Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Sistem Administrasi dan Forecasting Hasil Getah Karet Menggunakan Metode Moving Average Trianggono, Muhamad Ibnu; Wahyudi, Jusuf; Jumadi, Juju
MEANS (Media Informasi Analisa dan Sistem) Volume 6 Nomor 1
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.73 KB) | DOI: 10.54367/means.v6i1.1257

Abstract

One of the plantation companies is located in north bengkulu and there are two gardens, precisely in Air Sebayur Village, Pinang Raya District and the other one is in Gembung Raya Village, Napal Putih District. Data from the results of the rubber sap in the division is still recorded manually, namely handwriting and then processed using the office application package, namelymicrosoft excel. However, the data is only limited to the results of rubber latex for PT. Julang Oca Permana and was not reviewed for information in the data. Implementation of the administration system and forecasting of rubber latex results using the Moving Average method at PT. Julang Oca Permana (jop) Bengkulu Utara was created using the visual basic .net programming language. With the development of the application, it can be used as an alternative in predicting the amount of production of rubber latex every day based on trend data for the previous 3 days. Administration system and forecasting of rubber latex results using the Moving Average method at PT. Julang Oca Permana (jop) Bengkulu Utara, there are several menus that can be accessed in order to manage production data and predict the amount of production. Based on the tests that have been carried out, it can be concluded that the application is able to predict the number of production results of each division for the next day based on trend data from the previous 3 days.
Implementasi Metode Vlse Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (Vikor) Untuk Rekomendasi Pemilihan Jurusan Pada SMA Negeri 6 Bengkulu Tengah Wizura, Kelvin Ade; Wahyudi, Jusuf; Jumadi, Juju
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 7 No. 1 : Tahun 2022
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jtiust.v7i1.1997

Abstract

Pemilihan jurusan bagi siswa SMA/MA sederajat merupakan awal dari pemilihan karir ke depannya. Penjurusan diperkenalkan sebagai upaya untuk lebih mengarahkan siswa berdasarkan minat dan kemampuan akademiknya. Proses pemilihan jurusan yang biasanya terjadi di SMAN 6 Bengkulu Tengah, sering menimbulkan suatu permasalahan, yaitu para siswa sering mengalami kesulitan dalam menentukan jurusan mana yang akan dia ambil. Pada Sekolah ini, kebanyakan penentu penjurusan itu berdasarkan 3 faktor. Pertama yaitu berdasarkan referensi orang tua siswa, mengikuti teman dan tren jurusan masa kini serta prestasi akademik siswa itu sendiri. Pada proses penjurusan siswa yang akan di arahkan dalam penjurusan biasanya dalam jumlah yang cukup besar, dan selama ini yang menentukan keputusan dalam proses penjurusan adalah guru. hal ini dikarena karena guru dianggap mengetahui bakat, minat dan kemampuan dari siswa tersebut secara langsung. Metode penilaian kinerja pegawai yang digunakan adalah Vlse Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR) Dari hasil pengujian sistem rekomendasi pemilihan jurusan dengan menggunakan metode VIKOR dapat memberikan penilaian secara perangkingan dimana siswa dengan nilai terendah memperoleh ranking tertinggi.
Implementasi Algoritma Knuth Morris Pratt untuk Pencarian Data Rekam Medis pada Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Soliger, Lipko; Jumadi, Juju; Zulfiandry, Ricky; Wahyudi, Yusuf; Lianda, Deri
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 9 No. 1 : Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis merupakan kumpulan informasi yang mencakup riwayat kesehatan pasien, termasuk diagnosa, pengobatan, dan catatan lainnya. Ketika seorang pasien datang untuk pemeriksaan, staf medis perlu mencari rekam medis pasien yang relevan untuk memberikan perawatan yang tepat dan efisien. Namun, dengan jumlah pasien yang terus meningkat dan jumlah data rekam medis yang besar, pencarian manual menjadi tidak efisien dan memakan waktu. Dalam situasi ini, penerapan algoritma String matching mampu melakukan proses pencarian sebuah string yang terdiri dari pattern terhadap karakter pada teks yang dicari. Salah satu algoritma String matching adalah Knuth-Morris-Pratt. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah exact string matching, karena pendekatan ini digunakan untuk mencocokkan kata dengan tepat yang melibatkan struktur karakter teks. Implementasi system menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan database MySql dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menerangkan bahwasanya Algoritma Knuth-Morris-Pratt berhasil diterapkan pada pencarian data rekam medik dengan pengecekan dari kiri ke kanan sehingga menemukan kecocokan string secara efektif dan efisien.
PENGOLAHAN CITRA DIGITAL UNTUK IDENTIFIKASI OBJEK MENGGUNAKAN METODE HIERARCHICAL AGGLOMERATIVE CLUSTERING Jumadi, Juju; Yupianti, Yupianti; Sartika, Devi
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.193 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v10i2.33636

