Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PORNOGRAFI DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI SMK PENTI PAMARDI SIWI NGRAMBE KABUPATEN NGAWI Surya Mundhika; Sri Handayani; , Kamidah
Gaster Vol 12 No 2 (2015): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.127 KB)

Abstract

Latar belakang:Remaja yang mempunyai rasa ingin tahu yang besar dan pengetahuan yang minim membuat remaja  tidak bisa memilah-milih  informasi mana yang baik dan mana yang buruk, sehingga pada akhirnya mereka akan terperangkap dalam perilaku seks bebas.Tujuan penelitian: mengetahui pengetahuan tentang pornografi dengan prilaku sek bebas pada remajaMetode penelitian: jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini  adalah siswa kelas XI yang berjumlah 157 responden.Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik sampling simple random sampling. Analisa bivariate menggunakan chi-square. Hasil penelitian: secara statistik dengan menggunakan uji Chi-square didapatkan hasil bahwa pengetahuan tentang pornografi mempunyai hubungan dengan perilaku seks bebas dengan nilai  ÷² hitung > ÷² tabel (10,061>5,991) maka Ho ditolak dan Ha diterima atau apabila nilai p-value=0,007 (p<0,05). Simpulan: Terdapat Hubungan antara pengetahuan tentang pornografi dengan prilaku seks bebas pada remaja SMK Panti Pamardi Siwi Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi.Kata Kunci: pornografi,seks bebas, remaja
PEGETAHUAN COPING NYERI PERSALINAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPS ERRY BOYOLALI Kamidah Kamidah
Gaster Vol 14 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.655 KB)

Abstract

Latar Belakang : Pengetahuan tentang comping nyeri persalinan bagi ibu hamil sangat penting, hal ini sebagai upaya persiapan menghadapi persalinan. Sebagai Ibu hamil menganggap bahwa proses persalinan identik dengan suatu yang menyakitkan, yang disebabkan oleh rasa nyeri yang timbul karena proses persalinan. Akibat nyeri persalinan dapat berdampak pada perubahan pada tingkah laku yang merugikan, ibu menjadi cemas dan hiperaktif, sehingga otot menjadi tegang dan meningkatkan kelelahan pada ibu. Dampak kelelahan dan ketegangan otot akan menyebabkan inersia uteri, kala satu lama, atau ibu tidak kuat meneran dikala II Tujuan : Mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil Trimester III tentang coping nyeri persalinan. Metode : deskriptif kuantitatif, populasi ibu hamil TM III, jumlah sampel 50 Hasil : responden dengan pengetahuan baik 5 orang (10%), pengetahuan cukup 14 orang (28%), pengetahuan kurang dari 31 orang (62%) Kesimpulan : mayoritas pengetahuan responden kurang.Kata Kunci : pengetahuan, nyeri persalinan
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN PSIKOSEKSUAL FASE FALIK PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI POSYANDU DESA NGROMO NAWANGAN PACITAN Kamidah Kamidah
Gaster Vol 14 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.729 KB)

Abstract

Berdasarkan kehidupan anak terdapat berbagai macam proses perkembangan, diantaranya perkembangan psikoseksual. Perbedaan seksual antara anak laki-laki dan anak perempuan terjadi dimasa falik pada usia 3-5 tahun dimana zona erogen pada fase ini adalah organ genital, diwujudkan dengan perilaku anak memainkan alat kelaminnya. Penyimpangan seksual dapat disebabkan karena kebanyakan dari orangtua malu dan ingin menunjukkan superioritasnya dengan memarahinya. Hal ini justru membuat pola komunikasi orangtua dan anak menjadi rusak sehingga tidak menutup kemungkinan anak akan bermasturbasi secara sembunyi-sembunyi. Pola asuh yang salah juga bisa mempengaruhi perkembangan anak dimana dampak dekatnya yaitu anak laki-laki yang sangat dekat dengan ibunya, tidak jarang mereka sampai mengidolakan ibu kandungnya.Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang perkembangan psikoseksual fase falik pada anak usia 3-5 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jumlah responden 96. Analisa data dengan menggunakan teknik prosentase.Hasil: dari 96 responden, mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 45 responden (47%), cukup sebanyak 19 responden (20%), baik sebanyak 32 responden (33%) Simpulan: mayoritaspengetahuan responden secara umum terhadap perkembangan psikoseksual fase falik pada anak usia 3-5 tahun berpengetahuan kurang sebanyak 45 responden (47%).
EFEKTIFITAS VCD DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MAHASISWA DI STIKES AISYIYAH SURAKARTA Kamidah Kamidah
Gaster Vol 6 No 2 (2009): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.31 KB)

