Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Melalui Media Game Quizizz pada Mata Pelajaran Matematika Asna Tiana; Apri Damai Sagita Krissandi; Marciana Sarwi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.073 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i6.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan media game Quizizz untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik dalam pelajaran Matematika. Materi pecahan menjadi fokus dalam penelitian ini yang dipelajari peserta didik kelas III di SD Kanisius Kintelan pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil observasi pada proses pembelajaran dibahas sebagai data kualitatif sedangkan hasil tes siswa dibahas sebagai data kuantitatif. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar siswa kelas III SD Kanisius Kintelan pada mata pelajaran Matematika materi pecahan. Peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media game Quizizz mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika materi pecahan siswa kelas III SD Kanisius Kintelan.
Peningkatan Percaya Diri dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Kelas V SDN Kalinegoro 6 Erna Kholifah; Apri Damai Sagita Krissandi; Marciana Sarwi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.045 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i6.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan percaya diri dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri; meningkatkan percaya diri dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan angket. Subjek penelitian 17 siswa pada kelas V SDN Kalinegoro 6. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan; upaya peningkatan percaya diri dan hasil belajar siswa dengan penerapan pembelajaran inkuiri melalui tahapan orientasi, merumuskan masalah, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, dan merumuskan kesimpulan dan penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan percaya diri siswa; dari kondisi awal rerata percaya diri siswa sebesar 51% meningkat menjadi 71% (siklus I), meningkat menjadi 92% (siklus II) dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari nilai rerata kondisi awal sebesar 20; meningkat menjadi 69,4 (siklus I); dan meningkat menjadi 80 (siklus II).
Peningkatan Penalaran Matematis dan Minat Belajar pada Materi Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan dengan Pendekatan Kontekstual Tomas Wahyu Aji P; Apri Damai Sagita Krissandi; Marciana Sarwi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3539.098 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i6.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penalaran matematis dan minat belajar peserta didik dengan pendekatan kontekstual dalam pelajaran Matematika. Penelitian ini fokus pada materi penjumlahan dan pengurangan yang dipelajari oleh peserta didik kelas I SD Kanisius Kintelan pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi saat proses pembelajaran. Untuk data kuantitatif diperoleh dari hasil tes siswa. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa ada peningkatan penalaran matematis dan minat belajar siswa pada siswa kelas I SD Kanisius Kintelan pada materi penjumlahan dan pengurangan mata pelajaran Matematika. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa pendekatan kontekstual mampu meningkatkan penalaran matematis dan minat belajar pada pelajaran Matematika dengan materi penjumlahan dan pengurangan kelas I SD Kanisius Kintelan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran bagi pihak sekolah agar menciptakan proses pembelajaran dengan pendekatan kontekstual sehingga siswa mudah mengerti dann semakin menambah minat belajar siswa.
