Ni Gusti Ayu Susrami Dewi
Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DAMPAK PARIWISATA TERHADAP MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT PESISIR KARANGASEM:PENDEKATAN PRO POOR TOURISM Suardana I Wayan; Susrami Dewi I G A
PIRAMIDA Vol 11 No 2 (2015): JURNAL PIRAMIDA
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.026 KB)

Abstract

Tourism is one of the development activities with high growth prospects. The concern for poverty in touristdestinations becomes the attention of scholars, tourist components, and tourists. Attempts which were made toeradicate poverty, among others are : to engage and make the community as tourism subjects who participateddirectly in alleviating poverty. One district in Bali that support and develop tourism is Karangasem regency. The slowpace of the community in participating in tourism, caused by mental attitude of the society who don’t have idea howto get out of the poverty cycle, so the motivation to work productively still low. There is a positive influence on thedevelopment of tourism on the economic changes of society, especially livelihood. Tourism provides an opportunitychange people’s livelihood that increasingly widespread. The development of the first advanced society has a rolein influencing other people to change mental motivation to work better. Utilization of skills as a fisherman is offsetby enhancement of opportunities for diving tourists, which can be utilized as a sideline to supplement their incomeopportunities.
Motivasi pemilihan moda transportasi wisatawan mancanegara ke daya tarik wisata pantai kuta bali Ni Gusti Ayu Susrami Dewi; Luh Gede Leli Kusuma Dewi
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 1 No 2 (2017): Vol.1,No.2,2017
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.897 KB)

Abstract

Transportasi merupakan hal penting yang diperlukan wisatawan dalam berwisata. Kemacetan, lebar jalan yang sempit, tersedianya berbagai jenis moda transportasi di Bali, menjadikan wisatawan mancanegara harus mempertimbangkan beberapa hal dalam menentukan pilihan jenis moda transportasi yang akan digunakan menuju ke suatu daya tarik wisata khususnya Kawasan Wisata Pantai Kuta. Tujuan dari tulisan ini untuk mengetahui push dan pull factor wisatawan mancanegara dalam pemilihan moda transportasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: observasi, penyebaran kuesioner, studi pustaka, serta dokumentasi. Menggunakan teknik analisis deskriptif kulitatif dengan bantuan skala likert, maka hasil yang diperoleh berdasarkan pada rerata skor likert tertinggi untuk push factor adalah pada sub indikator kenyamanan dalam penggunaan sebesar 3,10 dan skor likert terendah terletak pada sub variable alternatife rute yang digunakan sebesar 2,80. Sedangkan untuk hasil rerata pada variable motivasi pull factor tertinggi adalah pada sub variabel biaya yang dikeluarkan yakni sebesar 3.22 dan terendah terletak pada sub variable ketersediaan lahan parkir dengan skor rerata likert sebesar 2,44.
PENGARUH FASILITAS DAN LAYANAN TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN NUSANTARA DI PURA AGUNG BESAKIH Ni Kadek Septiarini; Yayu Indrawati; Ni Gusti Ayu Susrami Dewi
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal IPTA (July 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh fasilitas dan layanan terhadap kepuasan wisatawan nusantara di Pura Agung Besakih, destinasi wisata religi di Bali yang telah mengalami peningkatan infrastruktur dan pelayanan. Fasilitas yang dikaji meliputi gedung parkir, toilet umum, kios dagang, ruang ganti, dan area makan (wantilan), sedangkan aspek layanan berfokus pada penyediaan shuttle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 100 responden yang dipilih melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda, setelah sebelumnya diuji validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dan layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas fasilitas dan layanan dalam meningkatkan kepuasan, mendorong kunjungan ulang, serta potensi rekomendasi dari wisatawan.
PENGARUH PENGALAMAN WISATA TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN NUSANTARA DI TIRTA GANGGA KARANGASEM I Gede Agus Puja Adnyana; Ni Made Sofia Wijaya; Ni Gusti Ayu Susrami Dewi
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p19

Abstract

Pengalaman wisata merupakan faktor penting yang mempengaruhi kepuasan wisatawan dan keberlanjutan destinasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengalaman wisata terhadap kepuasan wisatawan nusantara di Tirta Gangga, Kabupaten Karangasem. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin. Analisis data meliputi analisis deskriptif dan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman wisata berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata skor sebesar 4,26, sedangkan kepuasan wisatawan berada pada kategori puas dengan rata-rata skor sebesar 4,12. Hasil regresi menunjukkan bahwa pengalaman wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan (t = 5,615; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi sebesar 0,243 menunjukkan bahwa pengalaman wisata mampu menjelaskan 24,3% variasi kepuasan wisatawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pengalaman wisata melalui aspek estetika, pengalaman budaya, pengalaman emosional, serta kenyamanan destinasi menjadi strategi penting dalam meningkatkan kepuasan wisatawan nusantara di Tirta Gangga