Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Hubungan antara Self-Efficacy dengan Self-Care Behavior pada Pasien Hipertensi Jannah, Miftahul; Purnomo, Slamet; Astuti, Zulmah
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 12, No 1 (2024): JKP Juni 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v12i1.865

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan peningkatan tekanan sirkulasi darah pada dinding arteri lebih tinggi daripada normal. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku perawatan diri sendiri adalah kepercayaan diri, juga dikenal sebagai self-efficacy. Tingkat kepercayaan diri yang tinggi memungkinkan pemecahan masalah perilaku perawatan diri, sehingga perilaku perawatan diri yang baik dapat dijamin dan berlaku sebaiknya.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara Self-Efficacy dengan Self-Care Behavior pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Baqa SamarindaMetode: Penelitian kuantitatif dilakukan dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan kuesioner pengumpulan data dan uji chi-square untuk analisis bivariate. Kuesioner Self-Care Behavior memiliki hasil cronbach alpha 0,870, yang menunjukkan validitas dan reliabilitas. Kuesioner General Self Efficacy memiliki validitas dengan tingkat signifikan 5% dan uji reliabilitas skor alpha cronbach 0,78, yang menunjukkan bahwa semua item pertanyaan valid dan reliabel. Jumlah sampel terdiri dari 233 orang, hasil perhitungan dihitung menggunakan rumus slovin. Kriteria inklusi sampel yaitu bersedia menjadi responden, menderita hipertensi, usia 15 tahun keatas, dan pasien pernah mengonsumsi obat anti-hipertensi oral. Sedangkan kriteria eksklusi sampel yaitu pasien kritis, dan pasien hipertensi gestasional.Hasil: Mean score Self-Efficacy 24,49% dan mean score Self-Care Behavior 34,64%. Interpretasi hasil uji korelasi didapatkan hasil signifikansi 0,000 < α (0,05) dengan nilai (r) = 0,689 sehingga dinyatakan H0 ditolak dan Ha diterima. Terdapat hubungan yang kuat antara Self-Efficacy dengan Self-Care Behavior pada pasien hipertensiKesimpulan: Terdapat korelasi positif antara Self-Efficacy dengan Self-Care Behavior pada pasien hipertensi.
Analisis praktik klinik keperawatan pada pasien cephalgia dengan intervensi inovasi efektifitas aromaterapi lavender dan relaksasi napas dalam untuk menurunkan intensitas nyeri Pratiwi, Eka; Muflihatin, Siti Khoiroh; Purnomo, Slamet; Astuti, Zulmah; Milkhatun, Milkhatun
Ners Muda Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v5i1.14342

Abstract

Cephalgia sering disebut dengan nyeri kepala atau sensasi tidak nyaman yang muncul tidak hanya di kepala tetapi juga di wajah, tengkuk dan leher. Sakit kepala juga biasanya terjadi unilateral. Pada kebanyakan kasus disertai gejala seperti mual, muntah dan anoreksia. Terapi non farnakologis termasuk pemberian aromaterapi lavender dan relaksasi napas dalam, digunakan dalam penatalaksanaan pasien cephalgia untuk mengurangi intensitas nyeri yang dialami. Relaksasi merupakan aktivitas saraf parasimpatis yang mendorong penurunan seluruh fungsi yang ditingkatkan oleh saraf simpatis. Aromaterapi mempengaruhi sistem limbik di otak yang bertugas mengatur perasaan, suasanan hati dan memori. Studi kasus ini bertujuan untuk efektifitas aromaterapi lavender dan relaksasi napas dalam untuk menurunkan intensitas nyeri. Studi ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada Desember 2023. Pemberian aromaterapi lavender dan relaksasi napas dalam menggunakan tissu yang diberikan selama 5-7 menit dan 2-3 tetes oil lavender dilakukan 1 kali sehari dalam waktu 3 hari berturut-turut. Intervensi dilakukan sebelum dan sesudah tindakan dengan menggunakan alat ukur skala pengkajian nyeri PQRST. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh bahwa hasil intervensi inovatif menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi lavender dan relaksasi napas dalam dapat menurunkan intensitas nyeri. Terdapat perubahan rata-rata skala dari hari pertama hingga terakhir sebelum dan sesudah diberikan intervensi.
Penerapan Intervensi Inovasi Terapi Relaksasi Otot Progresif Dengan Kombinasi Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Klien Cephalgia Putri, Reta Sukma; Muflihatin, Siti Khoiroh; Purnomo, Slamet; Astuti, Zulmah
Ners Muda Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v5i3.14343

