Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KARAKTERISTIK DAN UJI ORGANOLEPTIK BAKSO IKAN GABUS (Channa striata) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG PORANG (Amorphophallus oncophyllus) Arlin Wijayanti; Emilyasari, Desy; Rahmawati, Suci H.; Qulubi, M. Hadziq
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v5i1.2526

Abstract

Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu jenis ikan yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan (medicinal freshwater fish). Sebagian masyarakat tidak menyukai ikan gabus karena bentuknya yang mirip seperti kepala ular sehingga perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut agar dapat dinikmati masyarakat luas. Salah pengolahannya melalui pembuatan bakso ikan. Penambahan tepung porang (Amorphophallus oncophyllus) dilakukan sebagai bahan alami untuk mengurangi penggunaan bahan pengenyal yang berasal dari bahan kimia sehingga lebih aman dan berasal dari bahan non kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bakso ikan gabus dengan penambahan tepung porang (Amorphophallus oncophyllus) berdasarkan nilai kadar air, rendemen, daya ikat air, tingkat kesukaan, dan hasil uji organoleptik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan tepung porang 0% (T0), 1% (T2), 1,5 persen (T3), 2% (T4), dan 2,5 % (T5). ). Menurut temuan penelitian ini, penambahan tepung porang dapat menghasilkan bakso ikan gabus dengan rendemen, kadar air, dan daya ikat air (WHC) yang tinggi, serta tekstur yang kenyal. Panelis dapat menerima dan sangat mengapresiasi bakso ikan gabus dengan tambahan tepung porang sebagai pengenyal alami.
PENGENALAN EKOSISTEM LAUT SEBAGAI EDUKASI ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SDN 3 METRO, LAMPUNG Desy Emilyasari; Arlin Wijayanti; Suci Hardina Rahmawati; Endang Sri Utami; Titin Liana Febriyanti
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 03 (2024): MEI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan sekarang dan di masa depan bergantung pada laut. Pengetahuan tentang menjaga ekosistem laut harus ditanamkan pada anak-anak sejak sekolah dasar agar mereka mampu menjaga ekosistem laut di masa depan. Pengenalan ekosistem laut adalah cara awal untuk mengajarkan anak-anak untuk mencintai laut sebagai bagian dari kehidupan mereka. Kegiatan ini mengenalkan anak-anak dengan laut, potensinya, dan upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem. Hasil survei terhadap siswa sekolah dasar di SDN 3 Metro menunjukkan bahwa sebagian besar siswa tidak memahami ekosistem laut. Oleh karena itu, penting bagi anak-anak di SDN 3 Metro untuk belajar tentang ekosistem laut sejak usia sekolah dasar. Hasil kuesioner pre-test dan post-test menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa untuk pre-test adalah 54,86 dan 80,54 untuk siswa setelah kegiatan. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak usia sekolah dasar di SDN 3 Metro telah berhasil mengubah pengetahuan dan sikap mereka melalui kegiatan edukasi tentang ekosistem laut.
Addition of Euchema cottoni Carrageen to the Characteristics of Kurisi Fish (Nemipterus nematophorus) Pempek TRI ADI WIBOWO; DESY SASRI UNTARI; ARLIN WIJAYANTI
JURNAL LEMURU Vol 8 No 1 (2026): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v8i1.7343

Abstract

Gel-based diversified fish products such as pempek generally have a chewy texture due to the formation of a fish protein gel matrix that is reinforced by tapioca starch during mixing and cooking processes such as boiling. However, in their processing, errors in stages commonly occur that can result in a final product that is not chewy. Therefore, a gelling agent is needed to maintain its chewy texture, such as carrageenan. Threadfin bream fish (Nemipterus nematophorus) is a type of fish with white flesh that is high in protein, but its potential as a raw material for diversified fish products has not been fully utilized. This study aims to examine the effect of adding carrageenan extracted from Eucheuma cottonii seaweed on the sensory characteristics of pempek from Threadfin bream fish, including appearance, odor, taste, and texture. The method used was a completely randomized design (CRD) non-factorial with four carrageenan addition treatments (0%, 2%, 4%, and 6%) and three replications. The characteristic tests included appearance, aroma, taste, and texture. The results showed that the addition of carrageenan had a significant effect on the appearance, aroma, and taste of pempek (P<0.05), but did not significantly affect the texture (P>0.05). The best treatment was obtained with the addition of 2% carrageenan. The highest carrageenan concentration (6%) had the lowest value, as it produced a darker product, a slightly rancid aroma, and a firmer texture. Overall, the addition of 2% Eucheuma cottonii carrageenan improved the sensory quality of pempek from Threadfin bream fish