ANALISIS BUTIR SOAL MODEL KLASIK PADA PENILAIAN HARIAN BERSAMA (PHB) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII MTS NEGERI 5 MAGELANG Theresia Pinaka; Apri Damai Sagita Krissandi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Harian Bersama (PHB) Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII MTs Negeri 5 Magelang dengan menggunakan analisis butir soal model klasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian noneksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis melalui tabel dan diagram untuk mengidentifikasi variasi indeks tingkat kesulitan (ITK) butir soal yang diujikan, indeks daya beda (IDB), dan efektivitas butir pengecoh dari setiap butir soal. Temuan menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kesulitan dalam butir soal, dengan mayoritas butir soal masuk dalam kategori sukar dan sedang. Dari 35 butir soal ditemukan bahwa 3 soal berkategori sukar, 19 soal berkategori sedang, dan 13 soal berkategori mudah. Analisis IDB menunjukkan mayoritas butir soal masuk dalam kategori jelek, namun terdapat juga butir soal dengan tingkat daya beda yang baik. Ditemukan 17 soal berkategori jelek, 11 soal berkategori cukup, 6 soal berkategori baik, dan 1 soal berkategori sangat baik. Berdasarkan temuan nilai ITK dan IDB oke, soal yang layak untuk masuk dalam bank soal sejumlah 14 butir soal. Evaluasi terhadap efektivitas butir pengecoh juga dilakukan, dengan temuan bahwa terdapat variasi dalam tingkat pengecoh dari pilihan jawaban. Analisis keefektivan butir pengecoh menunjukkan adanya soal dengan pilihan butir pengecoh yang berfungsi dengan baik dan pengecoh yang tidak berfungsi. Hanya terdapat 4 butir soal dengan keefektifan pengecoh yang baik dan 31 soal dengan keefektivan pengecoh yang tidak baik. Kesimpulannya, peninjauan dan perbaikan pada butir soal yang tergolong sulit dan mudah serta penyesuaian pada butir pengecoh perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas alat tes dan pengukuran prestasi siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
ANALISIS BUTIR SOAL MODEL KLASIK PADA PENILAIAN HARIAN BERSAMA (PHB) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII MTS NEGERI 5 MAGELANG Pinaka, Theresia; Apri Damai Sagita Krissandi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Harian Bersama (PHB) Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII MTs Negeri 5 Magelang dengan menggunakan analisis butir soal model klasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian noneksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis melalui tabel dan diagram untuk mengidentifikasi variasi indeks tingkat kesulitan (ITK) butir soal yang diujikan, indeks daya beda (IDB), dan efektivitas butir pengecoh dari setiap butir soal. Temuan menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kesulitan dalam butir soal, dengan mayoritas butir soal masuk dalam kategori sukar dan sedang. Dari 35 butir soal ditemukan bahwa 3 soal berkategori sukar, 19 soal berkategori sedang, dan 13 soal berkategori mudah. Analisis IDB menunjukkan mayoritas butir soal masuk dalam kategori jelek, namun terdapat juga butir soal dengan tingkat daya beda yang baik. Ditemukan 17 soal berkategori jelek, 11 soal berkategori cukup, 6 soal berkategori baik, dan 1 soal berkategori sangat baik. Berdasarkan temuan nilai ITK dan IDB oke, soal yang layak untuk masuk dalam bank soal sejumlah 14 butir soal. Evaluasi terhadap efektivitas butir pengecoh juga dilakukan, dengan temuan bahwa terdapat variasi dalam tingkat pengecoh dari pilihan jawaban. Analisis keefektivan butir pengecoh menunjukkan adanya soal dengan pilihan butir pengecoh yang berfungsi dengan baik dan pengecoh yang tidak berfungsi. Hanya terdapat 4 butir soal dengan keefektifan pengecoh yang baik dan 31 soal dengan keefektivan pengecoh yang tidak baik. Kesimpulannya, peninjauan dan perbaikan pada butir soal yang tergolong sulit dan mudah serta penyesuaian pada butir pengecoh perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas alat tes dan pengukuran prestasi siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
