Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Abdimas Mandalika

Pembagian Masker di Alun-Alun Kota Klaten sebagai Upaya Pencegahan Peningkatan Covid-19 Makhabbah Jamilatun
Abdimas Mandalika Vol 2, No 1 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i1.9962

Abstract

Abstract: The discipline of wearing a mask can reduce viral infections that spread through the respiratory tract. Residents around Klaten Town Square have a variety of activities. Some of them were still found not wearing masks. Therefore, in this community service, community service activities are carried out with the aim that residents who are visiting and doing activities around Klaten City Square increase the application of health protocols to prevent Covid-19 with discipline in using masks. This service activity is carried out through several stages. First, a survey of the target group was conducted. Second, identify the need for service activities. Third, the preparation of facilities and infrastructure needed in service activities. Fourth, is the implementation of service activities. In the implementation of community service activities, masks are given to residents who are and have activities around the Square, including residents who want to go to the Grand Mosque that crosses the Square, residents who visit around the Square, owners of transportation facilities, and traders in the area. around the Klaten Town Square. The response of residents who are visiting and active in Klaten City Square to this activity is good and very supportive. Residents around the square helped especially with the availability of masks. Community service activities went smoothly and the purpose of the activity was achieved, namely residents who were visiting and doing activities around Klaten City Square were disciplined in using masks.Abstrak: Disiplin penggunaan masker dapat mengurangi infeksi virus yang menyebar melalui saluran pernapasan. Warga di sekitar Alun-Alun Kota Klaten memiliki beragam aktivitas. Beberapa dari mereka masih ditemukan tidak memakai masker. Maka dari itu, dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan agar warga yang sedang berkunjung dan beraktivitas di sekitar alun-Alun Kota Klaten meningkatkan penerapan protokol kesehatan terhadap pencegahan covid-19 dengan disiplin dalam menggunakan masker. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama, dilakukan survei kelompok sasaran. Kedua, identifikasi kebutuhan kegiatan pengabdian. Ketiga, persiapan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan pengabdian. Keempat, pelaksanaan kegiatan pengabdian. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, masker diberikan kepada warga yang berada dan beraktivitas di sekitar Alun-Alun, diantaranya adalah warga yang hendak ke Masjid Raya yang melintasi Alun-Alun, warga yang berkunjung di sekitar Alun-Alun, pemilik sarana transportasi serta para pedagang di sekitar Alun-Alun Kota Klaten. Tanggapan warga yang sedang berkunjung dan beraktivitas di Alun-Alun Kota Klaten terhadap kegiatan ini adalah baik dan sangat mendukung. Warga di sekitar Alun-Alun, terbantu terutama dalam ketersediaan masker. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan lancar dan tercapai tujuan kegiatan yaitu warga yang sedang berkunjung dan beraktivitas di sekitar alun-Alun Kota Klaten disiplin dalam menggunakan masker.
Sosialisasi Vaksinasi dan Pembagian Sembako pada Masa Pandemi di Desa Cangakan, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo Makhabbah Jamilatun; Ria Istiqomah
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7290

Abstract

Abstract:  Covid-19 is an infectious disease caused by the coronavirus. WHO has declared Covid-19 a pandemic. The Covid-19 pandemic has become one of the toughest periods for all countries experiencing it, including Indonesia. The government has taken various measures by issuing regulations to deal with the Covid-19 pandemic. In addition to implementing health protocols, the government has implemented a policy of vaccinating Covid-19. Even though the vaccination program has been carried out, some people still have doubts about vaccines, it can be said that people do not understand the use of vaccines. Based on this description, community service activities were carried out regarding the socialization of Covid-19 vaccination in Cangakan villages, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo, and distribution of necessities to surrounding communities who were undergoing independent isolation. The method of activity used in this community service activity uses several stages, namely a survey of the target group, identification of program needs, preparation of facilities and infrastructure, implementation, and evaluation. The results of this community service activity are that residents in Cangakan Village, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo have come to understand the covid-19 vaccination and understand the importance of covid-19 vaccination as an effort to prevent covid-19, and by distributing necessities to the surrounding community can help ease the burden on residents. affected by the Covid-19 pandemic.Abstrak: Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona. WHO telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi. Pandemi Covid-19 menjadi salah satu periode yang berat bagi semua negara yang mengalaminya, termasuk Indonesia. Berbagai cara dilakukan pemerintah dengan mengeluarkan aturan untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Selain penerapan protokol kesehatan, pemerintah menerapkan kebijakan melakukan vaksinasi Covid-19. Meskipun program vaksinasi sudah dilakukan, masih terdapat keraguan pada sebagian masyarakat terhadap vaksin, bisa dikatakan masyarakat belum paham mengenai kegunaan vaksin. Berdasarkan uraian tersebut, maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai sosialisasi vaksinasi covid-19 di Desa Cangakan, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo dan pembagian sembako pada masyarakat sekitar yang sedang menjalani isolasi mandiri. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan menggunakan beberapa tahapan, yaitu survei kelompok sasaran, identifikasi kebutuhan program, persiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah warga di Desa Cangakan, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo menjadi paham tentang vaksinasi covid-19 dan paham pentingnya vaksinasi covid-19 sebagai upaya pencegahan covid-19, dan dengan pembagian sembako pada masyarakat sekitar dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak pandemi covid-19.
Sosialisasi Cuci Tangan dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Pencegahan Peningkatan Covid 19 di Desa Danguran Klaten Selatan Makhabbah Jamilatun; Retno Wulandari; Meliniya Santi Khoirunisa
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.13109

