Ni Nengah Suartini
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 48 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG DI SMA NEGERI 3 SINGARAJA I Gusti Ayu Ayusya .Anggayasti; Desak Made Sri Mardani; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.21475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengelolaan kelas dalam pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 3 Singaraja dan kendala-kendala yang dihadapi dalam mengimplementasikan pengelolaan kelas dalam pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 3 Singaraja. Data hasil penelitian akan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Jepang di SMA Negeri 3 Singaraja. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Jepang di SMA Negeri 3 Singaraja telah mengimplementasikan pengelolaan kelas dengan baik. Dalam pengelolaan kelas guru menggunakan berbagai prinsip-prinsip, pendekatan-pendekatan, dan komponen-komponen pengelolaan kelas. Pendekatan resep, pendekatan proses kerja kelompok, komponen pemusatan perhatian kelompok, komponen pendekatan pemecahan kelompok, komponen menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah tidak dilakukan guru. Penataan ruang kelas yang dilakukan guru dengan cara disesuaikan dengan pembelajaran dan/atau atas seijin dari sekolah. Sedangkan kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pengelolaan kelas yaitu, berasal dari faktor siswa dan fasilitas.Kata Kunci : Prinsip, pendekatan, komponen, penataan ruang kelas, kendala 本研究の目的は、州立高等学校三シンガラジャでの日本語学習における教室管理の実施、及び州立高等学校三シンガラジャでの日本語学習における教室管理の実施で直面する制約について説明することです。データは、定性的記述方法を使用して分析されます。研究の主題は、州立高等学校三シンガラジャの教師でした。データ収集は、観察、インタビュー、および文書化の方法によって行われます。その結果、州立高等学校三シンガラジャの日本語教師は教室管理をうまく実装していたことがわかりました。教室管理では、教師は教室管理のさまざまな、法、アプローチ、要素を使用します。処方アプローチ、グループワークプロセスへのアプローチ、グループフォーカスの要素、グループ内訳アプローチの要素、問題の原因となる行動の発見と解決の要素は実行されません。教室の計画は、学習および/または学校からの許可を得て調整された方法で教師によって行われます。教室管理を実装する際に教師が直面する障害はありますが、それは生徒、施設要因に起因します。keyword : 法、アプローチ、要素、授業の管理、障害物
ANALISIS GENDER DALAM BAHASA JEPANG PADA EPISODE TERAKHIR ANIME KAMIGAMI NO ASOBI I Gede Parwata Darma Putra Darma Putra; Kadek Eva Krishna Adnyani; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.21476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan ragam bahasa pria (danseigo) dan bahasa wanita (joseigo) dalam bahasa Jepang dari anime Kamigami No Asobi. Ragam bahasa yang menjadi subjek penelitian ini adalah penggunaan bentuk partikel akhir shuujoshi, interjeksi kandoushi, dan pronominal persona ninshoo daimeishi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dngan sumber data yang digunakan adalah ragam bahasa pria dan ragam bahasa wanita yang diambil dari percakapan antara 11 tokoh pria dan 2 tokoh wanita di dalam anime. Analisis yang digunakan adalah dengan mengklasifikasi penggunaan partikel akhir, promina persona, interjeksi dan dihubungkan dengan teori sosiolinguistik tentang bahasa dan gender. Hasil analisis yang telah dikelompokan menunjukan partikel akhir dari ragam bahasa pria yang paling sering muncul ialah partikel akhir –yo sebanyak 19 kali, -kana (1), -ze(6), dan –sa(1) sedangkan ragam partikel akhir bahasa wanita yang paling sering muncul ialah –no sebanyak 3 kali. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi tambahan tentang bentuk ragam bahasa pria dan wanita beserta fungsinya dalam konteks sosial.Kata Kunci : ragam bahasa, danseigo, joseigo, anime 本研究の目的は日本語でアニメ「神々のあそび」における男性語及び女性語の使用形態を明らかにすることである。調査対象はアニメ「神々のあそび」の最後のエピソードである。本研究では 定性的記述法により分析して、使用されたデータソースはアニメにおいて11名の男性及び1名の女性キャラクターの会話から取られた男性語と女性語である。使用される 分析は、終助詞、人称代名詞、感動詞の使用を分類することであり、言語と性別に関する社会言語学的理論に関連付けられてる。その結果は、よく出る男性語の終助詞は 「~よ」(19回)、「~かな」(1回)、「~ぜ」(6回)及び 「~さ」(1回)である。それと、よく出る女性語の終助詞は 「~の」(3回)である。男性キャラクターが使用する男性語は女性語よりも多様であると結論付けられた。keyword : 男性語、女性語、アニメ