Abstract

Latar Belakang : Pengelolaan kelas dapat dilakukan denga pendekatan melalui variasi pembelajaran. Media mempunyai andil yang cukup besar dalam proses pembelajaran. Media tersebut diantaranya VCD. VCD memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan, sehingga diharapkan mahasiswa akan lebih mudah menerima materi. Selain media kemampuan awal mahasiswa merupakan aspek yang menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Tujuan : 1) Menganalisis pengaruh metode pembelajaran audio-visual terhadap prestasi belajar siswa 2) menganalisis pengaruh kemapuan awal dengan prestasi belajar siswa 3) Menganalisis pengaruh metode pembelajaran audio-visual dan kempuan awal secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa.........
PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU K. Kamidah
Gaster Vol 16 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.962 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.245

Abstract

Latar Belakang: Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan upaya pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Upaya program P4K sudah dimulai sekitar tahun 2010, namun hingga saat ini tujuan untuk menurunkan AKI yang tertuang dalam MDGs  sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 belum tercapai. Menurut SDKI tahun 2012 AKI di Indonesia justru mengalami peningkatan sebesar 359 per 100.000 KH .Tujuan : Mendiskripsikan pelaksanaan program P4K di Puskesmas Plupuh II. Hasil: Kegiatan pendataan ibu hamil dilakukan oleh bidan dan kader kesehatan. Bidan desa melakukan konseling tentang P4K pada ibu hamil . sebagai legalitas jika ibu hamil telah terdata dan diberi konseling P4K rumah ibu hamil ditempel dengan stiker P4K. Kegiatan pendataan ibu hamil dapat terlaksana dengan baik (100%), notifikasi stiker P4K terlaksana dengan baik, penempelan stiker dilakukan oleh kader, ibu hamil, dan bidan desa. Pertolongan persalinan 100% oleh tenaga kesehatan, tabulin belum terlaksana, ambulan desa menggunakan mobil masyarakat tetapi belum ada perjanijian secara formal kepada pemilik mobil, persiapan donor darah sudah ada tetapi belum ditest kesamaan golongan darahnya. Simpulan: Kegiatan pendataan ibu hamil dapat terlaksana dengan baik (100%), pertolongan persalinan 100% oleh tenaga kesehatan, tabulin belum terlaksana, ambulan desa menggunakan mobil masyarakat, persiapan donor darah sudah ada tetapi belum ditest kesamaan golongan darahnya.
Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Studi Lapangan di Puskesmas Plupuh I Sragen K. Kamidah; Enny Yuliaswati
Gaster Vol 17 No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1451.062 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v17i2.419

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan program yang langsung menyasar pada ibuhamil yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan kepada ibu hamil.Selama ini pengetahuan ibu hamil hanya terbatas pada konseling yang diberikan oleh bidansaat periksa saja, sehingga pengetahuan yang diperoleh ibu hamil sangat minimal. Dalamkegiatan kelas ibu hamil diharapakan ibu akan mendapat pengetahuan yang lebih luas karenaselain mendapat materi dari petugas kesehatan diharapkan juga akan terjadi interaksi antarsesama ibu hamil, sehingga sesama ibu hamil tersebut akan berbagi pengalaman pengetahuanyang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, nifas, KB pasca salin, dan perawatan bayi.Tujuan: Mendiskripsikan pelaksanaan kegiatan pelaksanaan kelas ibu hamil di PuskesmasPlupuh I Sragen. Metode Penelitian:Studi Lapangan ( Field Research ) atau survey diskriptif.Hasil:Kegiatan kelas ibu hamil di Puskesmas Plupuh I dilaksanakan rutin setiap bulan dengandana anggara dari APBD non Fisik Kabupaten Sragen. Kegiatan kelas ibu hamil dilaksanakansejak tahun 2013.Simpulan: Pelaksanaan kelas ibu hamil di Puskesmas Plupuh I sudahcukup baik, semua jajaran dari kepala puskesmas sampai masyarakat ikut terlibat dan dapatdilaksanakan rutin setiap bulan.
PENGARUH KURMA DALAM MENINGKATKAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI KLINIK PRATAMA HIDAYAH SUKOHARJO Kamidah; Enny Yuliaswati; Rita Riyanti Kusuma Dewi
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 2 (2023): Vol 13, No 2 (Juni 2023)
Publisher : Stikes Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The government has long been trying to overcome anemia in pregnant women by providing 90 tablets of iron supplements which must be consumed during pregnancy. Until now, these efforts have not completely resolved the problem of anemia in pregnant women. According to WHO, the maternal mortality rate associated with anemia is 40%. Low hemoglobin levels in pregnant women can cause non-optimal fetal growth, abortion, prolonged labor, and postpartum hemorrhage. Research Objectives: To determine the effect of dates on increasing hemoglobin levels in pregnant women. Research Method: an intervention study with the one group pre test- post test method. The population of pregnant women with a total sample of 16. Data analysis using the Wilcoxon test. Results: Of the 16 respondents, the average hemoglobin level before being given dates was 10.1 gr/dl and after being given dates, the average hemoglobin level was 11.1 gr/dl. There was an increase in hemoglobin levels of 1 gr/dl after the respondents were given dates. p-value 0.031. Conclusion: There is a significant effect, dates can increase hemoglobin levels.
Pengaruh Pemberian Jahe Terhadap Penurunan Morning Sickness Pada Ibu Hamil TM 1 Zuanita Oktaviani Putri; Kamidah Kamidah
Jurnal Medika Nusantara Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Medika Nusantara,
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v1i4.581