ANALISIS BUTIR SOAL MODEL KLASIK PADA PENILAIAN HARIAN BERSAMA (PHB) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII MTS NEGERI 5 MAGELANG Pinaka, Theresia; Apri Damai Sagita Krissandi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Harian Bersama (PHB) Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII MTs Negeri 5 Magelang dengan menggunakan analisis butir soal model klasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian noneksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis melalui tabel dan diagram untuk mengidentifikasi variasi indeks tingkat kesulitan (ITK) butir soal yang diujikan, indeks daya beda (IDB), dan efektivitas butir pengecoh dari setiap butir soal. Temuan menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kesulitan dalam butir soal, dengan mayoritas butir soal masuk dalam kategori sukar dan sedang. Dari 35 butir soal ditemukan bahwa 3 soal berkategori sukar, 19 soal berkategori sedang, dan 13 soal berkategori mudah. Analisis IDB menunjukkan mayoritas butir soal masuk dalam kategori jelek, namun terdapat juga butir soal dengan tingkat daya beda yang baik. Ditemukan 17 soal berkategori jelek, 11 soal berkategori cukup, 6 soal berkategori baik, dan 1 soal berkategori sangat baik. Berdasarkan temuan nilai ITK dan IDB oke, soal yang layak untuk masuk dalam bank soal sejumlah 14 butir soal. Evaluasi terhadap efektivitas butir pengecoh juga dilakukan, dengan temuan bahwa terdapat variasi dalam tingkat pengecoh dari pilihan jawaban. Analisis keefektivan butir pengecoh menunjukkan adanya soal dengan pilihan butir pengecoh yang berfungsi dengan baik dan pengecoh yang tidak berfungsi. Hanya terdapat 4 butir soal dengan keefektifan pengecoh yang baik dan 31 soal dengan keefektivan pengecoh yang tidak baik. Kesimpulannya, peninjauan dan perbaikan pada butir soal yang tergolong sulit dan mudah serta penyesuaian pada butir pengecoh perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas alat tes dan pengukuran prestasi siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Parent-Led Class: Membangun Interaksi Positif dan Kolaborasi Efektif dalam pembelajaran Anak Usia Dini Kinanti Putri, Vincentia Vania; Maria Theresia Tita Lestari; Apri Damai Sagita Krissandi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Parent-Led Class di TK Sekolahku My School dan dampaknya dalam membangun interaksi positif dan kolaborasi efektif dalam pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam dengan orang tua yang terlibat dalam program. Subjek penelitian meliputi guru kelas, orang tua peserta program Parent-Led Class , dan 25 siswa di Puntodewo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Parent-Led Class diimplementasikan secara sistematis dan efektif dalam membangun interaksi positif antara orang tua, guru, dan anak. Orang tua terlibat aktif sebagai fasilitator pembelajaran dengan membagikan pengetahuan sesuai bidang keahlian mereka. Kolaborasi efektif terwujud melalui perencanaan bersama, pembagian peran yang jelas, dan dukungan berkelanjutan dari guru. Program ini memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak: anak menjadi lebih termotivasi dan mendapat pengalaman belajar yang beragam, orang tua lebih memahami proses pembelajaran dan perkembangan anak, guru mendapat dukungan dalam memperkaya metode pembelajaran, dan sekolah membangun komunitas yang kuat dan kolaboratif. Meskipun menghadapi tantangan konsistensi pelaksanaan, program ini dapat menjadi model inovatif keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak usia dini yang dapat diterapkan di lembaga PAUD lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kemitraan yang kuat antara sekolah dan keluarga.
Persepsi Mahasiswa tentang Pentingnya Mendongeng dalam Pembentukan Kompetensi Abad ke-21 dan Nilai Pembangunan Berkelanjutan Dewi, Intan Purnama; Krissandi, Apri Damai Sagita; Supartinah, Supartinah; Juliati, Juliati; Zahra, Mar'atu
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.7917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma terhadap pentingnya mendongeng dalam pengembangan kompetensi abad ke-21 dan kontribusinya pada Sustainable Development Goals (SDGs). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui wawancara terbukadengan 70 mahasiswa PGSD mengenai manfaat mendongeng, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden menilai mendongeng menumbuhkan imajinasi dan kreativitas, 61% menyebutkan nilai moral dan pelajaran hidup, 59% menganggap penting untuk pengembangan keterampilan bahasa, 37% menyatakan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan public speaking, 19% berperan dalam menumbuhkan minat baca dan literasi, 16% menekankan pembentukan karakter, 10% mengaitkan dengan pengembangan daya pikir kritis, 7% menyoroti penguatan hubungan emosional, serta 6% mencatat peran dalam pelestarian budaya lokal. Temuan ini mengindikasikan bahwa mendongeng bukan hanya metode pedagogis yang efektif untuk mengembangkan 4C skills (critical thinking, creativity, communication, collaboration), tetapi juga berdampak pada pembentukan karakter dan nilai-nilai keberlanjutan. Oleh karena itu, direkomendasikan agar program pelatihan calon guru Sekolah Dasar (SD) memasukkan keterampilan mendongeng secara terstruktur dan kontekstual dalam kurikulum Sekolah Dasar (SD) untuk mendukung pendidikan holistik dan berkelanjutan.