ANALISIS PERIBAHASA JEPANG YANG MENGANDUNG UNSUR INU (ANJING) I Putu Siarta; Gede Satya Hermawan; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna peribahasa Jepang yang mengandung unsur inu (anjing). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah kamus peribahasa online. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen utama berupa kartu data. Hasil dari penelitian ini yaitu, terdapat 16 peribahasa Jepang. Anjing dalam peribahasa Jepang ada yang bermakna positif dan ada juga yang bermakna negatif. Peribahasa tersebut kemudian diklasifikasikan menjadi 4 bagian berdasarkan isi yaitu (a) jinsei no oshie ya shinri o arawashita (ajaran kehidupan manusia) sebanyak 2 peribahasa, (b) seikatsu no chisiki ya chie o tataite wataru (pengetahuan tentang kehidupan) sebanyak 5 peribahasa, (c) hito o hihan shitari hinikutari shita mono (sindiran) sebanyak 5 peribahasa, dan (d) monogoro no yoosu omoshiroku tatoeta mono (kiasan) sebanyak 4 peribahasa. Kata Kunci : Inu, Makna, Peribahasa 本研究の目的は、「犬」の要素を含んでいる日本の諺の意味を分析することである。調査対象、「犬」の要素を含んでいる日本の諺であり、定性的記述法により分析した。結果、「犬」の要素を含んでいる日本の諺は16つの中で肯定的な意味や、否定的な意味を持っている。諺の内容によって4つ種類に分類され1)人生の教えや心理を表した意味が2つ、2)生活の知識や知恵をたたいて渡る諺の意味が5つ、3)人を批判したり、ひにくたりしたものの意味が5つ、4)ものごろの様子面白く例えたものの意味が4つあることが分かった。keyword : 犬、意味、諺
PROFIL STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG KELAS XI BAHASA 1 DI SMA NEGERI 1 BUSUNGBIU I Made Rusma Antara; Gede Satya Hermawan; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.23675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk mencapai sasaran pembelajaran bahasa Jepang pada kelas XI bahasa 1 di SMA Negeri 1 Busungbiu, (2) kendala-kendala yang dihadapi dalam kegiatan pembelajaran bahasa Jepang kelas XI bahasa 1 di SMA Negeri 1 Busungbiu. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Jepang di kelas XI bahasa 1 SMA Negeri 1 Busungbiu. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan simak catat, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk mencapai sasaran pembelajaran bahasa Jepang pada kelas XI bahasa 1 di SMA Negeri 1 Busungbiu, strategi pembelajaran yang digunakan yaitu strategi kontekstual, cermah, drill, tanya jawab, dan diskusi sedangkan sasaran pembelajaran bahasa Jepang yaitu agar siswa mampu mengembangkan keterampilan dasar berbahasa Jepang yang meliputi aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis; (2) Kendala yang dihadapi dalam kegiatan pembelajaran bahasa Jepang kelas XI bahasa 1 di SMA Negeri 1 Busungbiu yaitu pada saat guru memberikan choukai ke pada siswa, siswa masih agak susah menangkap percakapan yang dimaksud dan terkendala dalam menghafal kosakata.Kata Kunci : PEMBELAJARAN, PROFIL, STRATEGI PEMBELAJARAN 本研究は、(1)日本語を教えている第1ブスングビウ国立高校主に日本語を教える教師の学習方法を解析する事である。(2)第1ブスングビウ国立高校の使徒の学習問題点。この研究の対象は第1ブスングビウ国立高校の日本語を教える教師である。書類収集の方法は観察、インタビュー、ドキュメンタリーでと注を参照。それでデータを定性的記述法により分析した。(1)研究の結果は教師が扱ってる学習方法は文脈的、御喋り、ドリル、質問と回答、でと議論。しながら日本語能力、読み、書き、聞くを含まれてある。(2)第1ブスングビウ国立高校生徒の問題点は聴解を学習する時生徒はあまり会話を聞き取れない。keyword : 学習、紹介、ストラテジー
Pembelajaran Kaiwa Berbasis JFS Can-Do Yeni Yeni; Ni Nengah Suartini; I Wayan Sadyana; Gede Satya Hermawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i1.25540

