Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Sistem Rem Cakram dan Tromol Sepeda Motor Terhadap Minat Belajar Siswa SMK Primartadi, Aci; Suyitno, Suyitno; Jatmoko, Dwi
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 6 No. 2 (2024): (Mei)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v6i2.72387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk adalah 1) Untuk mengembangkan media pembelajaran alat peraga guna  meningkatkan minat siswa pada sistem rem model disc break dan drum brake  di SMK PN 2 Purworejo. 2) Untuk mengetahui efektifitas media pembelajaran alat peraga bagi siswa pada mata pelajaran sistem rem 3) Untuk mengetahui media pembelajaran alat peraga bisa meningkatkan minat siswa pada mata pelajaran sistem rem. Penelitian ini menggunakan metode Reseach and Development (R & D) prosedur pengembangan media pembelajaran sistem rem cakram dan tromol meliputi, Analysis, Design, development, Implementation, Evaluation (ADDIE). Hasil penelitian ini  Pada minat belajar siswa menunjukan bahwa minat belajar siswa yang tidak menggunakan media rem cakram dan tromol dan yang menggunakan media rem cakram dan tromol. Perbandingan minat belajar siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan nilai rata-rata kelas kontrol 68,69%  dan nilai rata-rata kelas eksperimen71,88%.
Pendampingan Penyusunan dan Pengembangan Asesmen Pembelajaran Berorientasi Deep Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Kurniawan, Eko Setyadi; Jatmoko, Dwi
Jurnal Gerakan Mengabdi untuk Negeri Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/gemari.v4i1.7394

Abstract

Kebijakan Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran bermakna, diferensiasi, dan asesmen autentik sebagai bagian dari transformasi pendidikan vokasi. Namun, praktik asesmen di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih dominan bersifat faktual dan prosedural sehingga belum sepenuhnya mengungkap keterampilan berpikir tingkat tinggi, kemampuan reflektif, dan kinerja tugas kompleks lintas kompetensi. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas guru dalam merancang asesmen berorientasi pembelajaran mendalam (deep learning). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMK dalam menyusun dan mengembangkan asesmen berbasis deep learning. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, workshop, praktik langsung, pendampingan intensif, serta refleksi bersama. Mitra kegiatan adalah SMK Negeri 7 Purworejo, dengan dukungan guru peserta dan fasilitasi dari LPPM Universitas Muhammadiyah Purworejo. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru. Rata-rata skor pre-test sebesar 57,5 meningkat menjadi 82,8 pada post-test, dengan capaian pada aspek pemahaman konsep, perancangan asesmen HOTS, pengembangan asesmen autentik, penyusunan rubrik analitik, implementasi asesmen di kelas, serta refleksi asesmen. Guru lebih percaya diri dan terampil dalam menyusun instrumen asesmen yang kontekstual, reflektif, dan sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Pendampingan berbasis praktik langsung dan kolaboratif efektif menjembatani kesenjangan antara kebijakan kurikulum dan praktik asesmen di lapangan. Rekomendasi yang diajukan meliputi integrasi asesmen mendalam secara konsisten dalam pembelajaran, dukungan berkelanjutan dari sekolah dan pemerintah, serta penelitian lanjutan untuk mengembangkan model asesmen inovatif yang menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif siswa vokasi.