Abstract

Abstract: Hand washing is one way to prevent the transmission of Covid-19 and other infectious diseases. Based on the results of observations that have been made, there are still some residents in Danguran Klaten Selatan Village who have not paid much attention to the dangers of the Covid-19 virus, some residents have still not implemented health protocols such as washing their hands. Thus, it is necessary to socialize and empower the community in Danguran Klaten Selatan Village. The purpose of community service activities is to increase the knowledge and understanding of residents in Danguran Klaten Selatan Village about the importance of washing hands as an effort to prevent the transmission of Covid-19. The method of implementing this community service activity is socialization and education through mentoring and counseling on the main and supporting activity programs. Community service activities are carried out through several stages. First, a target group survey was conducted. Second, identify the need for community service activities. Third, preparation of the facilities and infrastructure needed for community service activities. Fourth, the implementation of community service activities. The results of community service activities are that residents of Danguran Klaten Selatan Village gain knowledge, understanding, and experience regarding preventive measures against Covid-19.Abstrak: Cuci tangan merupakan salah satu cara mencegah penularan Covid-19 dan penyakit menular lainnya. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, masih ada beberapa warga di Desa Danguran Klaten Selatan belum terlalu memperhatikan bahaya virus Covid-19, beberapa warga masih belum menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan. Dengan demikian, perlu adanya sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Danguran Klaten Selatan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga di Desa Danguran Klaten Selatan tentang pentingnya mencuci tangan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan edukasi melalui pendampingan dan penyuluhan program kegiatan utama dan pendukung. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama, dilakukan survei kelompok sasaran. Kedua, identifikasi kebutuhan kegiatan pengabdian. Ketiga, persiapan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan pengabdian. Keempat, pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat adalah warga Desa Danguran Klaten Selatan mendapatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman mengenai tindakan pencegahan terhadap Covid-19. 
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Desa Satriyan Juwiring Klaten Jamilatun, Makhabbah; Lukito, Pradea Indah; Jannah, Miftaqul; Sari Dewi, Fadiah Ayu Kurnia; Amartya, Vanza Dayrell
Abdimas Mandalika Vol 3, No 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v3i2.21256

Abstract

Abstract: Changes in people's unhealthy lifestyles further increase the risk of disease. Efforts to improve the level of public health can be made through The Germas Program. The community in Satriyan Juwiring Klaten Village still lacks understanding and awareness of healthy living behavior, so it is necessary to carry out community service activities. This activity aims to increase public awareness, especially in the community in Satriyan Juwiring Klaten Village, to familiarize and motivate residents to adopt a healthy lifestyle. The method in this community service activity is socialization, implementation, and evaluation of activities regarding the material of the healthy living community movement. As a result of this activity, the people of Satriyan Juwiring Klaten Village gained experience and knowledge, as well as information about germas that can be applied in everyday life, so they are more motivated to implement healthy living behavior.Abstrak: Perubahan pola hidup masyarakat yang tidak sehat semakin meningkatkan resiko timbulnya penyakit. Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui program germas. Masyarakat di Desa Satriyan Juwiring Klaten masih kurang dalam pemahaman dan kesadaran terhadap perilaku hidup sehat, sehingga perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya masyarakat di Desa Satriyan Juwiring Klaten untuk membiasakan dan memberikan motivasi warga dalam menerapkan pola hidup sehat. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan mengenai gerakan masyarakat hidup sehat. Hasil kegiatan ini, masyarakat Desa Satriyan Juwiring Klaten mendapat pengalaman dan pengetahuan, serta informasi mengenai germas yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga lebih termotivasi dalam penerapan perilaku hidup sehat.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Buntalan Klaten Tengah melalui Edukasi Kesehatan Jamilatun, Makhabbah; Indah Lukito, Pradea; Oktapiani, Selvia
Abdimas Mandalika Vol 4, No 1 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i1.25016

Abstract

Abstract: Non-communicable diseases (NCDs) are related to lifestyle. Efforts are needed to overcome the increasing prevalence of NCDs, including providing motivation and mobilizing people to improve their lifestyle patterns and lifestyles for the better. Based on this, Community Empowerment in Buntalan Village, Central Klaten was carried out through Health Education, to increase community awareness of adopting a healthy lifestyle. The activity method used in this community service activity is health education which includes the dangers of artificial coloring in food and the dangers of cosmetics containing mercury. Apart from education, people are encouraged to drink herbal medicine, eat fruit, and have healthy behavior such as wearing masks and washing their hands properly. As a result of this activity, the community in Buntalan Village, Central Klaten became more aware of the importance of adopting a healthy lifestyle to reduce the increase in non-communicable diseases. This community service activity, can be used to motivate the community to get used to a healthy lifestyle, so that it can improve the health status of the community, especially the community in Buntalan Village, Central Klaten.Abstrak: Penyakit tidak menular (PTM) berkaitan dengan pola hidup. Diperlukan upaya untuk mengatasi peningkatan prevalensi PTM, antara lain dengan memberikan motivasi dan menggerakkan masyarakat untuk memperbaiki pola dan gaya hidup menjadi lebih baik. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan Pemberdayaan Masyarakat Desa Buntalan Klaten Tengah melalui Edukasi Kesehatan, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah edukasi kesehatan yang meliputi bahaya pewarna buatan pada makanan dan bahaya kosmetik bermerkuri. Selain edukasi, masyarakat juga digerakkan untuk minum jamu, makan buah, serta perilaku sehat seperti menggunakan masker dan cuci tangan dengan benar. Hasil kegiatan ini, masyarakat di Desa Buntalan Klaten Tengah menjadi lebih paham akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya untuk mengurangi peningkatan penyakit tidak menular. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat digunakan untuk memotivasi masyarakat dalam membiasakan pola hidup sehat, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya masyarakat di Desa Buntalan Klaten Tengah.