Abstract

Identifikasi objek (object recognition) merupakan suatu bidang keillmuan dari komputer vision yang menggambarkan suatu objek yang didasarkan pada sifat utama dari objek tersebut. Identifikasi objek pada citra digital membutuhkan teknik dan metode yang mampu untuk mengekstraksi dan mengidentifikasi fitur-fitur yang terdapat pada citra digital, dimana komponen utamanya adalah warna sebagai dasar dari representasi objek pada citra digital. salah satu metode yang mampu menerapkan pengelompokan warna – warna objek pada citra digital sehingga dapat menjadi fitur utama dari objek pada citra digital adalah Hierarchical Agglomerative Clustering. Analisa dilakukan secara bertahap yaitu analisis sistem dan analisis algoritma agglomerative clustering. Proses analisa kemudian dilanjutkan dengan tahap perancangan yang mana dimulai dengan perancangan use case diagram dan perancangan flowchart. Akurasi dari algoritma Hierarchical Agglomerative Clustering cukup baik khususnya pada objek yang memiliki warna khusus atau warna yang telah menjadi ciri dari objek tersebut namun dapat menghasilkan pengenalan yang buruk jika objek yang berbeda memiliki warna dominan yang sama
Membangun Literasi Digital Di Era AI Generatif: Strategi Dan Tantangan Siswa SMA Negeri 4 Kota Bengkulu Liandisa , Rinaufal; Praditya, Rizki; Fajar, Azrid; Fitria, Mila; Natasyah, Lara Tri; Jumadi, Juju
Jurnal Kewirausahaan & Inovasi Vol. 3 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jkwi.v3i2.1229

Abstract

The disruptive emergence of generative artificial intelligence (AI) — such as ChatGPT, Google Gemini, and DALL-E — has fundamentally reshaped the digital landscape, extending deeply into the educational sector. While generative AI offers significant potential as a cognitive partner for high school students, it also introduces complex challenges, including algorithmic bias, data privacy risks, misinformation, and ethical dilemmas. This community service program, implemented through a participatory action research approach, aimed to enhance critical digital literacy among students at SMA Negeri 4 Bengkulu. A four-day thematic workshop was conducted with 301 participants, utilizing interactive methods and hands-on exercises via BPPTIK’s learning platforms, covering topics such as Introduction to Modern AI, and AI for Beginners. The program evaluation, based on pre-test and post-test results, revealed substantial improvements across key competencies: a 63% increase in algorithmic comprehension, 57% in bias detection capability, 61% in technical knowledge of machine learning, and 65% in effective prompt creation skills. Qualitative data from observations and discussions indicated a significant mindset transformation among participants—from passive consumers to critical curators and ethical collaborators of AI technology. These findings underscore the effectiveness of experiential and participatory learning models in fostering not only technical AI proficiency but also critical and responsible attitudes toward AI usage. The study concludes that digital literacy in the generative AI era must evolve into Critical-Responsible Literacy, empowering students to become discerning curators and collaborative creators rather than passive consumers. Sustainable integration of socio-ethical AI education into school curricula, supported by multi-stakeholder collaboration, is essential to building students' digital resilience and preparedness for an AI-driven future.
Beyond AI: Sosialisasi Dampak Sosial Kecerdasan Artifisial Dan Literasi Digital Siswa SMA Negeri 4 Kota Bengkulu Dewantara, Ramadhan; Kartika, Shofi Dwi; Havizah, Nurul; Putri, Fhariska Dhia; Ariant, Ririn Dwi; Jumadi, Juju
Jurnal Kewirausahaan & Inovasi Vol. 3 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jkwi.v3i2.1230

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) necessitates digital literacy that transcends technical skills, focusing instead on its social and ethical implications. This community service program, titled "Beyond AI," aimed to enhance the critical understanding of AI's social impact among students at SMA Negeri 4 Kota Bengkulu. The participatory action research method was employed through a Four-day workshop, engaging 301 students. Activities included interactive material presentation and practical exercises on platforms facilitated by BPPTIK, covering Introduction to Cybersecurity, Introduction to Modern AI, and AI for Beginners. Results demonstrated a significant improvement in participants' understanding, with average pre-test to post-test scores increasing by 58% in algorithmic comprehension, 61% in data protection awareness, 60% in misinformation detection ability, and 72% in AI ethics understanding. The program successfully equipped students not only with knowledge but also with a critical and responsible mindset towards AI usage. This initiative underscores the urgency of integrating social and ethical dimensions of AI into digital literacy education to build students' digital resilience, preparing them to be wise and competent individuals in the artificial intelligence era. Sustainability of such programs through collaboration between academia, schools, and parents is essential for long-term impact.