Abstract

Cephalgia adalah salah satu penyakit yang memiliki keluhan nyeri kepala atau sakit kepala yang terjadi di daerah kepala, wajah, tengkuk, hingga leher. Cephalgia memiliki dua terapi yaitu terapi farmakologis dan non farmakologis, untuk terapi non farmakologis yang dapat dilakukan pada kasus cephalgia ada dua yaitu terapi relaksasi otot progresif dan Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman. Studi ini bertujuan untuk menerapkan terapi relaksasi otot progresif dan terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman untuk menurunkan intensitas nyeri pada klien cephalgia. Metode yang digunakan pada studi kasus ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Pada klien dengan diagnosa medis cephalgia yang dikelola selama 3 hari dengan pemberian intervensi inovasi terapi relaksasi otot progresif yang dikombinasi dengan terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman didapatkan hasil bahwa terjadi perubahan penurunan skala nyeri yang cukup signifikan saat sebelum dan sesudah intervensi.  Kesimpulan studi  berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perubahan skala nyeri pada saat sebelum dan sesudah intervensi terapi relaksasi otot progresif yang dikombinasi dengan terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman pada klien cephalgia
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Farisya, Muhammad Randa; Purnomo, Slamet; Septiawan, Taufik
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i2.225

Abstract

Complications that occur in people with high blood pressure include stroke, aneurysm, heart failure, heart attack, and kidney damage. Knowledge is very important for hypertensive patients regarding blood pressure, with this knowledge can affect compliance with hypertension medication to control blood pressure, prevent chronic complications. The purpose of this study is to determine the relationship between knowledge level and medication adherence in hypertensive patients. This study uses a quantitative correlation method with a cross-sectional method. Data collection using the Accidental Sampling technique was carried out by distributing a knowledge level questionnaire and a medication adherence questionnaire (MARS-5-) on a sample of 269 people obtained from calculations using the Slovin formula that met the researcher's criteria. The results of the study using chi-square showed a significant p-value of 0.033. This shows that there is a relationship between the level of knowledge and medication adherence in hypertensive patients at the Rapak Mahang Tenggarong Health Center. It is expected that hypertension patients will continue to optimize their knowledge about hypertension and its treatment to control patients and increase awareness in hypertension management. And it is further improved regarding medication compliance to prevent complications such as kidney failure, heart failure, and stroke. This is because hypertension treatment is long-term or lifelong, by obediently taking medication can improve the patient's well-being.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Farisya, Muhammad Randa; Purnomo, Slamet; Septiawan, Taufik
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i2.225

Abstract

Complications that occur in people with high blood pressure include stroke, aneurysm, heart failure, heart attack, and kidney damage. Knowledge is very important for hypertensive patients regarding blood pressure, with this knowledge can affect compliance with hypertension medication to control blood pressure, prevent chronic complications. The purpose of this study is to determine the relationship between knowledge level and medication adherence in hypertensive patients. This study uses a quantitative correlation method with a cross-sectional method. Data collection using the Accidental Sampling technique was carried out by distributing a knowledge level questionnaire and a medication adherence questionnaire (MARS-5-) on a sample of 269 people obtained from calculations using the Slovin formula that met the researcher's criteria. The results of the study using chi-square showed a significant p-value of 0.033. This shows that there is a relationship between the level of knowledge and medication adherence in hypertensive patients at the Rapak Mahang Tenggarong Health Center. It is expected that hypertension patients will continue to optimize their knowledge about hypertension and its treatment to control patients and increase awareness in hypertension management. And it is further improved regarding medication compliance to prevent complications such as kidney failure, heart failure, and stroke. This is because hypertension treatment is long-term or lifelong, by obediently taking medication can improve the patient's well-being.
Analisis dan Pemetaan Kondisi Ekonomi Makro, Industrial, dan Kinerja Emiten Pelayaran Dengan Kargo Batu Bara Melalui Analisis Skor Komposit Berbasis Normalisasi Min-Max dan Z-Score Indra Budi N; Slamet Purnomo
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i5.5384

