Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

BUKU CERITA ANAK YANG BERMUATAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI Apri Damai Sagita Krissandi
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2018): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.596 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v2i2.120

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan melihat kualitas buku cerita bergambar berbasis pendidikan anti korupsi. Model pengembangan Sugiyono dimodifikasi menjadi enam langkah prosedur penelitian. Langkah-langkah prosedur penelitian tersebut adalah (1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Revisi desain, (6) Uji coba produk. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan kuesioner. Uji coba produk buku cerita bergambar dengan kuesioner dilakukan kepada 7 siswa kelas IV SD Karitas Nandan sebagai subjek penelitian. Kualitas buku yang dirancang adalah sebagai berikut: dosen ahli memberikan skor rata-rata 3,82, guru kelas IV SD Karitas Nandan memberikan skor rata-rata 4,47, dan 1 siswa kelas IV SD Karitas Nandan memberikan skor rata-rata 4,36. Dari keseluruhan skor yang didapatkan dari hasil validasi diperoleh rerata skor sebesar 4,21 dengan kategori “baik”. Sedangkan dari subjek uji coba 7 siswa SD Karitas Nandan memberikan skor rerata sebesar 4,2 dengan kategori “baik”.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Melalui Media Game Quizizz pada Mata Pelajaran Matematika Asna Tiana; Apri Damai Sagita Krissandi; Marciana Sarwi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.073 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i6.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan media game Quizizz untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik dalam pelajaran Matematika. Materi pecahan menjadi fokus dalam penelitian ini yang dipelajari peserta didik kelas III di SD Kanisius Kintelan pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil observasi pada proses pembelajaran dibahas sebagai data kualitatif sedangkan hasil tes siswa dibahas sebagai data kuantitatif. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar siswa kelas III SD Kanisius Kintelan pada mata pelajaran Matematika materi pecahan. Peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media game Quizizz mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika materi pecahan siswa kelas III SD Kanisius Kintelan.
Peningkatan Percaya Diri dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Kelas V SDN Kalinegoro 6 Erna Kholifah; Apri Damai Sagita Krissandi; Marciana Sarwi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.045 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i6.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan percaya diri dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri; meningkatkan percaya diri dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan angket. Subjek penelitian 17 siswa pada kelas V SDN Kalinegoro 6. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan; upaya peningkatan percaya diri dan hasil belajar siswa dengan penerapan pembelajaran inkuiri melalui tahapan orientasi, merumuskan masalah, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, dan merumuskan kesimpulan dan penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan percaya diri siswa; dari kondisi awal rerata percaya diri siswa sebesar 51% meningkat menjadi 71% (siklus I), meningkat menjadi 92% (siklus II) dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari nilai rerata kondisi awal sebesar 20; meningkat menjadi 69,4 (siklus I); dan meningkat menjadi 80 (siklus II).
Peningkatan Penalaran Matematis dan Minat Belajar pada Materi Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan dengan Pendekatan Kontekstual Tomas Wahyu Aji P; Apri Damai Sagita Krissandi; Marciana Sarwi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3539.098 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i6.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penalaran matematis dan minat belajar peserta didik dengan pendekatan kontekstual dalam pelajaran Matematika. Penelitian ini fokus pada materi penjumlahan dan pengurangan yang dipelajari oleh peserta didik kelas I SD Kanisius Kintelan pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi saat proses pembelajaran. Untuk data kuantitatif diperoleh dari hasil tes siswa. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa ada peningkatan penalaran matematis dan minat belajar siswa pada siswa kelas I SD Kanisius Kintelan pada materi penjumlahan dan pengurangan mata pelajaran Matematika. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa pendekatan kontekstual mampu meningkatkan penalaran matematis dan minat belajar pada pelajaran Matematika dengan materi penjumlahan dan pengurangan kelas I SD Kanisius Kintelan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran bagi pihak sekolah agar menciptakan proses pembelajaran dengan pendekatan kontekstual sehingga siswa mudah mengerti dann semakin menambah minat belajar siswa.
Survei Pemahaman Leksikon Ekologis Bahasa Jawa Pada Mahasiswa PGSD Universitas Sanata Dharma (Tinjauan Ekologi Linguistik) Apri Damai Sagita Krissandi
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 7, No 1 (2023): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v7i1.40793

