Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemanfaatan Probiotik Microorganism Effective melalui Air Minum Untuk Meningkatkan Berat Potong dan Komposisi Fisik Karkas Itik Bali Jantan Budiyatmika K. B.; N W. Siti; I N. Ardika
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aimed to determine the effect of giving Effective Microorganism probiotics through drinking water on the slaughter weight and carcasses physical composition of male bali duck. The research was conducted in Kediri, Tabanan, for 8 weeks starting from August 2 to October 2, 2018.. The design used was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of three treatments, namely: A (Drinking water without Effective Microorganism probiotics as a control), B (Drinking water + 0.5% Effective Microorganism probiotics), C (Drinking water + 1% Effective Microorganism probiotics). Each treatment consisted of five replications and each replication used three male bali ducks aged 3 days with an average body weight ranging from 55,72 ± 7,16 g. The variables observed were slaughter weight, carcass weight, carcass percentage, bone percentage, meat percentage, and percentage of subcutaneous fat including skin. The results showed that administration of Effective Microorganism probiotics through drinking water at the level of 1% significantly increased male bali duck weight, but did not significantly increase carcass weight, meat percentage, percentage of subcutaneous fat including skin and not significantly decrease carcass percentage, and bone percentage. Based on the results of the study it can be concluded that the administration of Effective Microorganism probiotics through drinking water at the level of 1% it can increase the slaughter weight of male bali duck, but at the level of 0,5-1% does not affect the carcasses physical composition of male bali duck. Keywords: probiotics, male bali duck, carcasses
ANALISIS RISIKO USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER PADA PETERNAKAN BAPAK SUELA DI DESA TIMPAG KECAMATAN KERAMBITAN TABANAN Indraprasta I G. A.; M. S. Sukmawati; I N. Ardika
Jurnal Peternakan Tropika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.702 KB)

Abstract

This research conducted in the Timpag Village Kerambitan Tabanan. This location, which were selected purposively sampling consideration that there are fluctuations in a population of cattle a significant in the area because there is transfer of land use become the house. In additionthe last few years start many company offer a partnership system to farmers in this area. This research was conducted from 24 October- 24 November 2016. This research to identify sources risk on broiler farm, analyze the influence of production risk and revenues riskbroiler farm, analyze alternative strategy risk management on broiler farm.The data used in this research was primary and secondary data, this data is quantitative and qualitative.Data analyzed by using the method an analysis of risks, income analyzed by analysis income and r/c ratio, analyze alternative strategy risk of management. The result showed source of risk found is weather, disease, elimination chicken and etc. Price risk consists of price day old chick, feed, medicines, vitamins and output prices / selling price chicken. Suela farm get average value R/C of 1,04 during the period observation 10 production. R/C value >1 obtained Suela Farm in the production period I until the X production period. This indicates that in the production period I until X Suela broiler chicken farm experienced advantage.
PENGARUH PERBEDAAN PEJANTAN SEBAGAI SUMBER SEMEN TERHADAP PERFORMANS REPRODUKSI SAPI BALI DI SENTRA PEMBIBITAN SAPI BALI SOBANGAN Galuh R.K.P; Ardika IN; Artiningsih NM.R
Jurnal Peternakan Tropika Vol 2 No 2 (2014): Elektronikal Jurnal Ilmu Peternakan tropis
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perbedaan pejantan sebagai sumber semen terhadap performans reproduksi sapi bali di Sentra Pembibitan Sapi Bali Sobangan. Adapun penelitian tersebut berlangsung selama tiga bulan yaitu mulai dari tanggal 4 Januari 2014 sampai tanggal 4 April 2014. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 42 ekor sapi betina yang melahirkan untuk pertama kali dengan tiga semen pejantan masing-masing adalah pejantan Nitih, Kertalaba dan Basudewa. Perkawinan dilakukan dengan inseminasi buatan. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah “service per conception” (S/C), “non return rate” (NRR), lama bunting dan bobot lahir. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah “unbalanced design with unequal number of progeny per sire. Pendugaan nilai heritabilitas (h2) lama bunting dan bobot lahir dihitung dengan metode analisis saudara tiri sebapak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan “service per conception” (S/C) dan “non return rate” (NRR) sapi bali masing-masing adalah 1,21 ± 0,42 dan 78,57%. Rataan lama bunting sapi bali adalah 287,52 ± 0,42 hari. Rataan lama bunting pedet jantan dan betina masing-masing adalah 287,58 ± 5,99 hari dan 287,44 ± 4,37 hari. Rataan bobot lahir adalah 16,55 ± 1,81 kg. Rataan bobot lahir pedet jantan dan pedet betina masing-masing adalah 16,62 ± 2,08 kg dan 16,44 ± 1,29 kg. Pengaruh perbedaan pejantan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05) terhadap lama bunting dan bobot lahir. Nilai heritabilitas lama bunting dan bobot lahir masing-masing adalah sebesar 0,414 ± 0,69 dan 0,577 ± 0,79. Nilai heritabilitas ini merupakan nilai yang tergolong tinggi. Nilai heritabilitas lama bunting dengan bobot lahir ini menunjukkan bahwa seleksi efektif untuk menurunkan lama bunting dan meningkatkan bobot lahir.
Penampilan Itik Bali Jantan yang Diberi Probiotik melalui Air Minum Pradana I G. G. Y.; N W. Siti; I N. Ardika
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 3 (2019): Issue 7 No. 3 - 2019
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik Effective Microorganism melalui air minum terhadap penampilan itik bali jantan. Penelitian dilaksanakan di Kediri, Tabanan selama 8 minggu mulai dari 02 Agustus sampai 02 Oktober 2018. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan, yaitu: P0 (Air minum tanpa tambahan probiotik sebagai kontrol), P1 (Air minum + probiotik 0,5%), dan P2 (Air minum + probiotik 1%). Variabel yang diamati yaitu berat badan awal, konsumsi ransum, konsumsi air minum, berat badan akhir, pertambahan berat badan, dan Feed Convertion Ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi ransum pada perlakuan P1 dan P2 tidak nyata (P>0,05) lebih rendah dibandingkan dengan P0. Konsumsi air minum pada perlakuan P1 dan P2 nyata (P<0,05) lebih rendah dibandingkan P0. Berat badan akhir dan pertambahan berat badan pada perlakuan P1 dan P2 tidak nyata (P>0,05) lebih rendah dibandingkan P0. FCR pada perlakuan P1 tidak nyata (P>0,05) lebih rendah dari perlakuan P0 dan P2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik Effective Microorganism melalui air minum dari level 0,5% sampai 1% tidak berpengaruh terhadap penampilan itik bali jantan umur 8 minggu. Kata kunci: Probiotik, itik bali jantan, penampilan.