Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KONSENTRASI LOGAM BERAT TEMBAGA (CU) PADA JARINGAN ORGAN IKAN KAKAP DAN IKAN SENANGIN Renita Tri Wahyuni; Rozirwan; Wike Ayu Eka Putri; Gusti Diansyah; Isnaini
Journal of Tropical Marine Science Vol 9 No 1 (2026): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.7542

Abstract

Pencemaran logam berat dapat meningkat karena aktivitas manusia di pesisir dan berisiko menurunkan kualitas pangan hasil perikanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyebarkan dan mengumpulkan logam berat tembaga (Cu) pada jaringan organ dari ikan kakap dan ikan senangin yang diperoleh dari pengepul lokal di wilayah Sungsang IV. Metode destruksi basah digunakan untuk menganalisis organ sampel dan hasilnya diukur menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola akumulasi Cu pada jaringan organ secara urutan yaitu Hati-Insang-Daging. Konsentrasi Cu tertinggi ditemukan pada organ hati ikan kakap mencapai nilai 36.27 mg/kg, menunjukkan bahwa hati adalah tempat utama akumulasi logam hasil proses detoksifikasi. Konsentrasi Cu paling rendah ditemukan pada jaringan daging, berkisar antara 0.14 dan 1.47 mg/kg. Hasil ini menunjukkan bahwa daging ikan yang dipasarkan masih sangat layak untuk dikonsumsi. Untuk menjaga keamanan pangan masyarakat secara berkelanjutan, kualitas lingkungan perairan perlu dijaga secara berkelanjutan.
Peningkatan Kemandirian Pembudidaya Ikan Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Pakan Buatan Berbasis Bahan Baku Lokal Ikhlasul Amal; Riris Aryawati; T. Zia Ulqodry; Muhammad Hendri; Isnaini
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1887

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons atas tantangan struktural yang dihadapi pembudidaya ikan di Desa Marga Sungsang, Kabupaten Banyuasin, khususnya tingginya ketergantungan terhadap pakan komersial dan belum optimalnya pemanfaatan potensi sumber daya lokal. Dalam praktik budidaya, pakan komersial menempati porsi terbesar dalam struktur biaya produksi, yakni sekitar 60–80%, sehingga berdampak pada terbatasnya margin keuntungan serta meningkatnya risiko keberlanjutan usaha. Situasi tersebut kontras dengan kondisi lingkungan setempat yang memiliki ketersediaan bahan baku lokal, seperti keong mas, limbah kepala udang, dan ikan rucah, yang sejatinya berpotensi dikembangkan sebagai pakan mandiri bernilai ekonomis namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas pembudidaya ikan melalui pendekatan peningkatan pengetahuan dan pemahaman konseptual, sekaligus pengembangan keterampilan dalam memproduksi pakan buatan yang efisien, bermutu, dan berbasis sumber daya lokal. Proses pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui pengenalan program, penyampaian materi mengenai prinsip dasar formulasi pakan dan pemanfaatan limbah lokal, diskusi partisipatif, serta evaluasi pembelajaran menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Sebanyak 31 orang pembudidaya ikan berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 19 Oktober 2025. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, tercermin dari kenaikan skor rata-rata peserta dari 49,9 sebelum kegiatan menjadi 87,3 setelah pelatihan. Selain peningkatan aspek kognitif, peserta juga memperlihatkan sikap positif dan komitmen untuk mulai mengembangkan pakan mandiri sebagai strategi pengendalian biaya produksi. Luaran kegiatan meliputi laporan kemajuan, dokumentasi pelaksanaan, serta perencanaan tindak lanjut berupa pelatihan praktik lanjutan dan pengujian mutu pakan pada periode berikutnya, dengan harapan mendorong efisiensi dan keberlanjutan usaha budidaya ikan di wilayah pesisir.