Abstract

This study examined the use of Lexicons related to ecological lexicons in Javanese that are commonly used by everyday students. This type of research according to Furchan (1982) was a qualitative descriptive research sub-category of survey research. Research subjects were 96 students from Java (Yogyakarta and Central Java). The instrument developed was a questionnaire. Validation of instruments using the expert judgment of Javanese linguists. The results showed students who were ecological lexicon in Javanese were 53.19%, students who did not understand the ecological lexicon of Javanese were 46.81%. More than half of the students still understand the meaning of the ecological lexicon of the Javanese language. The data was followed up with interviews. The results of the interview revealed that students' understanding of the meaning of the ecological lexicon was not entirely appropriate. Some ecological lexicons of Canada are no longer used in terms of the absence of the main factors. First, youth urbanization in Javanese society. Second, the number of speakers is getting smaller. Third, the changing natural factors, climate, and weather are commonly described by the ecological lexicon are not felt by the majority of Javanese people.
ANALISIS BUTIR SOAL MODEL KLASIK PADA PENILAIAN HARIAN BERSAMA (PHB) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII MTS NEGERI 5 MAGELANG Theresia Pinaka; Apri Damai Sagita Krissandi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Harian Bersama (PHB) Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII MTs Negeri 5 Magelang dengan menggunakan analisis butir soal model klasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian noneksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis melalui tabel dan diagram untuk mengidentifikasi variasi indeks tingkat kesulitan (ITK) butir soal yang diujikan, indeks daya beda (IDB), dan efektivitas butir pengecoh dari setiap butir soal. Temuan menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kesulitan dalam butir soal, dengan mayoritas butir soal masuk dalam kategori sukar dan sedang. Dari 35 butir soal ditemukan bahwa 3 soal berkategori sukar, 19 soal berkategori sedang, dan 13 soal berkategori mudah. Analisis IDB menunjukkan mayoritas butir soal masuk dalam kategori jelek, namun terdapat juga butir soal dengan tingkat daya beda yang baik. Ditemukan 17 soal berkategori jelek, 11 soal berkategori cukup, 6 soal berkategori baik, dan 1 soal berkategori sangat baik. Berdasarkan temuan nilai ITK dan IDB oke, soal yang layak untuk masuk dalam bank soal sejumlah 14 butir soal. Evaluasi terhadap efektivitas butir pengecoh juga dilakukan, dengan temuan bahwa terdapat variasi dalam tingkat pengecoh dari pilihan jawaban. Analisis keefektivan butir pengecoh menunjukkan adanya soal dengan pilihan butir pengecoh yang berfungsi dengan baik dan pengecoh yang tidak berfungsi. Hanya terdapat 4 butir soal dengan keefektifan pengecoh yang baik dan 31 soal dengan keefektivan pengecoh yang tidak baik. Kesimpulannya, peninjauan dan perbaikan pada butir soal yang tergolong sulit dan mudah serta penyesuaian pada butir pengecoh perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas alat tes dan pengukuran prestasi siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
ANALISIS BUTIR SOAL MODEL KLASIK PADA PENILAIAN HARIAN BERSAMA (PHB) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII MTS NEGERI 5 MAGELANG Pinaka, Theresia; Apri Damai Sagita Krissandi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Harian Bersama (PHB) Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII MTs Negeri 5 Magelang dengan menggunakan analisis butir soal model klasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian noneksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis melalui tabel dan diagram untuk mengidentifikasi variasi indeks tingkat kesulitan (ITK) butir soal yang diujikan, indeks daya beda (IDB), dan efektivitas butir pengecoh dari setiap butir soal. Temuan menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kesulitan dalam butir soal, dengan mayoritas butir soal masuk dalam kategori sukar dan sedang. Dari 35 butir soal ditemukan bahwa 3 soal berkategori sukar, 19 soal berkategori sedang, dan 13 soal berkategori mudah. Analisis IDB menunjukkan mayoritas butir soal masuk dalam kategori jelek, namun terdapat juga butir soal dengan tingkat daya beda yang baik. Ditemukan 17 soal berkategori jelek, 11 soal berkategori cukup, 6 soal berkategori baik, dan 1 soal berkategori sangat baik. Berdasarkan temuan nilai ITK dan IDB oke, soal yang layak untuk masuk dalam bank soal sejumlah 14 butir soal. Evaluasi terhadap efektivitas butir pengecoh juga dilakukan, dengan temuan bahwa terdapat variasi dalam tingkat pengecoh dari pilihan jawaban. Analisis keefektivan butir pengecoh menunjukkan adanya soal dengan pilihan butir pengecoh yang berfungsi dengan baik dan pengecoh yang tidak berfungsi. Hanya terdapat 4 butir soal dengan keefektifan pengecoh yang baik dan 31 soal dengan keefektivan pengecoh yang tidak baik. Kesimpulannya, peninjauan dan perbaikan pada butir soal yang tergolong sulit dan mudah serta penyesuaian pada butir pengecoh perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas alat tes dan pengukuran prestasi siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Psychometric Evaluation of a Contextualized Literacy Instrument for Primary Students in Papua Krissandi, Apri Damai Sagita
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i2.1641

