenuhi kriteria praktis. Sehingga, dihasilkan LKPD pada materi lingkaran berbasis etnomatematika nyiru yang valid dan praktis.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS HOTS MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR UNTUK SISWA SMP KELAS VIII Khairunnisa Khairunnisa; Hidayah Ansori; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 3 No. 1 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i1.1446

Abstract

Penggunaan media pembelajaran satu arah pada pembelajaran daring membuat interaksi menjadi terbatas, sehingga tidak mendorong keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Disamping itu, permasalahan terkait kemampuan kognitif akan selalu ada dan terus menjadi momok persoalan yang belum terselesaikan. Berdasarkan pengamatan peneliti, terdapat permasalahan peserta didik dimana mereka hanya dapat menyelesaikan soal yang sama persis dengan contoh dan kesulitan menyelesaikan permasalahan baru. Hal ini dikarenakan rendahnya kemampuan menganalisis peserta didik dan hanya terbiasa menyelesaikan soal-soal dengan tingkatan kognitif mengingat, memahami, dan menerapkan saja. Permasalahan ini tentu akan berpengaruh signifikan pada hasil belajar peserta didik nantinya. Oleh sebab itu perlunya pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis HOTS yang dapat mendorong dan menuntut keaktifan peserta didik, melatih, serta meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir tingkat tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses dan menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis HOTS materi bangun ruang sisi datar yang mencukupi kriteria valid untuk siswa SMP/MTs. Proses pengembangan menggunakan model Four-D yang dibatasi hanya sampai tiga tahapan, yaitu define, design, dan development. Berdasarkan hasil uji validitas ketiga validator pada tahap development diperoleh nilai 85,20% berdasarkan kriteria validitas menyatakan sangat valid. Hal ini berarti bahwa media pembelajaran interaktif sangat baik, dapat dan layak digunakan untuk kegiatan pembelajaran.