The Effectiveness Of Gallery Walk Method In English Language Learning For Health Science Students Nandita, Nandita Wana Putri; Apri Damai Sagita Krissandi
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i1.2567

Abstract

The gallery walk method is an active learning strategy based on group rotation that encourages interaction and discussion among students. This study aims to analyze students' perceptions of the effectiveness of the gallery walk method in English language learning for health science students in Bandar Lampung. The study employed a quantitative descriptive approach using a questionnaire distributed to 85 students from Panca Bhakti School of Health Sciences (n=58) and Baitul Hikmah School of Health Sciences (n=27). The instrument consisted of 28 items covering five dimensions: (1) engagement and learning motivation, (2) improvement in English proficiency, (3) relevance to health needs, (4) implementation and execution of learning, and (5) collaboration and interaction among groups. The measurement scale used a 1–5 Likert scale. The results showed an overall mean of 4.42 (SD=0.60), indicating a very positive perception. The highest dimension was engagement and motivation (M=4.47), followed by English proficiency improvement and implementation (M=4.43), and medical relevance and collaboration (M=4.39). The most highly rated items were that the Gallery Walk makes learning more interesting (M=4.59) and creates a livelier classroom atmosphere (M=4.57). The lowest scores were for grammar mastery and vocabulary retention (M=4.32), reflecting the method’s communicative rather than form-focused orientation. In conclusion, the Gallery Walk is perceived as highly effective in enhancing motivation, engagement, and the contextual relevance of English learning in health education settings. These findings are based on student self-reports and do not constitute experimental evidence of proficiency gains.
Menyelami Metode Pendidikan Humanistik Sosaku Kobayashi Dalam Novel Totto Chan: The Little Girl At The Window Karya Tetsuko Kuroyanagi Krissandi, Apri Damai Sagita
IZUMI Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.329 KB) | DOI: 10.14710/izumi.8.1.26-37

Abstract

<p class="abstrak"><strong><em>(Understanding The Education Method Of Sasoko Kobayashi In Novel Totto Chan: The Little Girl At The Window By Te</em></strong><strong><em>t</em></strong><strong><em>suko Kuroyanagi)</em></strong><em> </em><em>This study was aimed to describe the humastic educational method applied by Sosaku Kobayashi at Tomoe Gakuen school in Totto Chan&#039;s novel: The Litle Girl At The Window by Tetsuko Kuroyanagi. The method used in this research was descriptive. Based on the analysis of the study of Totto Chan&#039;s novel: The Litle Girl At The Window by Tetsuko Kuroyanagi, it can be concluded that the educational method applied by Sosaku Kobayashi at Tomoe Gakuen school was a method of humanistic education including ways to create authentic personality such as (1) strengthen students&#039; confidence in giving meaning to life  (2) paving the way for self-development, based on freedom and responsibility, (3) guiding learners to find life with self-motivation and desire to become more, (4) developing a worldview in a way original and expression in accordance with the students themselves. The four things can be seen through the learning activities in the classroom, learning activities outside the classroom, school rules, and the role of educators in learning.</em></p><p class="abstrak"><em> </em></p> <a href="https://gb777info.com">gb777</a><a href="https://pajak.blitarkota.go.id/uploads/profile/">gb777</a><a href="https://baak.uika-bogor.ac.id/uploads/">slot gacor</a><a href="https://siadmin.baak.uika-bogor.ac.id/files/images/">gb777</a><a href="https://jdih.dprd-pemalangkab.go.id/">gb777</a><a href="https://disnakertrans.bungokab.go.id/">GB777</a><a href="https://jdih.bungokab.go.id/">GB777</a>slot gacorslot gacor