Abstract

National literacy tests often fail in Indonesia’s 3T regions (Frontier, Remote, and Disadvantaged) because of cultural bias and limited contextual relevance, resulting in distorted measurements of children’s actual abilities. This study addresses that gap by psychometrically evaluating a contextual literacy instrument composed of images and texts, designed specifically for primary school children in Papua. The instrument assesses functional literacy skills—literal, inferential, and evaluative—using familiar local contexts to enhance readability and engagement. This is among the first literacy assessments in Papua to integrate both visual and textual elements with systematic psychometric validation, thereby directly challenging the urban bias embedded in national literacy assessments. A descriptive quantitative methodology was employed with sixth-grade pupils in Papua, examining item validity, reliability, difficulty levels, and discriminative power. Results show that 18 of 20 items demonstrated strong validity (r > 0.30), with a KR-20 reliability coefficient of 0.79, indicating satisfactory internal consistency. The difficulty distribution was 65% moderate, 20% easy, and 15% difficult, while 70% of items effectively distinguished between high- and low-performing pupils. Incorporating local visual and contextual features enhanced item relevance without compromising psychometric quality. These findings suggest that the instrument is effective for assessing literacy in low-performing regions such as Papua, although results remain preliminary due to the small-scale pilot with only 32 students.
ANALISIS BUTIR SOAL MODEL KLASIK PADA PENILAIAN HARIAN BERSAMA (PHB) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII MTS NEGERI 5 MAGELANG Pinaka, Theresia; Apri Damai Sagita Krissandi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Harian Bersama (PHB) Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII MTs Negeri 5 Magelang dengan menggunakan analisis butir soal model klasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian noneksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis melalui tabel dan diagram untuk mengidentifikasi variasi indeks tingkat kesulitan (ITK) butir soal yang diujikan, indeks daya beda (IDB), dan efektivitas butir pengecoh dari setiap butir soal. Temuan menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kesulitan dalam butir soal, dengan mayoritas butir soal masuk dalam kategori sukar dan sedang. Dari 35 butir soal ditemukan bahwa 3 soal berkategori sukar, 19 soal berkategori sedang, dan 13 soal berkategori mudah. Analisis IDB menunjukkan mayoritas butir soal masuk dalam kategori jelek, namun terdapat juga butir soal dengan tingkat daya beda yang baik. Ditemukan 17 soal berkategori jelek, 11 soal berkategori cukup, 6 soal berkategori baik, dan 1 soal berkategori sangat baik. Berdasarkan temuan nilai ITK dan IDB oke, soal yang layak untuk masuk dalam bank soal sejumlah 14 butir soal. Evaluasi terhadap efektivitas butir pengecoh juga dilakukan, dengan temuan bahwa terdapat variasi dalam tingkat pengecoh dari pilihan jawaban. Analisis keefektivan butir pengecoh menunjukkan adanya soal dengan pilihan butir pengecoh yang berfungsi dengan baik dan pengecoh yang tidak berfungsi. Hanya terdapat 4 butir soal dengan keefektifan pengecoh yang baik dan 31 soal dengan keefektivan pengecoh yang tidak baik. Kesimpulannya, peninjauan dan perbaikan pada butir soal yang tergolong sulit dan mudah serta penyesuaian pada butir pengecoh perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas alat tes dan pengukuran prestasi siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Parent-Led Class: Membangun Interaksi Positif dan Kolaborasi Efektif dalam pembelajaran Anak Usia Dini Kinanti Putri, Vincentia Vania; Maria Theresia Tita Lestari; Apri Damai Sagita Krissandi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Parent-Led Class di TK Sekolahku My School dan dampaknya dalam membangun interaksi positif dan kolaborasi efektif dalam pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam dengan orang tua yang terlibat dalam program. Subjek penelitian meliputi guru kelas, orang tua peserta program Parent-Led Class , dan 25 siswa di Puntodewo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Parent-Led Class diimplementasikan secara sistematis dan efektif dalam membangun interaksi positif antara orang tua, guru, dan anak. Orang tua terlibat aktif sebagai fasilitator pembelajaran dengan membagikan pengetahuan sesuai bidang keahlian mereka. Kolaborasi efektif terwujud melalui perencanaan bersama, pembagian peran yang jelas, dan dukungan berkelanjutan dari guru. Program ini memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak: anak menjadi lebih termotivasi dan mendapat pengalaman belajar yang beragam, orang tua lebih memahami proses pembelajaran dan perkembangan anak, guru mendapat dukungan dalam memperkaya metode pembelajaran, dan sekolah membangun komunitas yang kuat dan kolaboratif. Meskipun menghadapi tantangan konsistensi pelaksanaan, program ini dapat menjadi model inovatif keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak usia dini yang dapat diterapkan di lembaga PAUD lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kemitraan yang kuat antara sekolah dan keluarga.