Abstract

Industri pelayaran memegang peranan strategis dalam mendukung rantai pasok global, terutama pasca pandemi COVID-19 yang menyoroti kerentanan logistik maritim. Sektor pelayaran batu bara di Indonesia menghadapi tantangan berat akibat fluktuasi harga bahan bakar, nilai tukar, serta tren transisi energi dan kebijakan ESG. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan kondisi ekonomi makro, sektor industri pelayaran, dan kinerja emiten pelayaran batu bara secara terintegrasi melalui pendekatan skor komposit berbasis normalisasi Min-Max dan Z-Score. Metode kuantitatif digunakan untuk membandingkan variabel dengan skala berbeda dan menghasilkan gambaran posisi relatif antar emiten secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor komposit makroekonomi Indonesia pada 2024 tergolong stabil (0,66), ditopang oleh inflasi rendah, namun sektor pelayaran mengalami tekanan berat dengan skor rendah (0,38), terutama akibat nilai tukar yang tidak kompetitif dan tingginya harga energi. Peringkat emiten pelayaran menunjukkan disparitas kinerja yang signifikan, mencerminkan perlunya strategi adaptif berbasis data. Penelitian ini mengisi gap literatur dengan pendekatan holistik lintas dimensi, dan berkontribusi dalam perumusan kebijakan investasi maupun strategi manajerial emiten untuk meningkatkan daya tahan terhadap volatilitas makro dan tekanan struktural sektor pelayaran.
Membangun Generasi Siaga: Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Siswa MAN 2 Samarinda Faramitha, Dyah; Ramadani, Alya; Muflihatin, Siti Khoiroh; Astuti, Zulmah; Purnomo, Slamet
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i3.1946

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung merupakan kondisi darurat yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia, dengan sekitar 90% pasien henti jantung di luar rumah sakit tidak dapat diselamatkan. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di masyarakat menjadi faktor penting dalam rendahnya angka keselamatan korban henti jantung. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa siswi MAN 2 Samarinda dalam memberikan bantuan pertama pada kejadian henti jantung melalui pendidikan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Desember 2024 di MAN 2 Samarinda dengan menggunakan metode ceramah dan simulasi. Peserta terdiri dari 80 siswa (39 laki-laki dan 42 perempuan). Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi praktik langsung untuk menilai keterampilan BHD. Peralatan simulasi yang digunakan meliputi manekin dan Bag Valve Mask (BVM). Hasil: Hasil analisis uji-t menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dari rata-rata 74,226 pada pre-test menjadi 85,884 pada post-test (p-value = 0,001; p < 0,05). Kegiatan mendapat antusias tinggi dari pihak sekolah dan peserta mampu mentransmisikan langkah-langkah BHD dengan baik setelah mendapat pelatihan. Kesimpulan: Edukasi dan pelatihan BHD melalui metode ceramah dan simulasi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus henti jantung. Pelatihan BHD sejak usia remaja sangat penting untuk membentuk generasi muda yang mampu memberikan bantuan pertama secara tepat pada kondisi gawat darurat.
Analisis Inovasi Terapi Sujok Warna Dan Musik Panting Dalam Mengurangi Kecemasan Pasien Infark Miokard Akut Di ICCU RSUD A.M. Parikesit Kharisma Intan Agipratiwi; Zulmah Astuti; Slamet Purnomo; Taufik Septiawan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.213

