Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Model Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Pelajaran PPKn Di Kelas VI SD Anti Siti Fatmala; Hatma Heris Mahendra; Febri Fajar Pratama
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.346

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keaktifan siswa kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya yang rendah, dari jumlah siswa 39 orang hanya 8 siswa (20,51%) yang sudah memenuhi indikator keaktifan, sedangkan 31 siswa (79,49%) belum memenuhi indikator keaktifan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan model Snowball Throwing pada mata pelajaran PPKn di kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dariperencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya dengan jumlah 39 siswa, 12 laki-laki dan 18 orang perempuan. Dari hasil penelitian pada siklus I diperoleh hasil persentase keaktifan siswa yaitu 48,71% dengan kategori “cukup baik”. Siklus II diperoleh hasil persentase keaktifan siswa yaitu 87,17% dengan kategori “baik”. Dengan demikian model Snowball Throwing mampu meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar IPS Melalui Model Group Investigation(GI) Siswa Sekolah Dasar Anisa Nisatul Muharam; Fajar Nugraha; Febri Fajar Pratama
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.351

Abstract

Tujuan penelitiann ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS pada materi karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam dengan menggunakan model group investigation(GI). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan prosedur penelitian perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan model group investigation(GI) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS pada materi karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam. Persentase kenaikan keaktifan siswa pada siklus I sebesar 58,08% dengan kategori “cukup baik” dan untuk siklus II sebesar 85,41% dengan kategori “sangat baik”. Peningkatan hasul belajar untuk persentase jumlah siswa pada siklus I yaitu sebesar 52,08% (25 siswa), dan pada siklus II meningkat menjadi 81,25% (39 siswa) dari 48 siswa.
Analisis Keterampilan Ecoliteracy Siswa SDN Cipanagon Melalui Kegiatan Peduli Lingkungan F Khaerun Nisa; Hatma Heris Mahendra; Febri Fajar Pratama
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 1 No. 3 (2023): September: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v1i3.1178

Abstract

As an effort to contribute to development in order to support sustainable development, it is necessary to have a good understanding of human resources and natural resources. One of them is by studying the relationship between humans and the environment, namely through ecoliteracy activities (literacy that studies humans and the environment) in schools which aim to equip students, so that students can have a good understanding of the environment. This study aims to describe ecoliteracy skills through environmental care activities at Cipanagon Elementary School, find out the inhibiting factors in the process of implementing ecoliteracy in schools, find out alternative solutions that teachers can do in implementing ecoliteracy in schools. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis method. Data collection techniques used are through observation techniques, interviews and documentation. Based on the results of the study, it was stated that the ecoliteracy skills of Cipanagon Elementary School students through environmental care activities, had a percentage of 65% included in the good category so that these ecoliteracy skills were well applied at school. This cannot be separated from the teachers' strategies in shaping student character, and supporting the implementation of these ecoliteracy skills.
Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Ai Widi Rohmatun Nisa; Yus Darusman; Febri Fajar Pratama
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.3416

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keaktifan siswa pada mata pelajaran IPS pada siswa kelas VI di SDN 2 Cigowak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keaktifan belajar siswa pada materi sejarah ASEAN dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas VI SDN 2 Cigowak. Berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan model Make A Match pada proses pembelajaran sejarah ASEAN menunjukkan bahwa penerapan model Make A Match meningkatkan keaktifan siswa pada materi sejarah ASEAN. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai observasi keaktifan belajar siswa pada materi sejarah ASEAN, pada siklus I mencapai nilai 70 dengan kategori baik, dan pada siklus II mencapai nilai 84 dengan kategori sangat baik. Jadi peningkatan dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 25%. Model pembelajaran Make A Match ini direkomendasikan untuk digunakan dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Guided Not Taking dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV pada Pembelajaran IPS Berliana Hermalia Anjani; Hatma Heris Mahendra; Febri Fajar Pratama
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91568

Abstract

Tujuan peneltian ini untuk mendeskripsikan hasil peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas IV menggunakan model pembelajaran guided not taking. Jenis penelitian ini yaitu jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran guided hasil prasiklus hasil belajar siswa 7 siswa (36,84%) yang tuntas dan 12 siswa (63,16%) yang tidak tuntas KKM dengan memperoleh rata-rata 63,15%. Hasil belajar siswa pada siklus I terdapat 14 siswa (73,68%) yang dikategorikan tuntas dan 5 siswa (26,32%) yag dikateogrikan tidak tuntas KKM dengan perolehan rata-rata (79,73%). Hasil belajar siswa di siklus II terdapat 16 siswa (84,21%) yang dikategorikan tuntas dan 3 siswa (15,79%) dikategorikan tidak tuntas KKM dengan perolehan rata-rata (81,84%). Hasil belajar dari prasiklus ke siklus I mengalami peningkatan sebesar 16,5% kemudian dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan kembali sebesar 2,11%. Dengan demikian terbukti bahwa penggunaan model pembelajaran Guided Not Taking mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Sinagar.