Abstract

Pregnancy is a natural process. During pregnancy, a woman's body usually experiences many changes, including an increase in estrogen and progesterone levels, and the production of the Human Chronic Gonadotropin (HCG) hormone which is caused by stomach acidity, which triggers morning sickness. Nearly 50-90% of women who are pregnant experience nausea and vomiting in early pregnancy. So far, treatments have been carried out to relieve morning sickness by giving anti-nausea drugs and also vitamins. Apart from anti-nausea and vitamins, ginger is an alternative herbal treatment used to relieve nausea and vomiting. Ginger is considered to have many components and benefits that are considered to be able to inhibit Serotonin which can help relax muscles in the digestive tract. Objective: To determine the effect of giving ginger on reducing morning sickness in pregnant women TM 1. Methods: This study used a quasi-experimental research design that was one group pretest -posttest design of 20 respondents in the 1st trimester of pregnant women who experience morning sickness using accidental sampling technique. Results: The results of the study using the Wilcoxon test obtained a value of P = 0.000 (P <0.05). Conclusion: There is an effect of giving ginger on reducing morning sickness in first trimester pregnant women
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG IVA TES UNTUK DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM Enny Yuliaswati; K Kamidah
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v3i2.518

Abstract

 Background: Cervical cancer in Indonesia occupies the top position as a malignancy that causes death in women. Cervical cancer that infects women can actually be detected in various ways. One of them is through IVA examination. IVA examination is easy and inexpensive. But there are many obstacles that occur, so the majority of women are reluctant to do so. Embarrassed, feeling that there are no complaints and lack of knowledge dominates many women who are not willing to do an IVA examination. Objective: Community service is to increase knowledge about early detection of cervical cancer through IVA examination. Method: This activity was conducted one day in the form of an interactive discussion with material about early detection of cervical cancer. Based on observations during community service activities, several positive results were obtained, such as: 1). Participants consisting of 45 participants consisting of student guardians and teachers 2). The participants were active in the question and answer session. Results: Increased knowledge regarding methods of early detection of cervical cancer. The post-test results found 35 participants or 78% of participants answered correctly. The conclusion of this activity is education with interactive discussion can increase knowledge about how to detect early cervical cancer.   Background: Cervical cancer in Indonesia occupies the top position as a malignancy that causes death in women. Cervical cancer that infects women can actually be detected in various ways. One of them is through IVA examination. IVA examination is easy and inexpensive. But there are many obstacles that occur, so the majority of women are reluctant to do so. Embarrassed, feeling that there are no complaints and lack of knowledge dominates many women who are not willing to do an IVA examination. Objective: Community service is to increase knowledge about early detection of cervical cancer through IVA examination. Method: This activity was conducted one day in the form of an interactive discussion with material about early detection of cervical cancer. Based on observations during community service activities, several positive results were obtained, such as: 1). Participants consisting of 45 participants consisting of student guardians and teachers 2). The participants were active in the question and answer session. Results: Increased knowledge regarding methods of early detection of cervical cancer. The post-test results found 35 participants or 78% of participants answered correctly. The conclusion of this activity is education with interactive discussion can increase knowledge about how to detect early cervical cancer.
TRANSFER OF HERBAL TECHNOLOGY OF GREEN STEEL LEAVES FOR WHITE IN YOUTH AT 'AISYIYAH ORPHANAGE Enny Yuliaswati; K Kamidah; Frendy Wibowo
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v6i1.779

Abstract

Background: Vaginal discharge is also known as vaginal discharge. Vaginal discharge is a physiological condition, but because this fluid can make the genital area moist, so often the genital area becomes a good habitat for the growth of various organisms such as bacteria or fungi to thrive. Efforts can be made to make young women more concerned about genital health by providing insight, continuous motivation on the importance of maintaining genital health and direct practice on ways to maintain genital health. Betel leaf contains kavikol can be used as an antiseptic that can kill fungi and germs. Betel leaf boiled water is easy to make, inexpensive, easy to obtain, low risk because it is an herbal medicine, and has been used since our ancestors. Objective: This PKM aims to provide knowledge, personal hygiene practices and train betel leaf stew for young women who live in the Aisyiyah Orphanage, Wirun Mojolaban Sukoharjo Village. Methods: To provide personal hygiene knowledge, it was carried out by providing personal hygiene education counseling using the lecture method for training in the skills of making betel leaf boiled water. Results: Based on the evaluation during community service activities, several positive results were obtained, such as: 1) PKM participants totaled 30 people 2). Participants gave positive feedback. 3) Participants are able to independently make a solution from boiled green betel water to be used to maintain genetic health. The conclusion of this activity is that health education with lectures, discussions and training methods is effective to increase knowledge about how to maintain genital health.Â