Abstract

Latar belakang: Infark Miokard Akut (IMA) adalah suatu kondisi gawat darurat jantung yang tidak hanya memengaruhi aspek fisik tetapi juga psikologis pasien, terutama kecemasan. Kecemasan yang tidak ditangani dapat memperburuk status klinis dan menghambat proses pemulihan. Pendekatan non-farmakologis seperti Terapi Sujok Warna dan Terapi Musik Panting menawarkan intervensi alternatif dalam asuhan keperawatan holistik untuk mengurangi tingkat kecemasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kombinasi Terapi Sujok Warna dan Terapi Musik Panting dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang didiagnosis Infark Miokard Akut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif analitik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi terapi warna sujok dan musik panting terhadap tingkat kecemasan pada pasien Infark Miokard Akut di ICCU. Intervensi dilakukan selama empat hari berturut-turut, dengan durasi 15 menit per sesi. Tingkat kecemasan diukur dengan menggunakan instrumen Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) pada pretest dan posttest. Evaluasi menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan secara bertahap, dari sedang, ringan, hingga normal setelah intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Terapi Sujok Warna dan Terapi Musik Panting efektif dalam menurunkan kecemasan pada pasien Infark Miokard Akut. Intervensi ini dapat menjadi pilihan terapi keperawatan yang holistik dan mandiri dalam pengaturan perawatan intensif. Kesimpulan: Penerapan Terapi Sujok Warna dan Terapi Musik Panting memberikan dampak yang signifikan dalam menurunkan kecemasan pada pasien dengan Infark Miokard Akut (NSTEMI) di ICCU.
The Effect of Murottal and Dzikir Therapy on Anxiety Levels of Cervical Cancer Patients Purnomo, Slamet; Putri, Diyanah Syolihan Rinjani; Sulisetyawati, S. Dwi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4354

Abstract

Patients diagnosed with Stage IIIb cervical cancer will undergo chemotherapy treatment. The initial course of chemotherapy for individuals with cervical cancer is associated with both physical and psychological side effects. Physical side effects include fatigue, nausea, vomiting, oral ulcers, hair loss, and disorders affecting the nervous and muscular systems, as well as psychological effects such as anxiety, feelings of helplessness, shame, and diminished self-esteem. Cervical cancer undergoing the first chemotherapy will experience impaired anxiety levels, resulting in aggressive behavior and self-isolation. The application of Murottal therapy and dhikr before undergoing the first chemotherapy has a positive effect on patients. Objective: This research aimed to assess the degree of anxiety experienced by cervical cancer patients undergoing first-line chemotherapy treatment, with the incorporation of Murottal therapy and dhikr before the chemotherapy session. Method: The study employed a quasi-experimental design utilizing a one-group pre-test and post-test approach. The sample comprised 52 cervical cancer patients participating in the first chemotherapy program, selected using a total sampling method. Exclusion criteria included patients who were on anxiety-reducing medications, those in emergency medical situations, and individuals with impaired consciousness. An evaluation of anxiety levels utilized the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS). The intervention consisted of Murrotal therapy and dhikr for 22 minutes and 03 seconds before the commencement of chemotherapy. Results: The Wilcoxon Signed Rank Test results yielded a statistically significant p-value of 0.000 < 0.005, indicating a notable effect of Murrotal therapy and dhikr before chemotherapy. Conclusions: Therefore, Murrotal therapy and dhikr are effective in alleviating anxiety levels among cervical cancer patients undergoing first-line chemotherapy treatment at Dr. Moewardi Hospital.
Implementasi Sistem Manajemen Pembelajaran LMS Pamong Desa untuk Meningkatkan Kapasitas Aparatur Desa di Kecamatan Sabu Tengah Kabupaten Sabu Raijua Tessa Mardhana; Tri Novri Andi; Slamet Purnomo; Harry Tursulistyono Yani Achsan
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i2.3540

Abstract

LMS Pamong Desa adalah platform digital interaktif yang memungkinkan aparat desa mengakses materi pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas mereka baik dalam pengelolaan desa maupun literasi digital. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk mendapatkan pemahaman yang sistematis, faktual, dan akurat tentang peristiwa dan bagaimana Implementasi Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) untuk Meningkatkan Kapasitas Aparatur Desa di Kecamatan Sabu Tengah Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Objek dan subjek dalam penelitian ini adalah perangkat desa dan pengurus kelembagaan desa yang ada di wilayah Kecamatan Sabu Tengah Kabupaten Sabu Raijua. Dibutuhkan dukungan dari Lembaga Supra Desa dalam mendukung keberhasilan kegiatan LMS Pamong Desa.