Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan The Celup Herbal di Desa Kema III Kabupaten Minahasa Utara Irma Antasionasti; Surya Sumantri Abdullah; Imam Jayanto; Meilani Jayanti
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/f0ge0z49

Abstract

Desa Kema III terletak di pinggir pantai dengan intensitas cahaya matahari yang sangat kuat sehingga dapat menghasilkan suatu senyawa radikal bebas yang disebut reactive oxygen species (ROS) yang dapat menginisiasi terjadinya penyakit degeneratif. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan teh herbal yang kaya antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Kegiatan dilakukan melalui 4 tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap penyuluhan, tahap pelatihan, dan tahap pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan, mitra dapat memahami kandungan senyawa dari tanaman herbal pala, secang, jahe, kayu manis, dan cengkeh sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan dalam menangkal radikal bebas. Selain itu, mitra juga dapat mengoptimalkan pemanfaatan tanaman herbal menjadi sediaan teh herbal.
PKM Pelatihan dan Pendampingan Produksi Sabun Organik Pala Kelompok Ibu Dusun Kema III dan Ibu Majelis Ta’lim Al Munawarah di Minahasa Utara Surya Sumantri Abdullah; Irma Antasionasti; Angelina Stevany Regina Masengi; Imam Jayanto; Rezky Putri Indarwati Abdullah
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/vnfax265

Abstract

Mata pencaharian masyarakat Desa Kema III kabupaten Minahasa Utara sebagian besar adalah nelayan. Sebagian besar perempuan di desa Kema III adalah ibu rumah tangga yang tidak bekerja terdiri dari komunitas majelis taklim dan kelompok ibu dusun. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan hasil tangkapan tidak menentu. Kelompok Ibu di Desa Kema III menganggur dan tidak punya penghasilan. Hal ini tentu sangat memberatkan beban ekonomi keluarga terutama ditambah dengan inflasi dan kenaikan harga barang kebutuhan pokok masyarakat yang harus tetap dipenuhi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan produk sabun dengan tetap memperhatikan kualitas yang memenuhi standar kesehatan dengan memanfaatkan bahan organik minyak Pala. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali perempuan di Desa Kema III dengan ketrampilan pembuatan produk sabun yang dapat digunakan sebagai rintisan usaha untuk menopang ekonomi keluarga. Kegiatan dilakukan melalui 4 tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap penyuluhan, tahap pelatihan, dan tahap pendampingan. Hasil dari kegiatan ini, peserta pelatihan mendapatkan keterampilan untuk memproduksi produk sabun yang dapat dapat dipasarkan di lingkungan tempat tinggal mereka.
PKM Pelatihan dan Pendampingan Produksi Minyak Gosok Alami Pala di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Surya Sumantri Abdullah; Irma Antasionasti; Musfirah Ahmad; Imam Jayanto
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/ahb26w44

Abstract

Herbal rubbing oil is a widely used traditional remedy for relieving muscle pain, improving blood circulation, and promoting relaxation. Nutmeg (Myristica fragrans) contains several bioactive compounds such as myristicin, safrole, eugenol, and elemicin, which possess analgesic and anti-inflammatory properties, making it suitable for development into a natural rubbing oil product. However, the utilization of nutmeg oil as an economically valuable herbal product remains underdeveloped, particularly in Islamic boarding schools and orphanages, where practical skills and entrepreneurial knowledge are highly needed. This Community Service Program (PKM) aimed to provide training and assistance in producing nutmeg-based rubbing oil through educational sessions, demonstrations, and hands-on practice. The results indicate a significant improvement in participants’ knowledge regarding the benefits of nutmeg and the safe use of herbal remedies, as well as an enhancement in technical skills related to production, packaging, and understanding product economic value. Participants successfully produced stable nutmeg rubbing oil with a distinct aromatic profile. The program positively contributed to improving health independence and promoting micro-entrepreneurship based on natural herbal products. This initiative demonstrates strong potential to be replicated in similar institutions as a model for local resource–based economic empowerment.