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa yang harus dikuasai oleh pembelajar bahasa Jepang. Berbicara adalah sarana untuk menyampaikan ide kepada lawan bicara sehingga maksud dari pembicara dapat tersampaikan. Keterampilan berbicara berkaitan dengan aspek penggunaan bahasa untuk berkomunikasi secara lisan sehingga untuk mengajarkan keterampilan berbicara dilaksanakan pembelajaran kaiwa. Pada tahun 2010 The Japan Foundation memperkenalkan standar baru bagi pendidikan bahasa Jepang yang disebut dengan JF Standard for Japanese-Language Education. JF Standard mempunyai konsep bahasa Jepang untuk pemahaman lintas budaya dengan dua kemampuan yang diperlukan, yaitu kemampuan penyelesaian tugas dan kemampuan pemahaman lintas budaya. JF Standard digunakan untuk mengetahui tingkat kematangan bahasa Jepang dan Can-Do merupakan indikator yang menunjukkan tingkat kematangan bahasa atau pemahaman bahasa yang dimiliki. Berdasarkan latar belakang tersebut, pembelajaran kaiwa dilakukan berbasis JFS Can-Do.                                                                                                    
PROFIL STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG DI YAYASAN DWIPAHARA BALI Ni Luh Ayu Nirmala Santi; Ni Nengah Suartini; Desak Made Sri Mardani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.25680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran yang digunakan pengajar dan faktor-faktor yang mendasari penggunaan strategi pembelajaran oleh pengajar. Subjek penelitian ini adalah pengajar penutur asli bahasa Jepang di Yayasan Dwipahara Bali. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Jepang di Yayasan Dwipahara Bali yaitu drill, tanya jawab, permainan, dan penugasan. Faktor-faktor yang mendasari penggunaan strategi pembelajaran yaitu karakteristik peserta didik yaitu umur peserta didik; target kompetensi peserta didik meliputi, penguasaan huruf Hiragana dan Katakana, penguasaan tatacara mengenalkan diri dan orang lain, mengetahui frase kalimat dasar, dan penguasaan penggunaan verba, nomina, adjektif; waktu yang tersedia.   本研究の目的は、使用される学習戦略と使用される学習戦略要因。この研究の対象はバリ・ドゥウィパハラ・財団に母語話者である。データは、観察、インタビュー、文献集である。研究の結果、日本語学習戦略は、ドリル、質疑応答、ゲーム、課題である。日本語における学習戦略の要因、学習者の性格には学習者の歳。学習者の基本的な能力は「ひらがな」と「カタカナ」を熟達、自己紹介を熟達、単語と文章を知っている、動詞と名詞と形容詞を熟達。また、使用できる時間である。 キーワード:日本語、紹介、学習戦略
ANALISIS ONOMATOPE PADA DONGENG BAHASA JEPANG Ida Ayu Widya Purwani; Ni Nengah Suartini; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v6i2.26695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis onomatope yang terdapat dalam dongeng bahasa Jepang dan mendeskripsikannya. Subjek penelitian ini adalah 3 dongeng bahasa Jepang karya Hirata Shogo, yaitu Omusubi Kororin, Tsuru no Ongaeshi, dan Issunboushi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pengolahan data menggunakan kartu data. Teori yang digunakan adalah klasifikasi onomatope menurut Kindaichi dan Asano (1978). Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan 35 data onomatope, tetapi tidak ditemukan gijougo dalam subjek data. Hal ini karena pada dongeng lebih banyak mendeskripsikan tindakan dan bunyi untuk menggambarkan tingkah laku tokoh dan kondisi sekitar. Kemudian ditemukan bahwa makna onomatope pada dongeng sangat beragam dan terdapat onomatope yang memiliki penulisan yang berbeda, tetapi memiliki makna yang mirip atau sebaliknya.
REPRESENTASI MONO NO AWARE YANG TERCERMIN DALAM FILM "GOEMON" KARYA KAZUAKI KIRIYA I Putu Dody Rama Suciptha; Gede Satya Hermawan; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i1.31755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rasa keindahan Jepang yang disebut dengan Mono No Aware yang selalu diwarnai dengan kesedihan dan kepiluan. Untuk memudahkan meganalisis Mono No Aware penelitian ini menggunakan film Goemon menceritakan tentang  pertempuran Sekigahara dengan kepahlawanan Goemon yang legendaris, yaitu dengan mencuri barang dari orang kaya dan memberikannya kepada orang miskin yang menggambarkan kesengsaraan pada masa tersebut. Penelitian ini bersifat kualitatif karena penjelasan kata bersifat deskriptif. Analisis data dilakukan dengan menggunkan teori Mise En Scene, teori ini meliputi beberapa aspek yaitu, setting, akting, blocking, make-up dan kostum, ruang dan lighting. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam film Goemon mendeskripsikan kesedihan dan kepiluan terlihat pada setting, akting, lighting, make-up dan kostum pada setiap scene yang di analisis 
ANALISIS PENGGUNAAN BIKAGO DALAM ANIME KYOTO TERAMACHI SANJOU NO HOLMES Khoridatul Bahiyah; Kadek Eva Krishna Adnyani; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i1.31781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan jenis dan fungsi bikago dalam anime Kyoto Teramachi Sanjou no Holmes. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yakni metode simak dan catat. Kemudian untuk menganalisis jenis bikago menggunakan teori Hori (2010) dan teori fungsi bikago oleh Hinata (2000). Untuk menganalisis situasi tuturan menggunakan teori pragmatik yakni faktor-faktor tindak komunikatif oleh Noss dan Lamzon (1986). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 18 data dan penggunaan 3 jenis bikago, yaitu o-wago, go-kango, dan o-kango. Dalam hasil penelitian ini juga ditemukan bahwa Bikago sering digunakan bagi orang yang memiliki pendidikan yang tinggi untuk memberikan kesan yang baik kepada mitra tutur. Fungsi bikago yang digunakan dalam anime ini adalah menyatakan penghormatan, menyatakan perasaan formal, menyatakan jarak, menjaga martabat, menyatakan kasih sayang, dan menyatakan sindiran. 本研究の目的は、アニメ「京都寺町参上のホームス」に使用される美化語の形および機能を明らかにする。研究では、記述的定性的が使うことである。データは、実用的のコミュニケーション行為の要因のNossとLamzon (1986) の理論によって分析した。研究の結果は18データとお和語、ご漢語、お漢語の4例である。研究の結果も、美化語は高学歴の人々が良い印象を与えるためによく使用する。このアニメで使われている美化語の機能は敬意として、敬意を表すこと、正式な状況を宣言すること、距離を置くこと、尊厳を維持すること、愛情を表すこと、皮肉を表現するため使用された。
PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG DI LEMBAGA PELATIHAN KERJA (LPK) BULAN PALAPA DESA LANDIH BANGLI Ni Luh Mita Sari; I Wayan Sadyana; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i1.31854

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) metode pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran bahasa Jepang di LPK Bulan Palapa, 2) strategi pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran bahasa Jepang di LPK Bulan Palapa, 3) kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran bahasa Jepang di LPK Bulan Palapa. Subjek pada penelitian ini adalah dua orang pengajar bahasa Jepang di LPK Bulan Palapa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Jepang di LPK Bulan Palapa yaitu GTM, direct method, dan metode audiolingual. (2) strategi yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Jepang yaitu strategi drill, tanya jawab, dan pemberian tugas. (3) kendala yang dihadapi dalam pembelajaran bahasa Jepang di LPK Bulan Palapa yaitu kemampuan pemahaman siswa yang berbeda-beda. 要旨本研究の目的は1) ブラン・パラパ技能訓練協会における日本学習法、2)日本学習のストラテジー, 3)日本学習の問題点を明らかにすることである。調査対象はブラン・パラパ技能訓練協会の日本語教師である。データ収集方法は観察、インタビュー、及び教授法、教科書、教材などである。それを定性的な記述法により分析した。結果、1)指導法はGTM、ダイレクト法、視聴覚方法、2) 日本学習法はドリル、応答練習、習得のタスク、3) 問題点として、学習者の理解力はざまざまであることが分かった。